Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Industrial Manufacturing

ANALISIS KINERJA MESIN GF FSSZ 65/132 B DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT PRN Hermanto Hermanto
Journal Industrial Manufacturing Vol 3, No 2 (2018): Journal Industrial Manufacturing
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jim.v3i2.829

Abstract

Mengetahui kinerja mesin Graewe Fangli FSSZ 65 / 132 B melalui perhitungan 3 (tiga) matriks OEE (availability, performance, quality) dan mengidentifikasi jenis-jenis kerugian yang menyebabkan rendahnya elemen OEE yang berdampak terhadap kinerja mesin Graewe Fangli FSSZ 65 / 132 B. Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif analisis, yaitu menggambarkan ketersediaan, kinerja dan performa mesin Graewe Fangli FSSZ 65 / 132 B berdasarkan data dan informasi yang sebenarnya dengan cara mengumpulkan, menyusun, mengklasifikasi, dan menganalisis khususnya informasi dan data mengenai nilai OEE adalah 46,95 % yang terdiri dari ketiga faktor OEE, antara lain availability rate 98,08 %, performance efficiency 56,17 %, quality rate 85,22 %. Hasil pengukuran nilai masing-masing six big losses 47,69 % (idling and minor stopagges), 33,97 % (reduced speed loss), 14,88 % (yield/scrap losses), 2,03 % (breakdownn losses), 1,43 % (setup loss), 0 % (rework loss). Dari ketiga elemen OEE yang paling signifikan mempengaruhi rendahnya kinerja mesin Graewe Fangli FSSZ 65 / 132 B adalah performance efficiency 56,17 %. Sedangkan jenis kerugian dari six big losses terbesar terdapat pada idling and minor stopagges (47,69%).Kata Kunci : Kinerja Mesin Graewe Fangli FSSZ 65 / 132 B, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses.
ANALISIS SISTEM PERAWATAN PADA MESIN KMF 250 A MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT TSG Hermanto Hermanto
Journal Industrial Manufacturing Vol 3, No 1 (2018): Journal Industrial Manufacturing
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jim.v3i1.617

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan efektifitas mesin KMF 250 A melalui 3 (tiga) rasio perhitungan OEE (availability, performance, quality) dan mengidentifikasi akar penyebab rendahnya pencapaian rasio OEE yang di pengaruhi dengan system perawatan dan berdampak pada efektifitas mesin KMF 250 A. Selain itu penulis berharap agar hasil analisa lebih baik dari kondisi awal. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif analisis, yaitu menggambarkan ketersediaan, kinerja, dan kualitas produksi mesin KMF 250 A berdasarkan data dan informasi yang sebenarnya dengan mengumpulkan, menyusun, mengklasifikasikan dan menganalisis khususnya informasi dan data-data mengenai efektifitas mesin KMF 250 A. Hasil perhitungan yang diperoleh dari rata-rata nilai OEE adalah 75,69% yang terdiri dari 3 (tiga) rasio antara lain availability rate 89,43%, performance efficiency 88,39%, quality rate 95,77%. Hasil pengukuran masing-masing losses yaitu equipment failure 28,62%, setup and adjustment 6,61%, idle dan minor stoppage 2,69%, reduced speed 9,32%, defect losses 7,57%, reduced yield 0.16%. Dari ketiga rasio OEE yang mempengaruhi rendahnya kinerja mesin KMF 250 A adalah performance efficiency sebesar 88,39%. Sedangkan jenis kerugian terbesar pada equipment failure sebesar 28,62%.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PELANGGAN BENGKEL MOTOR “ABC” MENGGUNAKAN KONSEP SERVIS QUALITY DAN IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS Galuh Krisna Dewanti; Hermanto Hermanto
Journal Industrial Manufacturing Vol 2, No 2 (2017): Journal Industrial Manufacturing
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jim.v2i2.628

Abstract

Sepeda motor di kenal di Indonesia sejak tahun 1893, bagi masyarakat sepeda motor masih menjadi alat transportasi yang murah dan mudah baik di perkotaan maupun pedesaan. Angka jutaan dari populasi kendaraan sepeda motor membutuhkan perawatan atau servis rutin agar motor tetap prima. Semakin banyak pengguna sepeda motor di Indonesia, semakin banyak pula bengkel-bengkel non resmi yang bermunculan, bagi penyedia jasa, untuk dapat bersaing dengan penyedia jasa yang lain harus selalu menjaga kualitas pelayanan yang diberikan. Analisis dimensi kualitas pelayanan jasa terhadap kepuasan konsumen sangat diperlukan bagi perusahaan untuk memberi pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas pelayanan bengkel motor “ABC”, apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan pelanggan. Pengukuran kualitas pelayanan menggunakan konsep SERVQUAL untuk mengetahui apakaha ada gap antara pelayanan yang tersdia dengan harapan yang konsumen. Kemudian menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mencari prioritas perbaikan. Dari perhitungan servqual didapatkan hasil bahwa pelayanan bengkel “ABC” tidak berkualitas dan dari IPA diperoleh sebanyak 9 atribut yang menjadi prioritas perbaikan. Kata kunci: Servqual, IPA dan Kualitas Pelayanan