Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Nugget Tempe bagi Majelis Taklim Al-Hidayah Kelurahan Limbungan David Setiawan; Hazra Yuvendius; Elvira Zondra
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.03 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v2i1.47

Abstract

Tempe is a food that is familiar and commonly found in our country, so that the raw material for tempeh is easily found in markets and stalls around our homes. In the presentation, sometimes fried tempeh, some even innovate so that the appearance of tempeh is attractive and the feeling of wanting to enjoy it from its shape and packaging. One of the innovations to make tempeh dishes interesting to enjoy is the tempeh nuggets. Tempeh nuggets are almost the same as meat nuggets, but the raw material used to replace meat is tempeh so that tempeh nuggets are cheaper, nutritious and taste no less satisfying than meat nuggets. In this service, the team provided training for majelis taklim women to make tempe nuggets, from the training carried out, the enthusiasm of the participants was quite high, it was evident that there were many questions and the desire to do it themselves in the process of making the tempe nuggets..  
STUDI PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA PHASA MENGGUNAKAN DIRECT TORQUE CONTROL DENGAN BANTUAN MATLAB Elvira Zondra
Sainstek (e-Journal) Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang metode pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa yang dikendalikan oleh PWM inverter. Apabila motor induksi mendapat tegangan melalui pengaturan konverter daya, maka bentuk gelombang tegangan tidak lagi sinusoidal. Dalam kondisi ini, dibutuhkan pemodelan motor induksi dalam koordinat d-q-n untuk melakukan studi. Pengaturan motor induksi dengan direct torque control memungkinkan motor induksi sebagai sumber torka dengan pengaturan torka secara langsung. Metode ini bertujuan mengatur secara langsung fluks dan torka motor induksi. Untuk mendapatkan respon kecepatan motor induksi tiga fasa, maka digunakan simulasi pengaturan kecepatan menggunakan bantuan simulasi dengan software MATLAB. Pengujian terhadap pengaturan kecepatan dilakukan pada kecepatan referensi tertentu pada torka beban nol Nm dan 40 Nm. Dari simulasi yang telah dilakukan diperoleh perbaikan respon pengaturan kecepatan motor induksi dengan lonjakan (overshoot )yang kecil yaitu 0,26 % sampai 0.335 % dan waktu pemulihan kecepatan (settling time )yang lebih cepat yaitu 0,52 detik sampai 0,532 detik.
Sistem SCADA Pada Jaringan Distribusi PT.PLN (Persero) UP2D Pekanbaru Samuel Dwi Wirayanto; Arlenny Arlenny; Elvira Zondra
JURNAL TEKNIK Vol. 16 No. 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v16i2.11094

Abstract

ABSTRAK Pada jaringan distribusi PT. PLN (Persero) UP2D Pekanbaru Penyulang eksisting sudah terkoneksi dengan sistem SCADA, namun jika dilihat dari infrastruktur pendukungnya, integrasi sistem SCADA dengan jaringan distribusi PT. PLN (Persero) UP2D Pekanbaru masih belum optimal, sehingga pada tugas akhir ini akan dibahas perbaikan kinerja sistem SCADA untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi PT. PLN (Persero) UP2D Pekanbaru Penggunaan SCADA (Supervisory Control and Data Aquisition) pada jaringan sistem distribusi UP2D Pekanbaru sangat berpengaruh kepada tingkat indeks keandalan SAIDI (system average interruption duration index),SAIFI (system average interruption frequency index ) dan CAIDI CAIDI (customer average interruption duration index), Indeks keandalan SAIDI pada jaringan Distrbusi UP2D Pekanbaru mengalami penurunan dari nilai indeks 2.115 menit/pelanggan sebelum terintegrasi dengan SCADA menjadi 1.802 menit/pelanggan setelah terintegrasi dengan sistem SCADA, sedangkan untuk indek SAIFI mengalami penurunan nilai indeks 23,164 kali/pelanggan sebelum terintegrasi dengan sistem SCADA menjadi 21,685 kali/pelanggan setelah terintegrasi dengan sistem SCADA, untuk indeks CAIDI dari nilai indeks 85,805 menit/pelanggan sebelum terintegrasi dengan sistem SCADA, mengalami penurunan nilai indeks menjadi 85,561 menit/pelanggan setelah terintegrasi dengan sistem SCADA. Sistem Distribusi UP2D Pekanbaru mengalami peningkatan indeks keandalan sistem Distribusi setelah terintegrasi dengan sistem SCADA, dengan parameter indeks SAIDI, SAIFI dan CAIDI, perhitungan analisis indeks SAIDI yaitu sebesar 14,799% dan SAIFI sebesar 6,384%, sedangkan untuk indeks CAIDI yaitu sebesar 0,337%.
IbM Pelatihan Pembuatan Tempe Higienis di Pusdiklat UNILAK Hazra Yuvendius; Elvira Zondra; Vonny Indah Sari; Yelmiza
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i6.12356

