Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Identification of psychometric properties of acculturative stress scale for international students Karyanta, Nugraha Arif; Suryanto, Suryanto; Matulessy, Andik
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 12 No. 2 (2024): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jipt.v12i2.31548

Abstract

Ensuring reliable measurement instruments is crucial for psychologists and practitioners. The Acculturative Stress Scale for International Students (ASSIS) is a widely used tool for assessing acculturative stress. An analysis of data from 100 international students in Indonesia demonstrated that the ASSIS met reliability standards, with AVE values between 0.50 and 0.63 and CR values between 0.73 and 0.91. The ASSIS also satisfied the criteria for content and construct validity. Additionally, the factorial validity of the ASSIS-1 CFA model met 5 out of 6 criteria, including RMSEA < 0.08, SRMR < 0.10, and NFI, CFI, and GFI values > 0.90, while the ASSIS-2 CFA model fulfilled all 6 criteria. Consequently, it can be concluded that the ASSIS is a valid and reliable tool for international students in the Indonesian cultural context.
EMPTY NEST PADA LANSIA DITINJAU DARI TINGKAT GRATITUDE DI KARANGANYAR Sari, Theresia Novi Pamungkas; Karyanta, Nugraha Arif; Widyastuti, Endang
Jurnal Psikohumanika Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/j.psi.v15i2.2192

Abstract

The ederly is the last stage in human life. In this phase, the elderly experience a variety of life processes, one of them is empty nest. Children where leave the house cause them to feel empty. As a result, the elderly experience difficulties in their lives. The purpose of this study was to determine the effect of gratitude on loneliness in the elderly. Based on the literature review, the researchers determined the research hypothesis that there was a negative relationship between gratitude and loneliness. This research used quantitative methods and used quota sampling as a sampling technique. The subjects in this study were 54 elderly IPPK (Ikatan Purnakaryawan Pendidik dan Kebudayaan) members where live in the sub-district of Jumapolo. Research variables were measured using gratitude scale and empty nest scale. The obtained data were analyzed using simple product moment analysis. The results showed the value of correlation coefficient of = -0,352 p= 0,019 (p<0,01). It proved that there was a significant negative correlation between gratitude and empty nest in the elderly, so hypotheses presented in this study was received. Additional analysis using multiple regression analysis was used to test the influence between aspects of gratitude and empty nest. Based on the calculation results, a significance value of p = 0.69 (not significant) (p> 0.05) was obtained. The results of the multiple regression analysis show that there is no influence between the gratitude aspect and the empty nest.
IDENTIFIKASI PROPERTI PSIKOMETRIK SKALA KONSTRUAL DIRI UNTUK MAHASISWA INTERNASIONAL DI INDONESIA Karyanta, Nugraha Arif; Suryanto, Suryanto; Matulessy, Andik
Jurnal Psikohumanika Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/j.psi.v16i1.2331

Abstract

Konstrual diri merupakan kondisi dimana seseorang melihat diri mereka sebagai identitas yang terpisah atau sebagai identitas yang lebih terhubung dengan orang lain. Usaha mengetahui validitas dan reliabilitas skala konstrual diri untuk mahasiswa internasional di Indonesia penting untuk dilakukan mengingat konstrual diri sangat berpengaruh terhadap berbagai variabel psikologis pada mahasiswa internasional. Salah satu alat ukur konstrual diri yang paling sering digunakan di berbagai negara adalah Self-Construal Scale (SCS) oleh Theodore M. Singelis (1994). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui properti psikometri dari SCS pada mahasiswa internasional di Indonesia. Berdasarkan hasil analisis dari 100 data yang dikumpulkan, ditemukan hasil bahwa SCS yang telah dimodifikasi memenuhi validitas konten, validitas konstruk, dan reliabilitas. SCS yang telah dimodifikasi memenuhi empat kriteria Goodness of Fit dengan nilai RMSEA = 0.075, SRMR = 0.074, serta NFI = 0.90 dan CFI = 0.95. Kemudian reliabilitas SCS dilihat dari nilai AVE yakni 0.63 untuk konstrual diri independen dan 0.53 untuk konstrual diri interdependen. Seluruhnya, nilai CR mencapai 0.96 untuk konstrual diri independen dan 0.93 untuk konstrual diri interdependen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa SCS valid dan reliabel untuk mengukur konstrual diri pada mahasiswa internasional di Indonesia.
Psychometric Characteristics of the Intergroup Anxiety Scale among International Students in Indonesia Karyanta, Nugraha Arif; Suryanto, Suryanto; Matulessy, Andik
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 5 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i5.1258

