Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Aplikasi Dewan Masjid Indonesia (Dmi) Kota Semarang Berbasis Ekonomi Umat Yuliman Purwanto; Ahmad Zainul Fanani; Muhammad Syaifur Rohman
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i1.421

Abstract

Dengan jumlah 1.336 Masjid yang didapat oleh situs Kemenag (8 Desember 2020) tentunya jamaah yang terdapat dalam masjid masjid kota semarang mempunyai potensi ekonomi yang besar. DMI Kota semarang sebagai Mitra bekerjasama dengan pengusul Pelatihan Aplikasi DMI berbasis Ekonomi untuk kesejahteraan jama’ah masjid. Jama’ah biasanya melakukan diskusi agar jamaah masjid tersebut bisa mendapatkan informasi, dukungan maupun bantuan yang dapat diberikan oleh jamaah lain termasuk salah satunya adalah transaksi dan mempromosikan UMKM mereka. Namun semenjak adanya wabah pandemic COVID-19 banyak UMKM yang didominasi masyarakat kelas menengah ke bawah terkena dampaknya, yaitu jumlah omzet penjualan yang terus menurun. Melalui aplikasi DMI ini UMKM dapat membuat Market Place berisi barang atau jasa jamaah sebagai pelaku usaha, sehingga bisa dijadikan alternative solusi untuk meningkatkan omzet penjualan. Dalam Program Pengabdian ini mengusulkan DMI Kota Semarang sebagai Mitra untuk menerapkan dan memanfaatkan aplikasi DMI. Aplikasi ini bagi Mitra bermanfaat untuk manajemen masjid khususnya mengkoordinasikan program-program DMI ke seluruh Masjid dan pengurus (Ta’mir) Masjid di Kota Semarang. Seacara umum, Program Pengabdian Masyarakat ini memiliki target hasil luaran berupa: (1) meningkatnya data masjid dan pengurus masjid (Ta’mir) yang memanfaatkan aplikasi DMI sebesar 75%, (2) meningkatnya jumlah transaksi pelaku usaha (UMK / UMKM) di wilayah sekitar masjid sebesar 20%.
Pengembangan Media Komunikasi Digital Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang Melalui Pemetaan Masjid Berbasis Android Untuk Meningkatkan Integrasi Informasi Organisasi Muhammad Syaifur Rohman; Galuh Wilujeng Saraswati; Nurul Anisa Sriwinarsih
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.384 KB) | DOI: 10.33633/ja.v3i1.62

Abstract

Dewan Masjid Indonesia (DMI) adalah organisasi tingkat nasional dengan tujuan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat salah satunya melalui aplikasi yang dibuatnya. Namun aplikasi tersebut masih banyak kekurangan terutama mengenai informasi masjid di Kota Semarang. Berdasarkan permasalahan tersebut DMI kota Semarang bekerjasama dengan Pemerintah Kota semarang dengan mengembangkan aplikasi pencarian masjid yang digunakan untuk menemukan lokasi masjid terdekat dari posisi pengguna. Untuk melengkapi aplikasi DMI kota Semarang untuk menyajikan detail informasi dan data seluruh masjid di kota semarang maka perlu adanya pendataan titik kordinat masjid. Titik koordinat ini nantinya akan menghubungkan titik koordnat masjid dengan posisi pengguna shingga dapat memandu jamaah untuk sampai kemasjid yang dituju. Dengan menggunakan media komunikasi Grup Whatsapp, maka pendataan titik kordinat masjid akan dikirimkan oleh para takmir yang tergabung didalamnya. Program pengabdian masyarakat ini bermanfaat bagi Pengurus Daerah DMI Kota Semarang, Para Takmir Masjid dan masyarakat Semarang dengan luaran berupa aplikasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang dapat memberikan lokasi masjid masjid dengan jarak terdekat melalui Media Komunikasi grup Whatsapp untuk pengelolaan produk dan kegiatan masjid Kota Semarang. Selain itu melalui Media Komunikasi grup Whatsapp yang sudah disediakan, pelayanan informasi untuk jamaah terkait dengan penggunaan aplikasi bisa dilakukan setiap saat.
Penerapan Metode K-Means Clustering Dalam Menganalisis Sentimen Masyarakat Terhadap K-Popers Pada Twitter Miranti Alysha Zulia Larasati; Nurul Anisa Sri Winarsih; Muhammad Syaifur Rohman; Galuh Wilujeng Saraswati
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 18, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.485 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v18i2.877

