Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Bimbingan Belajar Online Zeta Lia Kristina Sianipar; Henni Sitompul; Yohanes Edi Gunanto; Maya Puspita Sari Izaak; Kurniawati Martha; Emiliana Emalallan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1569

Abstract

Abstrak Pembelajaran online learning masih terus berlanjut dibeberapa sekolah di Indonesia, meskipun sudah banyak sekolah-sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas. Dalam proses pembelajaran tentu bisa saja siswa kurang memahami materi yang dijelaskan oleh guru. Hal yang sama juga terjadi pada proses pembelajaran online, terbatasnya kemampuan guru dalam melihat anak-anak yang belum paham serta komunikasi yang kurang lancar bisa menjadi pemicu siswa kurang memahami materi. Proses belajar online dapat berjalan dengan baik, tentu tidak lepas dari kerjasama guru dengan orang tua. Namun, kebanyakan orang tua adalah orang tua yang bekerja dan tidak sedikit juga orang tua yang sudah lupa dengan pelajaran sekolah. Kesulitan memahami materi pelajaran sekolah juga dirasakan Anak-anak Jemaat HKBP Binong permai. Orang tua juga mengaku kesulitan mengajari anak-anaknya karena sudah lupa dengan materi sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu siswa-siswi jemaat HKBP Binong Permai memahami materi sekolah yang belum dipahami secara utuh. Metode yang digunakan menggunakan tiga tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan bimbingan belajar dan evaluasi. Dari hasil kuisioner yang dibagikan menunjukkan bahwa kehadiran bimbingan belajar online ZETA memberikan dampak yang baik bagi siswa-siswi jemaat HKBP Binong. Kata Kunci: Bimbingan Belajar, online Learning, Pandemi covid-19
Ti4+ Substitution on Structure and Conductivity of LiNi0.8Mn0.1Co(0.1-x)TixO2 as Battery Cathode (x = 0.01, 0.02, and 0.03) Maya Puspitasari Izaak; Yohanes Edi Gunanto; Henni Sitompul; Yustinus Purwamargapratala
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v12n2.p92-101

Abstract

Various cathodes have been studied to obtain cathode materials with high energy density and are inexpensive and environmentally friendly. Ti4+ substitution is one strategy to achieve this. Ti4+ doping has been done on Co2+ to reduce the level of toxicity. The objective of this research was to look at the impact of Ti4+ substitution on LiNi0.8Mn0.1Co(0.1-x)TixO2 so that it can be used as a battery cathode. The samples were prepared by the solid-state reaction method using high energy milling (HEM) in a wet state using ethanol. The phase formation of the material was characterized using XRD, surface morphology was characterized using SEM, and electrical conductivity was characterized using LCR-Meter. The finding showed that the particles experienced agglomeration, with the average size of the primary particles ranging from 300-500 nm and the secondary particle sizes ranging from 1-3mm. The morphology of the sample shows polycrystals. The maximum electronic conductivity obtained was 2.3 x 10-5, 2.4 x 10-5, and 3.2 x 10-5 S/cm for x = 0.01, 0.02, and 0.03, respectively. Another impact is increasing the cell volume and conductivity. With this high electrical conductivity value, this material is suitable for use as a battery cathode.
Peran Guru Kristen Sebagai Penuntun Untuk Meningkatkan Numerasi Siswa Fetty Hosanna Sigalingging; Henni Sitompul
Diligentia: Journal of Theology and Christian Education Vol 6, No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/dil.v6i2.7910

