Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DAMPAK BIMBINGAN BELAJAR DELTA HKBP GADING SERPONG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Henni Sitompul; Yohanes Edi Gunanto; Maya Puspitasari Izaak; Lia Kristina Sianipar; Kurniawati Martha
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1555

Abstract

Kondisi Pandemi telah mengubah sistem pembelajran di Indonesia, pemberlakuan belajar dari rumah membuat budaya belajar yang baru bagi siswa dan juga menambah peran bagi orang tua. Orang tua diharuskan mendampingi anak-anak mereka belajar dari rumah. Namun tidak semua orang tua dapat mendampingi anak-anak mereka mempelajari materi di sekolah. Oleh karena itu dibutuhkan bantuan dari luar untuk mendukung pertumbuhan belajar anak mereka. Bimbingan belajar Delta merupakan salah satu solusi atas permasalahan ini. Bimbingan belajar Delta HKBP Gading serpong merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh program studi Pendidikan Fisika Universitas Pelita Harapan dengan bermitra dengan seksi Pendidikan HKBP Gading serpong. Selama masa pandemi, kegiatan ini dilakukan secara online demi menghindari penyebaran virus corona yang sedang merebak. Proses belajar mengajar dilakukan melalui aplikasi Whatsapp, Zoom, atau google classroom, tergantung kondisi jaringan dan perangkat yang dimiliki oleh tutor dan siswa. Pembelajaran dilakukan setiap hari sabtu dengan durasi 90 menit. Pada akhir tahun ajaran 2021/2022 dilakukan survey kepada siswa, orang tua dan tutor untuk melihat hasil dari kegiatan ini. Dari hasil survey diketahui bahwa bimbingan belajar Delta dapat membantu siswa untuk memahami materi mata pelajaran yang sulit bagi mereka. Hal ini dibuktikan dengan sebagian besar siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori baik dan baik sekali untuk mata pelajaran IPA, Bahasa inggris dan Matematika. Mahasiswa yang menjadi tutor juga merasa bahwa kegiatan ini mendukung pembentukan profil lulusan dalam diri mereka.
Bimbingan Belajar Online Zeta Lia Kristina Sianipar; Henni Sitompul; Yohanes Edi Gunanto; Maya Puspita Sari Izaak; Kurniawati Martha; Emiliana Emalallan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1569

Abstract

Abstrak Pembelajaran online learning masih terus berlanjut dibeberapa sekolah di Indonesia, meskipun sudah banyak sekolah-sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas. Dalam proses pembelajaran tentu bisa saja siswa kurang memahami materi yang dijelaskan oleh guru. Hal yang sama juga terjadi pada proses pembelajaran online, terbatasnya kemampuan guru dalam melihat anak-anak yang belum paham serta komunikasi yang kurang lancar bisa menjadi pemicu siswa kurang memahami materi. Proses belajar online dapat berjalan dengan baik, tentu tidak lepas dari kerjasama guru dengan orang tua. Namun, kebanyakan orang tua adalah orang tua yang bekerja dan tidak sedikit juga orang tua yang sudah lupa dengan pelajaran sekolah. Kesulitan memahami materi pelajaran sekolah juga dirasakan Anak-anak Jemaat HKBP Binong permai. Orang tua juga mengaku kesulitan mengajari anak-anaknya karena sudah lupa dengan materi sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu siswa-siswi jemaat HKBP Binong Permai memahami materi sekolah yang belum dipahami secara utuh. Metode yang digunakan menggunakan tiga tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan bimbingan belajar dan evaluasi. Dari hasil kuisioner yang dibagikan menunjukkan bahwa kehadiran bimbingan belajar online ZETA memberikan dampak yang baik bagi siswa-siswi jemaat HKBP Binong. Kata Kunci: Bimbingan Belajar, online Learning, Pandemi covid-19
Structural and Magnetic Properties of Barium-Strontium-Hexaferrite Material Ba0.6Sr0.4Fe10-xCoxMnTiO19 (x = 0.5; 1.0; and 1.5) as Microwave Absorbers Yohanes Edi Gunanto; Maykel Manawan; Maya Puspitasari Izaak; Henni Sitompul; Yunasfi Yunasfi; Wisnu Ari Adi
Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Vol. 55 No. 3 (2024)
Publisher : Directorate for Research and Community Services (LPPM) ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/j.math.fund.sci.2024.55.3.1

