Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PROKSIMAT KADAR KOLESTEROL IKAN NILA YANG DIBERI SUPLEMEN DAUN JALOH DAN DIKOMBINASI DENGAN KROMIUM DALAM PAKAN SETELAH PEMAPARAN STRES PANAS M. Isa; Herrialfian -; Subhan -; Rinidar -; T. Armansyah; Hamdan -
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2991

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar proksimat kolesterol ikan nila yang diberi suplemen tepung daun jaloh yang dikombinasikan dengan kromium dan diberi pemaparan stres panas. Sebanyak 30 ekor ikan nila dengan panjang 1,3-1,5 cm, dibagi menjadi enam perlakuan dengan lima kaliulangan yang terdiri dari pakan komersil pada suhu 29±1° C (P1S1), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh pada suhu 29±1º C (P2S1), pakan komersil yang dikombinasikan dengan tepung daun jaloh dan kromium suhu pada 29±1º C (P3S1), pakan komersil pada suhu 35±1° C (P1S2), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh pada suhu 35±1° C (P2S2), dan pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh dan kromium pada suhu 35±1° C (P3S2). Setelah 22 hari, kadar proksimat kolesterol dihitung dengan menggunakan metode Liebermann-Burchad. Rata-rata kadar kolesterol ikan nila setelah diberikan perlakuan adalah P1S1 (1,125±0,086), P2S1 (1,007±0,015), P3S1 (0,763±0,026), P1S2 (1,190±0,0115), P2S2 (0,679±0,016), dan P3S2 (0,974±0,018). Hasil statistik menunjukkan bahwa kombinasi pakan berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap kadar kolesterol ikan nila. Pemberian kombinasi pakan dapat menurunkan kadar kolesterol ikan nila. Kesimpulan, pakan komersil yang dikombinasikan daun jaloh dengan kromium dapat menurunkan kadar kolesterol ikan nila yang terpapar stres panas.
EFEK EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) TERHADAP PERKEMBANGAN SEL SPERMATID TIKUS (Rattus norvegicus) Wahyu Sihombing; Muslim Akmal; Sri Wahyuni; Idawati Nasution; Rinidar -; Hamdan -
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.3003

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efek pemberian ekstrak daun pegagan terhadap perkembangan sel spermatid tikus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola one way analysis of varian (ANOVA). Tikus yang digunakan adalah tikus jantan berumur 3,5 bulan dengan bobot badan 150-250 g sebanyak 12 ekor tikus. Tikus-tikus tersebut dikelompokkan menjadi empat kelompok perlakuan dengan masing-masing tiga ulangan. Kelompok pertama merupakan kelompok kontrol (K0) yang tidak diberi perlakuan, sedangkan kelompok K1, K2, dan K3 diberi perlakuan berupa ekstrak daun pegagan dengan dosis bertingkat, yaitu 125, 250, dan 500 mg/kg bobot badan selama 30 hari. Pada akhir perlakuan, tikus dikorbankan dengan diberi eter, lalu testis dinekropsi untuk selanjutnya dibuat preparat histologis.Preparat histologis diwarnai dengan pewarnaan periodic acid Schiff (PAS) untuk mengetahui perkembangan sel spermatid dengan cara mendeteksi karbohidrat netral pada tudung akrosom sel spermatid tersebut. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rataan jumlah sel spermatid mengalami penurunan dibandingkan kontrol (K0). K0 mempunyai rataan jumlah sel spermatid tertinggi yaitu 308,00±56,33; diikuti oleh K1 yaitu 234,38±19,81; K2 yaitu 218,50±5,48; dan K3 yaitu 208,05±27,35. Hasil uji statistikmenunjukkan adanya pengaruh yang signifikan (P0,05) antara dosis dan rataan jumlah sel spermatid antara K0 dengan K2 dan K0 dengan K3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun pegagan dapat mengurangi laju perkembangan sel spermatid tikus.