Abstract

The low numeracy of students is still an emerging topic of discussion and has not yet made progress. Research from PISA and OECD shows that Indonesia ranks low for numeracy skills. Many efforts have been made to improve numeracy, one of which is the implementation of the Christian teacher's role as a guide. Therefore, this article is written with the aim of examining the role of Christian teachers as guides to improve student numeracy. This research was conducted using a literature review. The Christian teacher as a guide means that the teacher plays a role in directing and providing guidance for students. In improving numeracy, Christian teachers play a role in directing students to the right mindset towards numeracy content. Christian teachers make Jesus as a shepherd an example in carrying out their role as a guide to improve numeracy. Christian teachers help students to improve numeracy according to numeracy indicators while keeping the Bible as the source of truth. Christian teachers will make Christ the center of education, which means that all aspects of education are worked on and focused on Christ. Thus students can utilize numeracy skills in accordance with biblical truth and glorify God. Future researchers are advised to examine more deeply the factors that influence numeracy and find solutions to the appropriate role of Christian teachers to improve numeracy skills.BAHASA INDONESIA ABSTRACTRendahnya kemampuan berhitung siswa masih menjadi perbincangan yang muncul dan belum mengalami kemajuan. Penelitian dari PISA dan OECD menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat rendah untuk kemampuan berhitung. Banyak upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berhitung, salah satunya adalah dengan menerapkan peran guru Kristen sebagai penuntun. Oleh karena itu, artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mengkaji peran guru Kristen sebagai penuntun untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi literatur. Guru Kristen sebagai penuntun berarti guru berperan untuk mengarahkan dan memberikan tuntunan kepada siswa. Dalam meningkatkan kemampuan berhitung, guru Kristen berperan dalam mengarahkan siswa agar memiliki pola pikir yang benar terhadap materi berhitung. Guru Kristen menjadikan Yesus sebagai gembala sebagai teladan dalam menjalankan perannya sebagai penuntun untuk meningkatkan kemampuan berhitung. Guru Kristen menolong siswa untuk meningkatkan kemampuan berhitung sesuai dengan indikator-indikator berhitung dengan tetap menjadikan Alkitab sebagai sumber kebenaran. Guru Kristen akan menjadikan Kristus sebagai pusat dalam pendidikan, yang berarti semua aspek pendidikan dikerjakan dan difokuskan pada Kristus. Dengan demikian siswa dapat menggunakan kemampuan berhitung sesuai dengan kebenaran Alkitab dan memuliakan Tuhan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti lebih dalam lagi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berhitung dan mencari solusi mengenai peran guru Kristen yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berhitung.
Effect of zinc ion substitution on sodium-nickel-manganese materials as cathode materials Izaak, Maya Puspitasari; Gunanto, Yohanes Edi; Sitompul, Henni; Purwamargapratala, Yustinus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 19, No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24604682.v19i3.16687

Abstract

Sodium is one of the new materials to replace Lithium in battery manufacture. For this reason, further research is needed to explore this new material and its composition that meets the cathode material standards. This research aims to synthesize and characterize the Sodium-Nickel-Manganese material with the Zn2+ combination, which is expected to be used as a battery cathode material. The characterization used is XRD, SEM, and LCR-meter. In this research, we succeeded in synthesizing and characterizing Sodium-Nickel-Manganese material with a particle size of around 250-500 nm. Characterization using an LCR meter obtained conductivity values of 6.77 ×10-6,7.46×10-4 and 5.45×10-2S/cm at 100 Hz, 1.86 ×10-6,8.75×10-4 and 1.16 S/cm at 1.5 KHz, 1.7 ×10-6,9.45×10-4 and 1.51 S/cm at 3 KHz, for Zn2+ substitution with x=0.1, 0.15, and 0.20, respectively.
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU DI SMP FELLYCIA Kurniawati Martha; Lia Sianipar; Maya Puspitasari Izaak; Yohanes Edi Gunanto; Henni Sitompul
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 1 (2023): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i1.7780

Abstract

Kurikulum Merdeka memiliki konsep kurikulum yang menuntut kreatifitas guru di mana guru sebagai pendidik memiliki keleluasaan untuk merancang modul ajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, kebutuhan peserta didik dan ketersediaan sarana prasarana yang dimiliki sekolah. Adapun tujuan dari Kurikulum Merdeka adalah untuk menjawab tantangan pendidikan di era revolusi industri 4.0 dalam menyiapkan generasi muda agar dapat berkontribusi dan menghadapi tantangan di era globalisasi. Oleh karena itu, guru memerlukan kemampuan untuk merancang bahan ajar yang di dalamnya terdapat komponen-komponen seperti tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, penilaian dan media pembelajaran. Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan, didapati guru-guru di SMP Fellycia belum sepenuhnya memahami konsep Kurikulum Merdeka. Hal ini menyebabkan guru-guru memiliki kesulitan dalam membuat, memodifikasi, dan mengembangkan modul ajar.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim memberikan pelatihan pembuatan bahan ajar dengan berdasarkan pada Kurikulum Merdeka. Tujuan kegiatan PKM adalah membekali guru SMP Fellycia agar dapat membuat bahan ajar, memodifikasi, dan mengembangkan berdasarkan pada Kurikulum Merdeka. Metode pelatihan adalah dengan ceramah, tanya jawab, brainstorming, dan presentasi peserta. Hasil kegiatan PkM adalah 71% guru-guru di SMP Fellycia dapat memahami esensi dari Kurikulum Merdeka dan dapat membuat, memodifikasi, dan mengembangkan bahan ajar Kurikulum Merdeka Belajar.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN PPT BERBASIS GAME TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DAN MOTIVASI SISWA BIMBEL KAMPUNG SABI Kurniawati Martha; Murniwati Gulo; Yohanes Edi Gunanto; Henni Sitompul; Maya Puspitasari Izaak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2597