Abstract

We discuss the structure properties of Ba0.6Sr0.4Fe10-xCoxMnTiO19(BSFCMTO) for x = 0.5, 1.0, and 1.5 that influence its magnetic properties as a microwave absorber. A solid-state reaction method using high-energy milling was used to synthesize hexaferrite. There were no structural changes when the Co2+ ion was substituted for the Fe3+ ion; the structures of all samples were hexagonal and the space group was P63/mmc. The surface morphology had heterogeneous particles with a size of 300 to 600 nm. The magnetic properties tended to decrease with an increasing number of Co2+ ion substitutions. The reflection loss (RL) had a minimum value of -14.89 dB. This value was reached at a frequency of 10.96 GHz and had a bandwidth at 1.24 GHz with a sample thickness of 1 mm in the Ba0.6Sr0.4Fe9.9Co0.1MnTiO19 sample.
IMPLEMENTATION OF EDUCATIVE ASSESSMENT IN PHYSICS EDUCATION STUDY PROGRAM UPH DURING ONLINE LEARNING M.Si, Henni Sitompul; Sianipar, Lia Kristina; Martha, Kurniawati; Izaak, Maya P; Gunanto, Yohanes E
Polyglot Vol 18, No 2 (2022): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v18i2.5741

Abstract

 Assessment is the collection of information about student learning outcomes. Educative assessment should enable students to respond as images of God and challenge them to grow and learn more. The purpose of this study is to describe the implementation of educative assessment in the Physics Education Study Program during the 2020/2021 academic year at the University of Pelita Harapan. This study used descriptive qualitative research methods. The Implementation of educative assessments were carried out through interdisciplinary assessment in some courses, mid-term and final-term personal reflections in all physics courses, vlogs in material physics courses as mid-term assessments, and used Moodle for review and weekly quizzes. Based on students’ feedback, it was known that the interdisciplinary assessment makes students understand the learning material deeper, more comprehensively, and integrated. The interdisciplinary assessment also makes the task load less overwhelming, especially during online learning. Vlogs as a mid-term assessment open space for students to be more creative and expressive to share knowledge in public, stimulate students' curiosity about learning material, and make students grow in their skills to find, summarize, and publish information digitally. At the end of the term, all of the students’ learning outcomes resulted in good and excellent grades. Bahasa Indonesia AbstrakPenilaian adalah pengumpulan informasi tentang hasil belajar siswa. Penilaian Edukatif memampukan siswa untuk merespon sebagai gambar Tuhan dan menantang mereka untuk tumbuh dan belajar lebih giat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian penilaian edukatif pada Program Studi Pendidikan Fisika selama tahun ajaran 2020/2021 di Universitas Pelita Harapan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penilaian edukatif dilakukan melalui penilaian interdisipliner pada beberapa mata kuliah, pembuatan refleksi pribadi pada tengah dan akhir semester pada semua mata kuliah fisika, Pembuatan vlog pada mata kuliah fisika material sebagai penilaian tengah semester, dan penggunaan moodle untuk review dan kuis mingguan. Berdasarkan umpan balik mahasiswa, diketahui bahwa penilaian interdisipliner membuat mereka memahami materi pembelajaran lebih dalam, lebih komprehensif dan terintegrasi. Penilaian interdisipliner juga membuat beban tugas tidak terlalu berat, terutama selama pembelajaran online. Pembuatan vlog sebagai penilaian tengah semester membuka ruang bagi mahasiswa untuk lebih kreatif dan ekspresif untuk berbagi ilmu di depan umum, merangsang rasa ingin tahu terhadap materi pembelajaran, dan menumbuhkan keterampilan mahasiswa dalam menemukan, merangkum, dan mempublikasikan informasi secara digital. Pada akhir semester, semua mahasiswa lulus dengan nilai yang baik dan sangat baik.
PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI TANGAN DI BIMBINGAN BELAJAR RUKI (RUMAH KITA), KELAPA DUA, TANGERANG Juliana Purba, Friska; Bertha Nababan, Ernie; Izaak, Maya; Bermuli, Jessica
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2984-2990

Abstract

Lingkungan yang sehat akan mendukung kesejahteraan dari setiap makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Namun, tidak jarang aktivitas yang dilakukan oleh manusia justru merusak kesejahteraan lingkungan karena menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan itu sendiri. Salah satu limbah buangan yang dihasilkan adalah berupa limbah cair. Limbah cair yang paling banyak dihasilkan oleh manusia adalah limbah dapur berupa minyak jelantah. Bahaya dari limbah ini adalah menimbulkan berbagai jenis penyakit berupa hipertensi, kanker, dan juga penyakit lainnya. Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan dan tenaga medis tidak menganjurkan masyarakat untuk menggunakan kembali minyak jelantah untuk menggoreng makanan. Selain itu, limbah minyak jelantah juga tidak boleh dibuang secara langsung ke lingkungan karena akan merusak dan mengganggu kesehatan lingkungan. Solusi permasalahan yang ditawarkan adalah membimbing dan melatih masyarakat dalam pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah rumah tangga. Harapannya, setiap masyarakat dapat teredukasi dalam mengolah limbah rumah tangga dengan tepat. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih memperhatikan sanitasi diri dan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu dan berkesinambungan hingga masyarakat bisa membuat sabun cuci tangan dengan kualitas yang baik dan tepat.).
IMPLEMENTATION OF EDUCATIVE ASSESSMENT IN PHYSICS EDUCATION STUDY PROGRAM UPH DURING ONLINE LEARNING M.Si, Henni Sitompul; Sianipar, Lia Kristina; Martha, Kurniawati; Izaak, Maya P; Gunanto, Yohanes E
Polyglot Vol 18 No 2 (2022): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v18i2.5741

