Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PREDIKSI LOCUS OF CONTROL INTERNAL DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN KEMATANGAN KARIR Siti Maesaroh; Sinta Saraswati
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v6i1.6332

Abstract

Abstract: This research aims to identify the relationship between internal locus of control and emotional intelligence with career gains. This study uses a correlational design. Data were collected using an internal locus of control scale, a scale of emotional intelligence, and a career scale of 247 students selected by a random sampling quota technique. Hierarchical regression analysis results showed a positive prediction between internal locus of control and emotional intelligence with very significant career gains (R = 0.555, F = 54,374, p <0,000). The implications of the findings of this study are discussed in this article.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan kemtangan karir. Penelitian ini menggunakan desain korelasional. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala locus of control internal, skala kecerdasan emosi dan skala kemtangan karir dari 247 siswa yang dipilih dengan teknik kuota random sampling. Hasil analisis regresi hierarkis menunjukan prediksi positif antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan kemtangan karir yang sangat signifikan (R= 0,555, F=54,374, p<0,000). Implikasi dari temuan penelitian ini dibahas dalam artikel ini.   Abstract: This research aims to identify the relationship between internal locus of control and emotional intelligence with career gains. This study uses a correlational design. Data were collected using an internal locus of control scale, a scale of emotional intelligence, and a career scale of 247 students selected by a random sampling quota technique. Hierarchical regression analysis results showed a positive prediction between internal locus of control and emotional intelligence with very significant career gains (R = 0.555, F = 54,374, p <0,000). The implications of the findings of this study are discussed in this article. Keywords: internal locus of control, emotional intelligence, career maturity Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan kemtangan karir. Penelitian ini menggunakan desain korelasional. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala locus of control internal, skala kecerdasan emosi dan skala kemtangan karir dari 247 siswa yang dipilih dengan teknik kuota random sampling. Hasil analisis regresi hierarkis menunjukan prediksi positif antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan kemtangan karir yang sangat signifikan (R= 0,555, F=54,374, p<0,000). Implikasi dari temuan penelitian ini dibahas dalam artikel ini.   Kata kunci: Locus Of Control Internal, Kecerdasan Emosi, Kematangan Karir
KONSELING KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN ARAH PILIHAN KARIR SISWA Wahyuni Wijayanti; Sinta Saraswati
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v6i2.6752

Abstract

Vocational High School, students are students who are vulnerable at the age of 15-18 years, and are at the stage of adolescent development. One of the tasks of adolescent development is the choice and preparation of a career or job. This developmental task is considered important, especially in vocational students who are prepared as graduates ready for work, so that vocational students are very important to have career preparation maturity, but in reality the open unemployment rate of vocational students is more dominates compared to other education level students. The purpose of this study is to provide group problem solving techniques to improve the maturity of the career choices of students. this type of research uses pre experimental design with one group pre-test and post-test research design with a sample of 30 students taken using purposive sampling technique, the data collection tool in this study uses a psychological scale and then analyzed using Wilcoxon analysis techniques. In the analysis, it is known that Asymp.sig (2 tailed) is worth 0.005. Asymp.sig value of 0.008 is smaller than 0.05, it can be concluded that the research hypothesis is accepted. The implication for teacher guidance and counseling is to be an alternative reference in providing group guidance services to help students in career selection.
Peningkatan Pelayanan BK di SD Melalui Teknik Empty Chair Bagi Guru SD KKG Gugus Pandanaran UPTD Pendidikan Kecamatan Semarang Tengah Kusnarto Kurniawan; Awalya Awalya; Eko Nusantoro; Sinta Saraswati; Dian Wahyu Utami; Trubus Inggariani Kencana
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.121 KB) | DOI: 10.24176/mjlm.v1i1.3106

Abstract

This service aims to add new knowledge and skills to elementary school teachers as an effort to optimize guidance and counseling services in elementary schools. Empty chair techniques was one of techniques in counseling that valued can be applied to the teachers even though the education background itself is not counseling education, to solve student’s problem related to communication in social relationship. The methods used in this training were lectures, discussions, simulations, and assignments. The results of this training showed there was improvemwnt empty chair technique mastery from the average pretest of 4,48 to 5,8 for the average post test. The suggestions for the next service is to give assistance to the participants in field practices to make the service more optimal
Pelatihan Bimbingan Karier Berkelanjutan Untuk Menciptakan Peluang Kerja Pada Era Digital Untuk Masyarakat Sinta Saraswati; Kusnarto Kurniawan; Edwindha Pafitra Nugraheni; Afriyadi Sofyan; Vira Mulyawati
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i4.2198

