Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS SISTEM HEAT RACE NET PLANT (NPHR) DI NII TANASA PADA PEMBANGKIT TENAGA UAP DENGAN KAPASITAS 2 x 10 MW Kadir Kadir; La Hasanudin; Al Ichlas Imran; Agustinus Lolok; Aminur Aminur; Salimin Salimin; Yuspian Gunawan; Abd Kadir; Citra Yusnidar Syah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.9739

Abstract

Net heat plant race (NPHR) adalah jumlah energi input yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi listrik dari pembangkit, semakin tinggi nilai NPHR, semakin rendah efisiensi termal pembangkit listrik tenaga uap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai perlombaan panas pembangkit listrik netto (NPHR) dari pembangkit listrik tenaga uap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Direct(Langsung), yaitu bahan bakar akan dibandingkan langsung dengan energi output yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan Net Race Heat Value (NPHR) Nilai rata-rata 4.986,87 kkal / kWh pada Januari 2018 dan nilai rata-rata 5.080,40 kkal / kWh pada Juni 2018. Ini menunjukkan bahwa nilai tersebut relatif tinggi untuk kapasitas daya ≤ 100 MW .
ANALISIS SPESIFIK KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP DI NII TANASA DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR RENDAH KALOR La Hasanudin; Al Ichlas Imran; Yuspian Gunawan; Ridway Balaka; Budiman Sudia; Agustinus Lolok; Aminur Aminur; Salimin Salimin; Samhudin Samhudin; Prinob Aksar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v11i2.10572

Abstract

 Konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) dalam pembangkit listrik tenaga uap sangat penting untuk diketahui karena terkait dengan perbandingan total konsumsi bahan bakar, di mana Pembangkit Listrik Tenaga Uap Nii Tanasa menggunakan bahan bakar batubara terhadap tenaga listrik yang dihasilkan oleh generator listrik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa efisien pembangkit listrik di industri pembangkit listrik di pembangkit listrik tenaga uap di Nii Tanasa dan juga untuk kemungkinan nilai kalor bahan bakar yang akan digunakan untuk pembakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Konsumsi Bahan Bakar Spesifik yang dibutuhkan dalam pembangkit listrik tenaga uap. Metode yang digunakan adalah metode langsung, input yang diperlukan adalah Gross kWh, Net kWh, penggunaan bahan bakar batubara. Jenis bahan bakar yang digunakan adalah lignit rendah kalori. Hasil Konsumsi Bruto pada bulan Januari terlihat 1,08 kg / kWh sedangkan Konsumsi Bahan Bakar Bersih adalah 1,25 kg / kWh. Pada bulan Desember nilai Konsumsi Bahan Bakar Spesifik Bruto adalah 1,04kg / kWh sedangkan jumlah Konsumsi Bahan Bakar Spesifik adalah 1,17kg / kWh. Nilainya relatif tinggi pada kapasitas ≤ 100 MW.Kata Kunci: Specific fuel consumption, Tenaga Uap, batu bara, Listrik, Pembakaran   
RANCANG BANGUN DAN UJI COBATUNGKU KRUSIBEL DARI TABUNG GAS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER PANAS GAS LPG Aminur Aminur; Kadir Kadir; Muhammad Hasbi; Sudarsono Sudarsono; Yuspian Gunawan; La Hasanudin; Raden Rinova Sisworo; Al Ichlas Imran
Jurnal Teknologi Terapan Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v6i2.258

