Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

AnalisisPenyambungan Distributed Generation Guna Meminimalkan Rugi-Rugi Daya Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) Rosalind Fawnia Margeritha; Rukmi Sari Hartati; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.898 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p19

Abstract

Penyambungan Distributed Generation pada sebuah jaringan distribusi menimbulkan dampak meningkatnya rugi-rugi daya yang diakibatkan lokasi penyambungan DG yang kurang tepat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi rugi-rugi daya adalah penentuan lokasi penyambungan DG yang tepat dengan optimasi. Optimasi lokasi penyambungan DG pada Penyulang Bangli bertujuan untuk meminimalkan rugi-rugi daya pada system distribusi di Penyulang Bangli. Dari hasil aliran daya awal diperoleh nilai rugi-rugi daya pada sistem distribusi Penyulang Bangli sebesar 160,120 kW. Optimasi penyambungan DG ini menggunakan metode Particle Swarm Optimization. Metode PSO ini dipilih karena dapat menghasilkan nilai (hasil) yang lebih stabil sesuai dengan fitness yang dimasukkan. Hasil pengaplikasikan metode PSO pada sistem jaringan distribusi Penyulang Bangli, diperoleh lokasi penyambungan DG yang menghasilkan rugi-rugi daya minimum terdapat pada titik 123 (Tembuku 14) dengan rugi-rugi sebesar 108,870kW atau terjadi penurunan rugi-rugi daya sebesar 51,2kW jika dibandingkan dengan kondisi eksisting penyambungan DG dititik 210 (bangklet 1) pada Penyulang Bangli rugi-ruginya hanya mengalami penurunan sebesar 46,8 kW. Hasil yang didapat dari optimasi penyambungan DG menggunakan metode Particle Swarm Optimization memiliki nilai penurunan rugi-rugi daya yang lebih besar yaitu sekitar 32%. [TURNITIN CHECK 15%, 27 Maret 2017]
APLIKASI METODE EXSTENDED QUADRATIC INTERIOR POINT (EQIP) UNTUK ECONOMIC DISPATCH PEMBANGKIT TERMAL DI BALI Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4 No 1 (2005): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.493 KB)

Abstract

Makalah ini membahas alokasi pembebanan menggunaan metode optimasi exstended quadratic interior point untuk economic dispatch pembangkit termal di bali. Metode exstended quadratic interior point (EQIP) adalah metode deterministik yang merupakan pengembangan metode Karmakar oleh James A. Momoh dkk. dengan berdasarkan pada perbaikan kondisi awal sehingga bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pemrograman kuadratik (non linier).Dari hasil ujicoba pada sistem pembangkit termal dibali diperoleh hasil yang baik yaitu memperlihatkan konsistensinya untuk tidak melanggar kendala dan memenuhi beban yang dibutuhkan. Algoritma EQIP dalam simulasi economic dispatch pembangkit termal di bali memberikan nilai konvergen yang cepat
A Review on Model of Integrating Renewable Distributed Generation into Bali’s Power Distribution Systems: Issues, Challenges, and Possible Solutions Ngakan Putu Satriya Utama; Rukmi Sari Hartati; Wayan G. Ariastina; Ida Bagus A. Swamardika; Ontoseno Penangsang
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 4, No 2: November 2016
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v4.i2.pp245-255

Abstract

Spurred by a global energy crisis, the use of renewable distributed generation (DG) with solar photovoltaic (PV) energy, micro-hydro power, and biomass power are gaining momentum and play major role in Bali’s distribution system as an alternative distribution system planning option. If distributed generation planning is optimal by selected optimization of multi-objective function under certain operating constraints and then their site and size are also selected optimally, the penetration of DGs is potentially beneficial. This paper would review techno-economic model objective, voltage profile improvement and power losses constraints as well as optimization based model using particle swarm optimization (PSO) algorithm application in Bali’s distributed generation planning.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING ARUS BEBAN PADA GARDU DISTRIBUSI MENGGUNAKAN SHORT MESSAGE SERVICE Ignatius I Wayan Rexci Indra Parmana; Cok Gede Indra partha; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i01.P03