Abstract

A training in the process of making tempeh is expected to be able to contribute to the economy, especially for students. At the beginning of the training, the average respondent did not know about the process of making tempeh, only 10% did. Whereas in question 2, it also has convenience but a little more level of knowledge. The difference between the level of knowledge of the participants was due to question 2 because they also received information from the media and the public. Furthermore, in questions 3 and 4, the average does not know at all. This is due to the absence of information about the processing technology, so the pre-test shows a tendency not to know the process of making tempeh, with an accumulation of ignorance below 30%, after the training is carried out, the level of students knowing the process of making tempeh is above 80% to 100%.
Pelatihan Penggunaan Kain Perca dan Pakaian Bekas Untuk Pembuatan Keset dan Alas Gelas di Kw.Raudhatul Jannah Rumbai Pekanbaru Elvira Zondra; Usaha Situmeang; Hazra Yuvensius
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v4i2.14914

Abstract

KW.Raudhatul Jannah adalah salah satu kelompok wanita yang berada di kelurahan Sri Meranti Rumbai. Kelompok Wanita ini mulai didirikan pada tahun 2017, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta perekonomian ibu-ibu anggotanya. Kelompok wanita Raudhatul Jannah beranggotakan 14 orang ibu-ibu yang berada di perumahan Griya Palas Mekar Jalan Sri Mersing Rumbai Pekanbaru yang memiliki ketua beralamat di blok A no.7. Pemanfaatan dari limbah kain perca menjadi salah satu solusi dalam mengurangi permasalahan di lingkungan, karena telah dibuat menjadi hasil produk lain yang lebih bermanfaat. Keset dan alas gelas termasuk kepada barang yang selalu kita gunakan dirumah dan dibutuhkan dalam rumah tangga. Keset dan alas gelas ini dapat dijual dan menjadi tambahan penghasilan bagi ibu-ibu anggota KW.Raudhatul Jannah. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota KW.Raudhatul Jannah adalah melalui pemberian pelatihan penggunaan kain perca dan pakaian bekas untuk pembuatan keset dan alas gelas dengan jarum jahit tangan dan mesin jahit listrik portable. Metode yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan kepada ibu-ibu peserta. Pelaksana melakukan tatap muka memberi materi tentang bahan dan pelatihan cara pembuatan keset dan alas gelas. Selanjutnya telah dilakukan juga evaluasi kepada peserta melalui kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Dari hasil evaluasi pre-test diperoleh rata-rata penilaian sebesar 23,2%. Sedangkan setelah dilaksanakan pelatihan, diperoleh nilai post-test rata-rata 92,825%. Dengan hasil penilaian tersebut dapat dikatakan bahwa dengan diberikannya pelatihan ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan terhadap materi yang diberikan dengan baik. Sehingga pelaksana dapat dinyatakan berhasil menuntun dan mengarahkan peserta pelatihan dalam meningkatkan keterampilan dalan pembuatan keset dan alas gelas.
The Effect of Activated Carbon From Palm Oil Kernel Shells on Waste Cooking Oil for Soap Production Yelmiza Yelmiza; Rahma Joni; Muhamad Rokim; Hazra Yuvendius; Elvira Zondra; Arlenny Arlenny
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 8 No 1 (2026): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/motivection.v8i1.527

Abstract

This study addresses the existing limitation in integrated waste valorization approaches by combining palm kernel shell–derived activated carbon production, waste cooking oil purification, and solid soap manufacturing within a UMKM-based circular economy model. Unlike previous studies that focus separately on adsorbent synthesis or oil purification, this research evaluates the adsorption performance quantitatively and links it directly to downstream soap quality. Activated carbon was synthesized via controlled pyrolysis (400 °C) followed by KOH activation (800 °C) and characterized using FTIR. The purification process reduced free fatty acid (FFA) content from 2.35 ± 0.02% to 0.43 ± 0.01%, corresponding to an adsorption efficiency of 81.7%. The adsorption capacity was calculated and statistical validation was performed in triplicate experiments. The resulting solid soap exhibited stable pH (8.89 ± 0.05) and satisfactory physical properties. These findings demonstrate the scientific and practical contribution of palm kernel shell activated carbon as a sustainable bioadsorbent supporting circular economy implementation at the UMKM scale.
Kinerja Motor Induksi Tiga Phasa Sebagai Pompa Air Gedung Bertingkat Di Kantor Walikota Pekanbaru Riau Bagus Aditya; Atmam Atmam; Elvira Zondra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.4087

Abstract

Motor listrik merupakan mesin listrik yang merubah energi listrik menjadi energi gerak. Pemanfaatan energi gerak ini yang kemudian banyak digunakan oleh beberapa gedung bertingkat untuk mempermudah proses pendistribusian air. Kantor Walikota Pekanbaru memiliki motor listrik untuk pendistribusian air yang memiliki kapasitas daya 7,5 kW sebagai mesin penggerak pompa. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi tiga phasa di kantor Walikota Pekanbaru untuk mengetahui kinerja motor terhadap perubahan bukaan valve. Saat bukaan valve minimal diperoleh arus stator 6,215 Amper, arus rotor 4,180 Amper, putaran rotor 2979 rpm, torka induksi 8,044 N.m dan torka beban 7,987 N.m. Saat bukaan valve medium diperoleh arus stator 8,389 Amper, arus rotor 7,236 Amper, putaran rotor 2963 rpm, torka induksi 14,257 N.m dan torka beban 14,080 N.m. Saat bukaan valve maksimal diperoleh arus stator 10,006 Amper, arus rotor 9,319 Amper, putaran rotor 2950 rpm, torka induksi 18,080 N.m dan torka beban 17,798 N.m.
Penggunaan Energi Listrik Motor Induksi Satu Fasa Akibat Perubahan Besaran Kapasitor Elvira Zondra; Atmam Atmam; Hazra Yuvendius
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6190

