Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Nugget Tempe bagi Majelis Taklim Al-Hidayah Kelurahan Limbungan David Setiawan; Hazra Yuvendius; Elvira Zondra
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.03 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v2i1.47

Abstract

Tempe is a food that is familiar and commonly found in our country, so that the raw material for tempeh is easily found in markets and stalls around our homes. In the presentation, sometimes fried tempeh, some even innovate so that the appearance of tempeh is attractive and the feeling of wanting to enjoy it from its shape and packaging. One of the innovations to make tempeh dishes interesting to enjoy is the tempeh nuggets. Tempeh nuggets are almost the same as meat nuggets, but the raw material used to replace meat is tempeh so that tempeh nuggets are cheaper, nutritious and taste no less satisfying than meat nuggets. In this service, the team provided training for majelis taklim women to make tempe nuggets, from the training carried out, the enthusiasm of the participants was quite high, it was evident that there were many questions and the desire to do it themselves in the process of making the tempe nuggets..  
STUDI PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA PHASA MENGGUNAKAN DIRECT TORQUE CONTROL DENGAN BANTUAN MATLAB Elvira Zondra
Sainstek (e-Journal) Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang metode pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa yang dikendalikan oleh PWM inverter. Apabila motor induksi mendapat tegangan melalui pengaturan konverter daya, maka bentuk gelombang tegangan tidak lagi sinusoidal. Dalam kondisi ini, dibutuhkan pemodelan motor induksi dalam koordinat d-q-n untuk melakukan studi. Pengaturan motor induksi dengan direct torque control memungkinkan motor induksi sebagai sumber torka dengan pengaturan torka secara langsung. Metode ini bertujuan mengatur secara langsung fluks dan torka motor induksi. Untuk mendapatkan respon kecepatan motor induksi tiga fasa, maka digunakan simulasi pengaturan kecepatan menggunakan bantuan simulasi dengan software MATLAB. Pengujian terhadap pengaturan kecepatan dilakukan pada kecepatan referensi tertentu pada torka beban nol Nm dan 40 Nm. Dari simulasi yang telah dilakukan diperoleh perbaikan respon pengaturan kecepatan motor induksi dengan lonjakan (overshoot )yang kecil yaitu 0,26 % sampai 0.335 % dan waktu pemulihan kecepatan (settling time )yang lebih cepat yaitu 0,52 detik sampai 0,532 detik.
Sistem SCADA Pada Jaringan Distribusi PT.PLN (Persero) UP2D Pekanbaru Samuel Dwi Wirayanto; Arlenny Arlenny; Elvira Zondra
JURNAL TEKNIK Vol. 16 No. 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v16i2.11094

Abstract

ABSTRAK Pada jaringan distribusi PT. PLN (Persero) UP2D Pekanbaru Penyulang eksisting sudah terkoneksi dengan sistem SCADA, namun jika dilihat dari infrastruktur pendukungnya, integrasi sistem SCADA dengan jaringan distribusi PT. PLN (Persero) UP2D Pekanbaru masih belum optimal, sehingga pada tugas akhir ini akan dibahas perbaikan kinerja sistem SCADA untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi PT. PLN (Persero) UP2D Pekanbaru Penggunaan SCADA (Supervisory Control and Data Aquisition) pada jaringan sistem distribusi UP2D Pekanbaru sangat berpengaruh kepada tingkat indeks keandalan SAIDI (system average interruption duration index),SAIFI (system average interruption frequency index ) dan CAIDI CAIDI (customer average interruption duration index), Indeks keandalan SAIDI pada jaringan Distrbusi UP2D Pekanbaru mengalami penurunan dari nilai indeks 2.115 menit/pelanggan sebelum terintegrasi dengan SCADA menjadi 1.802 menit/pelanggan setelah terintegrasi dengan sistem SCADA, sedangkan untuk indek SAIFI mengalami penurunan nilai indeks 23,164 kali/pelanggan sebelum terintegrasi dengan sistem SCADA menjadi 21,685 kali/pelanggan setelah terintegrasi dengan sistem SCADA, untuk indeks CAIDI dari nilai indeks 85,805 menit/pelanggan sebelum terintegrasi dengan sistem SCADA, mengalami penurunan nilai indeks menjadi 85,561 menit/pelanggan setelah terintegrasi dengan sistem SCADA. Sistem Distribusi UP2D Pekanbaru mengalami peningkatan indeks keandalan sistem Distribusi setelah terintegrasi dengan sistem SCADA, dengan parameter indeks SAIDI, SAIFI dan CAIDI, perhitungan analisis indeks SAIDI yaitu sebesar 14,799% dan SAIFI sebesar 6,384%, sedangkan untuk indeks CAIDI yaitu sebesar 0,337%.
IbM Pelatihan Pembuatan Tempe Higienis di Pusdiklat UNILAK Hazra Yuvendius; Elvira Zondra; Vonny Indah Sari; Yelmiza
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i6.12356

