Indiah Kustini
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Rencana Tata Tanam Dalam Upaya Hemat Air Di Ji. Jepun UPTD Lenteng Kabupaten Sumenep Indiah Kustini, ; Retno Widorini,
Teknika Vol 7, No 2 (2006)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam upaya melaksanakan hemat air,  karena tahun demi tahun, kebutuhan air makin bertambah sedang siklus air tetap dan banyak mengalami gangguan alam.  Salah satu tanaman yang  kehidupnya tergantung dari air  adalah tanaman semusim yaitu padi, palawija dan tembakau yang pemberian airnya melalui jaringan irigasi. Sebagai obyek penelitian adalah rencana tata tanam di  jaringan irigasi  Jepun UPTD Lenteng,  Kabupaten Sumenep dengan baku sawah 1396 ha.  1396 ha.  Pola tanam yang ada padi – palawija/tembakau – palawija, dengan tanaman tembakau 40 – 60 % dengan intensitas yang ada 220 %. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif dengan didukung data sekumder  dan data lapangan   kemudian dianalisis  dengan  teori yang ada kemudian dibuat beberapa alternatip kebutuhan air tanaman padi. Faktor yang mempengaruhi agar memiliki kebutuhan air yang minimum antara lain:   pelaksanaan awal rencana tata tanam, baku sawah dibagi menjadi 3 golongan yang dilaksanakan secara rotasi, penyiapan lahan untuk pembibitan atau yang perlu digenangi dalam 1 bulan hanya 1/20 lahan dan pemberian air pada MK dilaksanakan secara giliran. Hasil penelitian menyatakan bahwa   kebutuhan air tanaman di sawah pada MH/normal setiap ha  0,23 s/d 0,29, minimal 0,20 lt/dt pol , yang sebelum dilapangan (hasil pengamatan) 0,29 s/d 0,35, minimal 0,25 lt/dt.pol  jadi didapat hemat air   0,06 lt/dt.pol. Hemat air 0,06 lt/dt dapat dimanfaatkan.untuk menaikkan intensitas pada musim kemarau  60 % dari  intensitas tanaman  220 % menjadi 280 %  per tahun. The purpose of intend expedient to compare water economical, because year in year to increase water requirement just water circulate constant and experiences earth obstruction.  Any thing vegetation that water is subsistence vegetation season this rice plant, crop and tobacco that water supply from irrigation net work.  The obyek  of the research is to practise agriculture in irrigation net work Jepun UPTD Lenteng Kabupaten  Sumenep with plant areal 1396 ha. Design practise agriculture this one rice-crop/tobacco-crop, with vegetation tobacco 40 – 60 % with intensitas 220 %.The method this research is descriptive qualitative which is supported by numeric data or percentage, that is analisis data space whith theory than artificials net field water requirement. The factor which influence product minimum water requirement are the:  perfumes  to practise agriculture in November, for tree group area rice field which rotasi method, land preparation wich substratum or stagnant water 1 month 1/20 land rice and dry season water supply too rotasi metod. The result of this research is that net field water requirement rainy season  per hectar 0,23 - 0,29 , minimal 0,20 lt/sec/crop, before income data space  0,29 - 0,35 , minimal 0,25 lt/sec/crop, so possible expendient economical water vegetation   0,06 lt/sec. Economical water 0,06 lt/sec, to make possible ascend intensitas dry season  60 % form  intensitas vegetation 220 % up to 280 %  per year
Kajian Tingkat Keasaman Air Hujan Di Kota Surabaya Titiek Winanti, ; Indiah Kustini,
