Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KMS Digital: Sistem Monitoring Tumbuh Kembang Balita Di Desa Lebakwangi Mandala, Satria; Adiwijaya; Ariyanto, Endro; Darwiyanto, Eko
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 : Oktober (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to develop a monitoring system for toddler growth and development through Digital KMS in Lebakwangi Village, Arjasari District, Bandung Regency, by integrating digital technology, improving digital literacy, encouraging active community participation, and utilizing local potential. This program is designed as a response to the limitations of the manual recording system that has been used so far, which often causes data input errors, delays in monitoring, and difficulties in early detection of growth disorders and nutritional problems in toddlers. Through an integrated approach, the activity began with the development of a Digital KMS system that included in-depth needs analysis with all stakeholders—from posyandu cadres and health workers to parents—to identify the constraints of traditional recording and determine the main features that must be included, such as automatic data input, notifications, and an interactive forum dashboard that displays data in real time. The stages of system development include needs analysis, user-friendly interface design, development of reporting and analytics modules, pilot testing in several strategic posyandu, and full implementation integrated with the local health system. This digital KMS application was built using Laravel tools for the backend and React for the frontend. Furthermore, the program improves digital literacy through workshops and technical training held at health centers and facilities, the creation of educational modules in the form of video tutorials, written guides, and interactive materials, as well as ongoing assistance with the formation of a technical support team that is ready to provide assistance in the field. A participatory approach is implemented through community discussion forums and the involvement of community leaders as agents of change to optimize system usage, enhance a sense of ownership, and empower the community to actively participate in system evaluation and improvement. In addition, data-based monitoring and evaluation are carried out by activating interactive dashboards for periodic monitoring, data collection and analysis for early risk identification, and periodic evaluation through surveys and questionnaires to compile evaluation reports as a basis for system improvement. Synergy among partners, involving local governments, educational institutions such as Telkom University, and local communities, strengthens the ecosystem supporting this program through strategic collaboration that ensures policy support, material development, and ongoing assistance. By utilizing existing geographical and infrastructure potential as well as the cultural value of mutual cooperation, this program has successfully implemented and socialized a digital KMS application that is expected to not only improve the accuracy and effectiveness of health monitoring for toddlers, but also empower the community through increased digital literacy and sustainable digital transformation, thereby generating a long-term positive impact on the quality of health services and the quality of life of children in Lebakwangi Village.
Pemanfaatan IoT pada Metode Ad Satiation untuk Meningkatkan Efektivitas Budidaya Ikan Mas Situmorang, Jaya Pangihutan; Ariyanto, Endro; Makky, Muhammad Al
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Negara Indonesia terletak pada iklim tropis dimana beberapa wilayah terdiri dari pedesaan maupun persawahan dan biasanya masyarakat yang tinggal di sana hidup dengan membudidayakan ikan setelah panen. Pada budidaya ikan terdapat beberapa masalah salah satunya ialah pemberian pakan ikan. Pemberian pakan ikan sulit dilakukan secara tepat waktu dan metode yang tepat oleh pembudidaya atau petani. Berdasarkan permasalahan yang dipaparkan perlu sebuah sistem pemberian pakan yang bisa dilakukan secara Ad Satiation. Metode Ad Satiation adalah pemberian pakan ikan sampai kenyang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem pemberian pakan ikan dengan menggunakan metode Ad Satiation. Peralatan yang digunakan dalam penelitian adalah sensor IR, sensor sonar, sensor ultrasonik, LCD, dan servo. Pada pengujian fungsi sistem yang dilakukan semua fungsi bekerja dengan baik. Berdasarkan pengujian diketahui bahwa laju pertumbuhan relatif metode Ad Satiation jauh lebih unggul dari metode Biomassa dengan efektivitas sebesar 120 %. Pada pengukuran rasio konversi pakan, metode Ad Satiation juga memiliki nilai FCR yang lebih kecil dengan efektivitas sebesar 87,9% sehingga diperoleh penghematan pakan sebesar 12,1%. Berdasarkan berat total ikan diperoleh efektivitas sebesar 108% dan disimpulkan bahwa metode Ad Satiation lebih unggul dibanding Biomassa. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya dilakukan pengujian pada media yang lebih besar seperti kolam, durasi lebih dari 3 minggu serta menggunakan metode seperti Ad Libitum atau metode lainnya.Kata Kunci-internet of things, sawah, budidaya, ikan mas, ad satiation
Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Cabai Menggunakan Smart Garden Berbasis IoT Naufal, Febryanza; Ariyanto, Endro; Nuha, Hilal Hudan
LOGIC: Jurnal Penelitian Informatika Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/logic.v1i1.6480

