Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Prototipe Smart Smoker Detector Putri Azanny; Endro Ariyanto; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampus merupakan suatu lingkungan yang seharusnya bersih terhadap asap rokok. Namun, saat ini masih banyak mahasiswa dan civitas kampus yang sering melanggar aturan tentang larangan merokok pada lingkungan kampus. Untuk menanggulangi masalah tersebut dibangunlah prototipe sistem yang dapat memantau para perokok yang berada pada kantin. Implementasi dari sistem pemantauan sumber asap rokok menggunakan mikroprosesor Raspberry Pi, sensor, webcam dan motor servo. Sensor yang digunakan adalah sensor MQ-7 sebagai pendeteksi kadar karbon monoksida (CO) yang terkandung pada asap rokok. Jika terdeteksi asap rokok maka kamera webcam mengarah pada sumber asap dan meng-capture perokok tersebut serta mengirimkan gambarnya via Wi-fi ke Twitter. Nantinya pihak kampus dapat memantau dalam menangani mahasiswa dan civitas kampus yang melanggar aturan merokok di lingkungan kampus. Dari hasil pengujian sistem pada ruangan tertutup menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi sumber asap rokok dan perokok berjalan dengan baik, sesuai kebutuhan sistem dengan persentase keberhasilan sebesar 100%. Sedangkan pada ruangan terbuka performasi sistem menurun menjadi 66,67% yang disebabkan oleh pengaruh angin. Kata Kunci : Asap Rokok, Capture, Kampus, Sensor MQ-7, Twitter.
Perancangan Dan Pembangunan Sistem Otomasi Pengkondisian Kadar Ph Dan Suhu Air Kolam Ternak Ikan Lele Ronal Marulitua Lumban Batu; Endro Ariyanto; Catur Wirawan Wijiutomo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas kadar pH dan suhu air pada kolam ternak ikan lele sering mengalami ketidak stabilan. Hal ini dikarenakan banyak faktor seperti turunya hujan, iklim daerah yang cenderung dingin atau panas, penumpukan atau pembusukan makanan ikan di dalam kolam. Para peternak juga merasa kesulitan bila harus mengecek dan mengubah kadar pH dan suhu air kolam secara manual terus menerus. PH yang baik untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 6,5 – 8 dengan suhu 25-30 derajat Celcius. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketidak stabilan pH dan suhu air adalah dengan pemanfaatan Mikrokontroler Arduino dengan aktuator pompa air dan heater untuk mengotomatisasi pengkondisian tingkat pH dan suhu air kolam lele. Pada tugas akhir ini dibangun sebuah sistem yang mampu mendeteksi pH dan suhu air serta mampu menghidupkan aktuator heater, pompa air basa dan pompa air asam sebagai alat pengkondisi air menggunakan mikrokontroler yang dimonitor melalui LCD (Liquid Cristal Display). Hasil dari pengujian selisih sensor suhu, sensor dapat bekerja dengan baik dengan nilai keakuratan sensor di bawah ± 0,05 derajat Celcius dan hasil dari pengujian selisih pH, sensor mampu bekerja dengan baik dengan nilai keakuratan sensor di bawah ± 0,05. Hasil dari pengujian fungsionalitas penetral suhu air, heater mampu menetralkan suhu air dengan rata-rata perubahan suhu air 0,18 derajat Celcius permenit. Hasil dari pengujian fungsionalitas penetral pH air basa, pompa asam mampu bekerja menurunkan pH air dengan rata-rata perubahan pH 0,17 permenit dan untuk pengujian fungsionalitas penetral pH air asam, pompa basa mampu bekerja menaikkan pH air dengan rata-rata perubahan pH 0,17 permenit. Kata kunci : pH, suhu, otomasi, lele