Teknika Vol 9, No 2 (2008)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air hujan adalah sumber air utama dalam hidup dan untuk kehidupan. Hujan terjadi karena terjadinya penguapan semua unsur H2O di atas permukaan bumi baik yang yang berbentuk air maupun bersarang dalam pepohonan, bangunan, melayang di trophosphere  dan stratosphere. Dalam proses membubungnya uap air ke angkasa  untuk kemudian berkondensasi terbuka kesempatan bergabungnya  polutan yang dikeluarkan oleh kegiatan manusia seperti transportasi, industri, domestic, kegiatan pantai, pertambangan, sampah, dan lain-lain. Kejadian seperti itulah yang membuat air hujan tidak prima lagi.Penelitian ini bertujuan mengkaji  pH (keasaman)   air hujan  kaitannya dengan kegiatan masyarakat kota Surabaya yang didominasi oleh transportasi, industri, kegiatan pantai, kepadatan penduduk yang banyak mengeluarkan, Sulfur,  CO dan CO2. Hipotesis yang diajukan di lokasi yang disebutkan tadi air hujannya akan lebih asam (pH < 5,6) dari pada lokasi yang sebaliknya.Pengambilan sample air hujan dilakukan dua kali yaitu saat hujan sedang deras-derasnya dan saat hujan akan berakhir. Variabel yang diukur adalah: warna, rasa, bau (sebagai indicator air bersih) dan pH.Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak semua hipotesis yang diajukan diterima, Sebagai contoh di daerah padat penduduk yang diduga air hujannya asam ternyata bagus. Di daerah yang jauh dari kegiatan masyarakat diduga air hujan  bersifat netral ternyata asam. Namun semuanya memenuhi syarat sebagai air bersih karena tak berasa, tak berbau dan tak berwarna.  Karena setelah polutan membubung ke angkasa terbawa arus angin masuk dalam sirkulasi regional. Hal ini semakin memperkuat pernyataan para peneliti terdahulu bahwa hujan asam itu terjadi di tempat yang jauh dari sumber penyebabnya. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk peta. Dapat digunakan bagi masyarakat yang ingin langsung memanfaatkannya atau meggolah air hujan untuk suatu kepentingan misalnya bahan baku kondensor pabrik, atau bahan baku industri minuman. Rain water is a main water resources to life. Rain was happen when evaporation process from surface water and plants. In this process inable polutant material fusion into evaporate, its influenced by people activity like industrial, transpotation, waste/garbage, tourism area.  Evaporate will increase until the condensation limit and than fall as the rain.  Because polutant intrusion to rainwater make the rainwater not fresh.The aim of this research to study of pH or acid concentrasion in rainwater related with people activities in Surabaya city. There activities potencial make impact polutant like sulfure, carbonmonoxide, carbondioxide and so on. This research construct hypotesis “ When the place contaminited by polutant the rainwater is acid”Rain water sample was taken  twice, first in the hard rain periode and the second in the end rain periode. Variables in this research are colour, taste, smell, and acid (pH). This researh found that the place with full actvities uncertain acid, but many place   found normal water (not colour, not taste, not smell, and not acid). This research found to strength previous researchers that acid rainwater happen so far from polutant resources. Rainwateracid condition in Surabaya show in map.
ANALISIS PENGHAMBAT STUDI PRAKTIK INDUSTRI MAHASISWA PTB TAHUN 2016 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA YOGI AKSIMA PRADANA; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25028

