Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KUALITAS TES UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA JENJANG SLTP SE-KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN AJARAN 2010/2011 DAN TAHUN AJARAN 2011/2012 Devi Nopita; Anwar Bey; Utu Rahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.919 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i1.3073

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh deskripsi kualitas tes tentang reliabiltas tes, kesalahan baku pengukuran tes, tingkat kesukaran, daya pembeda, keefektifan distraktor (pengecoh) dan karakteristikbutir soal berdasarkan Taksonomi Bloom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) reliabilitas tes pada tahun ajaran 2010/2011 sebesar 0,686 dan pada tahun ajaran 2011/2012 sebesar 0,894, (2) kesalahan baku pengukuran tes pada tahun ajaran 2010/2011 sebesar 2,640 dan tahun ajaran 2011/2012 sebesar 2,343, (3) tingkat kesukaran butir soal tergolong mudah, (4) daya pembeda butir soal tergolong baik, (5) pengecoh butir soal tahun ajaran 2010/2011 berfungsi efektif dan tahunajaran 2011/2012 hanya ada satu butir soal yang tidak berfungsi dengan baik, (6) karakteristik butir soal tahun ajaran 2010/2011 dari dimensi kognitif Taksonomi Bloom adalah C1 10%, C2 35%, C3 37,5%, C4 17,5%, C5 0% dan C6 0%. Sedangkan tahun ajaran 2011/2012 diperoleh C1 12,5%, C2 30%, C3 47,5%, C4 10%, C5 0% dan C6 0%. Kata Kunci: kualitas tes; ujian nasional; tingkat kesukaran
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 KENDARI PADA MATERI PECAHAN MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Abujale Abujina; Anwar Bey; Latief Sahidin
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.274 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v1i2.2961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 10 Kendari pada materi pecahan melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Dari hasil analisis dan pembahasan, diperoleh kesimpulan: (1) Keterlaksanaan skenario pembelajaran yang dilakukan oleh guru mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 79,05%mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 89,52%. (2) Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 77,04% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 85,87%. (3) Persentase ketuntasan hasil belajar siswa meningkat, yaitu pada siklus I persentaseketuntasan belajar secara klasikal sebesar 70,59% dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 76,47%. Berdasarkan hasil penelitian yang dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 10 Kendari pada materi pecahan dapatditingkatkan melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME).  Kata Kunci: hasil belajar matematika; pendidikan matematika realistik; pendekatan
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KENDARI La Hasan La Hasan; Anwar Bey; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.545 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v7i3.9279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan posttest only control design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari berjumlah 362 siswa. Sampel diambil dengan teknik purpossive sampling, kelas kontrol dan kelas eksperimen ditentukan secara acak (random sampling). Kelas eksperimen (kelas VIII-G) berjumlah 36 siswa diajar dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning dan kelas kontrol (kelas VIII-H) berjumlah 33 siswa diajar dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dan tes hasil belajar. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan tes kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasilnya, rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen (74,92) lebih tinggi daripada kelas kontrol (70,12). Kesimpulannya, pendekatan Contextual Teaching and Learning mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa SMP Hafely Hafely; Anwar Bey; La Ode Ahmad Jazuli; Nana Sumarna
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: Edisi Juli 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.538 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i2.5869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari yang terdiri dari sepuluh kelas parallel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi dan istrumen tes kemampuan komunikasi matematik berbentuk tes uraian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa model Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa pada kedua kelas eksperimen. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest kemampuan komunikasi matematik siswa lebih rendah daripada nilai rata-rata posttest kemampuan komunikasi matematik siswa pada kedua kelas eksperimen.
Pengaruh Motivasi Belajar Dan Dukungan Sosial Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi Siti Sarmiati; Kadir Kadir; Anwar Bey; Utu Rahim
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.338 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Menguji pengaruh motivasi belajar dan dukungan sosial terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi baik secara bersama-sama maupun terpisah. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi. Data diperoleh dari instrumen angket motivasi belajar dan dukungan sosial serta dari data dokumen hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa dalam kategori baik dan sangat baik sebanyak 34,78% atau sebanyak 24 siswa dan yang kategori kurang sebanyak  65,22% atau sebanyak 45 siswa; (2) dukungan sosial siswa dalam kategori baik dan sangat baik sebanyak 33,33% atau sebanyak 23 siswa dan yang kategori kurang sebanyak 66,67% atau sebanyak 46 siswa; (3) Secara bersama-sama maupun terpisah motivasi belajar dan dukungan sosial berpengaruh terhadap hasil belajar matematika
Deskripsi Perbedaan Pengetahuan Dasar Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri dan SMP Swasta Di Kota Kendari Tahun Pelajaran 2016/2017 Faad Maonde; Anwar Bey; Adawia .
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.197 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v7i2.3087