Implementasi Shopping List Menggunakan Barcode Scanner Berbasis Komunikasi M2m Fachrial Akbar; Endro Ariyanto; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelian barang belanja bulanan rumah tangga merupakan hal yang dibutuhkan bagi setiap ibu rumah tangga ataupun asisten rumah tangga. Tidak sedikit ibu rumah tangga ataupun asisten rumah tangga yang lupa membeli barang belanja bulanannya pada saat berada di luar rumah. Pada pengerjaan tugas akhir ini, dibangun sistem perancangan terhadap pendataan barang belanja dengan menggunakan Barcode Scanner. Kemudian hasil pendataan barang akan diterima atau disimpan oleh Raspberry Pi dan akan ditampilkan di LCD. Pengguna dapat melihat barang belanjaan yang sudah tersimpan melalui SMS dengan melakukan request melalui handphone. Sistem dapat melakukan reminder kepada pengguna mengenai barang yang sudah melebihi minimum stok dengan menggunakan GSM Shield SIM900. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, sistem dapat melakukan input barang baru melalui SMS, kemudian dilakukan pengecekan barang dengan menggunakan scanner untuk memastikan barang sudah masuk di database. Setelah pengecekan berhasil, sistem dapat melakukan penambahan dan pengurangan barang apabila ada barang yang ingin ditambahkan ataupun barang yang ingin dikurangi. Sistem juga dapat melakukan reminder barang yang sudah dibawah minimum stok melalui SMS dan menerima SMS request dari pengguna. Hasil pengujian juga mendapatkan response time pada saat scanner membaca barcode hingga menampilkan di LCD dengan rata-rata 0.055 ms dan response times pada saat melakukan request sampai sistem melakukan pengiriman data request didapatkan rata-rata 12.30 detik. Kata Kunci        : Barcode Scanner, Raspberry Pi, GSM Shield SIM900
Analisis Handover Latency Pada Long Term Evolution (lte) Dengan Perubahan Jumlah User, Kecepatan Dan Time To Trigger Febrina Puspita Utari; Endro Ariyanto; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LTE mempunyai mekanisme X2 dan S1 untuk handover. Secara umum performansi handover latency, yaitu waktu untuk handover, dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya jumlah user, kecepatan dan time to trigger.  Untuk  penelitian  mengenai  peningkatan performansi  handover  diperlukan  karakteristik perubahan faktorfaktor di atas terhadap handover latency, serta batas-batas maksimum jumlah user enodeb yang tidak menurunkan performansi LTE . Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengetahui pengaruh perubahan jumlah user, kecepatan dan time to trigger terhadap handover latency. Serta mendapatkan fungsi perubahan jumlah user terhadap handover latency. Sehingga jumlah maksimum user yang tidak menurunkan performansi LTE dapat diketahui. Ini dapat diperoleh dengan melakukan simulasi handover LTE pada NS 3 dengan mengubah jumlah user, kecepatan dan time to  trigger, serta mencatat handover latency-nya. Fungsi perubahan jumlah user terhadap handover latency diperoleh dengan metode regresi dan koefisien korelasi Pearson. Hasil yang didapat adalah fungsi peningkatan handover latency terhadap jumlah user adalah linier, sedangkan perubahan handover latency terhadap kecepatan dan time to trigger naik-turun. Fungsi perubahan jumlah user pada handover latency adalah y = 0,86 x + 18,4. Dengan begitu jumlah user maksimum pada satu enodeb yang tidak menurunkan performansi LTE adalah 143 user pada kondisi baik dan 443 user pada kondisi buruk. Kata kunci: LTE, NS 3, Handover
Implementasi Dan Analisis Sistem Operasi Waktu-nyata Chibi Pada Mikrokontroler Arm Eliyah Acantha Manapa; Endro Ariyanto; Erwid Mustofa Jadied
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan embedded system dalam berbagai aspek kehidupan sudah banyak dilakukan, khususnya di bidang pengontrolan dan otomatisasi. Embedded system biasanya digunakan sebagai komponen inti dari sebuah produk untuk melakukan tugas komputasi yang real time. RTOS (Real Time Operating System) sendiri merupakan hasil pengembangan pada bidang IT sebagai sebuah sistem operasi yang diperuntukkan untuk operasi real time. Tujuan percobaan ini adalah untuk memperkenalkan prinsip kerja RTOS yang ditanam pada mikrokontroler ARM dengan tipe CORTEX-4 jenis STM32F4 Discovery. Dalam penelitian ini digunakan CHIBI RTOS yang open source sebagai sistem operasi waktu-nyata dan ARM sebagai mikrokontroler. