Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sifat-Sifat Kualitatif Sapi Bali (Bos sondaicus) di KecamatanBaitoKabupaten Konawe Selatan Herniatin Herniatin; Muh Rusdin; Amrullah Pagala
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.34287

Abstract

Abstark. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat-sifat kualitatif sapiBali (Bos sondaicus) di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian inidi laksanakan pada Bulan Juni sampai dengan Juli 2021, bertempat di KecamatanBaito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Materi yang digunakanternak sapi Bali sebanyak 120 ekor yang terdiri atas 30 ekor sapi jantan dan 90 ekorsapi betina. Parameter yang diamati adalah: sifat kualitatif yaitu warna bulu, warna cermin pantat, warna kaos kaki, bentuk tanduk, dan garis punggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat-sifat kualitatif sapi Bali di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan cukup bervariasi pada warna bulu untuk jantan dan bentuk tanduk untuk sapi jantan dan betina, sedangkan warna bulu pada betina seragam (100% merah bata), warna cermin pantat pada jantan dan betina seragam (100% berwarna putih), warna kaos kaki pada jantan dan betina seragam (100% berwarna putih), bentuk garis punggung pada jantan dan betina seragam (100% berbentuk datar), dan 100% memiliki garis belut baik sapi jantan maupun betina. Ditemukan adanya warna bulu lainnya yang menyimpang dari ciri khas sapi Bali pada jantan 3,33% yaitu memiliki warna putih pada bagian kepala dan perut.
Pengaruh Lama dan Intensitas Cahaya terhadap Konsumsi, Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Pakan pada Ayam Broiler Gusti Ngurah Sudarmayasa; Hairil Adzulyatno Hadini; Amrullah Pagala
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19699

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh lama dan intensitas cahaya padakonsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan ayam broiler. Bahan yang digunakanpada penelitian adalah 81 ekor Day Old Chick (DOC). Metode yang digunakan adalah RancanganAcak Lengkap pola faktorial yakni penambahan lama pencahayaan (4, 8 dan 12 jam) dan intensitascahaya (5, 10, dan 15 lux). Interaksi lama dan intensitas cahaya pada ayam broiler berpengaruhterhadap konversi pakan tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi dan pertambahanbobot badan ayam broiler. Lama pencahayaan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadappertambahan bobot badan dan konversi pakan, akan tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadapkonsumsi pakan ayam broiler. Intensitas cahaya yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05)terhadap pertambahan bobot badan, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadapkonsumsi dan konversi pakan ayam broiler. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan 4 jam danintensitas cahaya 5 lux.
Pemberdayaan Peternak Unggas melalui Penerapan Kandang Sederhana Terintegrasi Mesin Tetas Digital di Kelurahan Abeli Kota Kendari Muh Haidir Hakim; Amrullah Pagala; Ida Usman; Muhammad Yamin; Rusli Badarudin; Yamin Yaddi
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Volume 8, No 1, Desember 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/azvamx50

Abstract

Peternakan unggas skala rumah tangga memiliki potensi dalam mendukung penyediaan pangan asal hewan dan peningkatan pendapatan masyarakat, namun masih menghadapi kendala dalam manajemen kandang, sanitasi, serta penyediaan bibit secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman praktik kepada peternak unggas melalui penerapan kandang dan mesin tetas sederhana di Kelurahan Abeli, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juli 2026 dengan melibatkan 20 anggota kelompok tani/ternak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan kandang, penerapan mesin tetas sederhana, pelatihan dan demonstrasi, serta evaluasi secara deskriptif. Mesin tetas hasil perakitan tim memiliki kapasitas 60 butir telur dengan konstruksi utama tripleks, lampu sebagai sumber panas, termometer digital untuk pemantauan suhu, talang berisi air untuk membantu menjaga kelembapan, serta sistem pembalikan telur secara manual. Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan, mitra berpartisipasi aktif dalam pelatihan dan praktik serta dapat mengikuti tahapan pengelolaan kandang dan pengoperasian mesin tetas. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pengalaman praktik kepada mitra mengenai sanitasi dan pengelolaan kandang serta penggunaan teknologi penetasan sederhana. Evaluasi kegiatan belum menggunakan pre-test dan post-test maupun pengukuran daya tetas sehingga hasil kegiatan dideskripsikan berdasarkan observasi terhadap keterlibatan dan praktik mitra.