Suci Murti Karini
Sebelas Maret University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbedaan Depresi Antara Wanita Menopause Yang Masih Bersuami Dan Janda Di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta Setyowati, Rini; Soenarto, Tara Kartika; Karini, Suci Murti
Indigenous Vol. 3 No. 2, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i2.6584

Abstract

Menopause merupakan fase krisis bagi wanita. Di fase ini, gangguan depresi bisa menyerang wanita menopause.  Perbedaan status perkawinan menjadi salah satu faktor penting dalam menyikapi depresi tersebut. Tujuan penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui apakah terdapat perbedaan depresi  antara wanita menopause yang bersuami dan janda di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta.Populasi penelitian ini adalah wanita yang mengalami menopause alami minimal 1 tahun, tinggal di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta dan berusia 50-65 tahun baik yang masih bersuami maupun yang janda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 60 orang yang terdiri dari 30 wanita menopause yang bersuami dan 30 wanita menopause yang janda. Pengumpulan data menggunakan skala  adaptasi  BDI-II  (r =0,874), dan data diri responden.Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan depresi yang signifikan antara wanita menopause yang bersuami dan janda (thitung =  0,388 < ttabel = 2,002 , p > 0,05). Hasil yang tidak signifikan ini diakibatkan adanya kovariat lain yang memengaruhi variabel depresi, seperti : pendidikan, dan jumlah tanggungan anak.Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan depresi yang signifikan antara wanita menopause yang masih bersuami dan janda di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta.Kata kunci:  Depresi, Menopause, Janda, Bersuami
Kohesivitas Kelompok dan Iklim Sekolah dengan Perilaku Agresi pada Suporter Tim Sekolah Fitriana, Ajeng Pradipta; Karini, Suci Murti; Fitriani, Afia -
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psi.v16i2.7834

Abstract

AbstractAggressive behaviors is an abnormal behavior that is done by supporter. It occurs, for some factors, such as; group cohesion and school climate. Group cohesion is the attraction between group members. School climate is the quality of school life experience by someone. This research is aimed to knowing the correlation between group cohesion and the school climate with aggressive behaviors. The population of this research involving all the supporters of the sports team on SMAN Z Surakarta. This research using saturation sampling with data total are 51 data including 5 data outliers. The instruments to collect the data of the research were aggressive behavior scale (reliability 0,914), group cohesion scale (reliability 0,915) and school climate scale (reliability 0,875). The results showed the value of p = 0,009 0.05; R = 0,442, meaning there is a significant with moderate correlation between group cohesion and school climate with aggressive behavior. Keywords: aggressive behavior, group cohesion, school climate AbstrakPerilaku agresi merupakan perilaku menyimpang yang sering dilakukan oleh suporter. Hal-hal yang berperan pada munculnya perilaku agresi antara lain kohesivitas kelompok dan iklim sekolah. Kohesivitas kelompok ialah ketertarikan antar anggota kelompok. Iklim sekolah adalah kualitas sekolah berdasarkan pola pengalaman kehidupan sekolah seseorang. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui hubungan antara kohesivitas kelompok dan iklim sekolah dengan perilaku agresi pada suporter tim olahraga SMAN Z Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh suporter tim olahraga SMAN Z Surakarta. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh dengan total sampel sebanyak 51 orang dengan 5 data outliers. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala perilaku agresi (reliabilitas 0,914), skala kohesivitas kelompok (reliabilitas 0,915) dan skala iklim sekolah (reliabilitas 0,875). Hasil penelitian pada kelompok kohesivitas dan iklim sekolah dengan perilaku agresi menunjukkan nilai p = 0,009 0,05 dan R= 0,442. Artinya terdapat hubungan signifikan yang sedang antara kohesivitas kelompok dan iklim sekolah dengan perilaku agresi.Kata kunci: iklim sekolah, kohesivitas kelompok, perilaku agresi
Perbedaan Depresi Antara Wanita Menopause Yang Masih Bersuami Dan Janda Di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta Setyowati, Rini; Soenarto, Tara Kartika; Karini, Suci Murti
Indigenous Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i2.6584

Abstract

Menopause merupakan fase krisis bagi wanita. Di fase ini, gangguan depresi bisa menyerang wanita menopause.  Perbedaan status perkawinan menjadi salah satu faktor penting dalam menyikapi depresi tersebut. Tujuan penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui apakah terdapat perbedaan depresi  antara wanita menopause yang bersuami dan janda di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta.Populasi penelitian ini adalah wanita yang mengalami menopause alami minimal 1 tahun, tinggal di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta dan berusia 50-65 tahun baik yang masih bersuami maupun yang janda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 60 orang yang terdiri dari 30 wanita menopause yang bersuami dan 30 wanita menopause yang janda. Pengumpulan data menggunakan skala  adaptasi  BDI-II  (r =0,874), dan data diri responden.Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan depresi yang signifikan antara wanita menopause yang bersuami dan janda (thitung =  0,388 ttabel = 2,002 , p 0,05). Hasil yang tidak signifikan ini diakibatkan adanya kovariat lain yang memengaruhi variabel depresi, seperti : pendidikan, dan jumlah tanggungan anak.Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan depresi yang signifikan antara wanita menopause yang masih bersuami dan janda di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta.Kata kunci:  Depresi, Menopause, Janda, Bersuami