Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Digital Marketing bagi Pengrajin Batik Minang Putiandam Irianto, Agus; Efi, Agusti; Friyatmi, Friyatmi; Putra, Gilang Oritaliano; Febrina, Suci
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 2 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03320

Abstract

Batik Minang memiliki banyak potensi untuk menjadi produk yang lebih baik di wilayah Sumatera Barat. Namun, Batik Putiandam masih menghadapi sejumlah tantangan terkait pemasaran produk agar dikenal masyarakat luas. Pelatihan pemasaran digital bagi perajin batik adalah salah satu opsi yang ditawarkan untuk mengurangi masalah yang terjadi. Kelompok perajin batik Putiandam berpartisipasi dalam Pengembangan Produk Unggulan Daerah ini melalui kegiatan pelatihan dan praktik terbimbing. Para pengrajin dibekali teknik pembuatan kemasan produk, teknik foto produk fashion, dan pembuatan konten pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan pendampingan mencapai hasil sesuai dengan tujuan. Hasil dari kegiatan ini berupa packaging produk dan peningkatan skill mitra dalam promosi produk dalam bentuk pemasaran digital.
Pemberdayaan Pengrajin Batik Untuk Optimalisasi Produk Unggulan Batik Minang Berbasis Kearifan Lokal Irianto, Agus; Efi, Agusti; Friyatmi, Friyatmi; Marna, Jean Elikal
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 2 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02430

Abstract

Batik Minang memiliki potensi yang tinggi untuk menjadi produk unggulan daerah Sumatera Barat, namun sayangnya masih terdapat berbagai hambatan yang dialami oleh kelompok pengrajin batik untuk mewujudkan hal tersebut baik itu dalam aspek produksi aspek produksi, pemasaran, maupun keuangan. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam meminimalisir masalah yang muncul adalah dengan melatih pengrajin batik dengan skill disain dan inovasi motif batik berbasis kearifan local dan disain brand usaha mitra. Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah ini melibatkan sebelas orang pengrajin batik di Sumatera Barat yang dilaksanakan dengan metode observasi, demonstrasi, pelatihan, latihan terbimbing, praktek, FGD, dan brainstorming. Hasil kegiatan pengabdian dapat dikatakan efektif karena telah mencapai tujuan dari kegiatan ini. Hasil pelatihan memberikan skill nyata kepada mitra terhadap disain dan inovasi motif batik berbasis kearifan lokal. Mitra juga telah memiliki brand usaha yang dapat menjadi identitas sehingga aspek pemasaran produk batik Minang dapat lebih dioptimalkan.
Pengaruh Motivasi Belajar, Manajemen Waktu, dan Self-Efficacy Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Departemen Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Padang Marsela, Marsela; Irianto, Agus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar, manajemen waktu, dan self-efficacy terhadap prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa Departemen Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Padang. Melalui pendekatan kuantitatif dan analisis statistik. Jenis penelitian ini kuantitatif korelasional yang digunakan untukengeksplorasi hubungan statistik antara prokrastinasi akademik dengan motivasi belajar, manajemen waktu, dan self-efficacy di kalangan mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diisi oleh 209 mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan dari 24 Januari 2024 sampai 3 Februari 2024, menggunakan analisis korelasi Pearson untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa : (1) motivasi belajar memiliki dampak signifikan terhadap prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa Departemen Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang, dengan motivasi belajar berkontribusi sebesar 19,1% terhadap prokrastinasi akademik. (2) manajemen waktu juga berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik, dengan kontribusi sebesar 33,2%, menegaskan pentingnya pengelolaan waktu yang efektif. (3) self-efficacy berdampak pada prokrastinasi akademik, dengan kontribusi sebesar 13,7%, menunjukkan pentingnya keyakinan diri dalam menyelesaikan tugas. (4) ketiga variabel tersebut motivasi belajar, manajemen waktu, dan self-efficacy secara kolektif berkontribusi sebesar 33,2% terhadap prokrastinasi akademik, menunjukkan pentingnya pendekatan holistik dalam mengatasi prokrastinasi dan meningkatkan kinerja akademik.
Pengaruh Hasil Belajar Mata Kuliah Kewirausahaan Dan Jiwa Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang Merianti, Silvia; Irianto, Agus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13952

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh hasil belajar mata kuliah kewirausahaan dan jiwa kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Padang. Sampel pada penelitian ini yakni mahasiswa FEB Universitas Negeri Padang. Teknik dalam menetapkan sampel dilaksanakan mellaui teknik proporsional random sampling. Kusioner dibagikan terhadap 87 mahasiswa FEB Universitas Negeri Padang. Metode statistik yang dipakai untuk penelitian yakni analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan tidak adanya pengaruh dari hasil belajar mata kuliah kewirausahaan yang signifikan pada minat melakukan wirausaha pada mahasiswa FEB Universitas Negeri Padang. Terdapat pengaruh jiwa kewirausahaan pada minat melakukan wirausaha Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang.
PKM BUDIDAYA & PENGOLAHAN MAGOT SEBAGAI SOLUSI GREEN ECONOMY RANGKA REVITALISASI SAVE MANINJAU Susanti, Dessi; Irianto, Agus; Lestari, Tuti; LV, Yuhendri; Syofyan, Rita; Armiati, Armiati; Rahmidani, Rose
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27661

Abstract

Maju Bersama Mandiri Fishermen's Group Galapung Tanjung Sani, Tanjung Raya, Agam Regency is unable to: 1) Carry out magot cultivation to improve the family's economy as well as an effort to reduce the amount of waste, 2) Carry out magot processing as an alternative fish feed in order to increase family economy. Based on the urgent needs of the Maju Bersama Mandiri Fishermen's Group Galapung Tanjung Sani, Tanjung Raya, Agam Regency, for them Lake Maninjau is the main source of livelihood and economy for their families (Lake Maninjau is one of the critical lakes which is a super priority lake to be saved through the government's revitalization program ). So the solution offered to solve the problem of the Maju Bersama Mandiri Fishermen's Group Galapung Tanjung Sani, Tanjung Raya, Agam Regency is: 1) Workshop and assistance in magot cultivation as a green economy solution in the context of revitalizing save maninjau, 2) Workshop and assistance in processing magot into alternative fish food as a green economy solution in the context of revitalizing save maninjau The targets to be achieved through this PKM activity are as follows: 1) 20 fishermen who are members of Maju Bersama Mandiri Fishermen's Group Galapung Tanjung Sani, Tanjung Raya, Agam Regency are able to carry out magot cultivation as a green economy solution in the context of revitalizing save maninjau, 2) 20 fishermen who are members of Maju Bersama Mandiri Fishermen's Group Galapung Tanjung Sani, Tanjung Raya, Agam Regency are able to process magot into alternative fish food as a green economy solution in the context of revitalizing save maninjau.