p-Index From 2021 - 2026
7.575
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

TRAINING PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGANALISIS TES MENGGUNAKAN PROGRAM ANATES BAGI GURU Darodjat Darodjat; Teguh Julianto; Zakiyah Zakiyah; Rano Subehi
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v6i1.399

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru yang profesional. Salah satu indikator guru yang profesional adalah mampu melakukan kegiatan evaluasi proses dan hasil pembelajaran dengan benar. Studi pendahuluan dan Need Assessment terhadap guru di SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto menggunakan google form secara purposive sampling menunjukan bahwa terdapat 80% guru yang belum mengenal dan menggunakan program ANATES. Berdasarkan hasil Need Assessment tersebut, maka perlu peningkatan kemampuan guru melakukan analisis butir instrumen menggunakan program ANATES. Metode yang digunakan dalam training ini yaitu metode ceramah dan praktek secara mandiri yang dilakukan di lab komputer milik SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto. Berdasarkan responsi penilaian diri dengan menggunakan google form yang diberikan pasca pelatihan, diperoleh hasil bahwa kemampuan guru menggunakan program ANATES sebagai alat bantu untuk menganalisis kualitas butir soal meningkat 80 %, dan setiap peserta dapat melakukan analisis menggunakan program ANATES dengan prosedur yang benar.
Efektifitas Pembinaan Religiusitas Lansia terhadap Perilaku Keagamaan (Studi Pada Lansia Aisyiyah Daerah Banyumas) Zakiyah Z; Darodjat Darodjat
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 21, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.902 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.6919

Abstract

Usia lansia merupakan usia-usia yang perlu mendapatkan perhatian dari semua fihak. Dalam rangka menyiapkan dan meningkatkan kesejahteraan lansia, beberapa upaya perlu dilakukan secara terpadu dan lintas sektor, termasuk di dalamnya pembinaan religiusitas lansia sehingga lansia  sehat jasmani, rohani dan religious.Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis efektifitas pembinaan religiusitas lansia Aisyiyah Daerah Banyumas terhadap perilaku keagamaannya. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian para lansia yang mengikuti pembinaan religiusitas, para narasumber dan pimpinan Daerah Aisyiyah Banyumas (Majlis Tabligh). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan religiusitas lansia Aisyiyah Daerah Banyumas efektif dalam membentuk perilaku keagamaan lansia, hal tersebut  dibuktikan dari 1) tujuan dan komitmen penyelenggara dalam pembinaan religiusitas lansia 2) dukungan para narasumber yang mumpuni dengan indikator; a) penyampain materi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan lansia, b) penguasaan materi, c) metodologi yang tepat, d) media yang menarik, e) situasi dan kondisi yang kondusif.Keefektifan pembinaan religiusitas lansia dalam membentuk perilaku lansia juga dapat dibuktikan dari  para lansia yang menyatakan bahwa perilakunya bertambah baik setelah mengikuti pembinaan religiusitas lansia dengan indikator; 1)  idiologi bertambah kuat dalam bertauhid (mengesakan Allah), 2) ritual/ ibadah juga bertambah istiqomah, 3) pengalaman keagamaan juga bertambah, 4) intelektual ( keilmuan tentang keagamaan juga bertambah termasuk semangat untuk terus mendapatkan ilmu keagamaan) dan 5) konsistensi dalam menjalankan keagamaan juga semakin kuat.
MEMFUNGSIKAN MASJID SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN UNTUK MEMBENTUK PERADABAN ISLAM Darodjat D; Wahyudhiana W
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume XIII, Nomor 2, Juli 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.267 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1675

