Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengembangan Media Belajar Album Stiker Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu Budha di Indonesia Sebagai Bahan Ajar Pendukung Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia I Program Studi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi IKIP Budi Utomo Malang Irvan Lestari; Ari Nugrahani
Khazanah Pendidikan Vol 15, No 1: Maret 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v15i1.9022

Abstract

Teaching challenges today require that teachers be able to present interesting learning media innovations. Likewise, in history learning, it is necessary to use innovative media so that students have an interest and interest in historical material. The Indonesian National History course I am a course that allows the use of teaching materials in the form of sticker album media. Broadly speaking, media can be humans, materials, or events that cause students to be able to acquire knowledge, skills or attitudes. The media complements other media in the form of textbooks as well as a learning environment in the form of a campus environment and its infrastructure and facilities. After analyzing the results of interviews and observations, the presence of learning media in the form of sticker albums is quite effective in facilitating lecture activities in general and facilitating the assessment of student assignments in particular. More than that, its presence can make history learning activities not monotonous in the sense that learning activities are centred on lecturers who use the lecture method while students listen passively.Keywords: Learning Media, Sticker Album, History Subject
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 1-2 Tahun Melalui Perkembangan Bahasa Vrestanti Novalia Santosa; Ari Nugrahani
Basastra Vol 9, No 3 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v9i3.20277

Abstract

Penelitian mengenai storasi dan retrivasi bahasa pada anak di bawah 2 tahun masih jarang ditemukan karena data yang dihasilkan dianggap sederhana. Kondisi ini menimbulkan dorongan adanya penelitian ini. Tujuan khusus penelitian (1) mendeskripsikan bentuk fona, kata, dan kalimat yang diretrivasi anak usia 1-2 tahun; (2) mendeskripsikan makna kalimat berdasarkan konteks. Metode penelitian yang digunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Diambil 2 subjek penelitian berdasarkan pertimbangan subjek anak 1-2 tahun dengan perkembangan normal. Hasil penelitian: (1) Subjek 1, fona vokal /i/, /e/, /Ə/, /a/ pada semua posisi sedangkan fona /u/, /Ɛ/, /o/ belum dapat diretrivasi secara jelas. Subjek 2 mampu meretrivasi fona /i/, /e/, /Ə/, /Ɛ/, /a/ pada semua posisi sedangkan fona vokal /u/, /o/, /ᴐ/ belum dapat diujarkan secara jelas . (2) Subjek 1 belum mampu metrivasi fona konsonan /f/, /l/, /q/, /r/, /s/, /v/, /x/, /z/ sedangkan Subjek 2 belum mampu meretrivasi fona konsonan /f/, /g/, /q/, /s/, /v/, /x/. (3) Kedua subjek mampu meretrivasi kelas kata. (4) Kedua subjek belum mampu memaknai kalimat berdasarkan konteks karena belum mampu meretrivasi kalimat. Simpulan penelitian: kedua subjek penelitian mampu meretrivasi fona vokal dan konsonan; meretrivasi holofrastik; meretrivasi diftong dan klaster; belum mampu mengujarkan kalimat; tergolong anak dengan perkembangan normal.Kata kunci:  storasi bahasa, retrivasi bahasa, studi kasus
PELATIHAN PENGEMBANGAN SENI BERBICARA DI DEPAN UMUM MELALUI KEGIATAN PIDATO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Endang Setyowati; Ari Nugrahani; Harry Surahman; Kingkin Puput Kinanti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7173

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah pelatihan pengembangan seni berbicara di depan umum melalui kegiatan pidato di SDN Tasikmadu 2 Malang. Pelatihan ini adalah merupakan usaha untuk membuat siswa berani berbicara di depan umum tanpa rasa malu dan gugup. Keterampilan ini sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam berkomunikasi dengan orang lain atau masyarakat. Materi yang diberikan selama pelatihan didesain sesuai dengan anak usia 10-11 tahun, atau setingkat dengan anak kelas 4 SD. Metode pelatihan melilibatkan teknik public speaking, seperti pengaturan intonasi dan volume suara, gerakan tubuh, pemilihan kata yang baik dan sopan, membangun kepercayaan diri, dan penyampaian kalimat dengan jelas. Bentuk evaluasi yang diberikan pada siswa dalam pelatihan ini adalah penyemangat dan saran yang membangun. Harapan dari pelatihan ini siswa memperoleh keterampilan berbicara, dan juga meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan tentang cara berkomunikasi yang baik dan benar. Siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga anak akan terbiasa berbicara di depan umum dengan penuh percaya diri.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENANAMAN TOGA MENGGUNAKAN TOGA CARD SEBAGAI MEDIA EDUKASI TOGA DI SEKOLAH Ari Nugrahani; Endang Setyowati; Hari Surahman; Kingkin Puput Kinanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 11: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i11.8996

