Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN GEOMETRI ANALITIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN PAIKEM Imelda Saluza
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 1 No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geometri analitik adalah suatu cabang ilmu matematika yang merupakan penggabungan antara aljabar dan geometri. Hal ini berarti untuk dapat memahami aljabar dapat menggunakan gemotri ataupun sebaliknya. Berdasarkan pengamatan peneliti terhadap mahasiswa yang mengambil mata kuliah geometri analitik, mahasiswa sering mengalami kesulitan untuk memahami materi. Penyebab utamanya adalah mahasiswa kurang antusias mengikuti pembelajaran, daya kreativitasnya rendah, dan bersikap acuh tak acuh sedangkan materi geometri analitik mentut keaktifan siswa untuk lebih memahami konsep aljabar secara geometrik. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran secara konvensional yang biasa dilakukan tidak mampu mendorong mahasiswa untuk menggunakan daya pikirnya secara optimal, akibatnya mahasiswa menjadi kurang aktif dan proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan konsep-konsep aljabar menggunakan geometrik, maka dalam penelitian ini dilakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan PAIKEM
Ensemble Backpropagation Neural Network Dalam Memprediksi Inflasi Imelda Saluza; Lastri Widya Asuti; Dhamayanti; Evi Yulianti
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 15 No 1d (2023): Jupiter Edisi April 2023
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281./6613/15.jupiter.2023.04

Abstract

Global economic volatility that continues to experience spikes is a particular concern for countries in the world, including Indonesia. This is due to the impact that will occur if it continues to increase which can result in a country's economic recession. A country must pay attention to the pressure on the inflation rate. Unreasonable inflation rate volatility can have a negative impact on economic growth. Therefore, it is very important to accurately predict future inflation rates so that it becomes important information for economic policy makers. Inflation prediction is one of the problems that has been widely researched because the data is non-stationary and non-linear, so an algorithm is needed that can overcome this problem. One of the algorithms that can be used is the Backpropagation Neural Network (BPNN), but the BPNN network in its application has many parameters that must be determined so that it often causes overfitting. For this reason, instead of learning from multiple models, the ensemble method is used. The main benefit of this method is to reduce overfitting and at the same time maintain the accuracy and diversity of the BPNN network.
Analisis Kualitas Sistem Informasi Manajemen Siswa pada BTA 70 Palembang dengan Metode ISO/IEC 25010 Nazua Alkaff; Imelda Saluza; Dhamayanti Dhamayanti
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v5i2.7139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sistem informasi manajemen siswa berbasis web padaBimbingan Belajar 70 (BTA 70) Palembang menggunakan standar ISO/IEC 25010. Model ISO/IEC 25010 digunakan sebagaikerangka analisis yang mengukur delapan karakteristik kualitas perangkat lunak, yaitu Functional Suitability, PerformanceEfficiency, Compatibility, Usability, Reliability, Security, Maintainability, dan Portability. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 63 pegawai dan manajemen yangmerupakan pengguna aktif sistem informasi manajemen siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total samplingdengan instrumen kuesioner skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk ISO/IEC 25010 memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Tingkat kepuasanpengguna berada pada kategori baik, dengan variabel Portability memperoleh penilaian tertinggi (75%), diikuti olehCompatibility (72%), dan Maintainability (71%). Sementara itu, Reliability (64%) dan Performance Efficiency (65%)memerlukan perbaikan lebih lanjut. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem informasi manajemen siswa pada BTA 70Palembang telah memenuhi standar kualitas ISO/IEC 25010 dengan tingkat kepuasan pengguna yang baik.
Peningkatan Literasi Olah Data Statistik Melalui Pelatihan Penggunaan Google Colab Imelda saluza; faradillah Faradillah; Lastri Widya Astuti Astuti; Dhamayanti Dhamayanti
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7574

Abstract

Data literacy is a crucial competence for health students in supporting evidence-based practice. However, the reality in the field shows that the constraints of expensive conventional statistical software licenses and limited hardware specifications often hinder students' research data processing. This community service aims to improve data literacy and digital competence of students through quantitative data analysis training based on Python using Google Colab. This activity involved 25 students from the Midwifery and Pharmacy Study Programs at STIKES Keluarga BundaLiterasi data merupakan kompetensi krusial bagi mahasiswa kesehatan dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based practice). Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa kendala lisensi perangkat lunak statistik konvensional yang mahal serta spesifikasi perangkat keras yang terbatas sering kali menghambat proses pengolahan data penelitian mahasiswa. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi data dan kompetensi digital mahasiswa melalui pelatihan analisis data kuantitatif berbasis Python menggunakan Google Colab. Kegiatan ini melibatkan 25 mahasiswa Program Studi Kebidanan dan Farmasi STIKES Keluarga Bunda Jambi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) melalui hands-on workshop secara daring selama satu hari. Evaluasi kegiatan dilakukan secara komprehensif melalui uji kompetensi (pretest dan posttest), observasi keterampilan, dan angket kepuasan berbasis skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang sangat signifikan dengan nilai Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,72, yang termasuk dalam kategori tinggi. Uji hipotesis membuktikan peningkatan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,001). Selain itu, 91,5% peserta menyatakan tingkat kepuasan pada kategori Baik dan Sangat Baik, terutama terkait kemudahan akses cloud computing yang mendemokratisasi penggunaan alat analisis data tanpa membebani spesifikasi perangkat keras. Kesimpulannya, integrasi Python dan Google Colab terbukti menjadi solusi inovatif, gratis, dan fleksibel dalam mengatasi hambatan teknis, sekaligus membangun kesiapan mahasiswa kesehatan dalam menghadapi transformasi digital dan prinsip reproducible research Jambi. The implementation method used a Participatory Action Learning (PAL) approach through a one-day online hands-on workshop. Activity evaluation was conducted comprehensively through competence tests (pretest and posttest), skills observation, and Likert-scale satisfaction questionnaires. The results showed a highly significant increase in competence with a Normalized Gain (N-Gain) value of 0.72, which falls into the high category. Hypothesis testing proved this increase was statistically significant (p < 0.001). Furthermore, 91.5% of participants expressed satisfaction in the Good and Very Good categories, especially regarding the ease of cloud computing access which democratizes the use of data analysis tools without burdening hardware specifications. In conclusion, the integration of Python and Google Colab proves to be an innovative, free, and flexible solution in overcoming technical barriers, while building health students' readiness to face digital transformation and reproducible research principles.