Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembuatan Material Sensor Kelembaban Relatif Berbasis Film Polianilin-Selulosa Ampas Tebu Anggi Anggi; Afdhal Muttaqin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.885 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.2.107-112.2017

Abstract

Telah dilakukan pembuatan material sensor kelembaban relatif berbasis film polianilin-selulosa ampas tebu. Sintesis selulosa ampas tebu dilakukan menggunakan metode hidrolisis dengan penambahan NaOH 17,5% dan HCl 0,1 M. Pembuatan PANi-selulosa menggunakan 10 ml anilin dengan variasi selulosa  0,50 g, 1,00 g dan 1,50 g. PANi-selulosa yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan FTIR. Film PANi-selulosa dibuat dengan metode dip coating selama 10 menit. Pengukuran resistansi film PANi-selulosa terhadap perubahan kelembaban relatif menggunakan ohmmeter dilakukan dalam chamber. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan penambahan selulosa menghasilkan ikatan amina, alkana, alkena yang lebih banyak. Sintesis selulosa menghasilkan selulosa sebanyak 12,71 g dari 50,00 g ampas tebu. Material sensor kelembaban relatif yang dibuat dari bahan PANi-selulosa ampas tebu dapat bekerja pada kelembaban relatif 32,65 – 93,10 %. Pengukuran resistansi menunjukkan penambahan selulosa dan peningkatan kelembaban relatif akan memperkecil nilai resistansi. Linearitas sensor yang tertinggi didapatkan pada sampel dengan penambahan selulosa 1,00 g dengan R2 = 0,932. Uji durabilitas selama 18 hari menunjukkan nilai resistansi naik terutama pada kelembaban relatif di atas 75,51 %. Durabilitas tertinggi diperoleh pada sampel dengan penambahan selulosa 0,50 g.Kata kunci : polianilin, selulosa ampas tebu , sensor kelembaban
PENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN MATERIAL FLOW COST ACCOUNTING TERHADAP SUSTAINABLE DEVELOPMENT DENGAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL SEBAGAI VARIABLE MODERASI Anggi Anggi; Nurlaili Nurlaili; Liya Ermawati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting dan Material Flow Cost Accounting (MFCA) terhadap Sustainable Development dengan Green Intellectual Capital (GIC) sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024 penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Populasi penelitian terdiri atas 71 perusahaan dengan sampel sebanyak 27 perusahaan yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dan moderate regression analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Development. Selain itu, Material Flow Cost Accounting juga terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Sustainable Development. Hasil analisis menunjukkan bahwa Green Intellectual Capital tidak mampu memoderasi hubungan antara Green Accounting dan Sustainable Development. Namun, Green Intellectual Capital terbukti secara signifikan memperkuat hubungan antara Material Flow Cost Accounting dan Sustainable Development. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan MFCA dalam meningkatkan pembangunan keberlanjutan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, sistem organisasi, dan hubungan eksternal yang berorientasi lingkungan. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan akuntansi lingkungan dan strategi keberlanjutan.
TECHNOLOGY-BASED EDUCATIONAL SUPERVISION MANAGEMENT TO ENHANCE LEARNING EFFECTIVENESS Irda Suriani; Anggi Anggi; Ahdia Riskon; Anggi Prasutio Marbun; Wahid Lubis; Rizki Purnawan; Rahma Dayani Hasibuan; Widia Permata Sari Siregar; Khomaria Harahap; Devita Sari Sipahutar
Literasi Nusantara Vol. 6 No. 3 (2026): October
Publisher : Yayasan Citra Dharma Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56480/

Abstract

This study aims to analyze the implementation of technology-based educational supervision management and its contribution to enhancing learning effectiveness in secondary schools. The research employs a qualitative descriptive approach through a comprehensive review of relevant literature on educational supervision, digital technology integration, and instructional management. The findings indicate that technology-based supervision improves the efficiency of planning, monitoring, evaluation, and feedback processes. Digital platforms facilitate continuous communication between school leaders and teachers, enable real-time monitoring of instructional practices, and support data-driven decision-making for professional development. Furthermore, the integration of digital tools into supervision activities encourages teachers to adopt innovative teaching strategies, strengthens instructional quality, and promotes sustainable professional growth. The study concludes that technology-based educational supervision management plays a significant role in improving learning effectiveness by creating a more systematic, transparent, collaborative, and responsive supervision process. Successful implementation, however, depends on adequate technological infrastructure, digital competence among educators, and strong institutional support.