Abstract

Gardu distribusi merupakan komponen utama dari sistem distribusi tenaga listrik. PLN sebagai penyedia kebutuhan listrik di Indonesia masih menggunakan cara konvensional dalam memonitor arus beban pada gardu distribusi dengan datang ke lokasi dan mengambil data. Rancang bangun sistem monitoring arus beban pada gardu distribusi menggunakan SMS merupakan perangkat yang diintegerasikan pada gardu distribusi. Nilai arus beban yang dibaca dan dikonversi oleh sensor, informasi waktu dan tanggal secara real time ditampilkan pada LCD. Pengimplementasian sistem monitoring arus beban dilakukan pada gardu distribusi KA-0298 yang menyuplai Laboratorium Teknik Elektro Universitas Udayana. Perangkat ini dapat melakukan monitoring arus beban berdasarkan perintah yang dikirimkan melalui SMS. Perintah SMS yang dikirim dengan kode “CEKARUS” dapat diterima dan direspon oleh sistem monitoring arus beban dengan hasil balasan SMS informasi nilai arus beban fasa R, fasa S, fasa T dan fasa N pada gardu distribusi. Sistem data logger pada perangkat dapat digunakan untuk merekam perubahan arus beban pada gardu distribusi. Sistem notifikasi arus beban memberikan SMS peringatan jika terjadi gangguan arus beban pada gardu distribusi. [Turnitin Chek 7% 24032017]
APLIKASI SIMULASI MONTE CARLO UNTUK MENENTUKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI PRIMER TENAGA LISTRIK IBG Manuaba; I Wayan Sukerayasa; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4 No 2 (2005): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan tenaga listrik, menuntut suatu sistem tenaga listrik yang mempunyai keandalan yang tinggi dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Untuk mengetahui keandalan penyaluran tenaga listrik, perlu diperhitungkan indeks keandalannya. Untuk mendapatkan indeks keandalan pada penyulang-penyulang pada GI. Padang Sambian digunakan metode Simulasi Monte Carlo (SMC). Metode ini adalah suatuprosedur simulasi untuk memperoleh indeks keandalan dengan memakai bilangan acak. SMC disimulasikan melalui program yang dibangun dalam Bahasa Pemrograman Matlab v6.1.Hasil simulasi menghasilkan indeks jangka waktu kegagalan (r) yang nilainya hampir sama yaitu 3,0 jam/kegagalan sedangkan indeks frekwensi kegagalan (λ) dan indeks ketidaktersediaan (U) nilainya bertambah besar apabila saluran bertambah panjang. Besarnya indeks sistem SAIFI = 1.88975, SAIDI = 5.702071, CAIDI = 3.01736, ASAI = 0.99935 dan ASUI = 0.00065. Histogram indeks keandalan menunjukkan bahwa indeks berbeda setiap tahun.
APLIKASI METODE EXSTENDED QUADRATIC INTERIOR POINT (EQIP) UNTUK ECONOMIC DISPATCH PEMBANGKIT TERMAL DI BALI Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4 No 1 (2005): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas alokasi pembebanan menggunaan metode optimasi exstended quadratic interior point untuk economic dispatch pembangkit termal di bali. Metode exstended quadratic interior point (EQIP) adalah metode deterministik yang merupakan pengembangan metode Karmakar oleh James A. Momoh dkk. dengan berdasarkan pada perbaikan kondisi awal sehingga bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pemrograman kuadratik (non linier).Dari hasil ujicoba pada sistem pembangkit termal dibali diperoleh hasil yang baik yaitu memperlihatkan konsistensinya untuk tidak melanggar kendala dan memenuhi beban yang dibutuhkan. Algoritma EQIP dalam simulasi economic dispatch pembangkit termal di bali memberikan nilai konvergen yang cepat
PRAKIRAAN KEBUTUHAN TENAGA LISTRIK PROPINSI BALI SAMPAI TAHUN 2018 DENGAN METODE REGRESI BERGANDA DERET WAKTU Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6 No 1 (2007): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prakiraan kebutuhan energi listrik memegang peranan penting dalam perencanaan sistem tenaga listrik.Dalam rangka memprakirakan pertumbuhan kebutuhan energi listrik, diperlukan sejumlah data yang sesuai sepertipola kebutuhan energi listrik masa lalu, jumlah pelanggan dari tahun ke tahun, dan harga dasar listrik. Selain itu data jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi juga diperlukan dalam memprakirakan kebutuhan energi listrikdimasa depan.Dalam penelitian ini untuk menghitung kebutuhan energi listrik dimasa depa digunakan Metode Regresi Berganda – Deret Waktu dalam memprakirakan kebutuhan energi listrik Propinsi Bali sampai tahun 2018.Prakiraan kebutuhan energi listrik meliputi empat sektor yaitu: Sektor Rumah Tangga, Sektor Komersial, Sektor Publik dan Sektor Industri. Pola kecenderungan kebutuhan energi listrik ditentukan menggunakan metode regresi berganda dengan variabel tak bebas adalah kebutuhan energi listrik, sedangkan variabel bebasnya adalah jumlah pelanggan, harga dasar listrik setiap sektor, jumlah penduduk dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).Hasil prakiraan menunjukkan bahwa kebutuhan energi listrik untuk sektor rumah tangga mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 55.71 GWh per tahun. Untuk sektor komersial, publik dan industri menunjukkan peningkatan dengan rata-rata masing-masing adalah 73.39, 5.64 dan 0.46 GWh per tahun.Pada tahun 2018 kebutuhan tenaga listrik Propnsi Bali adalah sebesar 3700,03 GWh dengan rata-rata peningkatan pertahun sebesar 135,202 GWh.
Analisis Sistem Pembumian untuk Mengamankan Instalasi Listrik di Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana Jimbaran Bali kadek rudi andika setyawan; I Gusti Ngurah Janardana; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 2 (2018): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i02.P05