Abstract

Masjid sebagai tempat peribadatan saja merupakan fenomena yang banyak ditemui sekarang ini. Padahal fungsi Masjid bukan saja sebagai tempat peribadatan semata melainkan  untuk melaksanakan taqwa. Taqwa menurut konsep Islam merupakan predikat tertinggi, karena dia merupakan akumulasi dari iman, islam dan ihsan (Yunahar Ilyas, 2002: 18-20).  Hal ini menunjukan  bahwa Masjid sebagai tempat hamba mengekspresikan keimanannya kepada Allah SWT, melaksanakan ibadah kepada-Nya dan berbuat ihsan atas nama-Nya.Masjid secara peruntukkannya tidak hanya berfungsi ibadah, khususnya shalat dengan segala rangkaiannya. Akan tetapi masjid berfungsi juga sebagai sarana  sosial–seperti pendidikan, pengajian dan kegiatan sosial lainnya-  dan juga berfungsi politis  –  yaitu sebagai pusat pemerintahan, administrasi negara dan tempat berlangsungnya berbagai permusyawaratan bidang politik  (Ensiklopedi Hukum Islam, 2000: 1120).Sejarah  Islam  pada masa awal menjadikan  masjid  sebagailembaga pendidikan utama. Inilah yang dilakukan Rasulullah SAW di masjid Nabawi. Di masjid tersebut Rasulullah mendidik umat Islam dari segala umur dan jenis kelamin; dewasa, remaja, anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan. Bagi orang dewasa, mereka memanfaatkan masjid untuk tempat belajar al-Quran, hadits, fikih, dasar-dasar agama, bahasa dan sastra Arab. Sementara bagi wanita, mereka mempelajari al-Quran, hadits, dasar-dasar Islam dan ketrampilan menenun atau memintal, dengan frekuensi seminggu sekali. Sementara anak-anak belajar di serambi masjid dengan materi al-Quran, agama, bahasa Arab, berhitung, ketrampilan berkuda, memanah dan berenang. (Idi dan Suharto,  ibid: 81). Oleh sebab itu  masjid  seharusnya  berfungsi  kembalisebagai pusat peradaban,  akan tetapi  kenyataannya yang ada sekarang hanya sebagai tempat shalat saja, atau paling jauh hanya sebagai tempat belajar sebagian ilmu agama.
MODEL EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN Darodjat D; Wahyudhiana W
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume XIV, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.096 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1665

Abstract

Pembelajaran sebagai suatu sistem tersusun dari unsur-unsur manusiawi,  material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur. Menurut Marzano, Pickering, & Tighe (1993: 1-5) ada lima dimensi dalam pembelajaran agar menghasilkan  outcomes  yang efektif, yaitu: (a)  positive attitude & perceptions about learning, (b) acquiring & integrating knowledge, (c)extending&refining knowledge, (d) using knowledge  meaningfully, dan (e) productive habits of mind.  Pada tahap kelima ini, jika peserta didik yang sudah merasakan bahwa belajar merupakan suatu kebutuhan, mengembangkan apa yang penting bagi kehidupannya, selalu mencari dalil  dan bukti terhadap sesuatu, selalu mengevaluasi agar aktivitas menjadi semakin efektif, dan tidak pernah menyerah terhadap problem yang belum  dapat diatasinya, maka dia telah menjadi pembelajar yang berhasil.Untuk menentukan tingkat ketercapaian pembelajaran yang telah dicapai oleh peserta didik, maka guru harus melakukan evaluasi pembelajaran. Secara teknikal, ada tiga istilah yang terkait dengan evaluasi pembelajaran, yaitu: pengukuran (measurement), penilaian (assessment), dan evaluasi  (evaluation).  Kegiatan evaluasi didahului oleh  penilaian, kegiatan penilaian didahului oleh pengukuran (measurement). Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria, sedangkan penilaian (assessment)  merupakan kegiatan menafsirkan dan mendeskripsikan hasil pengukuran, dan evaluasi merupakan penetapan nilai atau implikasi perilaku. Pemahaman terhadap model evaluasi, sangat membantu bagi guru dan evaluator pendidikan, sehingga proses evaluasi dapat dilakukan secara komprehensif, baik menyangkut input, proses, output dan outcomes.
Information and Communication Technology dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam A. Sulaeman; Darodjat Darodjat; M Makhrus
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 21, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.7258

Abstract

Artikel ini mengkaji mengenai penggunaan dan implikasi Information and Communication Technology (ICT) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai kesatuan yang integral dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian dalam artikel ini adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data secara dokumentasi. Artikel ini menunjukkan bahwa pembelajaran ICT dalam pembelajaran PAI disajikan secara teknis melalui pengembangan silabus daring yang berisi rangkaian materi dan metode selama proses pembelajaran, penyediakan aplikasi maktabah syamilah yang berisi literatur kitab klasik, situs yang berisi berita dan opini, dan channel youtube yang berisi video konten islami yang berimplikasi terhadap proses pembelajaran menjadi lebih atraktif dan dinamis. Dukungan semua stakeholders dalam pemanfaatan ICT dalam pembelajaran PAI turut memberikan dampak positif, khususnya dalam penyediaan infrastruktur, pamanfaatan, dan perawatan perangkat ICT. Selain itu,  ICT dalam pembelajaran PAI lebih merupakan media yang dapat dipakai dalam proses pembelajaran yang mampu menghadirkan suasana Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM).
MODEL MANAJEMEN KELAS : PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN ( PAKEM ) Wahyudhiana W; Darodjat D
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume XV, Nomor 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1815.766 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1658

