Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ETTISAL Journal of Communication

STUDI PENERIMAAN KHALAYAK JOGJA KING MOTOR CLUB TERHADAP SERIAL DRAMA ANAK JALANAN RCTI 2016-2017 Muhammad Nastain; Ririn Apriyanti
ETTISAL : Journal of Communication Vol 3, No 1 (2018): ETTISAL Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ettisal.v3i1.1927

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang pemaknaan khalayak dalam drama serial Anak Jalanan. Penerimaan khalayak dalam penelitian ini menjelaskan tentang interpretasi audiens dalam memahami pesan media. Penelitian ini berfokus pada penerimaan klub Jogja King Motor (JKC) terhadap repesentasi klub motor dalam serial drama Anak Jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan  pemaknaan (decoding) dan posisi pemaknaan Jogja Klub Motor terhadap kontruksi media tentang klub motor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan gejala secara holistik-konseptual. Subyek penelitian ini adalah klub motor Jogja King (JKC: Jogja king club) yang menjadi informan dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan objek penelitian. Objek penelitian atau yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah pemaknaan khalayak terhadap penggambaran klub motor dalam serial drama Anak Jalanan RCTI. Penelitian ini menggunakan reception analysis untuk mengetahui pemaknaan dan penerimaan klub motor raja Jogja (JKC) atas penggambaran klub motor dalam drama serial AnakJalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil decoding klub motor raja Jogja (JKC) terhadap konstruksi media tentang klub motor dalam serial drama Anak Jalanan RCTI tidak selalu simetris atau linier. Informan sebagai khalayak menggunakan perspektif atau sudut pandang mereka untuk menerima pesan media, menghasilkan keragaman makna (decoding) meskipun mereka berasal dari klub motor yang sama. Keragaman makna (decoding) dari informan memiliki implikasi pada keragaman posisi makna terhadap konstruksi media tentang klub motor dalam serial drama Anak Jalanan RCTI AbstractThis studies discusses about the meaning of audiences in Anak Jalanan serial drama. The audience reception in this study explain about interpretation of the audience in understanding media message. This study focuses in reception of Jogja King Motor club (JKC) to the motor club repesentation in Anak Jalanan serial drama. This study aims to explain the meaning (decoding) and meaning position of Jogja King Motor club to media construction picture about club motor in Anak Jalanan serial drama in RCTI. This study used qualitative approach that aims to reveal symptoms in a holistic-conceptual. The subject of this research is Jogja King motor club (JKC :Jogja king club) who became informants in  providing informations related to the object of research. The object of research or  who became the target in this research is the meaning of audience to motor club descriptionin Anak Jalanan serial drama RCTI. This study used reception analysis to find out the reception and reception position of Jogja king motor club (JKC) to club motor description in Anak Jalanan serial drama. The results showed that meaning (decoding) of Jogja king motor club (JKC) to media construction about motor club in Anak Jalanan serial drama RCTI is not always symmetrical or linear. Informants as audiences used their perspectives or point of view for receiving media message, resulting in diversity of meaning (decoding)  even though they are from the same motor club. Diversity of meaning (decoding) from informants has implications on diversity of meaning position to media construction about motor club in Anak Jalanan serial drama RCTI.  
Etika Dan Tanggung Jawab Sosial Politik Anggota DPRD Kota Yogyakarta Dalam Implementasi Kebijakan Publik Rosalia Nurdiarti; Muhammad Nastain
ETTISAL : Journal of Communication Vol 6, No 1 (2021): ETTISAL: Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ejoc.v6i1.5070

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana etika dan tanggung jawab sosial politik anggota DPRD Kota Yogyakarta Fraksi PDIP dalam mengimplementasikan kebijakan publik. Dimensi politis kehidupan manusia mencakup lingkaran kelembagaan hukum dan negara, sistem-sistem nilai serta ideologi yang memberikan legitimasi. Etika dan tanggung jawab sosial politik hadir dengan tujuan menciptakan sebuah konsep kenegaraan yang melahirkan kesejahteraan sosial berbasis keadilan dan persamaan. Tetapi kontestasi perebutan kekuasaan dan kepentingan politis tertentu seringkali mengalahkan bentuk tanggungjawab sosial pada konstituen dan masyarakat. Dalam pendekatan social responsibility terdapat tiga elemen implementasi tanggungjawab sosial, yaitu enabling, empowering dan protecting. Etika politik menjadi kunci dalam upaya mendapatkan kepercayaan masyarakat pada sistem politik dan politisi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu intrinsic case study. Jenis studi ini ditempuh untuk memahami etika dan tanggungjawab sosial politik anggota DPRD secara lebih mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pengamatan gejala terkait strategi tanggungjawab sosial politik dan wawancara mendalam untuk menggali motivasi, opini, nilai dan pengalaman narasumber. Subyek dari riset ini adalah anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PDI-P sebagai fraksi yang mendominasi perolehan suara pada Pemilu 2019 dan menduduki jabatan ketua DPRD Kota. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi etika politik ditunjukkan dengan adanya akuntabilitas dan transparansi program politik pada masyarakat. Perwujudan tanggungjawab sosial politik tampak pada penguatan soliditas konstituen, meneruskan aspirasi masyarakat dan melakukan advokasi ketika ada penerapan kebijakan yang tidak sesuai.Abstract This research aims to understand how the ethics and socio-political responsibility of members of the Yogyakarta Parliament PDIP Faction in implementing public policy. The political dimension of human life includes the institutional circle of law and state, the values and ideologies that give legitimacy. Ethics and socio-political responsibility comes with the aim of creating a concept of statehood that gives birth to social welfare based on justice and equality. But contesting power struggles and certain political interests often trumps the form of social responsibility in constituents and communities. In the social responsibility approach there are three elements of social responsibility implementation, namely enabling, empowering and protecting. Political ethics are key in trying to gain public trust in the political system and politicians. This study uses qualitative descriptive method with case study approach that is intrinsic case study. This type of study was taken to understand the ethics and socio-political responsibilities of dprd members in more depth. Data collection is conducted through observations, observations of symptoms related to socio-political responsibility strategies and in-depth interviews to explore motivations, opinions, values and experiences of resource persons. The subject of this research is a member of the Yogyakarta City Parliament from the PDI-P Faction as the faction that dominated the vote in the 2019 elections and held the position of chairman of the City Parliament. The result of this study is that the implementation of political ethics is demonstrated by the accountability and transparency of political programs in the community.  The realization of socio-political responsibility is seen in strengthening the solidity of the constituents, continuing the aspirations of the community and advocating when there is an inappropriate implementation of policies.