Muhammad Hasbi
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo, Kendari Kampus Hijau Bumi Tridarma Andounohu Kendari 93232

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Review : Flywheel Energy Storage for Use in Renewable and Distributed Generation Aditya Rachman; Muhammad Umair; Muhammad Hasbi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.944 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v7i2.1045

Abstract

The aim of this paper is to discuss the use of flywheel energy storage for the renewable and distributed generation. This paper also figures the details of a connection of the flywheel energy storage system to a stand-alone PV solar system connected to a remote load. The methodology of generating this paper is literature studies. This paper is constructed into following sections: the renewable energy, the distributed generation, the solar energy, the energy storage, the flywheel energy storage, the use of energy storage and the connection of flywheel energy storage system into renewable power.
Kajian Jejak Emisi Karbon-Dioksida di Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Indonesia Aditya Rachman; Yuspian Gunawan; Andi Abdillah; Muhammad Hasbi; Budiman Sudia; Jenny Delly; Abd. Kadir; Salimin Salimin; Kadir Kadir; Prinob Aksar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.479 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v8i1.1727

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung  jumah emisi karbon-dioksida yang dihasilkan di Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Indonesia. Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan emisi yang dihasilkan oleh penggunaan listrik dan  emisi kendaraan dengan menggunakan nilai faktor emisi dari beberapa referensi. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo pada bulan April sampai Juli  2015.  Hasil penelitan ini menunjukan bahwa jumlah rata-rata emisi karbon yang dihasilkan dari pemakaian listrik adalah sebesar 826.8 Kg CO2, yang didapatkan  dari penggunaan listrik sebesar 0.78 x 1000 KWH per-hari. Jumlah emisi karbon dari sektor kendaraan per-harinya adalah sekitar 30.22 kg CO2, yang didapatkan dari penjumlahan total emisi per-hari dari mobil dan motor. Jumlah keseluruhan emisi karbon di Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo adalah sebesar 857.02 kg CO2 per hari, atau 0.13 ton CO2 per-tahun per-kapita, yang masih lebih rendah daripada emisi karbon per-kapita di Indonesia (2.3 ton CO2 per-tahun). 
PERANCANGAN ALAT DAN ANALISIS EKSPERIMENTAL GETARAN AKIBAT MISALIGNMENT POROS Muhammad Hasbi; Nanang Endriatno; Jainudin Jainudin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.762 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v7i1.403

Abstract

Ketidaksejajaran (misalignment) poros menimbulkan getaran yang berlebihan sehingga dapat mengakibatkan kerusakan dini pada mesin dan selanjutnya memperpendek umur operasi mesin secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar getaran aligment poros, parallel misalignment dan angular misalignment yang berupa data simpangan, kecepatan dan percepatan.  Penelitian ini dilakukan dengan mengukur getaran pada motor menggunakan vibration meter pada posisi aksial, vertikal dan horizontal. Pada posisi alignment poros, nilai displacement getaran terbesar terdapat pada arah pengukuran aksial dengan nilai 0.134x10-3 m, nilai  velocity getaran yang tebesar terdapat pada arah aksial dengan nilai adalah 0.86x10-2 m/s, dan  nilai acceleration getaran terbesar juga pada arah aksial dengan nilai 44.4 m/s2. Pada posisi paralel misalignment poros, nilai displacement getaran yang terbesar terdapat pada arah aksial (0.295x10-3 m), nilai velocity getaran vertikal terbesar juga pada arah aksial (1.38x10-2 m/s), dan nilai acceleration getaran yang terbesar juga pada aksial (60.3 m/s2). Pada posisi angular misalignment poros, nilai  displacement getaran yang terbesar adalah pada arah aksial (0.301x10-3 m), nilai velocity getaran terbesar adalah pada arah horizontal dengan (1.55 m/s), sedangkan acceleration terbesar terdapat pada arah aksial (63.7 m/s2).  Karakteristik dari getaran yang disebabkan oleh angular misalignment pada umumnya sama dengan parallel misalignment. Pada kondisi angular misalignment atau parallel misalignment, amplitudonnya lebih besar pada dua kali putaran poros dibandingkan satu kali putaran poros, dengan getaran terbesar terjadi pada arah aksial.
PROSES PEMBUATAN BIOKOMPOSIT POLIMER SERAT UNTUK APLIKASI KAMPAS REM Aminur Aminur; Muhammad Hasbi; Yuspian Gunawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan teknologi biokomposit polimer berpenguat serat khususnya serat alam saat ini mulai diminati alasannya ramah lingkungan, ketersediaan dialam banyak, dan biaya produksi yang rendah. Biokomposit merupakan jenis komposit yang terdiri dari bahan matriks polimer dan penguat serat alam. Penelitian ini bertujuan untuk mebuat biokomposit polimer serat kulit buah pinang yang ditambahkan serbuk alumina dan melakukan pengujian kekerasan dan keausan untuk aplikasi kampas rem. Serat alam dari kulit buah pinang diberikan perlakuan 5% NaOH selama 1 jam dan didekortikasi secara manual. Polyester dicampurkan masing-masing 0, 3, 5, 7, dan 9% berat serbuk alumina selama 30 menit menggunakan pengaduk. Campuran resin dan serbuk alumina dituangkan kedalam serat sampai merata (homogen). Campuran tersebut dicetak untuk menghasilkan biokomposit polimer kampas rem. Biokomposit yang telah jadi dibentuk spesimen uji dan dilakukan pengujian kekerasan dan keausan. Hasil penelitian didapatkan bahwa serat dari kulit buah pinang yang dicampur dengan polyester ditambahkan 5% serbuk alumina dapat dibuat produk biokomposit kampas rem. Biokomposit kampas rem didapatkan sifat nilai kekerasan Vickers 23,26 kg/mm2 dan keausan 2.506E-06 gr/mm2.detik. Hasil pengujian kekerasan dan keausan dapat diaplikasikan pada proses pembuatan kampas rem pengganti kampas rem dari bahan asbestos.
RANCANG BANGUN DAN UJI COBATUNGKU KRUSIBEL DARI TABUNG GAS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER PANAS GAS LPG Aminur Aminur; Kadir Kadir; Muhammad Hasbi; Sudarsono Sudarsono; Yuspian Gunawan; La Hasanudin; Raden Rinova Sisworo; Al Ichlas Imran
Jurnal Teknologi Terapan Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v6i2.258

Abstract

The availability of crucible furnaces is still limited, so the price in the market is relatively expensive, even though this tool is very important, especially in educational institutions as media for the practice of metal casting. The purpose of this study is to design, build and test the work of a crucible furnace that utilizes used cylinders by using LPG gas heat sources. The design of the furnace uses the autodesk inventor application while the manufacture uses machine tools. Technical data from this crucible furnace is that the body is made from used gas cylinders with an outer diameter of 280 mm, an inner diameter of 140 mm and a height of 490 mm. In the combustion chamber installed a 25.4 mm diameter gas pipeline with a length of 370.5 mm and an air channel diameter of 50.8 mm with a length of 367 mm. Kowi is made of steel with a 110 mm dimension and a height of 280 mm. The results of trials with aluminum smelting show that the crucible furnace is capable of melting 5 kg aluminum for 60 minutes with fuel consumption of 3 kg gas. The maximum temperature that can be reached 1367 oC for 15 minutes by a crucible furnace.Keywords: design, manufacture, furnace trials