Abstract

TOGA merupakan tanaman yang memiliki berbagai khasiat, salah satunya sebagai obat herbal yang ekonomis untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional. Pemanfaatan TOGA tidak hanya oleh kalangan dewasa, tetapi juga bagi orang tua dan anak-anak. Dewasa ini, sebagian besar anak-anak generasi Z (dalam hal ini usia sekolah) seringkali tidak mengetahui jenis-jenis tanaman obat yang ada di sekitar. Oleh karena itu, pengenalan TOGA sangat diperlukan untuk menumbuhkan kecintaan dan minat siswa akan tanaman obat yang berkhasiat bagi kesehatan. Dari Program Sosilaisasi dan Pendampingan Penanaman TOGA Menggunakan TOGA Card sebagai Media ini menjadi salah satu wahana pembelajaran yang tepat untuk memperkenalkan berbagai macam mengenai TOGA kepada siswa. Dari program edukatif dan berbasis eksperimen ini diharapkan dapat mendorong sekolah-sekolah yang minim pekarangan agar tetap dapat memiliki banyak tanaman kaya khasiat, sehingga dapat dijadikan wahana pembelajaran bagi para siswa. Program sosialisasi ini dilaksanakan di SMKS Brawijaya Batu. Materi mengenai pengertian TOGA, jenis-jenis TOGA, mencocokkan TOGA Card dengan tanaman TOGA yang sesuai, menanam TOGA di pot sebagai salah satu solusi penanaman lahan terbatas, serta dilakukan pembinaan dan pengawasan setelah dilakukan sosialisasi. Dari 30 tanaman TOGA merupakan jenis tanaman TOGA hias, sayur, buah, dan obat. Adapun untuk perawatan disesuaikan dengan media tanam dan kebutuhan sinar matahari sehingga dapat tumbuh dan dimanfaatkan oleh warga sekolah.
PENGUATAN LITERASI, KREATIVITAS, DAN KARAKTER SISWA SMP NU GONDANGLEGI MELALUI MEDIA DIGITAL Nuril Izzah; Mala Khurotul Aini; Endang Setyowati; Ari Nugrahani
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v5i2.13313

Abstract

Penguatan literasi, kreativitas, dan karakter siswa menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) yang dilaksanakan di SMP NU Gondanglegi dan bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya literasi, minimnya penguasaan teknologi digital, kurangnya keterampilan desain visual, serta maraknya praktik bullying di sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui empat program utama, yaitu FOTASI (Fokus Cipta Puisi), PORNAS (Poster Hardiknas), Canva-tivity (pelatihan aplikasi Canva), dan sosialisasi Tiga Dosa Pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi ekspresif siswa melalui puisi, keterampilan desain grafis melalui Canva, serta kesadaran sosial terkait isu bullying dan intoleransi. Pendekatan berbasis potensi terbukti mampu memberdayakan siswa secara kognitif, afektif, dan sosial, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kreatif, aman, dan inklusif. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam membentuk generasi pembelajar yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi era digital.
KELAS LITERASI GEMBIRA: PENGEMBANGAN MINAT BACA SISWA SD MELALUI BUKU CERITA INTERAKTIF Endang Setyowati; Kingkin Puput Kinanti; Ari Nugrahani; Harry Surahman
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v5i3.13694

Abstract

The reading interest of elementary school students in Indonesia is still relatively low. Many students have not yet developed an independent reading habit due to the limited availability of engaging and age-appropriate media. To address this issue, the “Joyful Literacy Class” program was developed as an initiative to foster reading interest through the use of interactive storybooks equipped with appealing illustrations and simple activities designed to encourage active student participation. The implementation method of this program employed a participatory approach, consisting of observation, media development, literacy class implementation, and evaluation. The results indicate an increase in students’ reading interest, reflected in higher reading frequency, enthusiasm during activities, and improved comprehension of story content. This program has proven effective in cultivating early reading habits and can serve as a model for enjoyable and easily applicable literacy learning in elementary schools.
Register dalam Berkebun Tanaman Hias: Kajian Struktur dan Makna ARI NUGRAHANI; ENDANG SETYOWATI; ENDANG SUMARTI
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v30i3.250

