Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Informasi Akuntansi Dalam Kaitannya Dengan Laporan Biaya Produksi Pada Perusahaan CV Surya Pratama Gemilang Iriyadi, Iriyadi; Pamungkas, Bambang; Gunawan, Lussar Gerrycia
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol 3 No 3 (2015): JIAKES Edisi Desember 2015
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v3i3.858

Abstract

Development of competitive businesses have triggered changes in the various methods of business management to streamline labor costs, overhead costs and raw material costs in improving product quality. Manufacturing companies are in a period of dynamic transformation that requires the manufacturers to always expand its business to survive and have strong competitiveness in addition to the company must have a strategy for its business organization, strategies must be developed by the company in addition to developing the company's products also must develop the data processing. Hopefully, by the system of all the activities of the company can be run according to plan and to minimize deviations or errors that occur which could harm the company. Object of research chosen by the authors is the company CV Surya Pratama Gemilang, a medium-sized manufacturing company that produces a variety of bacterial decomposition and laboratory equipment. The company has a systematic record system and computerized production and there are some systems that are still made manually as demandfor raw materials from the production to the warehouse with a wane sometimes only just though the procedure had to use a memo for taking raw materials from the warehouse. In doing production company CV Surya Pratama Gemilang processing raw materials into finished products based on processes that make the production process according to the requirement or determination of the bam, so when the warehouse inventory is less than the policysetting in the warehouse, the company started production to meet the needs of the provisions in the warehouse. From the nature of the production process suitable production cost calculation is based on the cost method (Process Costing). Keywords: Accounting Information Systems, report production costs, Cost Based Process
Pendampingan Peningkatan Efisiensi Biaya Produksi UMKM Heriyanto Melalui Analisis Biaya Kualitas Rosdiana, Yulia Maulidyanti; Iriyadi, Iriyadi; Wahyuningsih, Diah
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 1 (2020): JADKES Edisi Juli 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.466 KB) | DOI: 10.37641/jadkes.v1i1.311

Abstract

In each production process, it is possible there will be a discrepancy between the product that has been produced and with the standard, which referred to a defective product or a damaged product. The defective product or damaged product will affect the increase in production costs because the defective product has absorbed production costs from the beginning and it can cause losses to the company. Thus the company must make quality improvements to make the quality of the products produced more consistent and so that there are no more defective products. Improvement of this quality is needed by the existence of expenditure which is called quality cost. Quality costs are part of the production costs. With the existence of defective products or damaged products, it will cause production costs to increase because the company must pay for the process of reworking or reproducing. Therefore, by improving quality through quality costs, it is expected that production costs will be reduced. Production processes that pay attention to quality will reduce the possibility of product defects. Thus the company's production costs will be more efficient but still pay attention to the quality of the products produced. The purpose of this report is to find out how to supervise quality costs of UMKM in improving production cost efficiency. The author conducts community service at the UMKM Heriyanto which is a UMKM engaged in the shoe industry, especially adult women's shoes located on Jl. E. Sumawijaya, Sindang Barang Village, Gang Jambekiuna, Pasir Eurih Village, Taman Sari District, Bogor Regency.The results of the study show that the quality cost component found in the UMKM Heriyanto consists of prevention costs, internal failure costs, and external failure costs. In UMKM Heriyanto there is no apprasial cost because there is no quality control or checking activity for the product. In addition, the calculation of production costs in UMKM Heriyanto is quiet basic and simple because it does not separate the cost of direct raw materials from indirect raw materials, direct labor with indirect labor, and there are some overhead costs that are not taken into account. Internal failure costs consisting of excess raw materials have a significant influence on the cost of producing shoes for UMKM Heriyanto for all types of shoes. Thus the excess of this raw material must be reduced because it can affect the amount of raw material costs directly on production costs. If UMKM Heriyanto can implement the calculation of this quality cost, then in the next production it can reduce the cost of excess raw materials and UMKM Heriyanto can make production cost efficiency of 15%. Keywords: qualitycosts, production cost, cost effieciency
PENDAMPINGAN EVALUASI KESESUAIAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN PSAK N0. 16 PADA CV. JAGOR JAYA Natalia, Natalia; Iriyadi, Iriyadi
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 2 No 1 (2021): JADKES Edisi Januari - Juni 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i1.475