Abstract

This research is a quantitative descriptive research that aims to know the basic knowledge of mathematics students of Public Junior High School and students of private Junior High School class VII at the material operations of integers and fractions. This research  population was all students of class VII students of Public Junior High School and students of private Junior High School in Kendari with a sample of 162 students. The sampling technique using stratified random sampling and cluster random sampling. The data collection techniques in this study uses the test method. The results showed that the basic knowledge of mathematics students of class VII of  Public Junior High School and Private Junior High School in Kendari city that are in the low category were Y <60. A basic knowledge of mathematics students of Public Junior High School higher than students of private junior high school with an average value of 44.57 for Public Junior High School students and 38.41 for private junior high school students . The highest average value of Public Junior High School students was 57.11 and the average value of the ultimate private junior high school students was 47.68.
Kemampuan Numerik Siswa Pesisir SMP Negeri Di Kabupaten Wakatobi Halyadin Halyadin; Anwar Bey; Kadir Kadir; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.884 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi & (2) perbandingan kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri pada tiap pulau yang ada di Kabupaten Wakatobi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel total. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan numerik (TKN) berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi sangat rendah dengan rata-rata 29,85. Rata-rata Kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi berurutan adalah pulau Wangi-wangi 29,34, pulau Kaledupa  24,94 , pulau Tomia 35,24, & pulau Binongko 29,27.
PENGARUH SELF-REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KENDARI Lanaa Faakhiroh; Anwar Bey; Fahinu Fahinu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v10i1.23893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan self-regulated learning dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari, (2) mengetahui pengaruh yang signifikan self-regulated learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari. Penentuan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dengan jumlah sampel 55 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) self-regulated learning siswa dari sedang hingga sangat tinggi mencapai 67,27% dan self-regulated learning siswa dari rendah hingga sangat rendah mencapai 32,71%, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dari cukup hingga sangat baik mencapai 92,72% dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dari rendah hingga sangat rendah mencapai 7,27%, (2) self-regulated learning mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil persamaan fungsi taksiran regresi  dengan sig. a = 0,025.
KESALAHAN KONSEP SISWA KELAS X SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRIGONOMETRI Vika Kurlia; Latief Sahidin; Anwar Bey
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v11i2.42812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kesalahan konsep siswa yang berkemapuan tinggi, sedang dan rendah di SMAN 1 Mawasangka Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang siswa dari Kelas XI IPS yaitu satu siswa kemampuan tinggi, satu siswa kemampuan sedang, dan satu siswa kemampuan rendah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa (1) kesalahan konsep siswa berkemampuan tinggi mampu menyatakan ulang konsep secara lengkap, menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur tertentu secara tepat, dan mampu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika secara tepat; (2) kesalahan konsep siswa berkemampuan sedang kurang mampu menyatakan ulang konsep secara lengkap, menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur tertentu dengan tepat, dan kurang mampu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika; (3) kesalahan konsep siswa berkemampuan rendah mampu menyatakan ulang konsep secara lengkap, belum mampu menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosebur tertentu,belum mampu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika dengan tepat.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP Winda Winda; Anwar Bey; Lambertus Lambertus
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v11i1.31190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi Kemandirian Belajar siswakelas VIII SMP Negeri 2 Kaledupa. (2) Deskripsi kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kaledupa (3) Adanya pengaruh positif kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Kaledupa. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan disimpulkan bahwa: (1) Deskriptif kemandirian belajar siswa menunjukan bahwa siswa yang kemandirian belajarnya sangat tinggi sebanyak 0 persen, tinggi sebanyak 47,61 persen , sedang sebanyak 50,79 persen, rendah sebanyak  1,58 persen, dan sangat rendah 0 persen. (2) Deskriptif kemampuan komunikasi matematis siswa menunjukan bahwa siswa yang tingkat kemampuan komunikasi matematisnya sangat baik sebanyak  4,76 persen , baik sebanyak tiga puluh  siswa atau 47,61 persen, cukup sebanyak 26,98 persen, kurang sebanyak 52,38 persen, dan sangat kurang  atau 9,52 persen. (3) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.