Abstract

This article comes from the phenomenon of new habits of the community since COVID-19 has changed a number of activities, one of which is gardening activities. This new habit is an activity at home during the WFH season and continues to this day. The rise of the sale of ornamental plants, both online and offline, has made the world of trade more vibrant. Impromptu planters have sprung up, as well as terms related to ornamental plants, types, and care. This certainly makes new planters a little confused and not used to it. Local, national, and foreign terms also enrich the treasure of ornamental planting knowledge. This research is aims to bridge the confusion about the terms so that people able to easily understand and use them in their daily lives. Through a linguistic descriptive approach, popular terms regarding ornamental plants are grouped according to their meaning field. The search for meaning was carried out in stages, both through online dictionaries of ornamental plants and through interviews, and using the introspection method to dig up data. Interviews with ornamental plant traders and collectors were conducted for follow-up searches for meaning. This strategy is equivalent to a directed fishing technique and taking notes. Data was also collected from social media, YouTube, and Instagram plantsellers who focused on the ornamental plant business. The results of this study have a reference meaning contained in gardening ornamental plants, namely a reference meaning that refers to gardening tools, containers or planting places, plant watering conditions, gardening activities, plant location, plant character, plant growing process, planting media, plant pests, plant drugs/fertilizers, plant conditions, plant types, and planting techniques.
Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme pada Film Lara Ati Karya Bayu Skak Asmi Anjiani; Ari Nugrahani; Nurcholis Suyuneko
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 1 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i1.1088

Abstract

Gaya bahasa sarkasme adalah fokus dari penelitian ini dan permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah bentuk gaya bahasa sarkasme pada film Lara Ati Karya Bayu Skak? (2) bagaimanakah makna gaya bahasa sarkasme yang terdapat pada film Lara Ati Karya Bayu Skak?. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bentuk gaya bahasa sarkasme yang terdapat pada film Lara Ati Karya Bayu Skak (2) Mendeskripsikan makna gaya bahasa sarkasme yang terdapat pada film Lara Ati Karya Bayu Skak. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan data analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan gaya bahasa sarkasme dalam film Lara Ati Karya Bayu Skak terdapat 23 data bentuk dan makna gaya bahasa sarkasme yang terdiri dari ejekan dan sindiran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembaca, khususnya yang ingin melakukan penelitian lebih mendalam tentang gaya bahasa sarkasme.
Ragam Patois Bahasa Keseharian Masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Uliyatun Nur Rika; Vrestanti Novalia Santosa; Ari Nugrahani
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk ragam patois bahasa keseharian masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari; (2) mendeskripsikan proses terjadinya ragam patois bahasa keseharian masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari; (3) mendeskripsikan fungsi ragam patois bahasa keseharian masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari; (4) mendeskripsikan dampak ragam patois bahasa keseharian masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari. Dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dari masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari yang berupa percakapan bahasa keseharian masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik observasi, simak, catat dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, tabel korpus data, teknik wawancara dan alat rekam. Hasil penelitian ini (1) bentuk ragam patois yang terdapat di Masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari yaitu ditemukan 25 kosakata patois madura, 20 kosakata patois jawa dan 15 kosakata patois Indonesia; (2) proses terjadinya ragam patois di Masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari di sebabkan adanya perantauan, perkawinan, masyarakat pendatang, lingkup pendidikan; (3) fungsi ragam patois di Masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari memiliki fungsi kata ganti orang kedua tunggal, kata ganti kepemilikan, kata ganti sapaan, kata ganti adjectiva serapan dan kata ganti orang pertama tunggal; (4) dampak ragam patois di Masyarakat Dusun Wonorejo Blandit Barat Singosari memiliki dampak baik karena patois yang dituturkan dapat digunakan saat berkomunikasi yang lebih tua, antar sebaya, antar masyarakat pendatang dan rekan kerja dalam lingkup pendidikan atau sekolah dan antara anak dengan orang tua .
REKREATIVITAS LITERER DALAM NOVEL “DE JOURNAL” KARYA NANENG SETIASIH Tianasari, Serly; Susandi; Ari Nugrahani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48909

Abstract

This study examines literary recreativity in the novel De Journal by Naneng Setiasih as reflected through narrative strategies, storytelling techniques, and the reconstruction of meaning, character experiences, and social discourse. The study aims to describe the forms of literary recreativity and explain how the novel reconstructs reality through aesthetic and interpretative processes. This research employed a qualitative descriptive method with an interpretative approach. The data source was the novel De Journal, while the data were collected through close reading and note-taking techniques. The data were analyzed using narrative and hermeneutic approaches through stages of reduction, classification, interpretation, and conclusion drawing. The results show that literary recreativity in the novel is manifested through six main aspects: spatial, cultural, subjective, temporal, symbolic, and ideological recreativity. These aspects are strengthened by the use of first-person narration, internal focalization, monologues, rhetorical questions, figurative language, and reflective narration. The novel not only represents reality but also reconstructs meaning critically through issues of gender, culture, environment, spirituality, and social life. Thus, literary recreativity in De Journal demonstrates that literary works function as aesthetic, reflective, and ideological spaces that encourage readers to reinterpret social reality and human experience.