Abstract

The evolution of Twitter as a platform loved by the general public in Indonesia is evidenced by statistical data that shows that Indonesia is ranked 7th in the world and has a large number of users, reaching 13.2 million. Many users have expressed their opinions on Twitter. This includes expressions with hate speech to bullying. From this research, an analysis was carried out on public satisfaction with K-Pop to get a benchmark for how far people know the existence of K-Pop in Indonesia. This research was conducted using the K-Means Clustering algorithm method to group (positive, neutral and negative) sentiments from datasets taken from Twitter. The dataset used consists of 1000 data retrieved according to the results of the polarity of the tweet. Based on the test results, it got a negative sentiment value of 15.09%, neutral 51.75%, and positive 33.15%. With the evaluation level using the silhouette coefficient method, which is 0.687974 which means it has good structural results.Keywords: Data Mining, K-means Clustering, Silhouette coefficient, K-pop Abstrak. Evolusi Twitter sebagai platform yang digemari masyarakat umum di Indonesia dibuktikan dengan data statistik yang menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-7 dunia dan memiliki jumlah pengguna yang besar yaitu mencapai 13,2 juta. Banyak pengguna yang mengutarakan pendapat di Twitter. Ini termasuk ekspresi dengan ujaran kebencian hingga perundungan. Dari penelitian tersebut dilakukan analisis tentang kepuasan masyarakat terhadap K-Pop untuk mendapatkan tolok ukur seberapa jauh masyarakat mengetahui eksistensi K-Pop di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan algoritme K-Means Clustering untuk mengelompokkan sentimen positif, netral dan negatif dari dataset yang diambil dari twitter. Dataset yang digunakan terdiri dari 1000 data yang diambil sesuai hasil polaritas tweet. Berdasarkan hasil pengujian mendapatkan nilai sentimen negatif sebanyak 15,09%, netral 51,75%, dan positif 33,15%. Dengan tingkat evaluasi menggunakan metode Silhouette Coefficient yaitu sebesar 0.687974 yang berarti memiliki hasil struktur yang baik.Kata kunci: Data Mining, K-means Clustering , Silhouette coefficient, K-pop
Pendampingan E-Rapot Tahfizta Versi 1 Tahun Ajaran 2021/2022 Nurul Anisa Sri Winarsih; Muhammad Syaifur Rohman; Galuh Wilujeng Saraswati; Filmada Ocky Saputra
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.946

Abstract

Yayasan Pondok Do'a Ahlul Qur'an atau lebih sering disebut dengan Pondok Doaqu bergerak di bidang sosial keagamaan, khuusnya agama Islam. Pondok Doaqu memiliki visi “Menjadi Mukmin Terbaik Versi Allah SWT dengan Belajar dan Mengajarkan Al Qur’an”. Dari visi tersebut, Pondok Doaqu mendirikan Tahfizta (Tahfiz untuk Balita dan Anak). Tahfizta sudah memiliki 3 cabang di Semarang yaitu Tahfizta Greenwood, Ulul Albab, dan Kalipancur.c Tahfizta memiliki 45 santri yang tersebar di 3 cabang. Santri tersebut dibimbing oleh 7 Guru/ Ustadzah pengajar. Dalam 1 tahun pembelajaran di Tahfizta, terdapat 4x penerimaan rapot yaitu UTS UAS semester 1 dan UTS UAS semester 2. Penilaian tiap rapot meliputi Tahfiz (hafalan), pembelajaran Madrasah, materi keislaman, laporan perkembangan fisik, dan presensi. Para Ustadzah merasa kesulitan mengingat banyaknya indikator yang perlu diisi dan banyaknya murid yang dibina. Terkadang Ustadzah harus meneliti file satu per satu agar nilai rapot yang diinputkan tidak terlewat dan tidak ada kekeliruan. Terlebih proses pengisian rapot dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Word. Dilihat dari situasi dan permasalahan mitra, penulis melakukan pendampingan E-Rapot Tahfizta Versi 1 Tahun Ajaran 2021/ 2022.