Abstract

Konsumsi energi listrik didominasi oleh penggunaan motor listrik pada industri, transportasi, fasilitas publik dan juga pada rumah tangga. Motor listrik seperti motor induksi satu fasa dengan jenis motor kapasitor permanen atau disebut juga dengan motor kapasitor running banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga sebagai penggerak pada pompa air, kipas angin dan sebagainya. Motor induksi kapasitor permanen mempunyai kumparan bantu yang dihubungkan secara seri dengan sebuah kapasitor. Kapasitor ini selalu berada dalam rangkaian motor, baik pada waktu start maupun jalan. Apabila kapasitor yang digunakan, besaran kapasitornya tidak sesuai maka akan mengakibatkan arus tinggi sehingga akan berpengaruh terhadap penggunaan energi listrik. Dari hasil penelitian ini diperoleh saat motor induksi satu phasa jenis kapasitor permanen dengan tegangan input 220 Volt, menggunakan kapasitor sebesar 8 µF atau kondisi eksisting diperoleh arus 1,60 Amper, daya aktif 0,22 kW dan bila menggunakan kapasitor 60 µF diperoleh arus 4,17 Amper, daya aktif 0,90 kW, selanjutnya penggunaan energi listrik dari motor induksi satu phasa jenis kapasitor permanen selama satu jam, kondisi eksisting 0,22 kWh dengan biaya Rp. 297,44 dan saat menggunakan kapasitor 60 µF diperoleh energi listrik 0,90 kWh dengan biaya Rp. 1.216,8.
Analisis Putaran Motor Pada Electrical Submersible Pump (ESP) Menggunakan Fuzzy Logic Controler Berbasis Python City Round Aritonang; Atmam Atmam; Elvira Zondra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 1 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i1.6266

Abstract

Dengan spesifikasi tipe pompa ESP yang digunakan well ABC#123, laju alir fluida yang dihasilkan oleh ESP harus dijaga agar ketinggian fluida tetap menjaga agar pompa selalu dalam posisi terendam. Laju alir fluida dapat diatur dengan mengatur frekuensi yang menunjukkan putaran motor pada ESP menggunakan metode fuzzy logic. Dalam hal ini Laju alir fluida dan ketinggian level fluida akan menjadi input sistem yang menghasilkan perubahan nilai frekuensi. Baik input maupun output memiliki 3 label fungsi keanggotan. Dengan metode ini kita dapat merubah frekuensi motor ESP sehingga motor akan berputar pada kecepatan tertentu sesuai dengan laju alir fluida yang diinginkan dari ESP tersebut berdasarkan ketinggian fluida tanpa harus merubah desain dari ESP. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai putaran motor sebesar 3330 rpm dengan frekuensi sebesar 55,5 Hz untuk laju alir 1051 bfpd dengan ketinggian fluida 1300 ft. Penggunaan metode fuzzy logic ini dapat dikembangkan dengan Python aplikasi, lebih cepat dan mudah karena modul fuzzy dan matematika sudah tersedia
Analisis Efisiensi Motor Induksi Tiga Phasa Akibat Perubahan Tegangan Ahmad Ahmad; Elvira Zondra; Hazra Yuvendius
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 1 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i1.6280

Abstract

Motor induksi tiga phasa adalah motor yang paling banyak digunakan dalam dunia industri, karena memiliki banyak kelebihan. Untuk mendapatkan performa terbaiknya, kualitas daya untuk suplai motor induksi perlu dijaga kualitasnya. Salah satu permasalahan yang muncul pada kualitas daya adalah perubahan tegangan sumber yang disuplai terhadap motor. Pada penelitian ini dilakukan analisis dan perhitungan efisiensi motor induksi tiga phasa dengan kondisi tengangan sumber yang berubah-ubah dari tegangan rating, yaitu 380 Volt. Motor yang digunakan adalah motor induksi tiga phasa yang ada pada Laboratorium Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning. Dalam penyelesaian penelitian ini menggunakan software M-file Matlab sebagai validasi dan pembanding. Variabel yang diambil adalah kecepatan, arus, tegangan antar fasa, faktor daya dan daya masukan. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai efisiensi pada motor induksi tiga phasa, yaitu adalah pada tegangan tertinggi 395 Volt, Nilai efisiensi yang diperoleh adalah 74,45831 %, Pada tegangan rating nya 380 Volt, Nilai efisiensi yang diperoleh 66,82559 %, dan pada tengangan yang paling rendah 365 Volt, Nilai Efisiensi yang diperoleh adalah 53,33917 %.