Abstract

Abstrak Penyelesaian pelaksanaan Praktik Industri sampai dengan pelaporan selesai di Pendidikan Teknik Bangunan, Teknik Sipil membutuhkan waktu lebih dari satu semester atau lebih dari 120 hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil Analisis Penghambat Studi Praktik Industri Mahasiswa PTB Tahun 2016 Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018 di Universitas Negeri Surabaya. Subjek penelitian ini Mahasiswa PTB yang sudah menyelesaikan mata kuliah Praktik Industri pada tahun 2016. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil analisis data yaitu (1) Pada tahap persiapan yang mencakup proses surat menyurat dengan perusahaan terkait membutuhkan 17 hari. Terdapat 12 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 17 hari. Hal yang menghambat pada tahap ini adalah yaitu mahasiswa membuat kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang berbeda satu sama lain sehingga sangat bergantung pada perusahaan terkait. (2) Pada tahap pelaksanaan yakni waktu rata-rata yang dibutuhkan mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Industri yaitu selama 66 hari. Terdapat 12 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 66 hari. Hal ini bergantung pada jadwal pelaksanaan PI dilapangan. (3) Pada tahap pelaporan yakni rata-rata waktu yang dibutuhkan mahasiswa untuk melakukan asistensi awal PI sampai dengan laporan PI siap diseminarkan yaitu 132 hari dengan rata-rata setiap asistensinya membutuhkan waktu 17 hari. Terdapat 12 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 17 hari. Hal yang menghambat yaitu mahasiswa kurang aktif dalam melakukan setiap asistensi. (4) Pada tahap revisi yakni rata-rata waktu seminar PI sampai dengan selesai revisi yaitu 43 hari. Terdapat 8 mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 43 hari. Hal yang menghambat yaitu mahasiswa kurang aktif dalam melakukan revisi dengan dosen. Jumlah waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa yaitu 258 hari atau dapat dikatakan lebih dari satu semester. Kata kunci: Penghambat, Praktik Industri. Abstract Completion of the implementation of Industrial Practice up to completed reporting in Building Engineering Education, Civil Engineering takes more than a semester or more than 120 days The purpose of this study to determine the results of Industrial Engineering Practice Inhibition Analyst PTB Year 2016 Surabaya State University.This research uses quantitative descriptive research type. This research was conducted on even semester of academic year 2017/2018 at Universitas Negeri Surabaya. The subjects of this study are PTB students who have completed the Industrial Practice course in 2016 Methods of data collection using documentation. The results of data analysis are (1) In the preparation stage which includes the correspondence process with related companies takes 17 days. There are 12 students who need more than 17 days. The thing that hampers at this stage is that students make cooperation with companies that are different from each other so it is very dependent on related companies. (2) At the implementation stage is the average time required by students to implement the Industrial Practice that is for 66 days. There are 12 students who need more than 66 days. This depends on the schedule of the PI implementation in the field. (3) At the reporting stage ie the average time required by the students to perform the initial assistance of the PI until the PI report is ready to be disseminated ie 132 days with the average of each assistance takes 17 days. There are 12 students who need more than 17 days. The thing that prevents the students are less active in doing every assistance. (4) At the revision stage ie the average time of the PI seminar until the revised finish is 43 days. There are 8 students who need more than 43 days. It hampers the students are less active in doing revisions with lecturers. The amount of time required by students is 258 days or can be said more than one semester. Keywords: Inhibitors, Industrial Practices.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TOTAL STATION PADA MATA KULIAH PENGUKURAN SIPAT DATAR DAN PRAKTIKUM PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ALFIA DWI SEPTYANING PUTRI; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25031