Abstract

Alpha Tutoring (bimbel) is a community service program to help children in Sabi Village understand Mathematics and Science lessons. Many students experience learning difficulties due to economic constraints, lack of supervision at home, and less than ideal school conditions such as frequent empty periods due to teacher absences. These conditions lead to low learning motivation and student understanding of the material. This program aims to provide additional lessons with a fun, game-based approach. This program also serves as a means for Teachers College students to develop teaching skills in the community. This activity is held twice a week, namely on Mondays for Mathematics and Thursdays for Science, starting from September 19, 2024 - May 26, 2025. The methods used are lectures, discussions, questions and answers, and the use of game strategies containing material and questions using PPT media. The purpose of the strategy game with PPT is to check student understanding in a fun way. Based on a questionnaire completed by 41 students, data obtained 85% stated that they were very happy to participate in tutoring. Regarding student learning motivation, data obtained 88% of students were very motivated to use this method. 63% of students found it significantly helpful because they understood the material better. This demonstrates that game-based learning methods can increase motivation and improve student learning outcomes.
ANALISIS TINGKAT NUMERASI SISWA DI BIMBEL ETA RW 16 BINONG Henni Sitompul
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2626

Abstract

Numerasi merupakan kemampuan untuk memproses, menginterpretasi, dan menggunakan informasi berbasis angka dalam berbagai konteks kehidupan guna mengambil keputusan yang logis dan efektif. Dalam laporan OECD 2023, Indonesia berada di peringkat ke-71 dari 81 negara peserta PISA dengan skor rata-rata matematika 366. Nilai ini berada dibawah rata-rata OECD yaitu 472. Hal ini merupakan masalah serius karena keterbatasan dalam kemampuan numerasi dapat berdampak pada kualitas Pendidikan secara umum, serta menghambat kesiapan siswa menghadapi isu-isu di Era Global ini. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan tingkat numerasi siswa, salah satunya adalah melalui bimbingan belajar. Bimbingan belajar ETA adalah bimbingan belajar Gratis yang diberikan oleh Fakultas Ilmu pendidikan, Universitas Pelita Harapan kepada warga Binong khususnya yang berada di sekitar RW 16. Upaya meningkatkan numerasi siswa dilakukan dengan belajar matematika yang dibantu oleh tutor setiap hari Sabtu, pukul 14.00 – 15.30 WIB di balai warga. Pengukuran tingkat numerasi siswa dilakukan melalui tes yang dilakukan kepada siswa sesuai dengan kelasnya kemudian dianalisis berdasarkan tiga indikator numerasi. Berdasarkan hasil tes, diketahui sebesar 75% siswa telah memiliki tingkat numerasi yang baik, namun 25% siswa masih butuh dukungan yang lebih untuk meningkatkan tingkat numerasinya. Salah satu faktor yang mendukung peningkatan tingkat numerasi siswa di Bimbel ETA adalah penggunaan alat permainan matematika yang kerap digunakan oleh tutor saat mengajar maupun digunakan siswa secara mandiri.
The Implementation of the Tutoring Program in SABI Village and a Parent Seminar to Improve Students’ Academic Achievement Kurniawati Martha; Edelin Nery Malaifani; Rosma Indriana Purba; Maya Puspitasari Izaak; Henni Sitompul; Yohanes Edi Gunanto
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i2.623

Abstract

Educational challenges in Kampung Sabi, Bencongan, Tangerang are characterized by students’ limited understanding of fundamental concepts in Mathematics and Science, as well as low parental involvement due to socio-economic constraints and low levels of educational attainment. This community service program aimed to improve students’ academic achievement and strengthen parental engagement through a participatory approach. The program included twice-weekly onsite tutoring for approximately 40 students from elementary to secondary levels, facilitated by Teachers College students, and parent seminars conducted through structured discussions and guided activities. The results showed improved student learning outcomes, reflected in higher post-test scores, improved report card performance, and increased learning motivation. Parental participation also increased, as seen in stronger academic support and more effective communication. These findings indicate that collaboration among students, parents, and tutors can sustainably improve educational quality.