Abstract

The availability of crucible furnaces is still limited, so the price in the market is relatively expensive, even though this tool is very important, especially in educational institutions as media for the practice of metal casting. The purpose of this study is to design, build and test the work of a crucible furnace that utilizes used cylinders by using LPG gas heat sources. The design of the furnace uses the autodesk inventor application while the manufacture uses machine tools. Technical data from this crucible furnace is that the body is made from used gas cylinders with an outer diameter of 280 mm, an inner diameter of 140 mm and a height of 490 mm. In the combustion chamber installed a 25.4 mm diameter gas pipeline with a length of 370.5 mm and an air channel diameter of 50.8 mm with a length of 367 mm. Kowi is made of steel with a 110 mm dimension and a height of 280 mm. The results of trials with aluminum smelting show that the crucible furnace is capable of melting 5 kg aluminum for 60 minutes with fuel consumption of 3 kg gas. The maximum temperature that can be reached 1367 oC for 15 minutes by a crucible furnace.Keywords: design, manufacture, furnace trials
Bimbingan Teknis Pembuatan Kampas Rem Cakram Berbahan Komposit Polimer Untuk Sepeda Motor Aminur; La Hasanudin; Salimin; Abd. Kadir; Raden Rinova Sisworo; Citra Yurnidarsyah
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i4.5892

Abstract

Kampas rem merupakan salah satu komponen yang sangat vital dalam sebuah kendaraan yang berfungsi memperlambat bahkan menghetikan kecepatan pada saat terjadi ancaman kecelakaan akibat laju kendaraan yang tidak terkontrol oleh pengendara. Kampas rem yang beredar di pasaran umumnya terbuat dari bahan asbestos yang memiliki kekurangan diantaranya tidak ramah lingkungan. Tujuan dari pelaksanaan bimbingan teknis pembuatan kampas cakram sepeda motor adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa Jurusan Otomotif SMK 2 Kendari dan Mahasiswa D3 Teknik Mesin Program Pendidikan Vokasi, tentang bagaimana memanfaatkan bahan serat dan tempurung kelapa sebagai bahan alternatif kampas rem cakram. Pengabdian ini juga mendorong kreativitas serta minat berusaha siswa dan mahasiswa dalam memanfaatkan bahan alam tempurung kelapa sebagai bahan kampas rem pada kendaraan khususnya kampas rem sepeda motor yang secara berkala harus diganti dengan yang baru. Mitra kegiatan ini adalah bengkel Shaqueela Barakati Kelurahan Anduonohu. Melalui program pengabdian ini diharapkan terwujudnya wirausaha baru yang inovatif, kreatif dan berdaya saing dalam meningkatkan kompetensi secara mandiri. Kegiatan ini berlangsung sangat efektif dan efisien ditandai dengan antusiasme siswa dan mahasiswa dalam mempersiapakan bahan hingga melaksanakan pembuatan produk kampas rem
Pelatihan Teknologi Tepat Guna Bagi Kelompok Usaha Pengrajin Bambu di Kota Kendari La Hasanudin; Aminur; Sudarsono; Ridway Balaka; Samhuddin; Citra Yurnidarsyah
Indonesian Journal of Community Services Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v1i2.693

Abstract

The abundance of bamboo prompted both partners Sri Jeki and Bambu Apus to set up a bamboo craft business in Kendari city. As the business goes on, the demand for various bamboo works continues to increase. Both craftsmen experienced difficulties in meeting production targets. So far, craftsmen only use machetes to split, sharpen, and thin bamboo in their production activities. The solution offered in this service activity is to introduce and provide appropriate technology training for bamboo defenders to accelerate and increase the production of bamboo crafts. The method of this activity is to train craftsmen in using appropriate technology for bamboo defenders to accelerate and increase the production capacity of bamboo crafts. The results obtained from this service activity are that the craftsmen can use the right technology for bamboo splitting tools safely and quickly so that their productivity increases.
Aplikasi iot pada sistem kontrol saklar jarak jauh untuk menghemat penggunaan listrik rumah Jumyany Syntha Maola Kadang; Husein; La Hasanudin
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.2

