Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Analisis Pemahaman Materi Getaran dan Viskositas dari Siswa SMA Trensains Tebuireng Jombang pada Pelatihan Praktikum Penentuan Viskositas Zat Cair Menggunakan Konsep Getaran Teredam Retno Asih; Sudarsono; Suminar Pratapa; Suasmoro; Zaenal Arifin; Muhammad Zainul Asrori; Haniffudin Nurdiansah
Sewagati Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.421 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i2.223

Abstract

Kemampuan siswa dalam analisis dan pemecahan masalah merupakan aspek-aspek penting dalam pembelajaran fisika. Akan tetapi keterbatasan alat praktikum untuk mendemonstrasikan konsep fisika serta ketidaktepatan metode pembelajaran sering kali membuat siswa merasa kesulitan dalam menguasai aspek tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan praktikum penentuan viskostas zat cair menggunakan konsep getaran teredam ini dilakukan guna mendukung peningkatan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep fisika. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di SMA Trensains Tebuireng Jombang. Alat praktikum dirancang agar dapat digunakan untuk mengeksplorasi beberapa konsep fisika, tidak hanya untuk praktikum penentuan viskositas cairan, tetapi juga dapat digunakan dalam praktikum penentuan konstanta pegas, sebagai peraga osilasi harmonik sederhana dan osilasi teredam. Analisis terhadap nilai tes dari siswa sebelum dan sesudah pelatihan menunjukan adanya peningkatan nilai yang signifikan melalui pelatihan. Peningkatan ini teramati pada semua aspek penilaian: pemahaman teori dasar dan konsep dasar praktikum, serta pada kesemua topik pembelajaran: konsep osilasi, osilasi teredam dan viskositas. Selain itu, berdasarkan distribusi nilai, jumlah siswa yang mendapatkan nilai pada rentang diatas 66 (per 100) mengalami kenaikan signifikan setelah pelatihan.
Sintesis dan Karakterisasi Minyak Cashew Nut Shell Liquid (CNSL) dari Limbah Kulit Biji Mete Desa Blaru, Badas, Kediri dengan Metode Press Panas Haniffudin Nurdiansah; Diah Susanti; Anni Rahmat; Fakhreza Abdul; Amaliya Rasyida; Hariyati Purwaningsih; Azzah Dyah Pramata; Retno Asih
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.394 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.275

Abstract

Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, terkenal sebagai sentra produksi kacang mete. Kacang mete yang diproduksi memiliki kualitas yang bagus, renyah, gurih, serta tahan lama. Pangsa pasarnya bahkan sampai keluar Jawa Timur, termasuk Kalimantan.Selama ini, masyarakat hanya mengolah bijinya saja sebagai makanan ringan, sementara kulit bijinya dibuang sebagai limbah atau sebagai kayu bakar. Padahal, di dalam kulit biji jambu mete terdapat minyak yang apabila di ekstrak bisa dijual dengan harga yang mahal. Minyak hasil ektraksi dari kulit biji jambu mete biasanya disebut sebagai Cashew Nut Shell Liquid (CNSL), yang sering digunakan sebagai campuran bensin, cat genteng, hingga untuk industri minyak rem. Proses pembuatan minyak CNSL dilakukan dengan menggunakan metode pengepresan panas. Sebanyak 2 kg limbah biji mete dimasukkan ke dalam alat pengepresan, ditutup, kemudian kulit mete dipress dengan menggunakan poros ulir. Kemudian selanjutnya adalah pemanasan. Kulit mete dipanaskan dalam kondisi di press sampai temperatur 900C, dan di holding selama 30 menit. Minyak yang keluar (± 200 ml), yang berwarna hitam pekat, kemudian ditampung dan di karakterisasi dengan menggunakan pengujian FTIR, Densitas, Kinematic Viscosity, Bilangan Asam, Bilangan Iodine, dan Bilangan Penyabunan. Dari hasil pengujian FTIR didapatkan bahwa senyawa yang terkandung didalam CNSL adalah asam anakardat. Densitas yang diperoleh dari pengujian adalah adalah 0.9734 gr/cm3. Nilai kinematic viscosity pada 300C adalah 355,64 centipoises. Pengujian bilangan asam menghasilkan nilai sebesar 103.92 mg KOH/gr, Bilangan Iodine sebesar 236.84 gr Iodine/100 gr, dan Bilangan Penyabunan sebesar 42,79 mg KOH/gr. Hasil ini sesuai dengan Indian Standar institute untuk syarat CNSL komersial.
Pemantauan Kesiapan Produk UMKM Jawa Timur dalam Sertifikasi Halal Self-declare Nasori Nasori; Retno Asih; Malik Anjelh Baqiya; Agus Rubiyanto
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.841 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.475

Abstract

Sertifikasi halal self-declare merupakan wujud komitmen pemerintah yang dijabarkan oleh BPJH untuk memfasilitasi sertifikasi halal non-risk menjelang tahun 2024. Produk UMKM memiliki relatif sederhana terhadap bahan dan proses produksi, namun demikian pengolahan dan proses pembuatannya tetap rentan terhadap titik kritis yang tetap harus diberi penjelasan. Dari 20 pelaku UMKM peserta pendampingan dilakukan dengan cara tatap muka, wawancara secara langsung dan tidak langsung untuk mengetahui tentang pelaksanaan 1) kebijakan halal; 2) bahan dan melaksanakan prosedur terhadap bahan yang digunakan untuk produksi; 3) melaksanakan prosedur proses produk halal; 4) serta melaksanakan audit internal secara berkala. Tujuan pemantauan dan edukasi kepada UMKM ini adalah menguatkan dan memberikan penyuluhan terhadap 4 kriteria dokumen SJH yang diperlukan dalam mengurus sertifikasi halal tipe self-declare. Target dari kegiatan ini adalah agar jenis produk-produk UMKM ini dapat melakukan kesiapan secara berkelanjutan pre-sertifikasi sampai pasca-sertifikasi dalam melaksanakan tatacara melaksanakan prosedur halal untuk produk ini. Dari ananlisa faktual 3 UMKM telah mendapatkan sertifikasi halal, 6 UMKM telah kadaluarsa sertifikasi halalnya dengan masa sertifikat 2 tahun dan akan/sedang mengajukan sertifikasi halal self-declare, sedangkan 11 UMKM belum pernah mengajukan sertifikasi halal.