Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

PENGARUH TEKANAN KOMPAKSI DAN SUHU SINTERING TERHADAP KEKERASAN KERAMIK LUMPUR LAPINDO Muh amin; Bagus Irawan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4096.3 KB)

Abstract

Lumpur Lapindo merupakan suatu limbah yang sangat mengganggu keberadaan masyarakat setempat dan aplikasi dari lumpur tersebut masih dalam taraf penelitian awal sehingga nilai jual dari limbah tersebut masih sangat rendah. Agar Lumpur Lapindo dapat diaplikasikan sebagai material keramik teknik maka harus diketahui terlebih dahulu sifat fisis dan mekanis yang dimilikinya agar dalam penggunaannya dapat dioptimalkan. Oleh sebab itu perlu adanya suatu penelitian yang simultan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis dari keramik Lumpur Lapindo sebelum diaplikasikan di beberapa industri maju. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam penanganan limbah Lumpur Lapindo yang mendesak keberadaan warga setempat dengan memanfaatkan bahan limbah sebagai pembuatan produk berupa material keramik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan data tambahan mengenai material baru terutama dibidang keramik teknik sebagai material refraktori (material tahan terhadap suhu tinggi) yang berasal dari limbah Lumpur Lapindo (material lokal /Indonesia). Sehingga material lokal tersebut dapat dioptimalkan dalam penggunaannya. Pada proses pessureless sintering dengan tekanan kompaksi 100 MPa (pada pembuatan green body) dengan suhu sinter 8000C diperoleh harga kekerasan Vickers tertinggi adalah (914,340±92, 06) MPa. Kata Kunci: keramik teknik, pessureless sintering, kekerasan Vickers
Pemanfaatan Reaktor Membran Fotokatalitik dalam Mendegradasi Fenol dengan Katalisis TiO2 dengan Adanya Ion Logam Fe(III) dan Cu(II) Ana Hidayati Mukaromah; Bagus Irawan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.872 KB)

Abstract

Limbah Rumah Sakit merupakan salah satu sumber pencemar lingkunganyang perlu diwaspadai dan perlu ditangani secara lebih khusus serta spesefik mengingat dampak negatifnya bagi manusia dan lingkungan hidup. Limbah cair Rumah Sakit dapat berasal dari laboratorium Mikrobiologi laboratorium, laboratorium Kimia Klinik, laboratorium Hematologi, ruang Operasi, dan ruang Instalasi lain. Penggunaan kreolin dan krisol sebagai desinfektan (fenol kurang lebih 15%), penggunaan fenol sebagai antiseptic eksteren dan baku pengenceran fenol dalam penentuan koefisien fenol (KF) terhadap daya sterilisasi peralatan terutama dari laboratorium Mikrobiologi dan ruang operasi, menyebabkan fenol potensial sebagai sumber pencemar dari limbah cair Rumah Sakit.Limbah cair senyawa organic seperti logam Fe(III), Cu(II) maupun senyawa organik seperti fenol tersebut merupakan polutan yang mempunyai toksisitas yang tinggi dan bersifat karsinogen (pemicu kanker) yang menjadi salah satu limbah berbahaya di rumah sakit. Menurut peraturan Daerah Jawa Tengah No. 10 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah, Rumah Sakit tidak boleh mengandung fenolsama sekali, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menurunkan ataumenghilangkan fenol dari air limbah tersebut.Tujuan penelitian ini adalah mendesain suatu teknologi pengolahan limbah cair dengan membran fotokatalitik dalam mendegradasi fenol dari lmbah cair Rumah Sakit yang terkatalisis TiO2 dengan adanya ion logam seperti Fe(III) dan Cu(II) secara alamiah dan sinergis. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai varian untuk mengetahui kondisi optimum degradasi fenol dengan katalis dan membran fotokatalitik seperti konsentrasi larutan fenol (100-400 mg/L), jumlah katalis (100-300mg/L), pH larutan (6-10), waktu reaksi dalam reaktor (25-75 jam), sehingga dihasilkan teknologi membran fotokatalitik dalam mendegradasi fenol dengan katalis TiO2 dan adanya ion Fe(III) (50-159 mg/L), dan Cu(II) (1-30 mg/L) yang sesuai dengan kondisi optimasi dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dalam sekala laboratorium.Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa teknologimembran fotokatalitik dapat mendegradasi Fenol cukup signifikan.Kata Kunci : Menbran Fotokatalitik, Fenol, Katalis TiO2, ion Fe(III) dan Cu (II)