Abstract

Abstrak Media pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi pembelajaran. Video tutorial adalah rangkaian gambar hidup yang ditayangkan oleh seorang pengajar yang berisi pesan-pesan pembelajaran untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran sebagai bimbingan atau bahan pengajaran tambahan kepada sekelompok kecil peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. (2) Untuk mendapatkan informasi mengenai keterlaksanaan pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. (3) Mengetahui respon mahasiswa mengenai media pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. Penelitian menggunakan jenis penelitian One-Shot Case Study. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya. Subjek peneliitiannya adalah S1 PTB 2016. Penelitian dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakasanakan pada materi perhitungan luas menggunakan total station. Metode penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar angket. Hasil analisis data yaitu sebagai berikut: (1) Rata-rata hasil validasi kelayakan media pembelajaran video tutorial total station dengan presentase sebesar 75,36% dan termasuk dalam kriteria valid. (2) Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan nilai sebesar 3,92 dari skor maksimum 5 dengan persentase sebesar 78,46%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial Total Station Pada Mata Kuliah Pengukuran Sipat Datar dan Praktikum pada mahasiswa PTB 2016 Universitas Negeri Surabaya dalam kategori baik. (3) Pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial total station mendapat respons baik dari mahasiswa dengan 64,23% mengatakan setuju dilaksanakan. Kata kunci: Video Tutorial Total Station, Keterlaksanaan Pembelajaran, Respon Mahasiswa. Abstract Learning media can help teachers deliver learning materials. The video tutorial is a live picture series that is shown by a teacher containing instructional messages to aid understanding of a learning material as a guide or additional teaching material to a small group of learners. The purpose of this study are (1) To determine the feasibility level of learning media based on total station tutorial video on the subject of measurement of flat and practicum. (2) To obtain information about the implementation of video-based learning total station tutorials on the courses of measurement of flat plates and lab work. (3) To know the students response about learning media based on total station video tutorial on the subject of measurement of flat and practicum. The study used a One-Shot Case Study study. This research was conducted at Building Engineering Department Program Universitas Negeri Surabaya. The research subjects are S1 PTB 2016. The research was conducted in even semester of academic year 2017/2018. This research was conducted on the calculation material using total station total. The research method uses an observation sheet and a questionnaire. The result of data analysis are as follows: (1) Average validation result of media video learning eligibility tutorial total station with percentage of 75,36% and included in valid criterion. (2) The result of observation of learning activity get value equal to 3,92 from maximum score 5 with percentage equal to 78,46%. So it can be concluded that the implementation of learning by using video tutorial media Total Station In Measurement Courses of Flat Flat and Practicum at student of PTB 2016 Universitas Negeri Surabaya in good category. (3) Learning by using video tutorial media total station got good response from student with 64,23% said agree implemented. Keywords: Total Station Video Tutorial, Learning Implementation, Student Response.
Penerapan Maket Kuda-kuda Pada Mata Pelajaran Menggambar Konstruksi Bangunan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI di SMK Negeri 7 Surabaya DYAH AYU SURYONEGORO; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25032

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya mencapai tujuan pembelajaran berupa keterlaksanaan pembelajaran, keaktifan siswa dan ketuntasan hasil belajar yang lebih tinggi dari yang ditentukan (nilai 75) dengan menerapkan media maket kuda-kuda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Ekperimental dengan desain penelitian tipe One Shoot Case. Penelitian dilakukan dengan sampel sebanyak 32 siswa kelas XI jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK Negeri 7 Surabaya. Penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 tanggal 10, 12 dan 15 Mei 2017. Metode pengambilan data dengan pengamatan dan tes hasil kinerja. Analisa data dengan mengkategorikan hasil skor pengamatan sesuai persentase perolehan. Hasil pengamatan dari tiga pertemuan menunjukkan keterlaksanaan mengajar guru mendapatkan hasil sangat baik. Keterlaksanaan belajar siswa mendapatkan hasil sangat baik. Keaktifan siswa mendapatkan hasil baik yang menunjukan siswa sudah aktif dalam pembelajaran. Hasil belajar siswa mendapatkan hasil tuntas sebanyak 1 orang siswa dan tidak tuntas sebanyak 31 orang siswa dengan kategori siswa tuntas yang nilainya di atas KKM 75. Hasil belajar siswa kurang maksimal karena media pembelajaran cocok untuk pemahaman kognitif, sedangkan proses harus membutuhkan keterampilan menggambar. Kata Kunci : Media Maket Kuda-kuda , Pembelajaran, Hasil Belajar Abstract This research is conducted as an effort to achieve learning objectives in the form of learning activities, student activeness and learning result completeness higher than that specified (value 75) by applying rafter media maket. Type of research used in this research is Pre-Experimental with research design type One Shoot Case. The study was conducted with a sample of 32 students of class XI of Drawing Building Engineering (TGB) at SMK Negeri 7 Surabaya. The study was conducted on the even semester of the academic year 2016/2017 dated 10, 12 and 15 May 2017. Methods of data retrieval by observation and performance test results. Analyze the data by categorizing the result of the observation score as per percentage of acquisition. The observations from the three meetings indicate the implementation of teaching teachers to get excellent results. Students learning performance gets excellent results. Activity of students get good results that show students are already active in learning. Students learning outcomes get a complete result of 1 student and not complete as many as 31 students with the category of complete students whose value is above KKM 75. Student learning outcomes are less than the maximum because the learning media is suitable for cognitive understanding, while the process must require drawing skills. Keywords: Rafter Media Maket, Learning, Learning Outcomes
EVALUASI LAMA WAKTU PENYELESAIAN MATA KULIAH PKL (STUDI KASUS S1 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN PERIODE 2016-2017) ALI FAUZI; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25183

