Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kemiskinan Masyarakat di Indonesia: Perspektif Sosiologi Islam dan Fenomenologi Barat Yulasteriyani Yulasteriyani; Randi Randi; M Hasbi
Intizar Vol 25 No 2 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i2.4463

Abstract

Tulisan ini memaparkan bagaimana konsep miskin dipahami menurut perspektif ajaran agama Islam yang disandingkan dengan fenomenologi Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemiskinan memiliki variasi makna dan tolok ukur seperti miskin pespektif ekonomi, miskin dilihat dari sosial budaya, serta miskin perspektif agama. Miskin dalam perspektif Islam mutlak sama yakni kondisi manusia yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup sehari. Sedangkan perspektif fenomenologi bervariasi seperti BPS pengeluaran per kapita per bulan yang dibawah garis kemiskinannya (Badan Pusat Statistik), pendapatan kurang dari PPP $1 perhari (Bank Dunia), tidak berpenghasilan setara 320 kg beras/pedesaan dan 480 kg beras/perkotaan per tahun (Sagoyo), bergantung standar masyarakat bersangkutan (Panjaitan), dan ketidakberuntungan masyarakat (Suharto).
Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an pada Warga dan Komunitas Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Kelurahan Karyabaru, Palembang Sofyan Sofyan; M Hasbi; Muhammad Jhoni Nur
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202054.663

Abstract

ERADICATING ILLITERACY OF AL-QUR'AN LETTERS ON RESIDENTS AND COMMUNITY OF SCAVENGERS AT THE FINAL WASTE DISPOSAL SITE (TPA) OF KARYABARU VILLAGE, PALEMBANG. The purpose of this community service program is to overcome literacy of the Koran in the scavenger community in the garbage dumps of Karyabaru Village, Alang-alang District, Palembang City. The method used The method used in this service is participatory action research (PAR) in the form of assistance in learning. Based on this service activity, it can be concluded that the ability of learning citizens to show an increase in writing and reading hijaiyah letters, this can be seen from the results of the evaluation at each meeting, namely: (1) the ability to write and read hijaiyah letters of learning citizens who are declared complete as many as 18 (90 %) and incomplete 2 (10%). (2) the ability to write and read changes in hijaiyah letters, namely 17 (85%) learning citizens were declared complete and 3 (15%) learning citizens were declared incomplete. (3) the ability of citizens to learn to pronounce letters correctly and fluently according to their meaning 15 (75%) learning citizens were declared complete and 5 (25%) learning residents were declared not complete, and (4) the ability of residents to learn to pronounce letters that were already marked with a long and short line according to the level in tajwid, namely there are 15 (75%) learning residents who have completed and 5 (25%) learning residents are declared incomplete.
Pengembangan Literasi Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Digital Di MTs Negeri 2 Palembang Ella Puspita Sari; M Hasbi; Dian Maulina
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10391

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap proses pembelajaran di lembaga pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Akidah Akhlak menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi digital peserta didik serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan literasi pembelajaran Akidah Akhlak berbasis digital di MTs Negeri 2 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru Akidah Akhlak, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan literasi pembelajaran Akidah Akhlak berbasis digital di MTs Negeri 2 Palembang telah berjalan dengan baik melalui pemanfaatan berbagai media digital seperti PowerPoint, video pembelajaran, Canva, Google Form, Quizizz, Kahoot, serta sumber belajar digital lainnya. Penggunaan teknologi tersebut membantu guru dalam menyampaikan materi, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, serta mempermudah proses evaluasi pembelajaran. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis digital meliputi tersedianya sarana dan prasarana digital, dukungan sekolah, serta kompetensi guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran. Adapun faktor penghambat yang ditemukan yaitu keterbatasan perangkat digital dan jaringan internet yang belum selalu stabil sehingga dapat memengaruhi kelancaran proses pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan literasi pembelajaran Akidah Akhlak berbasis digital di MTs Negeri 2 Palembang memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, namun masih memerlukan penguatan fasilitas dan kompetensi digital secara berkelanjutan.  
Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di SMK Aisyiyah Palembang Arwan Kurniawan; M Hasbi; Dian Safitri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam pelayanan administrasi kesiswaan di SMK Aisyiyah Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PTSP di SMK Aisyiyah Palembang telah berjalan dengan cukup baik melalui penerapan koordinasi, pengarahan, komunikasi, serta pembagian tugas dalam proses pelayanan administrasi kesiswaan. Sistem PTSP memberikan kemudahan bagi peserta didik dan pengguna layanan dalam memperoleh pelayanan administrasi yang lebih terarah, efektif, dan efisien. Adapun faktor pendukung pelaksanaan PTSP meliputi dukungan dari pihak sekolah, kerja sama antarpetugas, serta tersedianya sarana dan prasarana pendukung pelayanan. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan yaitu keterbatasan jumlah sumber daya manusia, gangguan jaringan internet, keterbatasan fasilitas, serta masih kurangnya pemahaman sebagian pengguna layanan terhadap prosedur pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi sumber daya manusia, peningkatan fasilitas pelayanan, dan penguatan sosialisasi prosedur agar pelaksanaan PTSP dapat berjalan secara lebih maksimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kesiswaan di sekolah.