Abstract

Dalam pertanian tradisional petani harus mengunjungi lahan pertanian secara teratur untuk mengukur berbagai parameter seperti suhu,kelembaban tanah dan intensitas cahaya untuk. Meskipun sistem pertanian tersebut telah digunakan selama bertahun-tahun, sistem tersebut gagal memberikan produktivitas yang tinggi karena petani tidak bisa mengukur parameter secara akurat sepanjang waktu. Penelitian ini berfokus tentang penerapan smart garden dalam kehidupan masyarakat. Perangkat yang digunakan dalam penelitian terkait yaitu NodeMCU ESP8266, LCD, sensor LDR, DHT11, moisture sensor, humidity sensor, relay, kipas, lampu UV, pompa dan Telegram. Smart garden berbasis mikrokontroller Arduino telah diaplikasikan dalam rumah kaca yang di dalamnya diletakkan 4 tanaman cabai dengan tujuan untuk membandingkan produktivitasnya dengan tanaman cabai yang ada di luar rumah kaca. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan smart garden berbasis IoT lebih efektif dalam peningkatan produktivitas tanaman dengan menyediakan sistem penyiraman otomatis. Dengan perkembangan teknologi , tanaman lebih terpantau, terpelihara dan tumbuh dengan baik. Sistem yang dibangun dapat berfungsi dengan baik dan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai dan menghasilkan buah 135,1% lebih banyak, daun 12,9% lebih banyak, serta tinggi tanaman 6,4% lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman cabai yang tumbuh di luar smart garden.
Sistem Smart Parking Berbasis Mikrokontroller dengan Website Informasi Lahan Parkir Brilian Sulthoni; Endro Ariyanto; Setyorini
LOGIC: Jurnal Penelitian Informatika Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/logic.v2i2.8815

Abstract

Mobil sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat pada kehidupan zaman sekarang dan dengan tersedianya mobilpribadi yang terjangkau, minat mereka untuk memiliki mobil semakin tinggi. Namun, peningkatanpenggunaan mobil jugamenimbulkan masalah parkir yang semakin rumit, terutama karena kurangnya informasi tentang tempat parkir yang kosong.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem alokasi dan panduan parkir yang efisien, yang dapat memberikan informasitentang ketersediaan tempat parkir dan membantu pengemudi menemukan tempat parkir yang sesuai dengan lebih efisien.Penelitian ini bertujuan untuk membuat miniatur sistem parkir pintar yang menggunakan teknologi Internet of Things (IoT)dan mikrokontroler berbasis website, untuk mengatur sistem parkir secara otomatis dan memberikan informasi ketersediaan tempat parkir kepada pengguna. Pada penelitian ini berhasil dibuat miniatur sistem alokasi tempat parkir mobil yangmenggunakan sensor ultrasonik dan inframerah, yang telah berfungsi dengan baik. Hasil pengujian menunjukkan tingkatakurasi pendeteksian keberadaan mobil mencapai 100%. Rata-rata keterlambatan (delay) dari saat mobil masuk ke dalamslot parkir hingga informasi muncul di website pengguna adalah 2,51, sedangkan rata-rata keterlambatan dari saat mobilkeluar dari slot parkir hingga informasi tampil di website pengguna adalah 1,48. Untuk pengembangan lebih lanjut sebaiknya sistem dilengkapi dengan fitur petunjuk arah serta disarankan untuk menyesuaikan layout miniatur parkir dengan areatempat parkir secara nyata.
Analysis and Implementation of an EMC-Based Radio Frequency Emission Measurement System Ariyanto, Endro; Yudo, Yogi Anggun Saloko; Sailellah, Hassan Rizky Putra
Bahasa Indonesia Vol 17 No 10 (2025): Instal : Jurnal Komputer
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalinstall.v17i10.433

Abstract

The rapid advancement of electronic technology brings many benefits, but it also introduces risks of interference in the form of electromagnetic wave emissions that may affect the performance of nearby electronic devices. To ensure that devices maintain proper electromagnetic compatibility (EMC), precise and standardized methods for measuring radio-frequency emissions are required. This study focuses on developing radio-frequency emission measurement techniques and creating software capable of controlling a spectrum analyzer, displaying measurement results, storing data, and performing further analysis. The methods used follow the RTCA/DO-160C standard, covering both conducted and radiated emission measurements through voltage conversion and the application of device correction factors. Testing was carried out using a functional (black-box) approach on each main feature of the SpectrumAnalyzer object. The results demonstrate that all software functions operate correctly, from device initialization, data retrieval and storage, to spectrum normalization. Overall, the development and testing results confirm that the RFESW software is capable of performing radio-frequency emission measurements effectively and complies with the requirements of the RTCA/DO-160C standard.