Abstract

Dunia pendidikan  kita  semakin  membutuhkan  sumber daya insani  yang baik dan bermutu, yang mampu  meningkatkan kualitas bangsa, mengembangkan karakter, memberikan keunggulan dan kemampuan berkreasi, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi muda bangsa yang tangguh dan bermutu serta  mempunyai daya saing,  baik regional maupun internasional. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap orang membutuhkan produk atau hasil yang bermutu, apakah  itu sebagai produk barang dari pabrikan atau korporasi maupun produk sebuah  ‘industri jasa’, yang tergolong produk ‘intangible’, yang tak nampak secara fisik (konkrit) termasuk pendidikan.Pendidikan yang bermutu secara mikro dapat kita lihat indikatornya melalui manajemen  di dalam kelas. Bagaimana seorang guru dapat mentransformasikan ilmu  kepada peserta didik secara efektif, sehingga memperoleh hasil keterserapan yang tinggi dan mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan.   Dalam Undang-undang RI  Nomor 20 Pasal 40, ayat (2) tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, antara lain disebutkan: Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis.Proses Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) adalah salah  satu  upaya peningkatan mutu pendidikan secara mikro serta bagaimana seorang guru dalam mengelola pembelajaran yang efektif di dalam kelas.
Hubungan Keyakinan Agama Islam terhadap Penerimaan Vaksin Measles Rubella di Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran I Banyumas Havidza Rivani; Yuhantoro Budi Handoyo S; Darodjat Darodjat; Titik Kusumawinakhyu
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 20, No. 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.068 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.4435

Abstract

Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak dan rubella serta dapat menular melalui saluran nafas. Penyakit campak dan rubella bisa dicegah dengan melakukan vaksin MR. Terdapatnya masyarakat yeng terkena campak dan rubella disebabkan penerimaan vaksin yang kurang baik serta beberapa faktor seperti keyakinan agama Islam. Berdasarkan keyakinan agama ibu namun kurang informasi terkait vaksin MR, akan sangat mempengarhui dalam penerimaan vaksin MR. Ibu yang mempunyai informasi terkait vaksin MR, akan melakukan penerimaan vaksin MR. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui hubungan keyakinan agama islam terhadap penerimaan vaksin Measles Rubella di wilayah kerja Puskesmas 1 Kembaran. Metode yang digunakan Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan termasuk penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang di ambil secara cluster random sampling dan uji hipotesis menggunakan Regresi Linear. Hasil uji Regresi Linear menunjukan nilai Sig.0,000 yang artinya terdapat hubungan keyakinan agama Islam terhadap penerimaan vaksin Measles Rubella. Nilai Coeficient Correlation sebesar 0,469 yang menunjukan korelasi sedang dengan arah korelasi positif antara keyakinan agama Islam terhadap penerimaan vaksin Measles Rubella. Hasil R Square pada penelitian ini yaitu ,220 atau 22%. Hal ini mengandung arti bahwa kemampuan variabel X dalam menjelaskan variabel Y adalah sebesar 22%. Masih terdapat  78% variabel X lain yang dapat mempengaruhi variabel Y. 
Efektivitas Media Microsoft Power Point dalam Peningkatan Minat Belajar Pendidikan Agama Islam Atika Sari; Darodjat Darodjat
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v4i.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana keefektifan media Microsoft Power Point dalam peningkatkan minat belajar PAI pada siswa kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pelaksanaan tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket dengan Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualititaf berupa reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan rumus efektifitas dan kuantitaf menggunakan rumus rata-rata dan presentase. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa efektivitas media microsoft power point dalam peningkatan minat belajar Pai pada siswa kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang yaitu efektif dengan siswa aktif dan antusias pada saat pembelajaran. berdasarkan nilai rata pada angket juga mengalami kenaikan pada saat siklus pertama 68,8% sedangkan pada siklus ke dua 76,14 jadi ada peningkatan minat belajar PAI.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia pada Mata Pelajaran Tarikh Lutfiana Romadhan; Darodjat Darodjat
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v4i.298