Abstract

Abstrak Pencapaian kompetensi lulusan siap kerja industri dari mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya diwajibkan menempuh mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pelaksanaan kegiatan mata kuliah PKL di dunia industri untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa mencapai bidang yang di tekuni. Pelaksanaan PKL dalam kenyataannya banyak mahasiswa yang tidak menyelesaikan tepat waktu selama satu semester atau ditentukan 132 hari, waktu tersebut dikurangi dengan mata kuliah merencana 2 SKS dan teori 4 SKS. Ada beberapa tahapan penyelesaian PKL yakni: persiapan 14 hari, pelaksanaan 400 jam atau 60 hari, pelaporan 14 hari, dan evaluasi 2 minggu+ 1 bulan atau 44 hari. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Berdasarkan data hasil penelitian tentang Evaluasi Lama Waktu Penyelesaian Mata PKL Periode 2016/2017 Universitas Negeri Surabaya yang telah dianalisis dan dihasilkan ada 4 mahasiswa menyelesaikan PKL sesuai panduan dengan lama waktu kurang dari 132 hari. 23 mahasiswa lainnya tidak menyelesaikan PKL sesuai panduan dengan lama waktu lebih dari 132 hari karena hambatan terbesar pada tahap evaluasi yaitu mencakup penyelesaian laporan setelah seminar PKL sampai selesai revisi PKL. . Kata Kunci : Evaluasi, Lama waktu penyelesaian PKL. Abstract Achievement of industry-ready graduates competencies from students of Building Engineering Education Study Program Civil Engineering Department of the State University of Surabaya is required to take Field Work Practice (PKL) courses. The implementation of PKL course activities in the industrial world to improve the skills of students to reach the field under study. The implementation of street vendors in reality many students do not complete on time for one semester or are determined 132 days, the time is reduced by the 2 SKS planning courses and 4 SKS theory. There are several stages of PKL completion, namely: preparation for 14 days, implementation of 400 hours or 60 days, reporting for 14 days, and evaluation of 2 weeks + 1 month or 44 days. The approach used in this research is quantitative descriptive. This research analysis uses frequency distribution. Based on the research data about the Evaluation of the Length of PKL Period 2016/2017 at Surabaya State University Period that has been analyzed and produced there are 4 students completing street vendors according to the guidelines with a duration of less than 132 days. 23 other students did not complete street vendors according to the guidelines with a duration of more than 132 days because the biggest obstacle at the evaluation stage was includes the completion of the report after the PKL seminar until the PKL revision is complete. . Keywords: Evaluation, Length of completion of street vendors
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN LKS PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X TGB DI SMK NEGERI 7 SURABAYA SANTRI HARDIANTRI; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25258

