Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KELILING DAN LUAS SEGITIGA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP IT NURUL HUDA KEEROM BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM Raldi Raldi; Ahmad Arif Rofiki; Nining Puji Lestari
KARIWARI SMART : Journal of Education Based on Local Wisdom Vol. 1 No. 2 (2021): July 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.328 KB) | DOI: 10.53491/kariwarismart.v1i2.50

Abstract

Berdasarkan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP IT Nurul Huda Keerom pada materi segitiga sebagian besar kurang memuaskan. Hal ini membuktikan bahwa pemahaman konsep keliling dan luas segitiga masih rendah dan pemahaman setiap peserta didik berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pemahaman konsep keliling dan luas segitiga peserta didik kelas VIII SMP IT Nurul Huda Keerom dan (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman konsep peserta didik kelas VIII SMP IT Nurul Huda Keerom. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan pedagogi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penyajian keabsahan datanya yaitu kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Subjek kemampuan matematika tinggi berada pada tahapan mengaplikasikan, subjek kemampuan matematika sedang berada pada tahapan mengaplikasikan, subjek kemampuan matematika rendah hanya berada pada level tahapan mengingat berdasarkan Taksonomi Bloom. (2) Faktor internal yang mempengaruhi berkemampuan matematika tinggi memiliki kesiapan dalam belajar dan memiliki sedikit minat dalam belajar. Subjek berkemampuan matematika sedang memiliki kesiapan dalam belajar dan memiliki minat untuk belajar. Subjek berkemampuan matematika rendah selalu memiliki kesiapan dalam belajar dan memiliki motivasi dari dalam diri untuk belajar. Sedangkan faktor eksternalnya semua subjek mendapatkan motivasi dari orang tua, guru, dan sekolah.
HAMAM WAEMBEE DAN INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PESERTA DIDIK DI MI YAA BUNAYYA Aisah Nurwati; A. Arif Rofiki; Luluk Wahyu Nengsih; Marwan Sileuw; Ika Putra Viratama
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i2.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) implementasi program Hamam Waembee dalam internalisasi pentingnya moderasi beragama bagi peserta didik di MI Yaa Bunayya. dan (2) Ragam nilai moderasi beragama yang diinternalisasikan pada peserta didik di MI Yaa Bunayya melalui program Hamam Waembee. Adapun jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan keilmuan psikologis. Sumber data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dan dianalisis melalui 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program hamam waembee melalui perencanaan awal yaitu berdiskusi terkait tujuan kegiatan, teknik pelaksanaan, sedangkan implementasinya yaitu pelaksanaan kegiatan pada hari jum’at pukul 09.00 sampai selesai, dan juga evaluasi kegiatan. Dan ragam nilai moderasi yang tertanam pada peserta didik di MI Yaa Bunayya yaitu nilai tawasut} (tengah-tengah), nilai tawa>zun (berkeseimbangan), nilai I’tidal (lurus dan tegas), nilai tasa>muh (toleransi), nilai musa>wah (egaliter), nilai syu>ra> (musyawarah), nilai is}la>h} (reformasi), nilai aulawiyyah (mendahulukan yang prioritas), nilai tat}awwur wa ibtiqa>r (dinamis dan inovatif), dan nilai tah}ad}d}ur (berkeadaban).
INTERNALISASI NILAI TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN PAI PADA SISWA DI KELAS X AKUNTANSI KEUANGAN LEMBAGA I SMKS YPKP TIK SENTANI Hanif Larasati; Marwan Sileuw; A. Arif Rofiki
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman budaya, agama, dan sosial di Papua, khususnya di SMKS YPKP TIK Sentani, menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam pendidikan. Siswa Kelas X jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga I berasal dari latar belakang yang heterogen, sehingga mereka rentan terhadap perilaku intoleran seperti mengejek teman sebaya, mengabaikan pendapat orang lain, atau berbicara saat guru sedang mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), kepala sekolah, siswa, dan orang tua, observasi kelas, dan analisis dokumen sekolah. Proses analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori belajar sosial Bandura, teori sosiokultural Vygotsky, dan teori behavioris untuk memahami pola internalisasi nilai-nilai toleransi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) keberagaman siswa kelas X Akuntansi Keuangan Lembaga I di SMKS YPKP TIK Sentani, yang terdiri dari 24 siswa dengan latar belakang agama dan etnis yang berbeda, menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan inklusif. (2) Proses internalisasi nilai-nilai toleransi dalam Pendidikan Agama Islam berlangsung dalam tiga tahap: penanaman nilai, dengan menanamkan konsep-konsep toleransi berdasarkan ajaran Islam, pembiasaan nilai, melalui pengamalan sikap toleran dalam interaksi sehari-hari, dan penguatan nilai, melalui penguatan positif dan evaluasi berkelanjutan. (3) Penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai toleransi tercermin dalam ranah kognitif berupa pemahaman konseptual, ranah afektif melalui empati dan saling menghormati, serta ranah psikomotorik berupa kerja sama dan gotong royong di lingkungan sekolah.
Peran Guru Kelas dalam Implementasi Nilai-nilai Multikultural dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak pada Siswa Kelas V di MI Integral Hidayatullah Hamid Zulfikar Renfaan; A. Arif Rofiki; A. Ubaidillah
Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ikhlas.v2i4.1638

Abstract

This study aims to determine the role of class teachers in the implementation of multicultural values ​​in the learning of faith and morals to fifth grade students at MI Integral Hidayatullah Holtekamp and describe the variety of multicultural values ​​that exist in the MI Integral Hidayatullah environment. This type of research is qualitative. The research subjects were the Principal, Class Teachers, and three fifth grade students. The data collection methods used were observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out by means of data collection, data reduction, data presentation, and data verification. Data validation used the triangulation method of data sources. The role of class teachers in the implementation of multicultural values ​​in the learning of faith and morals to students at MI Integral Hidayatullah Holtekamp includes: a. Class teacher motivators become encouragement and role models so that students remain diligent and respect differences. b. Class teacher facilitators act as the main intermediaries in the process of changing student behavior, and c. Class teacher evaluators evaluate attitudes by observing student behavior. The variety of multicultural values ​​at MI Integral Hidaytullah: a. Inclusive: Classroom teachers play a role in creating learning that respects diversity. b. Prioritizing Dialogue: Classroom teachers encourage students to discuss. c. Humanistic: Classroom teachers prioritize a humanitarian attitude in educating students.