Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Linier: Literatur Informatika dan Komputer

Analisis Penerapan Metode Exif Metadata Dan Metode Error Level Analysis Untuk Pengolahan Forensic Digital Zulham Jaya Syafar; Yulita Salim; Abdul Rachman Manga’
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i1.2795

Abstract

Dalam meningkatkan kemampuan deteksi manipulasi pada gambar digital. Dengan semakin canggihnya teknologi manipulasi digital, seperti perangkat lunak pengeditan gambar, sering kali sulit untuk memastikan keaslian dan integritas sebuah gambar sebagai bukti digital dalam makalah ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dua metode forensik digital, yakni Exif Metadata dan Error Level Analysis (ELA), dalam mendeteksi manipulasi pada gambar digital. Metode Exif Metadata memberikan analisis mendalam terhadap metadata pada gambar, seperti waktu pengambilan, lokasi, dan detail perangkat yang digunakan. ELA, di sisi lain, mengukur tingkat kesalahan pada piksel dalam gambar untuk mengidentifikasi area yang mungkin telah dimanipulasi. Dengan menggabungkan kedua metode ini, penelitian ini menghasilkan hasil yang menunjukkan peningkatan akurasi dalam deteksi manipulasi gambar dibandingkan dengan penggunaan metode tunggal. Pengujian pada sampel gambar yang telah dimanipulasi menegaskan bahwa pendekatan integratif Exif Metadata dan ELA lebih efektif dalam mengidentifikasi perubahan yang tidak terdeteksi dengan metode tunggal. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknik forensik digital, khususnya dalam memastikan integritas bukti digital. Kesimpulannya, penggunaan metode integratif seperti ini menegaskan pentingnya menjaga keandalan dan validitas gambar sebagai bukti dalam konteks forensik digital
Analisis Sentimen Pengguna X Terhadap Perkembangan Artificial Intelligence (AI) Menggunakan Algoritma Machine Learning Azmi Fauziah Nur; Yulita Salim; Ramdaniah Ramdaniah
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i4.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen pengguna terhadap perkembangan Artificial Intelligence (AI) dengan membandingkan kinerja tiga algoritma machine learning: Naive Bayes (NB), Support Vector Machine (SVM), dan K-Nearest Neighbors (KNN). Dataset yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5044 tweet yang dikumpulkan dari platform media sosial X yang merepresentasikan opini dan pandangan pengguna tentang perkembangan AI. Proses pengumpulan data melibatkan pemilihan tweet yang relevan dengan menggunakan keyword terkait perkembangan AI, diikuti dengan tahap preprocessing untuk membersihkan dan menghilangkan noise serta kata yang tidak relevan. Evaluasi dilakukan dengan mengukur akurasi, presisi, recall, dan F1-score setiap algoritma dalam mengklasifikasikan sentimen tweet sebagai positif, negatif, atau netral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SVM secara signifikan lebih efektif dalam menangani analisis sentimen dibandingkan NB dan KNN, dengan akurasi masing-masing algoritma sebagai berikut: SVM=93%, NB=91%, dan KNN=81%. Penelitian ini dapat memberikan wawasan penting mengenai pemilihan algoritma machine learning yang optimal untuk analisis sentimen dan dapat membantu peneliti dan praktisi dalam memilih metode yang tepat untuk evaluasi sentimen di berbagai topik
Perancangan Manajemen Bandwidth Jaringan LAN Menggunakan Metode Peer Connection Queue Pada Laboratorium Komputer FIKOM UMI Achrul Abdullah; Yulita Salim; Abdul Rachman Manga’
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i1.2781

