Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendugaan Kedalaman Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger di Kampus Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Wawong Dwi Ratminah; Ilham Firmansyah; Suyono Suyono; Hasywir Thaib Siri; Hartono Sihir; Peter Eka Rosadi; Tedy Agung Cahyadi; Heru Suharyadi; Vega Vergiagara; M. Rahman Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan" 2020: PROSIDING SNTKK 2020
Publisher : Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ESTIMASI SUMBERDAYA ANDESIT DENGAN VARIABEL JARAK SAYATAN DI DESA GERBOSARI, KECAMATAN SAMIGALUH, KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA Fairus Atika Redanto Putri; Kresno Kresno; Hasywir Thaib Siri
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development in DIY led to demand for raw materials for construction generally andesite increases. Construction of the airport in Kulon Progo be one influence. Kulon Progo especially Dusun Manggis, Desa Gerbosari, District Samigaluh have excavated material that has enough potential to be utilized. Dusun Manggis is located at 1100 01’ 37'' BT - 1100 16' 26' 'BT and 70 38' 42 '' LS - 70 59' 03 '' LS. In order to maximize the resource potential of minerals andesite at the Dusun Manggis, is necessary to study the resource potential of minerals andesite. Andesite resource potential in the study area was calculated using the method of Cross Section with guidelines Rule of Nearest Point. In making the cross-section, calculations are performed using incisions every 60m, 40m, 20m, and 10m. From the results of these calculations can be concluded incision closer the distance, the greater the resource calculation results. Distance incision is considered the most optimal is at a distance of 20m with a volume of 21,810,356 m3 % error of 1,5%. ABSTRAKPesatnya perkembangan pembangunan di DIY menyebabkan permintaan bahan baku konstruksi umumnya andesit meningkat. Pembangunan Bandar Udara di Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu pengaruhnya. Kabupaten Kulon Progo khususnya Dusun Manggis, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh memiliki bahan galian yang cukup potensial untuk di manfaatkan. Dusun Manggis terletak pada 1100 01’ 37’’ BT – 1100 16’26’’ BT dan 70 38’ 42’’ LS – 70 59’03’’ LS. Dalam rangka memaksimalkan potensi Sumberdaya bahan galian andesit di Dusun Manggis, diperlukan adanya penelitian potensi Sumberdaya bahan galian andesit. Potensi Sumberdaya andesit di daerah penelitian dihitung menggunakan metode Cross Section dengan pedoman Rule of Nearest Point. Dalam pembuatan penampang, perhitungan dilakukan menggunakan sayatan tiap 60m, 40m, 20m, dan 10m. Dari hasil perhitungan tersebut didapat kesimpulan semakin rapat jarak sayatan, maka semakin besar pula hasil perhitungan Sumberdaya. Jarak sayatan yang dianggap paling optimal adalah pada jarak 20m dengan volume sebesar 21.810.356 m3 dengan % kesalahan sebesar 1,5%. 
Judul Jurnal (Font Tahoma 16, Bold, Center Text, Membentuk Piramida Terbalik) hasywir thaib siri; aldin ardian
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 17 Nomor 1, Januari-Juni 2004
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT In this part, abstract must contains brief summary of the paper, which help the reader to understand quickly, and be written in English. Usually abstract gives information about reason for writing, problems, methodology or procedures, results, and implication or conclusion. Using Tahoma font, size 10, justify text. No more than 250 words. Additionally, do not forget to attach the keyword to indicate the topic area or methodology that is used comprehensively. ABSTRAK Abstrak juga ditulis dalam bahasa indonesia, abstrak berisi tentang ringkasan makalah, untuk memudahkan pembaca memahami makalah tersebut. Abstrak ditulis menggunakan font tahoma ukuran 10, justify text dan tidak lebih dari 250 kata, dengan spasi 1. Beri kata kunci untuk memberikan gambaran topik makalah atau metodologi yang digunakan pada makalah tersebut. Tidak lupa beri kontak penulis (author) berupa email maupun nomor telephone untuk korespondensi lebih jauh antara pembaca (reader) dengan penulis (author).
Judul Jurnal (Font Tahoma 16, Bold, Center Text, Membentuk Piramida Terbalik) hasywir thaib siri; aldin ardian
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 17 Nomor 1, Januari-Juni 2004
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this part, abstract must contains brief summary of the paper, which help the reader to understand quickly, and be written in English. Usually abstract gives information about reason for writing, problems, methodology or procedures, results, and implication or conclusion. Using Tahoma font, size 10, justify text. No more than 250 words. Additionally, do not forget to attach the keyword to indicate the topic area or methodology that is used comprehensively. Abstrak juga ditulis dalam bahasa indonesia, abstrak berisi tentang ringkasan makalah, untuk memudahkan pembaca memahami makalah tersebut. Abstrak ditulis menggunakan font tahoma ukuran 10, justify text dan tidak lebih dari 250 kata, dengan spasi 1. Beri kata kunci untuk memberikan gambaran topik makalah atau metodologi yang digunakan pada makalah tersebut. Tidak lupa beri kontak penulis (author) berupa email maupun nomor telephone untuk korespondensi lebih jauh antara pembaca (reader) dengan penulis (author).