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen penanaman CHIBI RTOS pada Mikrokontroler ARM yang dilengkapi seperti komunikasi serial, LCD, LED dan Push Button dalam menjalankan Motor DC sebagai katalis dalam melihat Preemptive Kernel, Semaphore dan Clock Tick pada Kernel, kemudian diamati juga kecepatan dan waktu dari RTOS yang digunakan. Dari hasil pengujian diketahui bahwa CHIBI RTOS bisa ditanamkan pada mikrokontroler jenis ARM CortexM4. Pengujian pada Preemptive Kernel, Semaphore dan Clock Tick pada Kernel berfungsi dengan. Kedepannya akan lebih tepat melakukan pengujian yang lebih kompleks dan skenario lebih banyak. Kata Kunci: RTOS, task, scheduling, kernel, semaphore, clock tick, microcontroller ARM
Perancangan Dan Implementasi Pengaktifan Water Heater Dan Pemantauan Suhu Dan Ketinggian Air Pada Bak Mandi Dengan Sensor Ultrasonik Dan Sensor Suhu Menggunakan Arduino Berbasis Android Muhammad Dio Khairunnas; Endro Ariyanto; Sidik Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penggunaan air panas yang digunakan untuk mandi merupakan salah satu jenis pemanfaatan teknologi yang sudah berkembang. Dengan menggunakan alat Water Heater, seseorang bisa mendapatkan air dengan suhu yang lebih tinggi. Akan tetapi, untuk mencapai suhu yang diinginkan dan melakukan pengisian pada bak mandi agar siap digunakan, water heater membutuhkan waktu yang lama. Pada sistem ini telah dirancang sebuah keran otomatis yang dapat aktif sesuai dengan suhu air yang berada di dalam bak utama dengan bantuan sensor suhu, sensor ultrasonik dan pompa air. Kedua sensor memanfaatkan sistem machine-to-machine dengan protokol MQTT yang dikontrol oleh sebuah mikrokontroler Arduino Mega2560 berbasis Android. Berdasarkan pengujian, tingkat akurasi suhu yang didapatkan memiliki nilai sebesar 97,60% dengan performansi waktu rata-rata yang didapatkan untuk mencapai suhu yang diinginkan pada bak utama adalah selama 18 menit 30 detik. Pengujian yang telah dilakukan menggunakan bak utama dengan volume air yang akan diisi adalah ±12.320 cm3, dengan volume air panas yang disediakan adalah ±9.240 cm3. Selain itu, beberapa faktor yang mempengaruhi lama waktu untuk mencapai suhu yang diinginkan antara lain adalah jenis pompa yang digunakan, besar daya yang digunakan oleh water heater, serta besarnya wadah bak utama yang digunakan sebagai penampung tempat pencampuran suhu air panas dan suhu air normal. Kata kunci : keran otomatis, purwarupa, machine-to-machine, water heater, jarak jauh
Implementasi Algoritma Kriptografi Tiny Encryption Algorithm Pada Keamanan Komunikasi Dan Data Smart Card Muhammad Rizki Adiwiganda; Endro Ariyanto; Rahmat Yasirandi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak endroa@telkomuniversity.ac.id, Smart Card adalah alat yang digunakan untuk transaksi data dengan cepat dan praktis yangberbentuk chip yang ditanamkan pada kartu. Kartu tersebut sangat membantu proses identifikasi danadministrasi seperti kartu pasien pada rumah sakit terutama pada keadaan darurat. Data pasien hanyadapat diakses oleh orang tertentu oleh karena itu dibutuhkan mekanisme keamanan seperti algoritmakriptografi untuk mengamankan data pada kartu tersebut. Algoritma yang dibutuhkan untuk kartu pasienadalah algoritma yang memiliki kemampuan proses yang cepat tingkat keamanan yang tinggi. Pada paperini telah diimplementasikan algoritma Tiny Encryption Algorithm pada Smart Card dan dihitung waktuproses serta tingkat keamanannya berdasarkan Avalance Effect. Berdasarkan dari hasil pengujian pada penelitian ini waktu proses enkripsi dan dekripsi data pasiendengan jumlah 600 baris riwayat pasien yang berukuran 30,6 Kb menghasilkan rata-rata waktu enkripsisebesar 20,17 ms sedangkan dekripsi dibutuhkan waktu sebesar 17,21 ms yang menunjukkan waktu prosesyang sangat kecil. Pengujian Avalance Effect yang dilakukan pada proses enkripsi TEA menghasilkanAvalance Effect sebesar 77% yang menunjukkan data yang dienkripsi memiliki hasil chipertext yang sangatacak sehingga isi data terjaga kerahasiaannya