Abstract

Abdimas ini berupaya agar masyarakat memiliki perencanaan dan komitmen yang lebih baik dalam kariernya; mengembangkan jejaring sosial dan kesempatan pengembangan diri; lebih dari itu juga agar masyarakat lebih mampu membuat keputusan karier yang tepat. Prosedur kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu: (a) analisis situasi dan permasalahan, (b) identifikasi peserta, (c) pelaksanaan pelatihan, dan (d) evaluasi pelatihan. Pelatihan dilaksanakan dengan metode bimbingan kelompok sebanyak 2 sesi. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa secara umum peserta pelatihan telah mencapai indikator yang diharapkan yaitu: 1) Kemampuan peserta dalam mengidentifikasi profil dirinya yang meliputi bakat/ keahlian, minat dan karakter/ nilai pribadinya. 2) Kemampuan peserta ketika menentukan arah karier yang hendak dieksplorasi dan direncanakan ke depannya. 3) Kelengkapan peserta untuk mencari tahu berbagai informasi kariernya. Peserta juga telah mampu mengaplikasikan materi pelatihan dalam merencanakan masa depannya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan.
Kontribusi Faktor Terapeutik dalam Konseling Kelompok: Tinjauan Literatur dalam Konteks Pendidikan dan Kesehatan Mental Firdian Setiya Arinata; Erni Kurniawati; Mungin Eddy Wibowo; Muslikah Muslikah; Sinta Saraswati; Muh. Azhar Mubarak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi faktor terapeutik dalam kelompok konseling melalui tinjauan literatur sistematik yang relevan dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental. Faktor terapeutik yang dikemukakan oleh Irvin D.Yalom, seperti penanaman harapan (pemberian harapan), universalitas (Universalisme), altruisme (altruism), dan kekompakan kelompok (kohesi kelompok), merupakan unsur inti yang mendorong perubahan psikologis dalam dinamika kelompok. Melalui penelusuran terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025 dari database google Scholar , Science Direct , dan Scopus , sebanyak 18 artikel terpilih dianalisis berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup relevansi koteks, metodologi yang kuat, dan fokus pada implementasi kelompok konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi faktor terapeutik secara konsisten melemah positif dengan peningkatan efektivitas intervensi kelompok, baik dalam mengurangi gejala psikologis seperti kecemasan, depresi, dan stres, maupun dalam meningkatkan kesejahteraan emosional, efikasi diri, serta hubungan interpersonal antar anggota kelompok. Dalam konteks pendidikan, kelompok konseling berbasis terapeutik terbukti memperkuat ketahanan siswa dan menciptakan iklim belajar yang inklusif. Sementara dalam ranah kesehatan mental, keberadaan faktor-faktor tersebut mendukung pemulihan pasien, mengurangi stigma diri, dan mempercepat proses pemaknaan pascatrauma.Temuan ini menegaskan bahwa faktor terapeutik bukan sekadar aspek tambahan, melainkan komponen mendasar dalam struktur dan keberasilan kelompok konseling. Oleh karena itu, praktisi konseling menyarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor tersebut secara strategis dalam kelompok layanan desain, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuasi-eksperimental dan longitudinal direkomendasikan untuk mengukur secara lebih mendalam pengaruh spesifik dari masing-masing faktor terapeutik dalam berbagai konteks dan populasi target.
Exploring Local Cultural Values in Career Instrument Development: Understanding Indonesian People’s Career Choice Boby Ardhian Nusantara; Sinta Saraswati
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol. 13 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v13i2.21428

Abstract

Career Value has been studied in Indonesia in general in both psychology and career counseling for the past two years. However, none of these articles focus on the adaptation and validation of measurements carried out based on the guidelines for adapting measuring instruments, so that the measurements carried out are independent between one researcher and another. The use of instruments in different cultural backgrounds requires an adaptation process so that the measurement results are valid and reliable. The purpose of this study was to obtain a standardized Indonesian version of a career value measurement instrument. The adaptation process was carried out using an adaptation reference. Based on the results of the CFA analysis, it can be concluded that according to theory, the career value model consists of eight dimensions, namely social, management, specialization, mobility, independence, salary, team-work-balance, variety has a good fit model. This means that the null hypothesis stating that the career value goodness of fit model can be accepted. This explains that the resulting model can describe actual conditions.
Effectiveness of a Google Sites-Based Career Information Platform in Enhancing Students’ Career Planning Skill Lilik Sahal Dzul Fahmi; Mungin Eddy Wibowo; Sinta Saraswati; Sunawan Sunawan
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol. 14 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v14i1.41956

Abstract

Students’ lack of readiness to develop appropriate career plans reduces their future employment opportunities. This condition is further compounded by the limited availability of career information and career-related media in schools. Accordingly, teachers and school counselors need to introduce innovative approaches to delivering career information. This study examined the effectiveness of a Google Sites–based career information as the platform model to improve senior high school students’ career planning skills. Employing a quantitative pre-experimental one-group pretest–posttest design, the study involved 72 eleventh-grade students from XI A1 and XI A2 at SMA Negeri 1 Weleri. The sample was selected through purposive sampling. Data were collected using an adapted version of the Career Planning Confidence Scale (CPCS). The hypothesis testing was conducted using a paired-samples t-test. The results indicated a statistically significant difference between pretest and posttest scores in career planning skills, suggesting an improvement following the intervention. Further implications are discussed in the discussion section.