Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS USAHA BUDIDAYA LOBSTER KERAMBA JARING APUNG DAN TANCAP DI KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Lina Solissa; Y. Yusnaini; Irdam Riani; Akhmad Mansyur; Azwar Sidiq
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.30018

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji besarnya penerimaan, keuntungan dan kelayakan usaha yang diperoleh para pelaku usaha budidaya lobster. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Feberuari 2020 di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah pembudidaya Lobster yang menggunakan keramba jaring apung (KJA) berjumlah 1 orang dan keramba jaring tancap (KJT) yang berjumlah 3 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik sensus. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus penerimaan, keuntungan dan analisis kelayakan. Hasil analisis menunjukan bahwa usaha budidaya lobster dalam keramba jaring tancap (KJT) didapatkan penerimaan (Rp 49.893.333/Siklus), Keuntungan (Rp 35.638.635/Siklus), R/C Ratio (3,49), NPV (Rp 1.619.345/Siklus) dan IRR (26%). Sedangkan usaha budidaya lobster dalam keramba jaring apung (KJA) didapatkan penerimaan (Rp 63.600.000/Siklus), Keuntungan (Rp 37.237.453/Siklus), R/C Ratio (2,41), NPV (Rp 9.364.761/Siklus) dan IRR (43%). Dengan demikian usaha budidaya lobster sistem (KJA) dan (KJT) merupakan usaha yang menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Kata Kunci: Budidaya Lobster; Penerimaan; Keuntungan; Kelayakan Finansial
Studi Komunitas Rumput Laut di Perairan Bombana Sulawesi Tenggara Ira; La Sara; Muhammad Fiar Erawan; Akhmad Mansyur; Nurhuda Annaastasia; Asriyani Achmad; Wa Nurgaya; Muhammad Nur Findra
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 7 No 2 (2023): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan mengetahui keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi RL/MA di perairan Bombana yang dilaksanakan pada Agustus – November 2021. Pengumpulan data dilakukan secara purposive menggunakan line transek. Sampel RL/MA dan parameter kualitas perairan diukur dan dianalisis in-situ dan ex-situ. Data indeks ekologi yang dianalisis adalah kepadatan, komposisi jenis, keanekaragaman spesies Shannon-Wienner, keseragaman spesies, dan dominansi spesies Simpson. Hasil pengukuran dan analisis kualitas air memenuhi syarat untuk pertumbuhan RL/MA. RL/MA yang ditemukan sebanyak 37 spesies yang tumbuh dan berkembang lebih baik di perairan klaster Poleang dan klaster Kabaena dibandingkan klaster Rumbia. Keanekaragaman spesies RL/MA di perairan klaster Rumbia termasuk kategori rendah (H’ < 1), sedangkan di klaster Poleang dan klaster Kabaena termasuk kategori rendah sampai sedang (1 < H’ < 3). Keseragaman jenis RL/MA di semua kluster menunjukan keseragaman tinggi (E > 0.6), kecuali di perairan Batu Putih dan Timbala (kluster Poleang) serta di perairan Baliara, Mapila dan Lengora Pantai (kluster Kabaena) mempunyai indeks keseragaman sedang (0,4 < E < 0,6). Jenis RL/MA yang mempunyai keseragaman tinggi menunjukan tidak ada jenis mendominansi (C < 0,5). Secara umum perairan pesisir di lokasi studi menunjukan indeks ekologi yang baik dan layak untuk pertumbuhan dan perkembangan RL/MA. Kata kunci: Keanekaragaman spesies, keseragaman spesies, dominansi spesies, kepadatan, rumput laut
Implementasi Model Budidaya Udang Galah Berbasis Eco-Masjid di Kendari Akhmad Mansyur; Roslindah Daeng Siang; Muhaimin Hamzah; La Ode Muhamad Aswan
Abdimas Indonesian Journal Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.1636

Abstract

The development of mosques as centres for sustainable community empowerment is an important issue in the socio-economic development of urban communities. This activity aims to implement and analyse a model for giant prawn (Macrobrachium rosenbergii) farming based on eco-mosques in the Tawang Alun 2 Complex, Kendari City. The approach used is the application of science and technology with a Participatory Action Research (PAR) approach. As a result, it was revealed that the integration of eco-mosque principles with giant river prawn farming allows for the optimisation of limited land, efficient water use, environmentally friendly waste management, and the strengthening of the congregation's economy. The developed model encompasses technical aspects of farming, mosque institutional aspects, congregation participation, and environmental sustainability. This programme has the potential to increase community income, support local food security, and strengthen the role of mosques as centres of worship, education, and community economy. This model is recommended as an alternative for developing productive eco-mosques that can be replicated in other urban areas