dengan tingkat keamanan yang tinggi. Hasil pengujianwaktu proses dan AE tersebut dapat disimpulkan bahwa TEA merupakan algoritma yang memiliki prosesmengamankan data yang cepat dengan keamanan yang tinggi dan waktu yang dapat ditoleransi oleh usersmart card.Kata kunci : Smart Card, TINY ENCRYPTION ALGORITHM, Enkripsi, Dekripsi.Abstract Smart Card is a tool that is used for fast and practical data transactions in the form of chipsembedded in the card. This card is very helpful for the process of identification and administration such aspatient cards in hospitals, especially in emergencies. However, patient data can only be accessed by certainpeople, therefore the card requires a security mechanism such as cryptographic algorithms to secure thecontents of the data. Therefore the algorithm needed for the patient card is an algorithm that has fastprocessing capabilities and a high level of security. In this paper, we try to implement the Tiny EncryptionAlgorithm on a Smart Card and calculate the processing time and measure the level of security using theAvalance Effect. Based on the results in this study the time of encryption and decryption of patient data with a totalof 600 lines of patient medical history measuring 30.6 Kb resulted in an average encryption time of 20.17ms while decryption required time of 17.21 ms that indicate processing time is very small. The AvalanceEffect test performed on the TEA encryption process produces an Avalance Effect of 77% which shows thatencrypted data has very random ciphertext results so that the data content is kept confidential with a highlevel of security. The test results of process time and AE can be concluded that the TEA is an algorithm thatcan process a fast data securing with high security and time that can be tolerated by smart card users.Keywords: Smart Card, TINY ENCRYPTION ALGORITM, Encryption, Decryption.
Pemanas Dan Penuang Kopi Arabica Otomatis Berbasis Embedded Computer Taufan Fajrin Prastiaji; Dodi Wisaksono Sudiharto; Endro Ariyanto
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKopi merupakan minuman yang sangat populer di Indonesia maupun dunia. Kopi yang ada di dunia saat ini sebagianbesar dibagi menjadi 2, yaitu Arabica dan Robusta. Arabica memiliki cita rasa yang khas dan dengan harga yang lebihmahal dibandingkan dengan jenis Robusta. Kopi jenis Arabica juga memiliki kandungan kafein lebih rendah dariRobusta, inilah yang menjadikan kopi jenis Arabica lebih digemari daripada Robusta. Menikmati kopi umunyalangsung setelah diseduh. Alasannya, cita rasa kopi pada saat itu berada pada puncaknya, lantaran suhu air yangdigunakan untuk menyeduh umumnya sesuai dengan suhu ideal yang dianjurkan. Namun secara umum di Indonesia,penjualan kopi panas instan, apalagi jenis Arabica memiliki harga cukup mahal. Menggunakan pemanas biasa akanberakibat kualitas kopi Arabica yang disajikan berubah karena suhu yang tidak terjaga. Pada studi ini diusulkan alatpemanas dan penuang kopi Arabica otomatis berbasis Arduino Uno. Purwarupa ini diharapkan mampu menjaga kopipada suhu ideal yang diharapkan sehingga kualitas kopi seperti baru diseduh.Kata Kunci: pemanas, penuang, Arabica, arduino unoAbstractCoffee is a very popular drink in Indonesia and the world. Coffee in the world today is largely divided into 2, namelyArabica and Robusta. Arabic has a distinctive taste and prices are more expensive than Robusta types. Arabica coffeealso contains more coffee than Robusta, this is what makes Arabica coffee more popular than Robusta. Enjoy coffeegenerally after brewing. The reason, the taste of coffee at that time was at its peak, because the temperature of the airused to brew according to the ideal temperature offered. However, in Indonesia, instant hot coffee sales, plus Arabicatypes, have quite expensive prices. Using an ordinary heater will result in the quality of the Arabica coffee beingserved changing due to an unapproved temperature. In this study, Arduino Uno-based automatic Arabica coffeepourers and heaters are designed. The prototype is expected to be able to buy coffee at the ideal temperature expectedto be as freshly brewed.Keyword : heather, pourers, arabica, arduino uno