Abstract

Each building's electrical panel must be connected to grounding system, so that the installation of electricity, equipment and humans residing in the building will be protected from the danger of current or over voltage. This research was conducted to determine the characteristics of the grounding system (single rod, multiple rod s?L and s?L, grid and plate) with the resistance value ? 5 Ohm [2], which can be securing electrical installation in Electrical Engineering Department of Udayana University, this research will be complited using metode based by : Collecting data of resistance soil type (?) at the location of Electrical Engineering Department Faculty of Engineering in Udayana University, calculating the grounding resistance based on data of soil resistance type (?), analyze the characteristics of earthing system with resistance soil type (?) according to the requirement of R ? 5 ? with single rod method, multiple rod s <L and s> L, plate and grid. Based on the research that has been done, rho (?) in the area of Electrical Engineering Department is 256,224 ?-meters. The results of the analysis to obtain the value of R ? 5 ? in get a single rod grounding system, with L = 82 meters, Rsr = 4.98 ?. The multiple rod type s?L, with L = 42 and s = 40 meters, RM = 4.90 ?, while the multiple rod type> L, with L = 42 and s = 43 meters, Rm = 4.98 ?. Type plate with 2x1 meter plate size, in parallel of 10 pieces and t = 4 meters big Rp = 4,56 ? and type of grid with h = 3 meters, L = 1189 meters, big RG 4,79 ?. The grounding system that is possible to install is a grouding type systems plate or grid, since its planting is shallower than the single rod grouding system type, multiple rods s?L and s> L since the limestone ground texture.
AnalisisPenyambungan Distributed Generation Guna Meminimalkan Rugi-Rugi Daya Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) Rosalind Fawnia Margeritha; Rukmi Sari Hartati; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p19

Abstract

Penyambungan Distributed Generation pada sebuah jaringan distribusi menimbulkan dampak meningkatnya rugi-rugi daya yang diakibatkan lokasi penyambungan DG yang kurang tepat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi rugi-rugi daya adalah penentuan lokasi penyambungan DG yang tepat dengan optimasi. Optimasi lokasi penyambungan DG pada Penyulang Bangli bertujuan untuk meminimalkan rugi-rugi daya pada system distribusi di Penyulang Bangli. Dari hasil aliran daya awal diperoleh nilai rugi-rugi daya pada sistem distribusi Penyulang Bangli sebesar 160,120 kW. Optimasi penyambungan DG ini menggunakan metode Particle Swarm Optimization. Metode PSO ini dipilih karena dapat menghasilkan nilai (hasil) yang lebih stabil sesuai dengan fitness yang dimasukkan. Hasil pengaplikasikan metode PSO pada sistem jaringan distribusi Penyulang Bangli, diperoleh lokasi penyambungan DG yang menghasilkan rugi-rugi daya minimum terdapat pada titik 123 (Tembuku 14) dengan rugi-rugi sebesar 108,870kW atau terjadi penurunan rugi-rugi daya sebesar 51,2kW jika dibandingkan dengan kondisi eksisting penyambungan DG dititik 210 (bangklet 1) pada Penyulang Bangli rugi-ruginya hanya mengalami penurunan sebesar 46,8 kW. Hasil yang didapat dari optimasi penyambungan DG menggunakan metode Particle Swarm Optimization memiliki nilai penurunan rugi-rugi daya yang lebih besar yaitu sekitar 32%. [TURNITIN CHECK 15%, 27 Maret 2017]