Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : BAHAS

MEMAKNAI GAMBAR SKETSA TEHNIK ENGRAVING IPE MA’AKRUF DITINJAU DARI ASPEK IKONOGRAFI Azmi Azmi
BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i3.5663

Abstract

Sketsa adalah hasil goresan pena atau lainnya seperti tinta, kertas dan cat air serta cat minyak,  pada umumnya merupakan hasil rancangan awal. Sketsa adalah hasil ungkapan rasa sang seniman untuk merekam jejak dari pada objek seperti manusia, fauna, flora dan lingkungan termasuk semua makhluk di muka bumi ini. Namun seni sketsa ini terungkap makna lain terutama masalah teknik ungkapan dan juga memakai media tanpa batas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses teknik penciptaan dan makna yang terkandung di balik gambar sketsa karya Ipe Ma’akruf. Dengan upaya mengkaji lewat pendekatan ikonografi ini akan bisa dijadikan referensi tentang keberadaan seni sketsa yang selalu dipinggirkan di lingkup seni rupa. Penelaahan yang dijadikan rujukan adalah teori Erwin Panofsky yaitu: pendekatan ikonografi dan ikonologi dalam trilogi proses analisis. Proses awal secara elemen visual gambar sketsa (preiconographycal). Sedang proses identifikasi makna sekunder yaitu menelaah kaitan tema, konsep dan teknik ungkapan sketsa (iconography). Selanjutnya untuk menafsirkan interpretasi terhadap elemen figural dari objek verbal dari karya sketsa berbagai teknik yang diciptakan Ipe Ma’akruf (iconologhy). Alpha Kata Kunci: sketsa, teknik engraving, makna, ikonografi
IDENTIFIKASI BAKAT SENI ANAK DAN TAHAPANNYA DALAM PENERAPAN TEORI LOWENFELD Azmi Azmi
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10271

Abstract

Melihat antusiasme anak-anak dalam melukis atau menggambar tidak bisa diragukan lagi bahwa anak dalam kondisi apapun, mereka pasti menyukai dunia coret-coret ini. Maka diharapkan para seniman, guru dan para mahasiswa seni rupa mau dan peduli serta bisa mengidentifikasi persoalan bakat seni anak dan tahapannya. Selanjutnya ikut merencanakan bahan-bahan kajian yang berkaitan dengan permasalahan pendidikan seni rupa anak di lembaga formal maun informal. Mahasiswa senirupa  untuk segera melakukan penelitian persoalan bakat seni anak sebagai salah satu alternatif penyelesaian tugas akhir atau skripsinya. Lewat tulisan ini mencoba gagasan untuk membuka wawasan pemecahan masalah bakat seni anak dan tahapannya terutama berkaitan dengan  upaya penerapkan teori Lowenfeld. Pemiihan pendekatan teori ini berdasarkan ada kesesuaian perkembangan usia anak dengan segala potensi yang mereka miliki, kurang mendapat porsi yang seimbang antara spritual, intelektual, fisik dan sosialnya.Teori Lowenfeld ini juga bisa mengungkapkan sejauhmana keempat hal di atas bersinergi dengan pengawasan lembaga terkait di mulai dari TK hingga PT. Sehingga ada pembinaan bakat seni anak terutama masa “golden age/usia emas” tidak terhambat atau tidak terlaksana karena tak teecantum dalam kurikulum endidikan senirupa. Melalui penelitian ini telah didapat bahwa ada cara identifikasi  bakat seni anak yakni penerapan teori Lowenfeld dan para ahli, serta melalui pengamatan hasil karya yang dihasilkan dari penerapan teori tersebut. Kata Kunci: identifikasi, bakat seni anak, tahapan, penerapan dan   teori Lowenfeld.
RUMAH MELAYU ‘CINDAI’ MODEL RUMAH PANGGUNG BERCIRIKAN SENIUKIR ORNAMEN MELAYU DELI AZMI AZMI
BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i4.5704

Abstract

Rumah Melayu Cindai merupakan salah satu pelestarian yang penting dalam kehidupan seni dan budaya di kota Medan saat ini. Rumah Melayu Cindai  berupaya menggambarkan satu bentuk budaya bagi orang Melayu yang dahulu pernah mendiaminya kota Medan. Rumah Melayu Cindai  dapat dijadikan model referesentatif mewakili seni bina orang Melayu Deli telah didesain bentuknya serta dibuat sehingga menampilkan betapa arif dan kreatifnya bangsa Melayu dalam bidang seni bangunan. Perencanaan bentuk rumah tersebut menggambarkan kebijaksanaan dalam penggunaan dan keluasan ruang mengikuti keperluan zaman, mengadaptasi cuaca dan penggunaan bahan bangunan. Rumah  Melayu Cindai bercirikan Seni Ukir Ornamen (hiasan) melambangkan cara hidup dan sikap terbuka orang Melayu Deli dan kota Medan itu sendiri. Kata Kunci: Rumah Melayu, Cinai, Seniukir Ornamen dan Akar Tradisional
ANALISIS KARYA GAMBAR ILUSTRASI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 BERASTAGI DITINJAU DARI UNSUR-UNSUR SENI RUPA John Febri Siahaan; Azmi Azmi
BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v33i1.35971

Abstract

AbstrakDrawing illustrations is one of the contents in the subjects of SBK (Cultural Arts and Skills) in junior high school. The process of drawing illustrations in junior high school for class VIII does not miss the principles of fine art, so it is important for teachers to convey clearly about what the principles are and how much role they play in the process of creating an illustration. The purpose of this research is to find out the illustration works of students of class VIII of State Junior High School 2 Berastagi quarantined in terms of fine art principles. The illustration images studied are in the form of flora objects with types of cartoon illustrations. The methods used in this study are qualitative descriptive methods. The population in this study all illustrated illustrations of students of class VIII-1 Of State Junior High School 2 Berastagi which amounted to 234 works. In this study the authors took samples using purposive sampling techniques. The reason for sampling is the number of illustration works included in the flora object that is flowers. In addition, the reason for sampling is time constraints due to shared health interests that do not allow all students to carry out the learning process as usual and the decision is sourced from the government. The results of illustration work from some students for example for the principle of composition, there are still students who put the dominating object on one side of the drawing field. The purpose of this research is to find out the illustration works of students of class VIII of State Junior High School 2 Berastagi quarantined in terms of fine art principles. The illustration images studied are in the form of flora objects with types of cartoon illustrations. The principles of fine art in the illustration works of students of grade VIII-1 of State Junior High School 2 Berastagi numbered as many as 20 works.Keywords: Works; Illustrated image; Principles of Fine Art AbstrakMenggambar ilustrasi merupakan salah satu muatan dalam mata pelajaran SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) di SMP. Proses menggambar ilustrasi di SMP untuk kelas VIII tidak lepas prinsip-prinsip seni rupa, sehingga penting untuk guru dalam menyampaikan secara jelas tentang apa saja prinsip tersebut dan seberapa besar perannya dalam proses menciptakan sebuah gambar ilustrasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karya gambar ilustrasi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Berastagi ditinaju dari segi prinsip-prinsip seni rupa. Karya gambar ilustrasi yang diteliti yaitu berupa objek flora dengan jenis ilustrasi kartun. Adapaun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitianini seluruh karya gambar ilustrasi siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Berastagi yang berjumlah 234 karya. Dalam penelitian ini penulis mengambil sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alasan pengambilan sampel adalah jumlah karya ilustrasi yang termasuk dalam objek flora yaitu bunga. Selain itu alasan pengambilan sampel. adalah keterbatasan waktu karena kepentingan kesehatan bersama yang tidak memungkinkan seluruh siswa melaksanakan proses belajar seperti biasanya dan keputusan tersebut bersumber dari pemerintah. Hasil karya ilustrasi dari beberapa siswa misalnya untuk prinsip komposisi, masih ada siswa yang meletakkan objek yang mendominasi pada salah satu sisi bidang gambar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karya gambar ilustrasi karya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Berastagi ditinaju dari segi prinsip-prinsip seni rupa. Karya gambar ilustrasi yang diteliti yaitu berupa objek flora dengan jenis ilustrasi kartun. Prinsip-prinsip seni rupa pada karya gambar ilustrasi siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Berastagi yang berjumlah sebanayak 20 karya.Kata Kunci: Karya; Gambar Ilustrasi; Prinsip-Prinsip Seni Rupa