Maria Lambertina Barek Aran
Universitas Nusa Nipa Maumere

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengalaman Melaksanakan Pencegahan Transmisi COVID-19 pada Lansia Maria Lambertina Barek Aran; Yuliani Pitang; Anggia Riske Wijayanti
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 7, No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v7i2.12193

Abstract

Objective : The purpose of research with a phenomenological approach is to explain what experiences people experience in this life, including interactions with other peopleMethods : This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. Qualitative research is research conducted to obtain answers or in-depth information about a person's opinions, feelings, which may be obtained about attitudes, beliefs, desires, and behavior as the target population.Result : The results of the study obtained 6 themes, namely knowledge about COVID-19, the psychological impact felt by families, preparation for preventing COVID-19 transmission, Implementation of preventing transmission of COVID-19 , Obstacles in the implementation of preventing the transmission of COVID-19 and, the need for information.Conclusions: Based on the results of the study, it can provide some descriptions of the experiences of the elderly in preventing the transmission of COVID-19 with the conclusion that all informants agree that COVID-19 is a disease caused by a virus that attacks the respiratory system. with the most severe complications, namely death 
EDUKASI TERSTRUKTUR TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN IBU PRIMIGRAVIDA Theresia Syrilla da Cunha; Ode Irman; Maria Lambertina Barek Aran
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4674

Abstract

Angka kematian ibu dan anak (AKI) masih menjadi masalah serius di Negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya persiapan persalinan ibu primigravida. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan persiapan persalinan yaitu melalui edukasi terstruktur. Tujuan penelitian yaitu untuk menjelaskan pengaruh edukasi terstruktur terhadap persiapan persalinan ibu primigravida. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pra eksperimental dengan rancangan one group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 ibu primigravida. Sampling menggunakan purposive sampling. Berdasarkan kriteria penelitian besar responden berjumlah 26 ibu primigravida. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-April 2022 di Puksesmas Teluk Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur. Intervensi edukasi terstruktur diberikan sebanyak 4 kali. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh edukasi terstruktur terhadap persiapan persalinan ibu primigravida (p 0.000). Penelitian ini membuktikan bahwa edukasi terstruktur dapat meningkatkan persiapan persalinan ibu primigravida. Untuk itu Puskesmas dapat membuat program promosi kesehatan yang komprehensif dengan mengintegrasikan edukasi terstruktur pada pelayanan kesehatan ibu hamil.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ORIENTASI REALITA PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA Yuldensia Avelina; Sudarwati Nababan; Maria Lambertina Barek Aran; Maria Suyanti; Clarita Hety N.D Maya
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2916

Abstract

Aspek yang mengalami penurunan secara degeneratif dari seorang lansia adalah fungsi kognitif.Penurunan fungsi kognitif pada lansia dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupannya. Hasilobservasi dan wawancara dengan pihak panti diperoleh informasi bahwa hampir semua lansiamengalami penurunan daya ingat baik ringan maupun berat, namun belum ada kegiatan atau terapi yangdapat membantu para lansia yang mengalami demensia tersebut untuk mengingat hal-hal sederhana.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentangdemensia dan cara mengingat hal-hal sederhana melalui terapi aktivitas kelompok (TAK) orientasirealita.Metode yang digunakan adalah dinamika kelompok, tanya jawab, dan perkenalan diri. Mediayang digunakan adalah laptop, speaker aktif, dan bola plastik. Bahan yang digunakan adalah instrumentMMSE (Mini Mental State Exam) untuk mengukur fungsi kognitif lansia. Peserta TAK adalah lansiayang mengalami demensia, tidak buta, dan tidak tuli. Lansia dibagi kedalam tiga kelompok sehinggapelaksanaan dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Jumlah peserta 30 orang. Kegiatan dimulai daritahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah semua lansiadapat memperkenalkan diri (nama dan asal wisma) dan dapat menyebutkan teman di samping kiri dankanannya. Para lansia antusias dalam mengikuti kegiatan hingga selesai. Perlunya kerjasama denganpihak eksternal baik pendidikan maupun puskesmas dalam penanganan lansia dengan demensia.Kata Kunci: Lansia, Demensia, Orientasi Realita, Terapi Aktivitas Kelompok