Claim Missing Document
Check
Articles

APAKAH KONEKSI POLITIK MENINGKATKAN RELATED PARTY TRANSACTION? Santosa, William Agustinus; Nugrahanti, Yeterina Widi
Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Vol 5 No 1 (2022): Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, Juni 2022
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/akurasi.v5i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara koneksi politik terhadap transaksi pihak berelasi. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018-2020. Dengan menggunakan purposive sampling dalam menentukan sampel penelitian, diperoleh 112 perusahaan dengan jumlah observasi sebanyak 336 observasi yang memenuhi kriteria pemilihan sampel. Analisis regresi data panel digunakan dalam penelitian ini untuk melakukan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koneksi politik berpengaruh positif terhadap transaksi normal utang pihak berelasi dan transaksi abnormal utang pihak berelasi. Hasil lain menujukkan bahwa koneksi politik tidak berpengaruh terhadap transaksi normal piutang pihak berelasi dan transaksi abnormal piutang pihak berelasi. Kata Kunci: Koneksi politik, transaksi pihak berelasi, transaksi abnormal pihak berelasi, teori agensi ABSTRACT This study aims to examine the effect of political connections on related party transactions. This study uses a population that is all manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the 2018-2020 period. By using purposive sampling in determining the research sample, 112 companies are obtained with a total of 336 observations that met the sample selection criteria. Panel data regression analysis is used in this study to test the hypothesis. The results show that political connections have a positive effect on normal related party transactions of account payable and abnormal related party transactions of account payable. Other results show that political connections have no effect on normal related party transactions of account receivable and abnormal related party transactions of account receivable. Keywords: Political connection, related party transaction, abnormal related party transaction, agency theory
Pengaruh invesment opportunity set (IOS), kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap kualitas laba Tinenti, Rasy Vania Jurike; Nugrahanti, Yeterina Widi
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.4, No.2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/ebisma.v4i2.1122

Abstract

Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh investment opportunity set, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional pada kualitas laba. Perusahaan LQ45 yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2019 – 2021 menjadi populasi dalam penelitian ini. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 25 perusahaan selama periode penelitian. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan sumber data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Data diolah pada program eviews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IOS berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45. Kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45. Variabel kontrol return on assets (ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45. Variabel kontrol ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan LQ45.
STRUKTUR KEPEMILIKAN, UKURAN PERUSAHAAN DAN RELATED PARTY TRANSACTION Wijaya, Darma Sudata; Supatmi, Supatmi; Widi, Yeterina
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 9 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji apakah kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan standar perusahaan memiliki pengaruh pada jumlah Transaksi Pihak Terkait (RPT) baik dalam kasus rekening hutang maupun piutang. Penelitian ini menggunakan sampel 112 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. RPT untuk akun yang terutang di hitung dengan membagi total hutang rekening pihak yang terkait dengan total kewajiban, sedangkan RPT untuk piutang dihitung dengan membagi total piutang pihak yang terkait dengan total aset. Variabel kepemilikan manajerial dihitung dari porsi saham kepemilikan manajemen dan kepemilikan institusional, sementara standar perusahaan ditunjukkan dengan total log aset. Data-data yang diperoleh diuji menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan standar perusahaan memiliki pengaruh signifikan dengan akun hutang RPT. Sedang secara parsial hanya standar perusahaan yang memiliki pengaruh negatif signifikan dengan akun hutang RPT. Disisi lain, secara bersama hasil pengujian variabel kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan standar perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan dengan akun piutang RPT.