Abstract

Date learning materials are generally in the form of text, so an innovation in interactive multimedia-based learning media is needed for date subjects. The purpose of this study was to develop interactive learning media, to find out the evaluation and feasibility of media according to material experts, media experts and educators for interactive multimedia-based learning media on the subject of the main material date (the development of Islam in Indonesia during the Dutch colonial period) at Muhammadiyah Somagede Vocational School and the feasibility of the learning media. This research is a type of Research and Development (RND) research with qualitative and quantitative collection techniques. Qualitative data obtained from the results of the questionnaire in the form of explanations, suggestions from material experts, media experts, and educators. Quantitative data was obtained from the results of the questionnaire test in the form of values 5, 4, 3, 2, and 1 which were converted into qualitative data. The instrument used for data collection in the product development process is a questionnaire. Questionnaires were made for 3 respondents, namely material experts, media experts and educators. The development procedure used uses the ADDIE development procedure (analysis, design, development, implementation, evaluation). The results of research and development use the ADDIE development procedure (analysis, design, development, implementation, evaluation). The analysis phase includes field studies. The design stage includes making flowcharts and storyboards. The development phase of interactive learning media product development, validation and revision. The implementation stage is carried out once in a trial, which is tested on educators. The results of the evaluation of the material experts for stage 1 obtained an average of 4.3 and stage 2 obtained an average of 4.5 in the aspects of learning and content and the total overall score was 4.5 with a very good category. Media experts on programming and display aspects at stage 1 got an average score of 4.9 and at stage 2 got an average score of 5 so that the overall score got an average score of 5 in the very good category. The feasibility of learning media based on trials on date subject educators got an average of 4.9 with a very good category. Thus, interactive learning media on the subject of the subject matter date (the development of Islam in Indonesia during the Dutch colonial period) at SMK Muhammadiyah Somagede is feasible to use.
Pengaruh Kegiatan Kajian Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah Terhadap Pengamalan Ibadah Santri Jasy Febrianita Nurlaelatul Hikmah; Darodjat Darodjat
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v4i.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pelaksanaan kegiatan kajian Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah terhadap pengamalan ibadah santri di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis data korelasi pearson product moment. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada pengaruh antara kegiatan kajian Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah dengan pengamalan ibadah santri di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan korelasi pearson product moment sebesar 0,185 sedangkan nilai r hitung pada signifikansi 5% diperoleh sebesar 0,433 dan pada taraf signifikansi 1% diperoleh sebesar 0,549 sehingga r hitung < r tabel atau 0,185 < 0,433 dengan demikian maka ditolak dan diterima, berarti tidak ada pengaruh kegiatan kajian Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah terhadap pengamalan ibadah santri di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kabupaten Tegal.
Co-Authors A. Sulaeman Ahmad Ahmad Sulaeman Akhmad Darmawan Akhmad Darmawan Amal, Amri Ikhsanul Anung Probo Ismoko ARIF HIDAYAT Arum Berliana Prasanty Asep Daud Kosasih Asih Hidayatun Atika Sari Aufa Abida Ahmad Fadilah Azizah, Nur Azizah Bagis, Fatmah Bramadi Arya Chomsiyah, Siti Danang Endarto Putro Darmiyati Zuchdi Efi Miftah Faridli Encep Saepudin Endiyono Endiyono, Endiyono Farisi, Muhammad Faqih Al Fatin Rohmah Nur Wahidah Fatmah Bagis Fauzan Saputra Fina Aulia Fajrin Firdaus Nur Aflah Gloire, Shaka Nsengiyumva Hak, M. Fatihul Hana Wibowo, Adita Rizki Hapsari, Pauline Hardiyanto Wibowo, Hardiyanto Hasyifa Ratna Astria Havidza Rivani Heryawan, Shibyan Hukama, Athaya Ibnu Hasan Ibnu Hasan Ibnu Hasan, Ibnu ibnu hasan, ibnu hasan Imami Nugraheni Jasy Febrianita Nurlaelatul Hikmah Joe Mabumbo, Evidence Kurniawati, Heni Kusno Kusno Labib, Anis Lutfiana Romadhan M Makhrus M, Makhful M, Makhful Mabumbo, Evidence Joe Makhful Mifkhudin Mintaraga Eman Surya, Mintaraga Eman Mintaraga Mintaraga Muamar, Muhammad Muhamad Hasan Muhammad Sidik Pambudi Mulyadi Mustofa, Yongki Fajar Mutiara Dien Safitri Nanang Aminanto Neni Damajanti, Neni Nsengiyumva Gloire, Shaka Nuaimah Anatul Maula Nur Eka Febriani Pangesti Gagat Wahyuningsih Pauline Hapsari Pauline Hapsari Pauline Hapsari Pratik Hari Yuwono PratikHariYuwono Pribadi, Teguh Rano Subehi Rano Subekhi Ratna Kartika Wati RD.DevyCitraPratiwi Redi Pujiarto Ridha Na'imah Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Saefuddin, Ahfadl Salsabila Anandara Yahya Shibyan Heryawan Sibanda, Nkosilamandla Siti Nur Sa’adah Sony Irianto Sri Rahayuningsih Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sufyan, Sufyan Suyoto Suyoto Teguh Julianto Titik Kusumawinakhyu TM. Nurdin TM. Nurdin Tri Yuliansyah Bintaro, Tri Yuliansyah Usman, Khafid Wage Wage Wage, Wage Wahyudhiana W Wahyudhiana W Winata, Tri Aldi Wuri Handayani Wut Yi Aung, Htet Yahya, Salsabila Anandara Yani, Achmad Yazid, Fikri Yudha Febrianta Yuhantoro Budi Handoyo S Yusuf Yusuf z, Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah