Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK MENGGUNAKAN PRINSIP UTAMA HEIZER-RENDER BAGI TENANT PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRUSAHAAN FTI UAD Amalya Nurul Khairi; Farid Ma’ruf; Jefree Farhana; Syifa Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.416 KB) | DOI: 10.18196/ppm.31.136

Abstract

PPK FTI UAD adalah program yang bertujuan untuk membina calon-calon wirausaha dari kalangan mahasiswa dan alumni FTI. Kegiatan ini membina 20 tenant setiap tahunnya dan mengevaluasi capaian tenant untuk diberikan pendampingan dan bantuan berwirausaha. Tenant yang menjadi peserta PPK FTI terbagi menjadi mahasiswa/alumni yang telah menjalankan bisnis dan yang baru mulai merintis konsep bisnis. Wirausahawan yang dihasilkan oleh PPK FTI diharapkan memiliki pemahaman yang baik dalam bidang pengelolaan bisnis, komunikasi, penguasaan teknologi, berlandaskan nilai-nilai Islam, dan berprinsip sosiopreneur. Untuk menunjang tujuan tersebut pelatihan strategi desain produk sangat diperlukan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode diskusi dan sharing secara daring menggunakan sarana aplikasi Zoom Meeting. Pelatihan ini diikuti oleh tujuh belas (17) peserta dan empat (4) pengelola PPK dengan narasumber Amalya Nurul Khairi, M.Sc. Sub topik yang dibahas dalam pelatihan ini adalah kriteria desain produk yang baik dan tiga keunggulan bersaing suatu produk disertai studi kasus. Peserta melakukan diskusi melalui sesi tanya jawab dan membagi pengalaman selama merintis bisnis, khususnya bagi tenant yang telah memiliki bisnis. Umpan balik dari peserta cukup baik yang ditandai dengan penilaian pada kuisioner mayoritas memberikan skor 4 (baik) dan 5 (sangat baik). Evaluasi yang masih perlu ditingkatkan adalah dalam hal kualitas suara (penilaian skor 3 (cukup) sejumlah 28,6%) dan kesesuaian materi dengan harapan peserta (penilaian skor 3 (cukup) sejumlah 7,1%).
PENTINGNYA BRANDING BAGI TENANT PPK FTI Farid Ma'ruf; Jefree Fahana; Amalya Nurul Khairi; Syifa Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.141 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.160

Abstract

Branding merupakan hal penting dalam sebuah usaha. Selain itu, branding juga menjadi patokan dalammenentukan keberlanjutan sebuah usaha. Di sisi lain, banyak pengusaha yang salah dalam memahamikonsep branding karena branding hanya dinilai sebatas merk atau logo tetapi pada hakekatnya lebih dariitu. Tahun 2020 ini, tim PPK FTI UAD mendapatkan hibah pengabdian dari ristekbrin berupa ProgramPengembangan Kewirausahaan (PPK). Salah satu pelatihan yang diberikan kepada tenant PPK FTI adalahtentang branding. Pelatihan ini diadakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada tenant bahwabranding itu mampu meningkatkan kesadaran dan membangun loyalitas dari para konsumen terhadapproduk kita. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring menggunakan platform zoom. Pelatihan ini diikutioleh 20 tenant terpilih yang terdiri dari mahasiswa dan alumni Fakultas Teknologi Industri UniversitasAhmad Dahlan (FTI UAD). Kendala sinyal pada pelatihan secara daring ini tidak dapat dihindarkankarena posisi tenant yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia dengan kondisi yang beraneka ragampula. Kendala yang dihadapi tidak mengurangi semangat tenant untuk mengikuti pelatihan ini hinggaselesai. Ini dibuktikan dengan lebih dari 50% tenant menyatakan memahami tentang materi brandingyang disampaikan dan penting bagi keberlangsungan suatu bisnis.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN USAHA YANG EFEKTIF BAGI PESERTA PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN FTI UAD Syifa Fitriani; farid ma'ruf; Jefree Fahana; Amalya Nurul Khairi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.409 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.162

Abstract

Manajemen keuangan merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan bagi para pemilik usaha ataubisnis. Baik mereka sebagai pemula atau telah lama menjalankan bisnisnya. Manajemen keuangan tidakterbatas pada perolehan modal dalam wirausaha. Pelatihan ini dilakukan untuk menambah pengetahuandan meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan manajemen keuangan yang efektif. Sehinggadiharapkan peserta pelatihan mampu mengelola keuangan berupa pemasukan dan pengeluaran secara baikdan benar. Peserta pada program pengabdian ini adalah mahasiswa dan alumni Fakultas TeknologiIndustri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) yang telah memiliki usaha atau hanya baru sebatas idemembuka usaha. Pelatihan dilakukan dengan metode Ceramah dan Forum Group Discussion (FGD)secara online melalui platfom zoom meeting, ada beberapa peserta yang mengalami kendala sinyal danterkadang suara tidak jelas terdengar apabila sinyal lemah. Akan tetapi agar peserta tetap mendapatkanmateri yang maksimal dan pemateri siap menerima konsultasi atau pertanyaan secara pribadi di luarwaktu pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi yang diberikan, peserta mampu memahami dengan baikmanajemen keuangan usaha dan mampu membuat pencatatan keuangan secara mandiri sehingga dapatditerapkan dalam kegiatan wirausaha mereka.
Penentuan Value Proposition Bisnis Tenant agar Sesuai Kebutuhan Konsumen Farid Ma’ruf; Syifa Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.983

Abstract

Tahun 2021 lalu, tim Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Teknik Industri mengadakan kembali seleksi bagi mahasiswa Teknik Industri yang akan dan atau telah memiliki bisnis. Ada dua metode yang digunakan dalam penyeleksian tenant ini, yakni administratif dan presentasi. Dari proses seleksi yang dilakukan, maka terpilih dua tim yang layak mendapatkan pendanaan dan pendampingan dari tim PPK ini. Kedua tim tersebut adalah Ashiappp Art yang bergerak di bidang jasa dan Jam Tangan Batik Nirmolo yang bergerak dalam bidang manufaktur. Salah satu tema pendampingan tenant ini adalah segmentasi pasar. Hal ini sering terlupakan di kalangan pebisnis pemula bahwa dalam berbisnis itu untuk memenuhi kebutuhan penjual atau kebutuhan konsumen. Selain itu, harapan yang diinginkan dalam berbisnis terkadang tidak disesuaikan dengan kondisi yang ada. Pada pendampingan ini, kedua tenant diminta untuk menggambarkan ulang segmentasi pasar dari produk mereka sehingga sesuai antara produk yang ditawarkan dengan kebutuhan konsumen menggunakan metode Value Proposition Canvas. Metode tersebut menjelaskan keterhubungan antara pelanggan dan nilai yang ditawarkan. Hasil dari pendampingan menggunakan metode Value Proposition Canvas adalah para tenant memahami dan mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen, mulai dari video profil, paket harga, hingga kualitas produk yang ditawarkan. Catatan lain dari pendampingan kedua tenant Teknik Industri ini adalah perlu ditegaskan lagi segmen pasar yang akan dibidik sehingga lebih terarah dan tepat sasaran. Spesifiknya adalah bagi Ashiappp Art dan Jam Tangan Batik Nirmolo dapat menambahkan pada salah satu item dari profil pelanggan, yakni segmen berdasarkan umur, jenis kelamin, atau pekerjaan sehingga lebih detail dan spesifik, serta tidak terkesan umum sekali