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN TAMBANG TERBUKA DI PT MEGUMY INTI ANUGERAH KABUPATEN BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Yudha Krisna Suhendra; Hasywir Thaib Siri; Raden Hariyanto; Yuni Herawati
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada pit X PT. Megumy Inti Anugerah jobsite  PT. Rantaupanjang Utama Bhakti. Pit ini berlokasi di Desa Pegatbukur, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan Penambangan Batubara di PT. Megumy Inti Anugerah menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode strip mine. Sistem penyaliran yang digunakan adalah mine dewatering dan mine drainage. sumber air berasal dari air hujan dan air limpasan dibiarkan mengalir masuk kedalam sumuran, kemudian dikeluarkan dengan cara pemompaan. Saat musim hujan di PT. Megumy Inti Anugerah sering terjadi genangan dan luapan air di lantai dasar tambang dikarenakan volume air hujan dan air limpasan yang masuk kedalam lokasi tambang cukup besar namun volume sumuran tidak cukup untuk menampung air yang masuk serta untuk mengeringkan genangan air tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu perlu adanya kajian terhadap sistem penyaliran tambang yang ada.Berdasarkan analisis data curah hujan tahun 2004 – 2013, diperoleh curah hujan rencana adalah 93,12 mm/hari, intensitas curah hujan 32,21 mm/jam dengan periode ulang hujan 3 tahun dan resiko hidrologi sebesar 91,22 %. Luas daerah tangkapan hujan pada lokasi penelitian dibagi menjadi empat daerah tangkapan hujan, sebagai berikut : DTH I = 0,22 Km², DTH II = 0,53 Km², DTH III = 0,08 Km² dan DTH IV = 0,34 Km². Debit air limpasan  pada setiap daerah tangkapan hujan sebagai berikut: DTH I = 1,61 m³/detik, DTH II = 4,30 m³/detik, DTH III = 0,66 m³/detik dan DTH IV = 2,41 m³/detik.Untuk mencegah supaya air tidak masuk ke area penambangan maka di buat saluran terbuka di sekitar bukaan tambang. Kemudian untuk air yang masuk kedalam bukaan tambang pit X di alirkan secara alami kedalam sumuran. Dimensi saluran terbuka adalah sebagai berikut:Saluran I : (barat Pit X): a = 1,32 m; b = 1,09 m; B = 2,2 m; h = 1,15 m;d = 0,95 m.Saluran II : (timur Pit X): a = 0,90 m; b = 0,75 m; B = 1,51 m; h = 0,78 m;d = 0,65 m.Saluran III : (selatan Pit X): a = 1,72 m; b = 1,40 m; B = 2,81 m; h = 1,49 m;d = 1,22 m.Volume sumuran dihitung berdasarkan jumlah air yang masuk dan debit pemompaan. Sumuran pit X menggunakan 2 pompa Sykes HH160-i dengan debit total 420 m3/jam dan volume sumuran 26259,38 m³ dengan waktu pengeringan sumuran 22 hari. Selanjutnya air pada sumuran dipompa menuju kolam pengendapan. Kolam pengendapan mampu mengendapkan 99,38% dari total padatan tersuspensi yang ada, waktu pengerukan pada kompartmen 1 adalah 64 hari, kompartmen 2 adalah 132 hari dan kompartmen 3 adalah 145 hari.Kata Kunci: Mine Dewatering, Mine Drainage.
Perhitungan Soda Ash untuk Menetralkan Air Asam Tambang Pada Penambangan Bijih Timah di Area Nibung PT Kobatin, Provinsi Bangka Belitung Shenny Linggasari; Hasywir Thaib Siri; Nessy Salsabilita
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTNibung area is one of the tin mining location in PT. Koba Tin which located at Nibung Village, Koba District, Bangka Belitung Province. In this area, there are three pits. They are Merbuk, Kenari, and Pungguk. Pungguk is the active pit which still doing the activity of mine, while the other pits had been completed (mined out). Mining process resulted sulfida minerals which located in layer of tin grow up. There is oxidation of air and water in pit, which sulfida minerals located and then acid rock mine. The other reason which acid rock drainage located , because primary rock of tin is Granit rock. Granit is one of the acid rock. pH of acid water in the location is 3,51. According to Minister of Environment Regulation No. 4 of 2006 on the Standards of Quality Tin Ore Mining Waste water , pH water which is out from the mine activity has 6-9. So, PT. Koba Tin should have technical review of water treatment that can raise the pH of the exit to the public waters (rivers). PT. Koba Tin used A chemical material, soda ash (Na2CO3) . The result of my research, to raise the pH of the water according to the rules, with inlet pH 3,4 become 6,5 and the discharge flows is 1 m3 /minutes, needed soda ash (Na2CO3) 4,3 kg/hour. Keywords : acid mine drainage, tin , soda ash
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN PADA TAMBANG BATUBARA DI PT BANYAN KOALINDO LESTARI, MUSI RAWAS UTARA, SUMATERA SELATAN Hasywir Thaib Siri; Ilfani Widiastuti; Gunawan Nusanto; Yasmina Amalia