IMPROVED REAL-TIME HOUSE FIRE DETECTION SYSTEM PERFORMANCE WITH IMAGE CLASSIFICATION USING MOBILENETV2 MODEL Muhammad Faris; Endro Ariyanto; Yogi Anggun Saloko Yudo
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i2.3803

Abstract

The problem with the Ardunio microcontroller-based fire detection system with fire and smoke sensors is the detection distance. For example, in another research, it was stated that the maximum distance for fire detection on two pieces of paper that were burned was 140 cm. This means that if the fire point is at a farther distance, the system cannot detect a fire early, of course, this will be problematic if used in a wider room. Based on these problems, a system is needed that can detect fires in large rooms. A method that can be used is detection using image classification. MobileNetV2 is a real-time model for classifying or detecting an object in an image. In this study, the model was built using real-time based on the TensorFlow and Keras libraries. The system will use a laptop with an Nvidia GeForce MX130 GPU, a 48MP resolution smartphone camera, and the OpenCV library for the image classification process, as well as Telegram for sending fire notifications via the Re-quests library. The test results obtained on burnt 80/90 motorcycle tires, the most optimal detection distance is 7 meters with an accuracy of 99.91%. While testing on two sheets of paper that are burned, the most optimal detection distance is 3 meters with an accuracy of 99.75%. The average response time obtained varies greatly from 74.5 ms to 117.1 ms, which depends on the internet network connection.
Sistem Pendeteksi Pencurian Barang Berbasis Mikrokontroler dan Cloud Computing Menggunakan Machine Learning Suryahadi, Daniel Putra; Ariyanto, Endro; Nuha, Hilal Hudan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencurian merupakan kejahatan yang umum terjadi di banyak belahan dunia, termasuk di Indonesia. Target pencurian sendiri tidaklah memandang lokasi, di mana hal ini terjadi juga di Masjid Syamsul 8Ulum Telkom University, padahal kondisi masjid sudah terpasang CCTV. Salah satu barang incaran pencurian pada masjid adalah sepatu, terutama saat pelaksanaan sholat Jum9at berlangsung. Telah banyak penelitian yang dilakukan dalam rangka meningkatkan keamanan pada sebuah masjid, salah satunya adalah sistem keamanan kotak amal. Belum ada penelitian yang mengembangkan sistem keamanan dari sepatu itu sendiri hingga saat ini. Merujuk kepada referensi lain, penelitian yang memiliki tujuan untuk meningkatkan keamanan pun memiliki kekurangan seperti respons yang belum otomatis pada telegram dan buzzer. Pada penelitian kali ini telah berhasil dirancang sebuah sistem pendeteksi pencurian barang berupa sepatu berbasis mikrokontroler ESP32-CAM dan cloud computing menggunakan machine learning. Sistem memiliki fitur dapat memberikan respons otomatis dengan membunyikan buzzer dan mengirimkan notifikasi telegram. Sistem memiliki akurasi sebesar 87,2% dalam mendeteksi adanya pencurian. Selain akurasi, sistem juga memiliki nilai rata-rata delay 1 (delay sejak sepatu ditaruh dan pencuplikan ESP32-CAM hingga pengirimannya ke server) sebesar 123,9 detik. Sistem masih memiliki kelemahan karena delay 2 (delay sejak pencuri mengambil sepatu dan pengiriman 1 citra hasil pencuplikan hingga muncul hasil keputusan dari proses verifikasi berdasarkan machine learning dari server) cukup besar yaitu 14,3 detik. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya pemrosesan machine learning dilakukan langsung di perangkat yang digunakan agar dapat meminimalisir delay. Kata kunci: cloud computing, ESP32-CAM, machine learning