Claim Missing Document
Check
Articles

REPRESENTASI MONO NO AWARE YANG TERCERMIN DALAM FILM "GOEMON" KARYA KAZUAKI KIRIYA I Putu Dody Rama Suciptha; Gede Satya Hermawan; Ni Nengah Suartini
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i1.31755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rasa keindahan Jepang yang disebut dengan Mono No Aware yang selalu diwarnai dengan kesedihan dan kepiluan. Untuk memudahkan meganalisis Mono No Aware penelitian ini menggunakan film Goemon menceritakan tentang  pertempuran Sekigahara dengan kepahlawanan Goemon yang legendaris, yaitu dengan mencuri barang dari orang kaya dan memberikannya kepada orang miskin yang menggambarkan kesengsaraan pada masa tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif karena penjelasan kata bersifat deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunkan teori Mise En Scene, teori ini meliputi beberapa aspek yaitu, setting, akting, blocking, make-up dan kostum, ruang dan lighting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam film Goemon mendeskripsikan kesedihan dan kepiluan terlihat pada setting, akting, lighting, make-up dan kostum pada setiap scene yang di analisis 
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM ANO HI MITA HANA KARYA NISHIURA MASAKI I Gede Bj. Arta Mulya; Gede Satya Hermawan; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i2.34499

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi dan maksud tindak tutur ekspresif dalam film Ano Hi Mita Hana. Objek penelitian yang digunakan yaitu film Jepang yang berjudul Ano Hi Mita Hana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan instrumen utama menggunakan kartu data. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Dalam menganalisis, menggunakan analisis pragmatik untuk mengkaji penggunaan fungsi dan maksud tindak tutur ekspresif. Teori yang digunakan yaitu teori tindak tutur ekspresif menurut Austin (1965) sedangkan maksud tindak tutur menggunakan teori Searle (1979). Hasil penelitian yang ditemukan terdapat 22 data  tindak tutur ekspresif. Terdapat 7 fungsi tindak tutur ekpsresif yang ditemukan yaitu apologies, thank, sympathy, attitudes, greetings, wishes, challenges. Maksud tindak tutur ekspresif yang ditemukan yaitu (1) meminta maaf, (2) terima kasih, (3) penyesalan, (4) mengejek (5) menyalahkan, (6) permohonan, (7) mengharapkan (8) menentang..Kata kunci       : pragmatik, tindak tutur ekspresif, maksud tindak tutur  要旨 本研究は、映画『あの日見た花』で使用される特定の目的を持つ会話表現の意味と種類を語用論を基に明らかにすることである。対象は、映画『あの日見た花』であり、データカードを基にした定 性的記述研究である。データは、連続視聴から抜粋し、表現の機能と意思 を語用論を用いて分析した。表現理論では、アウスティン(1965)、表現意思では、サーレ(1979の理論を参考にした。この結果、特定の目的として使用される表現形式は22例あり、意味は 7例認められた。謝罪、感謝、同情、様態、挨拶、願望のつに分類 7挑戦にされた。1) ごめんなさい、2)有難う、3) 悔い、4)  非難、5) 誤解 6) 懇願、7)  切願望、 8) 対すである。 キーワード     : 語用論、特定目的表現、表現意思
Penggunaan Nomina Kyoku dan Uta pada Kolom Komentar Youtube Yeni Yeni; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i2.37588

Abstract

This paper describes the use of words that are synonymous or have the same meaning. The words chosen are Kyoku and Uta, each of which refers to the meaning of the song. For Japanese language learners, the word Uta is better known to refer to the meaning of a song, and Ongaku refers to the meaning of music. This study will show that in its use the word Uta can be replaced with the word Kyoku, which generally refers to the meaning of the song. But Kyoku shows a more specific meaning. The data is taken from the YouTube comments on popular Japanese songs. Three songs were selected that are in the top three of the Oricon Chart, namely: Gomen ne Finger Crossed (Nogizaka 46); Hitori ni Shinai yo (Kanjani 8), and Pale Blue (Kenshi Yonezu).
KONFLIK BATIN TOKOH LEVI ACKERMAN DALAM ANIME SHINGEKI NO KYOJIN SEASON 3 PART 2 KARYA ARAKI TETSURŌ Rino Akbar Budinata; Gede Satya Hermawan; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i3.39980