Abstract

A training in the process of making tempeh is expected to be able to contribute to the economy, especially for students. At the beginning of the training, the average respondent did not know about the process of making tempeh, only 10% did. Whereas in question 2, it also has convenience but a little more level of knowledge. The difference between the level of knowledge of the participants was due to question 2 because they also received information from the media and the public. Furthermore, in questions 3 and 4, the average does not know at all. This is due to the absence of information about the processing technology, so the pre-test shows a tendency not to know the process of making tempeh, with an accumulation of ignorance below 30%, after the training is carried out, the level of students knowing the process of making tempeh is above 80% to 100%.
Pelatihan Penggunaan Kain Perca dan Pakaian Bekas Untuk Pembuatan Keset dan Alas Gelas di Kw.Raudhatul Jannah Rumbai Pekanbaru Elvira Zondra; Usaha Situmeang; Hazra Yuvensius
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v4i2.14914

Abstract

KW.Raudhatul Jannah adalah salah satu kelompok wanita yang berada di kelurahan Sri Meranti Rumbai. Kelompok Wanita ini mulai didirikan pada tahun 2017, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta perekonomian ibu-ibu anggotanya. Kelompok wanita Raudhatul Jannah beranggotakan 14 orang ibu-ibu yang berada di perumahan Griya Palas Mekar Jalan Sri Mersing Rumbai Pekanbaru yang memiliki ketua beralamat di blok A no.7. Pemanfaatan dari limbah kain perca menjadi salah satu solusi dalam mengurangi permasalahan di lingkungan, karena telah dibuat menjadi hasil produk lain yang lebih bermanfaat. Keset dan alas gelas termasuk kepada barang yang selalu kita gunakan dirumah dan dibutuhkan dalam rumah tangga. Keset dan alas gelas ini dapat dijual dan menjadi tambahan penghasilan bagi ibu-ibu anggota KW.Raudhatul Jannah. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota KW.Raudhatul Jannah adalah melalui pemberian pelatihan penggunaan kain perca dan pakaian bekas untuk pembuatan keset dan alas gelas dengan jarum jahit tangan dan mesin jahit listrik portable. Metode yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan kepada ibu-ibu peserta. Pelaksana melakukan tatap muka memberi materi tentang bahan dan pelatihan cara pembuatan keset dan alas gelas. Selanjutnya telah dilakukan juga evaluasi kepada peserta melalui kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Dari hasil evaluasi pre-test diperoleh rata-rata penilaian sebesar 23,2%. Sedangkan setelah dilaksanakan pelatihan, diperoleh nilai post-test rata-rata 92,825%. Dengan hasil penilaian tersebut dapat dikatakan bahwa dengan diberikannya pelatihan ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan terhadap materi yang diberikan dengan baik. Sehingga pelaksana dapat dinyatakan berhasil menuntun dan mengarahkan peserta pelatihan dalam meningkatkan keterampilan dalan pembuatan keset dan alas gelas.