Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Implementasi Desain Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis Saintifik terhadap Perkembangan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Biologi Kelas X MAN 2 Purwokerto Teguh Julianto; Tun Fahmi Afif; Dian Supriyatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.748 KB)

Abstract

Pengembangan kompetensi dasar siswa dalam setiap pembelajaran menjadi tanggung jawab guru sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Salah satu kompetensi dasar siswa yang harus dikembangkan adalah keterampilan berfikir kritis siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Pengembangan desain pembelajaran PBL (Problen Based Learning) berbasis pembelajaran saintifik menjadi salah satu strategi pengembangan keterampilan berfikir kritis siswa dalam kegiatan pembelajaran. Siswa difasilitasi dan diberi tanggung jawab untuk mengembangkan kemampuannya memecahkan “masalah”. Siswa dibiasakan melakukan kegiatan pembelajaran berbasis pemikiran ilmiah, melalui kegiatan mendeskripsikan, mengkaitkan konsep dengan fakta, menganalisis, menyelesaikan masalah, menyimpulkan, dan mengevaluasi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa kelas X pada pembelajaran biologi melalui rancangan desain pembelajaran PBL (Probles Based Learning) berbasis pembelajaran saintifik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN Purwokerto 2 yang terdistribusi dalam 11 kelas. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi dan dilanjutkan uji t untuk mengetahui tingkat signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran PBL berbasis saintifik mempunyai korelasi secara signifikan pada semua kemampuan keterampilan berfikir kritis siswa, namun tingkat hubungannya bervariasi. Kesimpulan penelitian ini adalah desain pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis saintifik pada pembelajaran biologi berpengaruh terhadap berkembangnya keterampilan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran biologi kelas X MAN2 Purwokerto.
Implementasi Desain Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis Saintifik terhadap Perkembangan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Biologi Kelas X MAN 2 Purwokerto Julianto, Teguh; Afif, Tun Fahmi; Supriyatun, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kompetensi dasar siswa dalam setiap pembelajaran menjadi tanggung jawab guru sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Salah satu kompetensi dasar siswa yang harus dikembangkan adalah keterampilan berfikir kritis siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Pengembangan desain pembelajaran PBL (Problen Based Learning) berbasis pembelajaran saintifik menjadi salah satu strategi pengembangan keterampilan berfikir kritis siswa dalam kegiatan pembelajaran. Siswa difasilitasi dan diberi tanggung jawab untuk mengembangkan kemampuannya memecahkan “masalah”. Siswa dibiasakan melakukan kegiatan pembelajaran berbasis pemikiran ilmiah, melalui kegiatan mendeskripsikan, mengkaitkan konsep dengan fakta, menganalisis, menyelesaikan masalah, menyimpulkan, dan mengevaluasi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa kelas X pada pembelajaran biologi melalui rancangan desain pembelajaran PBL (Probles Based Learning) berbasis pembelajaran saintifik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN Purwokerto 2 yang terdistribusi dalam 11 kelas. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi dan dilanjutkan uji t untuk mengetahui tingkat signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran PBL berbasis saintifik mempunyai korelasi secara signifikan pada semua kemampuan keterampilan berfikir kritis siswa, namun tingkat hubungannya bervariasi. Kesimpulan penelitian ini adalah desain pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis saintifik pada pembelajaran biologi berpengaruh terhadap berkembangnya keterampilan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran biologi kelas X MAN2 Purwokerto.
LAMPU PENERANGAN MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI RAMAH LINGKUNGAN Dwiono, Wakhyu; Winarso, Winarso; Julianto, Teguh
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi energi matahari di Indonesia adalah 112.000 GWp, namun yang telah dimanfaatkan adalah sebesar 10 MWp. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi, maka potensi energi matahari ini sangat menjanjikan di masa-masa yang akan datang. Sebagai komponen bangsa terbesar, masyarakat muslim harus memberikan sumbangan yang besar, termasuk di antaranya adalah dalam memanfaatkan energi matahari ini. Salah satu langkah untuk mengenalkan pemanfaatan energi matahari adalah dengan memberikan contoh secara langsung kepada komunitas muslim. Salah satu komunitas muslim ini adalah Ranting 2 Muhammadiyah Desa Ledug. Komunitas ini mengelola sebuah masjid, yaitu Masjid Al Hikmah. Sebagaimana fungsi masjid pada umumnya, Masjid Al Hikmah Ledug merupakan pusat kegiatan kaum muslimin utamanya adalah persyarikatan Ranting Muhammadiyah. Sebagai salah satu fungsi Masjid sebagai fasilitas pendidikan, yang banyak diakses oleh jama’ah utamanya generasi muda, maka dengan memberikan pengenalan contoh pemanfaatan energi matahari secara langsung maka diharapkan akan membuka wawasan masyarakat terutama bagi generasi muda Muhammadiyah di ranting Ledug. Sistem yang dikenalkan adalah berupa lampu penerangan menggunakan energi listrik tenaga surya dengan kapasitas 50 Wp serta digunakan untuk menyalakan lampu sebesar 7 watt. Dari hasil pengujian, lampu penerangan dapat bekerja saat malam hari dengan durasi sekitar 11 jam.