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9118

Abstract

PT Banyan Koalindo Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara dengan metode penambangan strip mine pada lahan seluas 10.980 ha di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Daerah penelitian ini memiliki sistem penyaliran mine dewatering berupa saluran terbuka, sumuran, pompa, dan kolam pengendapan. Sumber air tambang berasal dari air hujan dan air limpasan yang masuk dalam lokasi penambangan. Air tersebut dicegah dengan cara membuat saluran terbuka yang dialirkan menuju sungai. Data curah hujan yang digunakan dalam penelitian ini diambil selama 10 tahun terakhir dari tahun 2011 – 2020 dengan Periode Ulang Hujan 11 tahun, curah hujan rata – rata sebesar 155,5 mm/hari, curah hujan rencana sebesar 230,92 mm/hari dan intensitas curah hujan sebesar 57,43 mm/jam. Metode yang digunakan untuk menentukan curah hujan rencana distribusi Gumbell. Lokasi penelitian terbagi menjadi 4 daerah tangkapan hujan dan terdapat 4 saluran terbuka. 4 saluran terbuka di lokasi penelitian memiliki dimensi dan debit air limpasan yang berbeda. Sumuran yang ada di lokasi penelitian memerlukan penambahan dimensi untuk menghindari potensi air yang meluap. Air yang berada pada sumuran dialirkan menuju kolam pengendapan dengan menggunakan 1 pompa yaitu jenis Multiflo CF48H. Volume sumuran yang dibutuhkan untuk menampung debit air sebesar 27.070,52 m3, dengan besar debit pompa sebesar 575,32 m3/jam, dan kapasitas kolam pengendapan yang dibutuhkan sebesar 28.672,04 m3.
KAJIAN TEKNIS PENGONTROLAN GROUND VIBRATION LEVEL PADA OPERASI PELEDAKAN BEDROCK SOROWAKO EAST DAN WEST AREA PT VALE INDONESIA TBK, SOROWAKO KECAMATAN NUHA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN Arwan Wira Yudha; R. Hariyanto; Hasywir Thaib Siri; Ketut Gunawan; Indri Lesta Siwidiani
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 8, No 1 (2022): Juli
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v8i1.9129

Abstract

PT Vale Indonesia Tbk, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pertambangan dengan komoditas tambang utamanya adalah mineral logam yang berupa nikel laterit dan berada di Sorowako Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Bedrock dari komoditas tambang nikel laterit tersebut dimanfaatkan sebagai material penguatan bersama dengan material slag dan reject yang nantinya akan digunakan dalam pembuatan dyke, disposal dan main haul road. Pembongkaran bedrock dilakukan dengan metode pengeboran dan peledakan. Salah satu masalah yang sering timbul akibat kegiatan peledakan adalah efek getaran tanah (ground vibration). Tercatat pada bulan Januari hingga Maret 2020 nilai peak particle velocity (PPV) mencapai 3,5 mm/s pada jarak 420 meter di Sorowako east dan telah melebihi standar ambang batas nilai PPV terhadap bangunan sekitar. Menurut SNI 7571 : 2010 efek peledakan pada salah satu quarry Sorowako east dikatakan tidak aman terhadap bangunan dan kebun warga sekitar. Bangunan warga yang masuk ke dalam radius safe distance peledakan tergolong bangunan kelas II “jenis bangunan dengan pondasi, pasangan bata dan adukan semen saja, termasuk bangunan dengan pondasi dari kayu dan lantainya diberi adukan semen”, dengan nilai batas aman peak particle velocity < 3 mm/s. Berdasarkan data hasil pengukuran ground vibration aktual dianalisis menggunakan pendekatan teori scaled distance dan multivariate regression analysis untuk mendapatkan hubungan antara ground vibration dan jumlah isian bahan peledak anfo per delay. Rumusan hasil analisis dapat dijadikan acuan untuk menentukan jumlah isian bahan peledak anfo per delay agar ground vibration yang dihasilkan dapat terkontrol dan tidak melebihi batas aman. Hasil prediksi rumusan ground vibration usulan untuk Sorowako west dan east adalah rumusan prediksi berdasarkan teori multivariate regression analysis dengan persen kesalahan relatif rata - rata untuk peak particle velocity (PPV) prediksi yaitu sebesar 22,36 % dan 30,99 % terhadap peak particle velocity (PPV) aktual. Rumusan prediksi ground vibration usulan kemudian digunakan untuk usulan isian bahan peledak anfo per delay Sorowako west dengan bangunan kelas III yaitu jarak 100 meter sebanyak 20,41 kg/delay dan jarak 700 meter sebanyak 5328,31 kg/delay, sementara untuk Sorowako east dengan bangunan kelas II yaitu jarak 100 meter sebanyak 22,69 kg/delay dan jarak 700 meter sebanyak 472,77 kg/delay.