Abstract

Kebutuhan internet saat ini sangat diperlukan seperti komunikasi, pembelajaran ataupun pencarian sehingga kita memperoleh sebuah informasi dengan sangat cepat. Penggunaan internet yang terhubung pada satu jaringan sehingga sering terjadinya bandwidth yang tidak merata yang dapat mengakibatkan beberapa pengguna yang dapat menggunakan internet secara lancar dan pengguna lainnya lambat dalam mengakses internet. Bandwidth merupakan ukuran kapasitas transmisi data maksimum yang dapat digunakan dalam suatu jaringan. Dengan dilakukannya manajemen bandwidth menggunakan metode Peer Connection Queue (PCQ) pada mikrotik untuk mengatur user yang tertaut pada jaringan tersebut. Dengan menggunakan metode PCQ kecepatan internet dan bandwidth yang didapatkan per user pada mikrotik akan dibagi secara merata sesuai user yang tertaut pada jaringan. Setelah itu Peneliti akan mengambil data transmisi menggunakan aplikasi Wireshark untuk mengetahui bahwa jaringan tersebut telah diaplikasikan metode PCQ. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini yaitu, pemerataan bandwidth kepada user yang tertaut di jaringan tersebut sehingga internet yang digunakan oleh tiap user lancar dan optimal
Analisis Perbandingan Jaringan Internet 4G LTE Menggunakan Metode Quality Of Service (QOS) Mutia Nurul Ilmi; Yulita Salim; Erick Irawadi Alwi
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i4.2535

Abstract

Perkembangan telekomunikasi sekarang ini telah melibatkan berbagai teknologi, mulai dari generasi awal hingga generasi keempat (4G), yang dikenal dengan istilah Long Term Evolution (LTE). Sekarang ini, jaringan komunikasi yang banyak digunakan adalah 4G LTE. Quality of Service (QoS) adalah metode yang digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi kualitas jaringan, berdasarkan standar yang berlaku. Parameter QoS meliputi throughput, packet loss, delay, dan jitter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kualitas jaringan 4G dari beberapa operator berbeda berdasarkan metode QoS. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai perbandingan kualitas layanan internet, sehingga pengguna jaringan 4G dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih operator yang sesuai dengan kebutuhannya. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa throughput untuk provider Telkomsel adalah 6453 Kbps, packet loss-nya adalah 0%, delay-nya adalah 0,48702 ms, dan jitter-nya adalah 0,487184 ms. Indeks jaringan untuk provider Telkomsel adalah 4 dengan kategori sangat memuaskan. Untuk provider XL, throughput yang diperoleh adalah 36 Kbps, packet loss-nya juga 0%, delay-nya adalah 0,186165 ms, dan jitter-nya adalah 0,186160 ms. Indeks jaringan untuk provider XL juga adalah 4 dengan kategori sangat memuaskan
Analisis Kesamaan Nada Menggunakan Teknik Spektral Pada Metode Audio Forensik Riska Wulandari; Yulita Salim; Erick Irawadi Alwi
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i3.2504

Abstract

Industri musik modern dihadapkan pada permasalahan serius terkait maraknya kasus plagiarisme yang terjadi di berbagaibelahan dunia. Kemudahan akses internet dan platform musik digital mempermudah terjadinya penyalinan karya musik.Plagiariseme lagu juga merupakan topik yang kontroversial dan diperdebatkan terutama dibidang musik dimana pasarkomersial menghasilkan sejumlah uang yang besar. Kurangnya metrik yang objektif untuk memutuskan apakah suatu lagumerupakan plagiarisme, membuat pendeteksi plagiarisme menjadi tugas yang kompleks. Perlu diakui bahwa deteksiplagiarisme musik merupakan permasalahan yang kompleks dan melibatkan berbagai aspek, seperti harmoni, ritme, dankonteks musik secara keseluruhan. Pengujian ini bertujuan untuk mendeteksi kesamaan nada menggunakan metode deteksiplagiarisme musik berbasis audio forensik. Dengan menggunakan analisis spektral, penelitian ini menguji hipotesis bahwadua lagu yang memiliki kesamaan nada melodi dapat mendeteksi adanya plagiarisme. Hasil pengujian diharapkan dapatmemberikan kontribusi dalam upaya perlindungan hak cipta dan integritas karya musik. Penelitian selanjutnya perlumempertimbangkan faktor-faktor tersebut untuk mengembangkan metode deteksi yang lebih komprehensif.