Abstract

本論の目的は、Sigmund Freud の心理学論理に基づき荒木哲郎監督制作アニメ進撃の巨人 Season 3 Part 2 の登場人物リヴァイ•アッカーマンの心理を描写分析することである。データはアニメを資料とし、セリフを聴き取り、書きとることで収集を行った。分析の結果、キャラクターリヴァイがあるシーンにおいて、自身のid, ego, superego超自我をめぐる内的葛藤を抱えていることが見て取れた。この内的葛藤は獣の巨人にただ一人で立ち向かう場面で、このとき、リヴァイのidの混乱はsuperegoによって抑制され、egoはsuperegoによって統制されました。リヴァイがエルヴィンを見捨てることを告げ、死を受け入れることを頼んだ上で獣の巨人に攻撃を仕掛けるとき、リヴァイのidは自我によって満たされました。
PROSES PENYERAPAN GAIRAIGO DALAM BAHASA JEPANG PADA SITUS WEB RESTORAN & BAR DI OKINAWA MARRIOTT RESORT & SPA: SEBUAH TINJAUAN MORFOLOGI I Gede Surya; Ni Nengah Suartini; Gede Satya Hermawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 7 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v7i3.40244

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penyerapan gairaigo pada situs web resmi restoran & bar Okinawa Marriott Resort & Spa periode bulan Mei-Juli tahun 2020. Ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori morfologi dan teori proses penyerapan gairaigo. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Data dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses penyerapan gairaigo terdapat dua proses yaitu; proses adaptasi dan kreasi. Secara morfologis proses adaptasi gairaigo dilakukan dengan afiksasi yang ditemukan pada kelas kata verba, adjektiva, dan advervia. Sedangkan afiksasi tidak terjadi pada kelas kata nomina. Sementara secara morfologis penyerapan gairaigo dengan cara kreasi dilakukan dengan komposisi atau penggabungan kata gairaigo dengan wago dan kango yang menghasilkan kosakata wasei-gairaigo, wasei-eigo dan konshugo.  要旨  本研究は沖縄マリオットレゾート&スパのウェブサイト2020年5月号から7月号までのレストラン・バーサイトに使用されている外来語の語形の日本語化の解明である。形態論と外来語の語形の日本語化論を用い。定性的記述研究である。データは記述的方法で分析される。結果、外来語の日本語化には二つのプロセスがあることを示している。 適応と作成のプロセスである。 形態学的には、外来語の適応プロセスは、動詞、形容詞、副詞に見られる接辞によって行われる。名詞では接辞はない。形態学的には、作成プロセスによる外来語の日本語化は、外来語と和語や漢語を組み合わせて、和製外来語、和製英語、混種語の語彙を生成することがわかった。  
Bahasa Jepang Sebagai Bahasa Asing -Pemahaman Pembelajar Terhadap Kala- Gede Satya Hermawan
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.774 KB) | DOI: 10.22146/jla.46773

