Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYA HARTA JAYA DI DESA BAKTISERAGA SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI SMPN 4 SINGARAJA Gede Nogi Paranesa; Nengah Bawa Atmadja; Anantawikrama Tungga Admadja
Jurnal Pendidikan IPS Indonesia Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/pips.v3i2.3963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan tata kelola dan tata pamong koperasi Karya Harta Jaya; 2) menganalisis nilai-nilai karakter yang terkandung dalam Koperasi Karya Harta Jaya; dan 3) menetapkan model pengintegrasiannya ke dalam pembelajaran IPS dikelas IX SMPN 4 Singaraja. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) analisis data dan penarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koperasi karya harta jaya merupakan koperasi yang tata Kelola dan tata pamongnya cukup efektif dan berkembang sebagai salah satu koperasi di Kabupaten Buleleng, Koperasi Karya Harta Jaya ini memperjuangkan dengan berbagai cara baik dari segi pelayanan dan pengelolaan manajemen. Di dalam Koperasi Karya Harta Jaya terkandung nilai-nilai karakter kejujuran, disiplin, kerja sama, dan tanggungjawab Pengintegrasian Koperasi Karya Harta Jaya dalam pembelajaran IPS dapat dilakukan melalui perangkat pembelajaran, materi ajar dan LKS. Pengintegrasian ini akan memperkutat terwujudnya penanaman nilai-nilai karakter yang berguna dan bermakna positif bagi generasi muda khususnya para siswa SMP.
Bisnis Foto Prewedding: Komersialisasi Ritual Perkawinan pada Masyarakat Bali Anantawikrama Tungga Atmadja; Tuty Maryati; Nengah Bawa Atmadja
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 9 No. 2 (2019): DUNIA POLITIK DAN HOSPITALITI PEREMPUAN BALI
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2019.v09.i02.p04

Abstract

This article is a part of the fundamental research result conducted for in 2019. The method is a qualitative research that refers to a critical paradigm. The research location is in various regencies in Bali. The results showed the use of prewedding in marriage ritual in Bali is triggered by various reasons, namely not contrary to Hinduism, shame, the push of meme, postmodern identity, and the desire to show the status. The practice of prewedding is done by buying at prewedding entrepreneurs. This led to the perception of the commercialization of marriage in Balinese society. Commercialization is done in a variety of ways, namely to make prewedding as the creative industry, to develop a collaborative, create tiered quality prewedding, and conduct business activities with B2C model.