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan model belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa kelas X TGB menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan LKS. Model PBL dapat memudahkan siswa dalam memahami materi yang diajarkan yaitu konsep kesetimbangan dengan bidang gaya normal, gaya lintang dan momen. Penelitian menggunakan metode design one-shot case study. Waktu penelitian dilaksanakan pada Semester 2 (genap) Tahun Ajaran 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X TGB SMK Negeri 7 Surabaya dengan jumlah 38 siswa. Teknik observasi digunakan untuk mengamati keterlaksanaan pembelajaran dan pemberian soal essay untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan LKS. Hasil pengamatan keterlaksanaan kegiatan mengajar guru dinilai oleh 2 pengamat mencapai 76,98% dan diinterprestasikan masuk dalam kategori baik. Keterlaksanaan kegiatan belajar siswa yang dinilai oleh 2 pengamat mencapai 73,16% dan diinterprestasikan masuk dalam kategori baik. Hasil belajar siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ? 75 berjumlah 20 siswa (52,63%) dan siswa yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) < 75 berjumlah 18 siswa (47,37%). Beberapa siswa yang tidak tuntas disebabkan siswa kurang memperhatikan penjelasan guru dan pada saat tes diberikan ada beberapa siswa hanya menulis kembali soal yang diberikan kemudian dikumpulkan tanpa jawaban. Kata kunci : Model pembelajaran problem base learning, hasil belajar. Abstract This study aims to determine the implementation of learning models and mastery of students learning achievement of class X TGB using Problem Based Learning (PBL) learning model with LKS. PBL model can facilitate students in understanding the material used is the concept of equilibrium with the conditions of normal force, latitude and moment. The research used the design of one-shot case study method. The research time is conducted in Semester 2 (even) of the academic year 2017. The sample in this research is class X TGB SMK Negeri 7 Surabaya with the number of 38 students. Technical for learning and learning problems to study student learning result using Problem Based Learning model with LKS. The observation of the implementation of teacher teaching activities by 2 observers reached 76.98% and interpreted into the good category. Implementation of student learning activities designated by 2 observers reached 73.16% and interpreted into the good category. Results of students who meet the Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM) ? 75 people 20 students (52.63%) and students who do not meet the criteria of Minimum Completion (KKM) <75 alone 18 students (47.37%). Some students who do not finish dealing with students pay less attention to the teacher and at the time of the test given some students just write a given problem later without an answer. Keywords: Learning problem base learning model, the result of study
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN MEDIA FOCUSKY PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Kanty Utomo Putri; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i2.26992

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (MPL) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MINIATUR PADA MATERI MENGGAMBAR DETAIL PINTU DI SMK NEGERI KUDU MUHAMMAD FARHAN; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i1.29755

Abstract

PENGEMBANGAN JOBSHEET POLIGON TERTUTUP DENGAN MENGGUNAKAN ALAT THEODOLIT PADA MATA KULIAH PENGUKURAN PEMETAAN SITUASI DAN PRAKTIKUM DI JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA M. ALI FIKRI; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v5i2.31439

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini pengembangan jobsheet dengan penilaian kinerja pengukuran poligon tertutup menggunakan alat theodolit pada mata kuliah pengukuran pemetaan situasi dan praktikum, dan untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa setelah pelaksanaan praktikum dengan jobsheet. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Subyek penelitian ini adalah S1- Teknik Sipil kelas B 2018. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar validasi, dan tes yang berupa hasil belajar. Analisis data yang dipergunakan analisis kelayakan jobsheet, dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan jobsheet yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dengan nilai rata-rata validasi sebesar 4,24, dengan penjabaran 4 aspek. Bagian depan jobsheet 4,33, Isi jobsheet 4,13, Latihan soal 4,50 dan Lampiran 4,00. Hasil belajar tes kinerja 30 mahasiswa dalam satu kelas memperoleh nilai ketuntasan ?82 sebesar 53% atau 16 mahasiswa yang tuntas, sedangkan nilai ?82 (tidak tuntas) sebesar 47% atau 14 mahasiswa. Hasil belajar tes individu 30 mahasiswa dalam satu kelas memperoleh nilai ketuntasan ?82 sebesar 30% atau 9 mahasiswa yang tuntas, sedangkan nilai tidak tuntas ?82 dalam satu kelas sebesar 70% atau 21 mahasiswa yang tidak tuntas. Kata Kunci : Jobsheet, Poligon tertutup, Pengukuran pemetaan situasi