Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Integrated System

Analisis dan Usulan Peningkatan Internal Supply Chain Collaboration Index sebuah Studi Kasus di PT X Natalia Hartono; Cliff Febryan Sumendap; Laurence Laurence
Journal of Integrated System Vol. 2 No. 2 (2019): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v2i2.1908

Abstract

Supply Chain Management memiliki dasar semangat kolaborasi baik internal maupun eksternal. Sebelum melakukan kolaborasi dengan pihak eksternal, suatu perusahaan harus memiliki internal kolaborasi yang baik terlebih dahulu karena kolaborasi internal yang baik merupakan dasar bagaimana kolaborasi eksternal nantinya terbangun. Penelitian ini mengambil studi kasus di PT X yang merupakan perusahaan manufaktur wiring harness atau perakitan kabel. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan memberikan usulan peningkatan internal supply chain collaboration index. Pengambilan data dilakukan dari bulan Februari hingga April 2019. Data diambil menggunakan kuesioner dimana kuesioner tersebut disusun berdasarkan teori, tugas dan wewenang setiap divisi dan wawancara. Kuesioner disebarkan kepada setiap divisi di PT X. Data yang diperoleh dari kuesioner diolah untuk mendapatkan index dari setiap variabel kolaborasi dan dilakukan perhitungan collaboration index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa range nilai collaboration index PT X sudah yaitu 3,66 hingga 4,94, sehingga dapat dikatakan bahwa hubungan kolaborasi di PT X sudah baik. Akan tetapi, masih terdapat hubungan kolaborasi yang kurang sesuai sehingga diberikan beberapa usulan agarhubungan kolaborasi bisa meningkat.
Studi Kasus Mitigasi Risiko Rantai Pasok dengan Integrasi House of Risk dan Fuzzy Logic pada PT X Ryan Rakadhitya; Natalia Hartono; Laurence` Laurence
Journal of Integrated System Vol. 2 No. 2 (2019): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v2i2.1974

Abstract

Supply Chain Management memiliki peranan vital di dalam sebuah perusahaan. Sejak berdiri pada tahun 1997, PT.X belum memiliki pengelolaan supply chain management yang baik sehingga masih seringkali terjadi kendala pada proses bisnis PT.X. Analisis mitigasi risiko diperlukan oleh PT.X agar dapat menanggulangi risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan mitigasi risko dari sumber risiko prioritas yang terjadi di sepanjang proses binis PT.X dengan mengintegrasikan house of risk dan fuzzy logic. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi lapangan dan studi literatur sebagai penelitian pendahuluan, setelah itu penulis juga melakukan wawancara, brainstorming serta menyebarkan kuisioner kepada internal perusahaan. Kuisioner yang dibagikan menjadi dasar dalam pengolahan data menggunakan house of risk yang diintegrasikan dengan fuzzy logic. Setelah data diolah, terdapat 10 sumber risiko yang akan diberikan aksi mitigasi, tetapi atas permintaan perusahaan, 5 sumber risiko dominan yang akan diprioritaskan untuk diberi aksi mitigasi. Dari 5 sumber risiko yang telah diprioritaskan, terdapat 7 aksi mitigasi dalam menanggulangi 5 sumber risiko dominan pada proses bisnis perusahaan
Analisis Postur Kerja dengan Menggunakan REBA dan RULA di PT X Vincent Tiogana; Natalia Hartono
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i1.2463

Abstract

PT X merupakan pabrik yang memproduksi beragam produk kopi. Proses produksi pada perusahaan tersebut terdiri dari roasting, mixing, grinding, dan packing (1,2,3,4). Perusahaan ini masih merupakan perusahaan padat karya. Pada pengamatan awal, terlihat pekerja memiliki posisi kerja yang kurang baik sehingga ada resiko bahaya muskuloskeletal, sehingga akan dilakukan pengambilan data dengan menggunakan wawancara dan kuesioner Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires (CMDQ). Resiko bahaya muskuloskeletal yang teramati ada pada beberapa area tubuh, seperti punggung bawah, betis, dan lainnya. Analisa postur tubuh dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) digunakan pada penelitian ini. Metode REBA digunakan untuk analisa postur pada proses roasting, mixing, grinding, dan packing 4, sedangkan packing 1, 2, dan 3 menggunakan metode RULA. Pada hasil analisa REBA, postur yang paling berbahaya adalah pada stasiun 4 dengan nilai 9, sedangkan postur yang paling berbahaya pada analisa RULA adalah pada stasiun packing 1 dan 2 dengan nilai 6. Pemberian solusi perbaikan dilakukan terhadap stasiun yang dianggap berbahaya bagi pekerjanya, yakni stasiun roasting, mixing, grinding, packing 1, 2, dan 4. Solusi yang diberikan berbeda-beda tergantung pada kebutuhan, diantaranya adalah dengan mengubah metode kerja dan menggunakan troli yang dapat disesuaikan. Kata Kunci: Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires (CMDQ), Gangguan Muskuloskeletal, Rapid Entire Body Assessment (REBA), Rapid Upper Limb Assessment (RULA)
Perancangan dan Pembuatan Meja Kinestetik Natalia Hartono; Laurence Laurence; Prayoga Nathan Subandi
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (2020): Journal of Integrated System Vol. 3 No. 2 (Desember 2020):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i2.2884

Abstract

Pembelajaran di Indonesia cenderung menggunakan gaya belajar auditori dan visual. Sedangkan gaya belajar tidak hanya auditori dan visual, ada pula gaya belajar kinestetik. Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa anak usia Sekolah Dasar (SD) memiliki kecenderungan lebih mudah belajar dengan gaya belajar kinestetik. Prasarana dan sarana di Indonesia masih kurang dalam mendukung gaya belajar kinestetik, berbeda dengan di luar negeri yang sudah menerapkan gaya belajar kinestetik. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat suatu meja kinestetik untuk anak usia SD yang ergonomis. Pengambilan data antropometri dan kuesioner dalam merancang produk ini dilakukan di sebuah SD di Tangerang, Indonesia. Meja yang dirancang dilakukan evaluasi uji coba oleh 40 orang siswa SD tersebut. Meja kinestetik berhasil dibuat berdasarkan tahapan perancangan produk Ulrich dan Eppinger (2016). Saat ini, produk sedang dalam tahap pengajuan Hak Desain Industri melalui LPPM Universitas Pelita Harapan. Kata Kunci: ergonomi, gaya belajar, kinestetik, meja
A Comparative Study of Reduced Parameter Versions of the Bees Algorithm for Traveling Salesman Problem Hartono, Natalia; Suluova, Hamid Furkan; Eker, Fatih Mehmet; Zeybek, Sultan; Caterino, Mario
Journal of Integrated System Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Integrated System Vol. 7 No. 1 (June 2024)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v7i1.8602

Abstract

Metaheuristics have shown dominance over exact methods with their capability to find near-optimal solutions to complex problems in a shorter time. Among these metaheuristics, the Bees Algorithm (BA) has proven its performance in various applications. However, fine-tuning the parameters of the BA is challenging due to its numerous parameters. There have been few studies aiming to reduce the number of parameters while maintaining or improving performance, such as the ternary BA, two-parameter BA, and Fibonacci BA. This paper reviews these variants for combinatorial problems using 13 datasets from the Travelling Salesman Problem TSPLIB. The results were compared using an independent t-test in conjunction with descriptive statistics. The findings show that the Fibonacci BA outperforms other variants, and potential suggestions for improvements in the future were proposed.