Abstract

When someone perceives significant differences in others, they may feel anxious about the potential for negative interactions or undesirable outcomes that may arise from such interactions. This is referred to as intergroup anxiety. It is important to research the validity and reliability of the intergroup anxiety scale for international students in Indonesia because intergroup anxiety affects various psychological variables in them. One of the most commonly used instruments to measure intergroup anxiety is the Intergroup Anxiety Scale (IAS) by Walter G. Stephan and Cookie White Stephan, developed since 1985. This study aims to evaluate the psychometric properties of the IAS in the context of international students in Indonesia. From the analysis of 100 collected data points, the results show that the IAS used in this study meets the criteria for content validity, construct validity, and reliability. The results indicate that the IAS meets four Goodness of Fit criteria, with RMSEA = 0.079, SRMR = 0.074, NFI = 0.90, and CFI = 0.95. Furthermore, the reliability of the IAS was evaluated with an Average Variance Extracted (AVE) value of 0.57. The overall Composite Reliability (CR) value reached 0.93. Therefore, it can be concluded that the IAS is a valid and reliable tool for measuring self-construal among international students in Indonesia.
IDENTIFIKASI PENYEBAB STRESS PADA ANAK USIA DINI Rahmawati, Anayanti; Probosari, Riezky Maya; Karyanta, Nugraha Arif
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.115550

Abstract

Fenomena kerentanan stres pada remaja saat ini menjadi isyu yang mendesak, ditengarai banyak gangguan emosional masa remaja yang bersumber pada pengalaman traumatis di masa kanak-kanak. Pengalaman traumatis anak terbentuk dari akumulasi perasaan khawatir yang tidak tertangani secara tuntas, yang kemudian mengendap secara laten dan muncul kembali saat individu memasuki masa remaja. Faktor-faktor penyebab stres anak usia dini yang dapat menimbulkan pengalaman traumatis masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi penyebab stres pada anak usia dini. Metode penelitian menggunakan survey dengan menyebar kuisioner melalui link google form pada 55 orangtua yang memliliki anak usia 4-6 tahun (30 anak laki-laki dan 25 anak perempuan). Kuisioner yang digunakan adaptasi Preschoolers Daily Stress Scale for Parents, yang terdiri dari lima faktor yaitu fantasies and fear, conflict with peers sibling conflict, conflict at school dan conflict in relation with parents. Analisis data menggunakan bantuan SPSS statistik deskriptif melalui perbandingan antar nilai rata-rata pada masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi penyebab kekhawatiran anak yang dapat memicu terjadinya stres dari urutan paling tinggi ke terendah adalah faktor fantasies and fear sebesar 89,08%; sibling conflict sebesar 89,08%; conflict in relation with parents sebesar 87,26%;  conflict at school sebesar 85,45% dan conflict with peers sebesar 78,17%.
Edukasi Keuangan untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa di Surakarta Renanita, Theda; Anggarani, Fadjri Kirana; Liem, Andrian; Setyowati, Rini; Fitriana, Afia; Priyatama, Aditya Nanda; Setyanto, Arif Tri; Karyanta, Nugraha Arif
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.89933