Abstract

 Assessment is the collection of information about student learning outcomes. Educative assessment should enable students to respond as images of God and challenge them to grow and learn more. The purpose of this study is to describe the implementation of educative assessment in the Physics Education Study Program during the 2020/2021 academic year at the University of Pelita Harapan. This study used descriptive qualitative research methods. The Implementation of educative assessments were carried out through interdisciplinary assessment in some courses, mid-term and final-term personal reflections in all physics courses, vlogs in material physics courses as mid-term assessments, and used Moodle for review and weekly quizzes. Based on students’ feedback, it was known that the interdisciplinary assessment makes students understand the learning material deeper, more comprehensively, and integrated. The interdisciplinary assessment also makes the task load less overwhelming, especially during online learning. Vlogs as a mid-term assessment open space for students to be more creative and expressive to share knowledge in public, stimulate students' curiosity about learning material, and make students grow in their skills to find, summarize, and publish information digitally. At the end of the term, all of the students’ learning outcomes resulted in good and excellent grades. Bahasa Indonesia AbstrakPenilaian adalah pengumpulan informasi tentang hasil belajar siswa. Penilaian Edukatif memampukan siswa untuk merespon sebagai gambar Tuhan dan menantang mereka untuk tumbuh dan belajar lebih giat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian penilaian edukatif pada Program Studi Pendidikan Fisika selama tahun ajaran 2020/2021 di Universitas Pelita Harapan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penilaian edukatif dilakukan melalui penilaian interdisipliner pada beberapa mata kuliah, pembuatan refleksi pribadi pada tengah dan akhir semester pada semua mata kuliah fisika, Pembuatan vlog pada mata kuliah fisika material sebagai penilaian tengah semester, dan penggunaan moodle untuk review dan kuis mingguan. Berdasarkan umpan balik mahasiswa, diketahui bahwa penilaian interdisipliner membuat mereka memahami materi pembelajaran lebih dalam, lebih komprehensif dan terintegrasi. Penilaian interdisipliner juga membuat beban tugas tidak terlalu berat, terutama selama pembelajaran online. Pembuatan vlog sebagai penilaian tengah semester membuka ruang bagi mahasiswa untuk lebih kreatif dan ekspresif untuk berbagi ilmu di depan umum, merangsang rasa ingin tahu terhadap materi pembelajaran, dan menumbuhkan keterampilan mahasiswa dalam menemukan, merangkum, dan mempublikasikan informasi secara digital. Pada akhir semester, semua mahasiswa lulus dengan nilai yang baik dan sangat baik.
PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI TANGAN DI BIMBINGAN BELAJAR RUKI (RUMAH KITA), KELAPA DUA, TANGERANG Juliana Purba, Friska; Bertha Nababan, Ernie; Izaak, Maya; Bermuli, Jessica
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2984-2990

Abstract

Lingkungan yang sehat akan mendukung kesejahteraan dari setiap makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Namun, tidak jarang aktivitas yang dilakukan oleh manusia justru merusak kesejahteraan lingkungan karena menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan itu sendiri. Salah satu limbah buangan yang dihasilkan adalah berupa limbah cair. Limbah cair yang paling banyak dihasilkan oleh manusia adalah limbah dapur berupa minyak jelantah. Bahaya dari limbah ini adalah menimbulkan berbagai jenis penyakit berupa hipertensi, kanker, dan juga penyakit lainnya. Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan dan tenaga medis tidak menganjurkan masyarakat untuk menggunakan kembali minyak jelantah untuk menggoreng makanan. Selain itu, limbah minyak jelantah juga tidak boleh dibuang secara langsung ke lingkungan karena akan merusak dan mengganggu kesehatan lingkungan. Solusi permasalahan yang ditawarkan adalah membimbing dan melatih masyarakat dalam pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah rumah tangga. Harapannya, setiap masyarakat dapat teredukasi dalam mengolah limbah rumah tangga dengan tepat. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih memperhatikan sanitasi diri dan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu dan berkesinambungan hingga masyarakat bisa membuat sabun cuci tangan dengan kualitas yang baik dan tepat.).