Abstract

In Indonesian to express time in the past, present, and future only indicated by time adverbs, and no conjugation in the verb. The first-year Japanese language education learners in the Ganesha  University of Education, when they began to understand tenses in Japanese, it was seen that the concept of tenses in Indonesian was interference. The not only verb conjugation in Japanese is an obstacle, but the understanding of concepts Japanese tenses has also become a problem for learners. This paper will explain to the understanding of first-year Japanese language learners when applied Japanese tenses. This research is experimental research, where learners will be given two sentences, and asked to explain the differences. If the learner understands the concept of the Japanese tenses, the learner will find the difference from the time of the event in the sentence. There were 22 learners first-year Japanese language learners who were the subjects of the research. The results obtained are the first-year Japanese language learners of the Ganesha University of Education,  most of whom have not shown a good understanding of the use of Japanese tenses, this is indicated by the number of learners who are right in explaining that there are four people from 22 learners.
Pengembangan Video Animasi Toonly Pada Mata Kuliah Bunpo Shochukyu (Bab 44-46) I Gusti Ayu Diah Anggreni Dewi; Kadek Eva Krishna Adnyani; Gede Satya Hermawan
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: (1) develop a Toonly animation video suitable for the bunpo shochukyu course at the Japanese Language Education Study Program at Ganesha University of Education (UNDIKSHA); and (2) analyze the feasibility level of the Toonly animation video suitable for the bunpo shochukyu course at the Japanese Language Education Study Program at Ganesha University of Education (UNDIKSHA). This study uses the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) development model modified by Binanto. The subjects of this study were grade 2 students at the UNDIKSHA Japanese Language Education Study Program. The data were analyzed qualitatively and quantitatively. Data was collected by conducting interviews and completing questionnaires. The results of this study are: (1) Three animation videos which are suitable video characteristics according to the Buncher (2) Based on expert judgment material, the animated video received an average rating of 54 (very good). According to the media expert's assessment, animated videos obtained an average rating of 57 (very good). Meanwhile, in the assessment of six actors, an average rating of 115.1 (very good) was obtained. Based on the results of the assessment, the three animation videos were declared suitable for use in the Bunpo Shochukyu course at the UNDIKSHA Japanese Language Education Study Program.
Pola Asuh Daikichi Dalam Film Usagi Drop Komang Ayu Pradnya Paramitha; Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti; Gede Satya Hermawan
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and find out the parenting style of the character Daikichi in the film Usagi Drop. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is the character Daikichi in the film Usagi Drop. The analysis techniques used in this research are data collection, data reduction, data display, and conclusion. This research use data collection as the method to observe and analyze Daikichi by notes and data cards. The result of this research is parenting style that can be grouped into 1) Taking part in children's activities, 2) Instilling disciplinary values, 3) Prioritizing time together.
Akachan to Boku: Tantangan Ayah Tunggal di Jepang Dinda Maryanti; I Wayan Sadyana; Gede Satya Hermawan
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the form of the challenges of the character Harumi Enoki in the manga Akachan to Boku Volume 1 as a single parent. The method used is descriptive qualitative with a family sociology approach. Data collection was carried out using the observation method and note taking techniques and then analyzed using the structural functional theory proposed by Durkheim. The result of the study show that father as a single parents have two challenges. The first challenge came from the child who was raised by Harumi Enoki. The challenges from Harumi Enoki’s children are in the from of feelings of jealousy and fights. The second challenge faced by Harumi Enoki is the social view of society towards the way of parenting that is carried out by Harumi Enoki. Society in Japan consider that single parent, especially single father do not have to ability to raise and educate children.
Analisis Kesalahan Penggunaan Partikel Kasus Oleh Siswa Kelas XII BB2 SMAN 1 Sukasada Tahun Ajaran 2022/2023 Ketut Indira Sukma Yanthi; Gede Satya Hermawan; Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan partikel kasus oleh siswa kelas XII BB2. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan wawancara yang kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas XII BB2 tidak memperhatikan makna kalimat secara menyeluruh. Hal tersebut sering kali mengakibatkan siswa mengalami kekeliruan maupun kesalahan dalam menjawab soal. Dalam hal ini, sebagian besar siswa tidak hanya melihat partikel yang digunakan saja tetapi mereka juga menjadikan kosakata sebelum partikel sebagai penentunya. Adapun partikel yang paling mendominasi kesalahan yang dilakukan oleh siswa adalah partikel kasus direktif e dengan persentase kesalahan sebesar 90,20%. Berdasarkan argumentasi siswa, adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam penggunaan partikel oleh siswa yaitu karena siswa kesulitan dalam memahami fungsi dan penggunaan dari partikel yang berbeda-beda, sehingga mereka cenderung melihat sebagian makna kalimat yang dipahaminya saja.
Co-Authors Anak Agung Ngurah Janadarna Antartika, I Kadek Aulia Rahmah Desak Made Sri Mardani Dina Margaretha Sari Ulli Dinda Maryanti Fakhrian Fakhrian I Dewa Gede Oka Ardana Yasa I Gede Bj. Arta Mulya I Gede Ngurah Ari Keniten I GEDE SURYA I Gusti Agung Abi Surya Dewa I Gusti Ayu Diah Anggreni Dewi I Kadek Agus Manuartawan I Ketut Aryama Abdhiguna I Ketut Widi Astina I Komang Dika Ariasta I Komang Juliastika I Made Egi Yoga Iswara I Made Rusma Antara I Putu Andhika Wedha Pradiptya I Putu Anggela Agustin I Putu Dody Rama Suciptha I Putu Siarta I Wayan Adnyana I Wayan Julia Tanopa I Wayan Sadyana Ida Ayu Agung Pradnyamita Dewi Ida Ayu Ika Kusuma Dewi Ida Bagus Gede Ananda Putra Kusuma Intan Akmalia Kadek Ayu Yuni Astari Kadek Eva Krishna Adnyani Ketut Ayu Paramitasari Ketut Indira Sukma Yanthi Komang Ayu Pradnya Paramitha Komang Dian Wulandari Komang Krisna Layyin Mahfiyana Lesi Asmaniah Luh Anggi Sumarin Luh Putu Asti Putri Utami Luh Putu Kurnia Sageningsih Made Kusuma Wardani Ni Kadek Suarningsih Ni Kadek Sudiarini Ni Luh Ayu Putri Utari Ni Luh Ayu Trisna Yani Ni Luh Putu Abi Baruna Dewi Ni Luh Putu Suastini Ni Made Ari Wilistyani Ni Made Pebri Yanti Ni Made Yunita Dewi Ni Nengah Manik Meriani Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini Ni Nyoman Murniasih Ni Nyoman Padmadewi Ni Nyoman Paramita Rasmi Ni Putu Cyntia Agustian Ni Putu Mega Nandini Ni Putu Tesyana Trisna Dewi Ni Putu Yuli Armini NI WAYAN AYU CAHYANI Puput Fatmawati Putri Trisnawati Putu Citra Intan Padmasari Putu Desy Putriani w Putu Devi Ayu Andari Putu Deviliastari Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti Putu Diva Dian Pratama Putu Indriaty Megatara Putu Robert P K Rino Akbar Budinata Seftya Dwita Fanani Yeni Yeni