Abstract

Literasi keuangan menjadi isu global dan menjadi program nasional di berbagai negara termasuk Indonesia. Literasi keuangan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, data menunjukkan literasi keuangan perlu ditingkatkan. Mahasiswa merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian karena masa perkembangan mahasiswa adalah masa mempersiapkan kemandirian keuangan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan melibatkan pengetahuan dan perilaku keuangan. Untuk meningkatkan literasi keuangan maka diselenggarakan kegiatan edukasi keuangan keuangan dengan perspektif psikologi ekonomi. Kegiatan ini menekankan pada aspek psikologis keuangan. Peserta edukasi keuangan ini sebanyak 32 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah ceramah dan aktivitas aktif peserta dengan menggunakan lembar kerja. Efektivitas program juga dianalisis dengan membandingkan rata-rata efikasi keuangan, pengetahuan keuangan subjektif, pengetahuan keuangan objektif, dan perspektif keuangan masa depan pada saat pre-test dan post-test. Selain itu, peneliti juga membandingkan rata-rata keempat variabel dari kelompok peserta program edukasi dengan non peserta program (N=33). Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata keempat variabel setelah mengikuti program. Kelompok yang mengikuti program menunjukkan rata-rata keempat variabel lebih tinggi daripada non peserta. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan mereka, meningkatnya pemahaman mengenai keuangan, dan merasa menjadi lebih percaya diri dalam mengelola keuangan. Mereka juga akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dalam kehidupan keuangan mereka sehari-hari. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan masif untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan keuangan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan jasa keuangan dan menggunakannya dengan bijaksana. Kata kunci: edukasi keuangan; literasi keuangan; mahasiswa; perilaku keuangan 
Pendampingan Regulasi Emosi dalam Mengatasi Stress Akademik sebagai Usaha Peningkatan Kesehatan Mental Mahasiswa Setyowati, Rini; Fitriani, Afia; Anggarani, Fadjri Kirana; Priyatama, Aditya Nanda; Karyanta, Nugraha Arif; Setyanto, Arif Tri
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.68952

Abstract

Perubahan pola pembelajaran konvensional tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (dalam jaringan) dan hybrid dapat berpotensi menjadi sumber stress akademik bagi mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan regulasi emosi dalam mengatasi stres akademik pada mahasiswa.Kegiatan pendampingan regulasi emosi ini dilakukan berpedoman pada modul pendampingan regulasi emosi dengan metode aktivitas komunikasi, konferensi, studi kasus, simulasi dan games, sharing, tayangan video, dan berlatih relaksasi yang kepada 16 peserta yang yang mengalami stres akademik.Acara berjalan selama 240 menit dengan lancar dan penuh dengan partisipasi aktif dari para peserta yang hadir. Pengabdian ini mengimplementasikannya disesuaikan dengan permasalahan yang sedang dialami mahasiswa saat ini, yaitu stres akademik yang diakibatkan oleh perubahan pola pembelajaran.Pendampingan regulasi emosi ini dapat dikatakan telah membantu peserta dalam mengembangkan kemampuan regulasi emosi sehingga bermanfaat dalam menangani stres akademik dan meningkatkan kesehatan mental dengan didasarkan dari data pengalaman, worksheet, simulasi yang didapatkan dari peserta dan hasil evaluasi yang telah diisi oleh peserta.
Hubungan antara Personal Value dengan Perilaku Prososial Online pada Pengguna Twitter Pertiwi, Agata Kurnia Indah; Karyanta, Nugraha Arif
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v8i2.78556

Abstract

Fenomena ‘Twitter, please do your magic’ menunjukkan adanya unsur kerja sama, kooperatif, dan kebersamaan antar penggunanya untuk membantu seseorang yang membutuhkan pertolongan dalam dunia maya, sehingga disebut sebagai perilaku prososial online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal value yang merupakan prinsip individu dalam memandang peristiwa hingga berperilaku, terhadap perilaku prososial online pada pengguna Twitter. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berbasis digital. Responden merupakan pengguna aktif Twitter di Indonesia (N = 479). Alat ukur yang digunakan yaitu skala Perilaku Prososial Online (α = 0,869) dan Potrait Values Questionnaire (α = 0,887). Analisis data menggunakan teknik regresi linear sederhana yang menunjukkan hasil r sebesar 0,370 dengan signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil analisis hipotesis, diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara personal value dengan perilaku prososial online pada pengguna Twitter, dengan dimensi nilai benevolence dan universalism yang memberikan pengaruh paling besar. Hasil penelitian diharapkan membantu optimalisasi proses penyusunan konten atau iklan di Twitter yang bersifat sosial sehingga dapat membangun kesan serta emosi yang tepat guna mencapai keterlibatan prososial online dari para penggunanya.