Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Intervensi Pemerintah melalui Kebijakan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia Komang, Ema Marsitadewi; I Wayan Sudemen
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i1.92280

Abstract

Tingkat kemiskinan di Indonesia masih menunjukkan ketimpangan antarwilayah serta rentan terhadap dinamika ekonomi global, bencana, dan krisis social. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola intervensi pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia dengan menggunakan metode tinjauan literatur kualitatif. Data dikumpulkan dari 57 jurnal yang terindeks di SINTA 1 hingga SINTA 6, yang diperoleh melalui pencarian di Google Scholar dengan kata kunci "intervensi pemerintah+kemiskinan" dan "kebijakan+kemiskinan." Seluruh artikel jurnal kemudia di coding dan hasil coding divusalisasikan dengan mind mapping. Analisis data dilakukan melalui perangkat lunak NVivo. Temuan menunjukkan bahwa intervensi pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dapat diamati pada dua tingkat pemerintahan: pusat dan daerah. Pemerintah pusat cenderung mengadopsi kebijakan makro yang bersifat universal, sedangkan pemerintah daerah lebih terlibat dalam intervensi mikro yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan local. Perbedaan ini juga terlihat pada skala intervensi dan sumber daya, di mana pemerintah pusat memiliki kapasitas untuk meluncurkan program berskala besar, sementara pemerintah daerah lebih fleksibel dalam merespons kondisi lokal. Sinergi antara kebijakan pusat dan daerah sangat penting untuk pengentasan kemiskinan yang efektif dan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemetaan yang lebih sistematis terkait pola intervensi pemerintah, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan pengentasan kemiskinan di masa depan.
Penyusunan Perencanaan Pembangunan Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangli Ni Made Heryani Dian Indraswari; I Wayan Sudemen; Nyoman Sumawidayani
Policy and Maritime Review VOLUME 3 NO 2
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/pmr.v3i2.79

Abstract

The Planning Agency of Bangli Regency plays a role in formulating development plans to realize the New Era of Bangli. However, this institution faces obstacles in the form of limited human resources and insufficient regional funds, which hinder the planning process. Therefore, this study aims to review and analyze human resource performance and budgeting as important factors in supporting the achievement of the New Era of Bangli. This study uses a type of qualitative research using data analysis techniques, namely Data Collection, Data Reduction, Data Display, Conclussion Drawing/Verifying which connects events and describes phenomena in the field that are the topic of research through observation, interviews, and documentation and uses organizational performance theory from Kumorotomo with 4 indicators, namely Efficiency, Effectiveness, Fairness, and Responsiveness. The results of the study show that Human Resources (HR) in the Regional Development Planning Agency cannot be fully said to be in accordance with the Efficiency and Effectiveness indicators because of the inhibition in the development planning process due to the delay in SIPD verification and lack of training in planning. Meanwhile, budgeting has been said to be running quite well because of the allocation of funds used according to needs in the formulation of programs and activities.
Tata Kelola Desa Wisata Berkelanjutan melalui Pendampingan di Desa Lebih Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Antarini, Lilik; I Wayan Sudemen; Victorius Adventius Hamel
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.27977

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor sebagai penyumbang devisa terbesar di Provinsi Bali. Saat ini pengembangan wisata berkelanjutan sangat penting untuk dilakukan agar pariwisata terus berkembang dengan memperhatikan lingkungan. Permasalahan utama dalam pengembangan pariwisata di Desa Lebih yaitu partisipasi masyarakat dan belum optimalnya partisipasi POKDARWIS. Metode yang dilakukan yaitu dengan Focus Group Disscussion (FGD) yang dilakukan kepada Pemerintah Desa, Kelompok Dasar Wisata (POKDARWIS) dan Masyarakat Desa Lebih. Hasil FGD menunjukkan bahwa Desa Lebih tidak hanya memiliki potensi wisata bahari, tetapi juga potensi hutan desa yang belum tergara secara optimal. Namun demikian, pengembangan objek wisata masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi yang berdampak pada pencemaran lingkungan serta belum tersedianya regulasi lokal yang mengatur tata kelola pariwisata desa. Capaian program ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi aktif masyarakat dan POKDARWIS dalam diskusi perencanaan pariwisata dan munculnya sejumlah gagasan pengembangan wisata. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi awal berupa kebutuhan penyusunan regulasi desa dan penguatan kelembagaan POKDARWIS sebagai langkah awal pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Lebih, Kabupaten Gianyar.