N.N.A. Mayadewi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN PENGUBENGAN KAUH KELURAHAN KEROBOKAN KELOD KABUPATEN BADUNG N.N.A. Mayadewi; I.M. Sukewijaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.783 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i04.p07

Abstract

Sayuran adalah tanaman hortikultura, berumur kurang dari setahun, merupakan sumber mineral, vitamin, protein, dan serat. Guna memenuhi kebutuhan akan sayuran, salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah dengan mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan untuk budidaya sayuran. Budidaya sayuran yang bisa dilakukan diantaranya dengan menggunakan polibag, pot, pemanfaatan barang bekas, maupun dengan cara vertikultur. Cara budidaya sayuran ini sangat penting diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang memiliki waktu lebih banyak di rumah, sehingga waktu yang tersisa setelah mengurus keluarga bisa diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Pelatihan budidaya tanaman sayuran kepada ibu-ibu PKK yang berada di Lingkungan Pengubengan Kauh, Kuta Utara, Badung sangat tepat dilakukan, karena wilayah ini merupakan daerah pariwisata dimana lahan merupakan faktor pembatas dalam budidaya tanaman. Budidaya sayuran di pekarangan ini bisa memenuhi kebutuhan anggota keluarga, bahkan bisa dijual sebagai tambahan pendapatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan praktik langsung. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memotivasi dan meningkatkan ketrampilan ibu-ibu PKK dalam budidaya tanaman sayuran. Output dari pelatihan ini adalah keterampilan sederhana dan bangkitnya minat ibu-ibu PKK dalam pembudidayaan sayuran. Sebulan setelah pelatihan, ketika dipantau ternyata semakin banyak ibu-ibu PKK yang tertarik untuk membudidayakan sayuran di pekarangan. Kata kunci : sayuran, budidaya, pekarangan
PELATIHAN AKLIMATISASI BIBIT STROBERI HASIL KULTUR MERISTEM BAGI PETANI STROBERI PANCASARI R. Dwiyani; K.B. Susrusa; I.A.P. Darmawati; G.N.A.S. Wirya; I.G.A. Gunadi; N.N.A. Mayadewi; H. Yuswanti; K.A. Yuliadhi; T.A. Phabiola; R. Kawuri; Y. Fitriani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2023.v22.i03.p10

Abstract

Abstracts The community service activity entitled "Training for Acclimatization of Strawberry Seeds from Meristem Culture for Pancasari Strawberry Farmers" has been completed. This activity was motivated by the problem of seeds by strawberry farmers in Pancasari, where farmers needed healthy seeds from tissue culture, because through propagation with runners, crop yields decreased drastically due to virus attacks. The solution is the use of seeds from meristem culture. Acclimatization training by farmers is important because removing seeds from culture bottles and then growing them on media ex vitro requires skills and understanding of acclimatization theory. The purpose of this service was to provide strawberry acclimatization skills to farmers, so that farmers can acclimatize themselves to meristem cultured strawberries produced by the Tissue Culture Laboratory of the Faculty of Agriculture Udayana University. This activity was based on the results of strawberry meristem culture research in 2019 funded by the ministry of research technology and higher education Republic of Indonesia through a national competitive grant. The results of the current community service concluded several things as follows: The training participants, especially farmers, have succeeded in carrying out their own acclimatization practice; Strawberry seedlings grown in the highlands (Pancasari) had better vigor than those grown in the lowlands (Denpasar). Keywords: acclimatization, meristem culture, Pancasari, strawberry, virus.