Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Dengan Kejadian Dermatitis Atopik Pada Balita di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh Tahun 2024 Mudarris, Muhammad Raisul; Julinar; Amna, Eka Yunita
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.602

Abstract

Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit yang sering dialami balita, ditandai dengan kulit kering, gatal, dan lesi berulang, serta dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup anak. Penelitian ini bertujuan memahami hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dengan kejadian dermatitis atopik pada balita di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh tahun 2024. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 ibu yang memiliki anak usia 3–59 bulan dan mengunjungi poli kulit dan kelamin, dipilih secara simple random sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data sekunder dari rekam medis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu berusia 20–35 tahun, berpendidikan tinggi, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sebanyak 48% balita mengalami dermatitis atopik di poli kulit dan kelamin rumah sakit ibu dan anak Aceh pada tahun 2024. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian dermatitis atopik (p=0,164), namun terdapat hubungan signifikan antara perilaku ibu dengan kejadian dermatitis atopik (p=0,000). Kesimpulan bahwa perilaku ibu berhubungan dengan kejadian dermatitis atopik pada balita, sedangkan pengetahuan ibu tidak berhubungan. Saran, edukasi perilaku pencegahan perlu ditingkatkan untuk menurunkan angka kejadian dermatitis atopik pada balita.
PENCEGAHAN HIPERKOLESTEROLEMIA DAN PENURUNAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG DENGAN MENGKONSUMSI MINUMAN KESEHATAN Muharni; Yohandini, Heni; Ferlinahayati; Julinar
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1368

Abstract

Indralaya Mulya is one of the sub-districts in Indralaya District, Ogan Ilir, South Sumatra, about 6 KM from the Sriwijaya Indralaya University campus. In modern life, people's lifestyles tend to be unhealthy due to consuming foods that contain high fat, consuming less vegetables and fruit and relatively lacking sports activities. This will trigger high cholesterol (hypercholesterolemia). Various complications can be caused by high levels of cholesterol in the blood, including heart disease. Considering that the condition of high cholesterol levels is commonly found in society, the public has been introduced to the prevention of hypercholesterolemia and reducing the risk of heart disease by consuming health drinks. In this activity, socialization was carried out on the use of traditional medicinal plants (curcuma, guava leaves, sweet starfruit and green betel leaves) to prevent hypercholesterolemia. Furthermore, activity participants' cholesterol levels were also checked. The results of the activity show that the public has great curiosity about the use of medicinal plants to lower cholesterol, the public is relatively aware of the impact of hypercholesterolemia. The results of checking cholesterol levels showed that the participants (20 people) had cholesterol levels in normal conditions. Based on this activity, it was concluded that the people of Indralaya Mulya were relatively in good health and had a high level of concern about maintaining their health.
Gambaran Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di RSUD Meuraxa Banda Aceh Putri, Ghina Wastrianda; Yasmin, Silvia; Julinar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.640

Abstract

Bayi yang lahir dengan berat dibawah 2500 gram tanpa memperhatikan usia kehamilan disebut Berat badan lahir rendah (BBLR). Berdasarkan klasifikasi berat badan lahir, bayi yang lahir dengan berat 1500-1000 gram termasuk dalam kategori berat lahir sangat rendah, dan bayi dengan beratkurang dari 1000 gram termasuk dalam kategori berat lahir sangat amat rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Faktor Risiko Kejadian BBLR Di RSUD Meuraxa Banda Aceh Tahun 2023-2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif merupakan penelitian dengan menekankan waktu pengukuran/observasi data hanya satu kali pada satu saat dan dalam waktu yang bersamaan yaitu penelitian yang dilakukan untuk membuat gambaran kejadian BBLR. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bayi dengan BBLR di Rumah Sakit Meuraxa yang lahir dari tahun 2023-2024. Teknik Sampling yang digunakan adalah Total Sampling yaitu bayi BBLR yang lahir di Rumah Sakit Meuraxa periode 2023-2024 dengan jumlah 43 ibu. Hasil penelitian didapatkan bahwa Sebagian besar ibu berada pada kelompok usia 20–35 tahun (65,1%), Ibu yang mengalami preeklamsia dan melahirkan bayi BBLR (27,9%), Sebagian besar ibu dengan dengan kadar hemoglobin 7-9 dL yang melahirkan BBLR (18,6%), Paritas yang paling banyak ditemukan pada ibu dengan bayi BBLR adalah primipara (51,2%) dan Sebagian besar bayi BBLR lahir pada usia kehamilan >37 minggu (51,2%). Peneliti menyarankan kepada ibu hamil, penting untuk melakukan kunjungan antenatal secara rutin dan mengikutianjuran medis, terutama dalam hal deteksi dini komplikasi kehamilan serta pemenuhan kebutuhan gizi dan istirahat yang cukup.