Abstract

CV. Jagor Jaya merupakan salah satu perusahaan industri yang memproduksi folding gate, pintu harmonika serta berbagai jenis produk yang berkaitan dengan peralatan bahan bangunan seperti pipa pvc, selang serta aksesoris pintu lainnya. Hal tersebut mengakibatkan aset tetap merupakan salah satu faktor pendukung yang memiliki peranan penting dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan. Akibatnya apabila terjadi ketidaksesuaian dalam perlakuan akuntansinya dapat menimbulkan salah saji yang cukup material. Pendampingan ini bertujuan untuk membandingkan keseuaian perlakuan akuntansi aset tetap perusahaan serta penyajiannya dalam laporan keuangan CV. Jagor Jaya berdasarkan PSAK 16. Metode pendampingan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menguraikan identifikasi masalah secara rinci dan sitematis pada perbandingan antara hasil riset lapangan yaitu berupa kebijakan akuntansi pada setiap laporan keuangan perusahaan dengan kebijakan akuntansi yang berlaku secara umum yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 16. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi CV. Jagor Jaya belum sepenuhnya sesuai, adanya ketidaksesuaian perlakuan akuntansi CV. Jagor Jaya berdasarkan PSAK 16 seperti terjadinya kesalahan dalam pengakuan pengeluaran yang mengakibatkan kesalahan dalam penyajian nilai perolehan dan beban penyusutan aset tetap pada laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan beberapa biaya yang tidak termasuk kedalam pengukuran aset dan aset tetap yang telah habis masa manfaatnya namun tetap digunakan oleh perusahaan dalam kegiatan sehari-hari perusahaan. Perusahaan tidak mengakui inventaris kantor yang masa manfaat nya lebih dari satu tahun sebagai aset tetap. Metode penyusutan yang digunakan oleh perusahaan adalah metode garis lurus. Pada tahun 2018, tidak terjadi penambahan ataupun pengurangan aset. Pada pengungkapan, perusahaan belum menerapkan pelaporan secara rinci mengenai aset tetap dalam catatan atas laporan keuangan. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi, perusahaan menganut principle-based yang lebih mengandalkan pada prinsip dan pertimbangan (judgement) manajemen.
Penentuan Harga Pokok Produksi Dan Harga Jual Produk Dengan Job Order Costing Pada UD Nasywa Toys Metta, Widia; Iriyadi, Iriyadi
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 2 No 2 (2021): JADKES Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i2.782

Abstract

UD Nasywa Toys merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri konveksi boneka. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi peranan Job Order Costing dalam menetukan harga pokok produksi. Perhitungan harga pokok produksi merupakan hal yang sangat penting mengingat manfaat dan informasi harga pokok produksi adalah untuk menentukan harga jual produk. Harga pokok produksi harus ditentukan secara akurat agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengalisis perbandingan metode UD Nasywa Toy dan Metode Job Order Costing dalam perhitungan harga pokok produksi untuk penentuan harga jual. UD Nasywa Toys menetapkan harga pokok produksi boneka hanya menggunakan dua komponen biaya yaitu biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja. Hal ini mengakibatkan kurang akuratnya perhitungan biaya sehingga dapat mempengaruhi penentuan harga jual produk. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan komperatif ,dimana peneliti akan membandingkan perhitungan harga pokok produksi menggunakan Metode Job Order Costing dengan perhitungan yang dilakukan UD Nasywa Toys. Hasil perhitungan menunjukan bahwa dari perhitungan harga pokok produksi dengan metode Job Order Costing, apabila dibandingkan dengan harga pokok produksi yang digunakan UD Nasywa Toys memberikan hasil yang berbeda yaitu lebih besar menggunakan metode Job Order Costing. Hal ini disebabkan karena perhitungan yang dilakukan UD Nasywa Toys belum tepat dalam membebankan biaya overhead pabrik ke setiap produk. Kata Kunci : Job Order Costing, Harga Pokok Produksi, Harga Jual
Penerapan Modul Inventory Dalam Penyajian Laporan Persediaan Bahan Baku Iriyadi, Iriyadi; Vimiyati, Kho
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol 1 No 2 (2013): JIAKES Edisi Agustus 2013
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v1i2.1258

Abstract

Inventory as one of major capital element stands its fuction to enhance business capability of aninterprise. A good inventory management, both administrative system and procurementmanagement, is one of decisive factors in view of the fact that inventory value is not insignificant.nventory management administratively consists of records and reports which can be presentedmanually and in simple way using excel. Nowadays, most enterprises record and maintain theirinventory by applying more enhanced and sophisticated computerized and integrated infrastructureprogram such as ERP (Enterprise Resources Planning) with the inventory module that facilitatesthe enterprise’s daily business activities, mainly the inventory including raw materials, work-inprocess, and finished goods. A good inventory management will secure the enterprise’s objectives,t without accurate and real-time information, it will risk not to meet the customers’ order.Considering the crucial role of inventory management to the enterprise’s business activities,the author performed the research concerning the implementation of inventory module in regard toaw material inventory report in PT Capsugel Indonesia. Raw material report consisting of firstbalance, income, expenditure, usage and last balance is essentially required by the management asupporting substance to make a good business and economic decision. It begins with procurementanalysis, deciding the time to issue purchasing order; managing delivery in order to meet safetyinventory level in warehouse and to keep the stock will not exceed the capacity of warehouse. Wellmanaged inventory includes managing procurement cost, storage cost as well as managing cashflow, will embrace the company’s objective to get profit.The author conducted the research on purchasing, warehouse, quality assurance, Productionand Finance & Accounting Department at PT Capsugel Indonesia located in Jl. Raya Bogor Km42, Cibinong. The research schedule was from April to July 2010.The result of the research shows that PT Capsugel Indonesia has implemented ERP(Enterprise Resources Planning) system named Mocrofoft Dynamics AX starting from purchasing,ceiving, dispositioning the status of inventory based on the income test result and distribution ofaw material. PT Capsugel Indonesia keeps both manual report of raw material inventory recordand report by system.The evaluation result indicates that the inventory module by system has been a goodinstrument for providing raw material inventory report, yet it is suggested that the system should beimplified in order to be communicative for better understanding.
Evaluasi Atas Penerapan Sistem Informasi Akademik Dan Keuangan Terhadap Tingkat Kepuasan Mahasiswa Hannum Azkazy Salsabila; Iriyadi Iriyadi
JAS-PT (Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia) Vol 4 No 2 (2020): JAS-PT Edisi DESEMBER 2020
Publisher : Forum Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/jaspt.v4i2.348

Abstract

Di era perkembangan yang semakin canggih dan berkembang pesat dengan cepat setiap tahunnya, tanpa kita sadari teknologi sangat diperlukan atau berperan penting dalam rutinitas kegiatan sehari-hari. Salah satunya perkembangannya yaitu sistem informasi. Salah satu pentingnya perkembangan teknologi saat ini adalah di terapkannya sistem informasi akademik & keuangan di berbagai perguruan tinggi untuk mempermudah mahasiswa. Perlunya evaluasi pada sistem informasi akademik dan keuangan untuk pengukuran, penilaian dari hasil suatu kegiatan yang telah terlaksana, dengan hasil–hasil yang seharusnya dicapai. Tetapi banyaknya masalah atau hambatan dalam menerapkannya dapat menghambat kelancaran sistem informasi akademik & keuangan tersebut. beberapa faktor hambatan dari sistem informasi akademik yaitu mahasiswa tidak dapat melakukan log in, server error atau penuh, jadwal mata kuliah atau kartu rencana study (KRS) yang telah di isi hilang atau tidak dapat mengisi KRS, daftar kehadiran per mata kuliah berkurang atau tidak sesuai dengan kehadiran yang semestinya, daftar nilai atau kartu hasil study (KHS) kurang update. Beberapa faktor hambatan dari sistem informasi keuangan yaitu sistem keuangan error, jadi kita telah melakukan pembayaran melalui bank secara transfer atau setor tunai tetapi masih ada saldo tagihan atau belum melakukan pembayaran, double check memberikan bukti pembayaran yang sudah di lakukan ke bagian keuangan atau konfirmasi ulang atas pembayaran. Bukti pembayaran yang diberikan kepada mahasiswa bisa dilakukan pada hari kedua setelah melakukan pembayaran, tidak bisa dilakukan pada hari yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem informasi akademik & keuangan di IBIK dan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penerapan sistem informasi akademik & keuangan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dengan uji kualitas data meliputi (uji validitas, Uji realibilitas) dan dengan uji asumsi klasik meliputi (uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas) dan dengan uji hipotesis meliputi (analisis regresi berganda, uji t, uji f). Hasil penelitian terhadap 102 responden (mahasiswa/i) dengan melakukan uji diatas yaitu dari gambaran umum responden yang didominasi berdasarkan jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 64 orang (62,7 %). Usia yang mendominasi adalah 22 tahun.Hasil uji t menunjukan bahwa sistem informasi akademik (X1) dan sistem informasi keuangan (X2) secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan mahasiswa (Y). Hal ini dibuktikan dari t hitung lebih besar dari t tabel (t hitung > t tabel). Hasil uji f menunjukan bahwa penerapan sistem informasi akademik (X1) dan sistem informasi keuangan (X2) berpengaruh secara bersama-sama terhadap kepuasan mahasiswa (Y). Dimana perhitungan f hitung lebih besar dari f tabel (f hitung > f tabel). Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem informasi akademik (X1) dan sistem informasi keuangan (X2) berpengaruh positif secara bersama-sama terhadap kepuasan mahasiswa (Y), dengan ini dapat dinyatakan bahwa sistem informasi akademik (X1) dan sistem informasi keuangan (X2) berjalan dengan baik dan sesuai dengan kinerja / hasil yang diharapkan oleh setiap individu. Kata kunci : sistem informasi akademik, sistem informasi keuangan, kepuasan
valuasi Penerapan Sistem Pengendalian Internal Penjualan dan Kas Pada Perusahaan Jasa Penerbangan Iriyadi Iriyadi; Siti Ita Rosita
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol 1 No 1 (2013): JIAKES Edisi April 2013
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v1i1.1207

Abstract

Internal control system is a process carried out by a board of directors entity, management, and other personnels designed to provide reasonable assurance regarding the achievement of objectives in the followinmg categories: (a) the effectiveness and efficiency of operation, (b) financial reporting reliability, and (c) adherence to laws and regulations. Sale is an element playing an important role for the company because of this activity the company earns revenue to be used as a source of financing for the survival of the company. Cash is an important element as well for the company because cash is the company’s working capital to finance daily operations. The purpose of this reaserach is to find out sales and cash sytem gained by the company by applying internal control system. Besides, the author will explain internal control system used by the company, that is PT Metro Batavia Distrik Bogor. The research was done at PT Metro Batawi Distrik Bogor, located in Jalan Raya Pajajaran N. 84 H, Bogor. PT Metro Batavia Distrik Bogor is an air transportation company providing sales ticket service in cooperation with Batavia Air. The result of this research shows that the internal control system applied on sales and cash has sufficed with good procedure. It can be viewed from the result of ICQ (International Control Questionnaires) yielding quite well answers on the internal control system of sales and cash. Likewise the application of sales and cash procedure, it has run systematically with flowchart that has used a system. Sales and cash system utilized by PT Metro Batavia Distrik Bogor has made use of on-line system, thereby data can be always up date. PT Metro Batavia Distrik Bogor has made use of e-ticket selling system. The accuracy of recording result can be accounted for, so that sales and cash reporting also has been determined well by the company. Keywords:internal control system; sales; cash
PENDAMPINGAN EVALUASI KESESUAIAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN PSAK N0. 16 PADA CV. JAGOR JAYA Natalia Natalia; Iriyadi Iriyadi
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 2 No 1 (2021): JADKES Edisi Januari 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i1.475

Abstract

CV. Jagor Jaya merupakan salah satu perusahaan industri yang memproduksi folding gate, pintu harmonika serta berbagai jenis produk yang berkaitan dengan peralatan bahan bangunan seperti pipa pvc, selang serta aksesoris pintu lainnya. Hal tersebut mengakibatkan aset tetap merupakan salah satu faktor pendukung yang memiliki peranan penting dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan. Akibatnya apabila terjadi ketidaksesuaian dalam perlakuan akuntansinya dapat menimbulkan salah saji yang cukup material. Pendampingan ini bertujuan untuk membandingkan keseuaian perlakuan akuntansi aset tetap perusahaan serta penyajiannya dalam laporan keuangan CV. Jagor Jaya berdasarkan PSAK 16. Metode pendampingan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menguraikan identifikasi masalah secara rinci dan sitematis pada perbandingan antara hasil riset lapangan yaitu berupa kebijakan akuntansi pada setiap laporan keuangan perusahaan dengan kebijakan akuntansi yang berlaku secara umum yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 16. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi CV. Jagor Jaya belum sepenuhnya sesuai, adanya ketidaksesuaian perlakuan akuntansi CV. Jagor Jaya berdasarkan PSAK 16 seperti terjadinya kesalahan dalam pengakuan pengeluaran yang mengakibatkan kesalahan dalam penyajian nilai perolehan dan beban penyusutan aset tetap pada laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan beberapa biaya yang tidak termasuk kedalam pengukuran aset dan aset tetap yang telah habis masa manfaatnya namun tetap digunakan oleh perusahaan dalam kegiatan sehari-hari perusahaan. Perusahaan tidak mengakui inventaris kantor yang masa manfaat nya lebih dari satu tahun sebagai aset tetap. Metode penyusutan yang digunakan oleh perusahaan adalah metode garis lurus. Pada tahun 2018, tidak terjadi penambahan ataupun pengurangan aset. Pada pengungkapan, perusahaan belum menerapkan pelaporan secara rinci mengenai aset tetap dalam catatan atas laporan keuangan. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi, perusahaan menganut principle-based yang lebih mengandalkan pada prinsip dan pertimbangan (judgement) manajemen.
Pencatatan Dan Pengaturan Keuangan Bisnis Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Airin Nuraini; Iriyadi Iriyadi
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 2 No 2 (2021): JADKES Edisi Juli 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i2.782

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sulit berkembang adalah kurangnya pengetahuan para pelaku usaha mengenai “Pencatatan dan Pengaturan Keuangan Bisnis UMKM”, karena dalam menjalankan usaha tertentu seperti UMKM, maka perencanaan yang jelas haruslah dibuat. Hal ini mencakup tentang besaran modal, produksi, investasi dan juga perolehan laba yang semuanya harus direncanakan dengan baik. Perencanaan tersebut sangat penting untuk dibuat untuk menghindari terjadinya kerugian sekaligus agar bisa mendapatkan investor sehingga perencanaan bisnis dan juga anggaran yang baik, menarik dan akurat harus dilakukan. Apabila perencanaan tersebut tidak dimiliki, maka usaha yang sedang dijalankan juga akan sulit berkembang. Seorang pelaku usaha juga tidak akan mampu mengendalikan bisnis dan mengembangkannya jika tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang dilakukan. Ketika pelaku bisnis tidak benar benar menguasai tentang akuntansi, maka hal ini tentunya akan menghambat kemajuan dari bisnis yang sedang dilakukan dan bahkan bisa berdampak pada kerugian yang tidak sedikit. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai pencatatan keuangan yang tertata, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai penetapan harga pokok produksi yang optimal dan Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai mengendalikan fix cost juga variable cost dalam rangka peningkatan omzet UMKM. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan Pencatatan dan Pengaturan Keuangan Bisnis UMKM untuk Peningkatan Omzet UMKM merupakan bentuk realisasi kerjasama antara Dinas Koperasi – UMKM Kota Bogor dan Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan, kegiatan tersebut telah terlaksana dengan baik, dengan metode cermah, studi kasus, tanya jawab dan diskusi, dan menjadi ajang sharing pengetahuan konseptual hingga implementasi bagi pemateri dan peserta. Kata Kunci : Akuntansi, Pengaturan Keuangan, Usaha Mikro Kecil Menengah
Pendampingan Peningkatan Efisiensi Biaya Produksi UMKM Heriyanto Melalui Analisis Biaya Kualitas Yulia Maulidyanti Rosdiana; Iriyadi Iriyadi; Diah Wahyuningsih
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 1 No 1 (2020): JADKES Edisi Juli 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v1i1.311

Abstract

In each production process, it is possible there will be a discrepancy between the product that has been produced and with the standard, which referred to a defective product or a damaged product. The defective product or damaged product will affect the increase in production costs because the defective product has absorbed production costs from the beginning and it can cause losses to the company. Thus the company must make quality improvements to make the quality of the products produced more consistent and so that there are no more defective products. Improvement of this quality is needed by the existence of expenditure which is called quality cost. Quality costs are part of the production costs. With the existence of defective products or damaged products, it will cause production costs to increase because the company must pay for the process of reworking or reproducing. Therefore, by improving quality through quality costs, it is expected that production costs will be reduced. Production processes that pay attention to quality will reduce the possibility of product defects. Thus the company's production costs will be more efficient but still pay attention to the quality of the products produced. The purpose of this report is to find out how to supervise quality costs of UMKM in improving production cost efficiency. The author conducts community service at the UMKM Heriyanto which is a UMKM engaged in the shoe industry, especially adult women's shoes located on Jl. E. Sumawijaya, Sindang Barang Village, Gang Jambekiuna, Pasir Eurih Village, Taman Sari District, Bogor Regency.The results of the study show that the quality cost component found in the UMKM Heriyanto consists of prevention costs, internal failure costs, and external failure costs. In UMKM Heriyanto there is no apprasial cost because there is no quality control or checking activity for the product. In addition, the calculation of production costs in UMKM Heriyanto is quiet basic and simple because it does not separate the cost of direct raw materials from indirect raw materials, direct labor with indirect labor, and there are some overhead costs that are not taken into account. Internal failure costs consisting of excess raw materials have a significant influence on the cost of producing shoes for UMKM Heriyanto for all types of shoes. Thus the excess of this raw material must be reduced because it can affect the amount of raw material costs directly on production costs. If UMKM Heriyanto can implement the calculation of this quality cost, then in the next production it can reduce the cost of excess raw materials and UMKM Heriyanto can make production cost efficiency of 15%. Keywords: qualitycosts, production cost, cost effieciency