Abstract

Masalah yang sering terjadi dalam penggunaan energi yaitu kebocoran penggunaan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan efisiensi sistem kontrol saklar berbasis IoT dalam menghemat penggunaan energi listrik rumah. Jenis penelitian ini adalah pendekatan atau methodology prototyping. Lokasi penelitian yakni disalah satu rumah dinas Kompleks Pertanian, Kota Kendari. Penelitian ini menghasilkan sebuah perangkat yang dibuat menggunakan NodeMCU ESP8266 dan relay sebagai mikrokontroler dan pengganti saklar manual rumah yang terhubung pada WiFi yang memiliki akses internet dan dapat dikontrol melalui aplikasi Blynk dan MyMQTT. Perangkat ini dapat menghemat hingga 17,02% dari konsumsi listrik periode sebelumnya. Hasil perancangan perangkat ini diharapkan dapat diimplementasikan untuk membantu penghematan energi pada masyarakat luas.
Perancangan Prototype Sistem Kontrol Hybrid On/Off Lampu Berbasis Internet Of Things (Iot) Sebagai Upaya Penghematan Energi Iin Muthmainnah; Husein; La Hasanudin
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan pengontrolan lampu rumah yang hanya dapat dikontrol dengan menggunakan saklar manual, sehingga ketika berada diluar rumah lampu tidak dapat dikontrol dengan jarak jauh. Hal ini menyebabkan banyaknya energi listrik yang terpakai jika lampu lupa dimatikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengetahui sistem kerja kontrol hybrid on/off lampu berbasis Internet of Things (IoT). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) dan menggunakan model ADDIE dalam proses pengembangannya. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Mikrokontroler yang digunakan dalam penelitian ini yaitu NodeMCU ESP8266. Penelitian ini menghasilkan sebuah alat yang dapat mengontrol lampu rumah dengan menggunakan dua sistem kontrol yaitu kontrol manual dan kontrol jarak jauh. Kontrol manual dilakukan dengan menekan saklar yang teerdapat pada rangkaian dan saklar jarak jauh dilakukan dengan menggunakan aplikasi MyMQTT sebagai kendali jarak jauh. Dengan menggunakan alat ini, dapat menghemat 16% kWh dari penggunaan energi lampu sebelumnya. Penggunaan alat ini diharapkan dapat memudahkan pengontrolan lampu rumah dan diharapkan dapat menghemat penggunaan energi listrik pada lampu rumah.
Rancang Bangun Sistem Pemantau/Monitoring Kualitas Udara PM10 Berbasis IoT (Internet of Things) Fariani; Husein; La Hasanudin; Luh Sukariasih
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i2.21

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan dalam mengetahui kualitas udara disekitar terutama dalam ruangan dan salah satu polutan udara yang dapat menyebabkan masalah kesehatan adalah partikel debu/ Particullate Matter (PM10). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu alat berupa sistem pemantau kualitas udara PM10 berbasis IoT (Internet of Things). Dimana dengan alat ini, kondisi udara dalam suatu ruangan dapat di monitoring dimanapun dan kapanpun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE dalam proses pengembangannya. Model ADDIE memiliki lima proses yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Penelitian ini memanfaatkan NodeMCU sebagai mikrokontroler serta sensor Sharp GP2Y1010AU0F sebagai pendeteksi partikulat PM10. Hasil monitoring konsentrasi PM10 yang diperoleh pada pertigaan kampus UHO selama 1 jam berkisar dari 78,2 µg/m3 hingga 166 µg/m3. Dimana kadar tertinggi PM10 yang diperoleh berada di atas baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri LHK No. P.14 tahun 2020 yaitu 150 μg⁄m3. Kemudian pada Laboratorium Pengembangan Fisika II diperoleh kadar PM10 selama 1 jam berkisar 73 µg/m3 hingga 89,5 µg/m3 yang dimana kadar tertinggi PM10 yang diperoleh masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan berbahaya oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri LHK No. P.14 tahun 2020 yaitu 150 μg⁄m3. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sistem monitoring/pemantau kualitas udara PM10 berbasis IoT telah bekerja dengan baik karena dapat mendeteksi perubahan kosentrasi PM10 di udara sekitar.