Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STUDI ANALISA PENGGUNAAN BATERAI LI-ION DAN LI-PO PADA SISTEM IOT HIDROPONIK Khalif Zusrifal Rifal; Adhi Kusmantoro; Imadudin harjanto
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jeti.v1i1.580

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi modern, kebutuhan akan listrik menjadi kebutuhan yang semakin mendasar. Baterai merupakan perangkat yang sangat dibutuhkan bagi peralatan elektronik untuk menyimpan energi. Peran baterai sangat penting, salah satunya dalam penggunaan sistem IoT, terutama jika diaplikasikan di daerah yang memiliki keterbatasan energi listrik. Konsumsi daya listrik pada baterai dipengaruhi oleh desain dari sistem IoT tersebut. Pada penelitian ini penulis melakukan analisis ketahanan baterai pada sistem monitoring hidroponik dengan menggunakan dua jenis baterai yang berbeda: Baterai Lithium-polymer (Li-Po) dan Lithium-ion (Li-ion) dengan kapasitas masing-masing 12V 5000mAH. Pada pengujian ini baterai akan digunakan untuk menyuplai sistem pemantauan hidroponik berbasis Internet of Things (IoT). Dari penelitian tersebut diketahui nilai efisiensi baterai paling rendah yaitu baterai Li-Po dengan durasi pengiriman data 5 detik yaitu sebesar 8,9% dan nilai efisiensi baterai paling tinggi adalah baterai Li-Ion dengan durasi pengiriman data 15 menit yaitu sebesar 77%
KOMPARASI NILAI IMPEDANSI TERHADAP PENGARUH FUNGSI PADA PRODUK ANTENNA KEYLESS 4L45W Muhammad Ghifari; Adhi Kusmantoro; Bambang Hadi Kunaryo
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi: APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/cwvpr882

Abstract

Abstrak - Antenna keyless merupakan inovasi terkait smart handle yang dikembangkan oleh produsen-produsen mobil. Antena model 4L45W dengan customer mitsubishi (MMKI) memilki 2 tipe yaitu SRJ-1 dan SRJ-2, dimana perbedaannya berada pada jumlah lilitan kabel pada part antena dengan perbedaan pada handle pintunya yaitu painting dan platting. Untuk memverifikasi nilai impedansi produk antenna sebelum dikirimkan ke pelanggan, maka diperlukan pengecekan menggunakan function test machine di line produksi dan dikonfirmasi secara sampel oleh tim quality untuk menjamin bahwa produk sudah sesuai standart dan juga memastikan tidak adanya masalah pada mesin function test selama proses produksi. Pada Penelitian ini menggunakan metode komparasi hasil pengecekan impedansi antara function test machine produksi dan LCR meter quality, dari hasil komparasi didapatkan beberapa perbedaan judgement dan nilai pengukuran untuk produk SRJ-1 -0,096 dan SRJ- 2 0,088. Hasil data dari komparasi tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis temuan NG produk Xin upper, lower dan switch on error. Kemudian dilakukan analisa terhadap aktual produk NG. Dengan metode komparasi nilai impedansi dan analisa aktual produk disimpulkan bahwa NG karena material terdapat 8,4% produk dan NG karena man terdapat 2,8% produk, sehingga penyebab dari perbedaan nilai impedansi dan adanya produk NG yaitu disebabkan dari material dan man.
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Penerangan di Mushola RT01/RW01 Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal safarian, fandi; Adhi Kusmantoro; Muhammad Amiruddin
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi: APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/f612yx44

Abstract

Abstrak— Penerangan yang efisien dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ibadah dimushola, sebagai alternatif sumber energi yang terbarukan dan ramah lingkungan, sistem tenaga surya dapat menjadi Solusi untuk memenuhi kebutuhan penerangan mushola, terutama didaerah yang sulit dijangkau jaringan listrik. Penelitian ini bertujuan merancang sistem tenaga surya yang dapat menyediakan energi listrik untuk penerangan mushola secara mandiri, hemat biaya, dan berkelanjutan, perencangan sistem mencakup pemilihan komponen utama, seperti panel surya, baterai penyimpanan energi disesuaikan dengan kebutuhan daya penerangan mushola, berdasarkan perhitungan kebutuhan daya penerangan. Untuk kebutuhan lampu penerangan mushola RT01/RW01 Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal untuk Tingkat intensitas Cahaya 200 lux membutuhkan 6 lampu dengan spesifikasi 12 Watt 3000 Watt, dengan kebutuhan energi total harian 129,6 Watthour. Dengan pengujian perangkat keras, pembangkit listrik tenaga surya pada penelitian ini mampu  menyalurkan energi per hari sebesar 139, 1 Watthour ke dalam baterai.