Waslam Waslam
Universitas Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Novel Katarsis Karya Anastasia Aemilia Terhadap Psikologis Pembaca Nabila Setio Lestari; Wahyu Wibowo; Waslam Waslam
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v12i1.42975

Abstract

Karya sastra mempunyai arti sebuah hasil dari pemikiran atau ide yang dituangkan oleh seseorang melalui tahapan pembuatan karya. Novel merupakan bentuk hasil karya yang termasuk ke dalam prosa fiksi. Tujuan penelitian ini ialah (1) mengetahui pengaruh novel Katarsis terhadap psikologis pembaca usia 20 sampai 31 tahun, (2) mengetahui cara novel Katarsis memengaruhi psikologis pembaca, (3) mengetahui dampak yang ditimbulkan setelah membaca novel Katarsis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 20 orang pembaca novel Katarsis berusia 20 sampai 31 tahun. Pengaruh novel Katarsis terhadap psikologis pembaca adalah cemas berlebihan. Mayoritas pembaca memilih tingkah laku tokoh sebagai cara novel Katarsis memengaruhi psikologis pembaca. Sebanyak 80% pembaca memilih tidak ada dampak yang ditimbulkan setelah membaca novel Katarsis. Sebanyak 5% pembaca memilih dampak yang ditimbulkan ialah rasa ingin melukai diri sendiri (self injury), dan  sebanyak 5% pembaca memilih dampak yang ditimbulkan ialah ingatan atau perasaan untuk membalas dendam. 
PERSELISIHAN MANGIR DENGAN MATARAM DALAM NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Muhammad Faiz; Wahyu Wibowo; Waslam Waslam
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v12i2.43696

Abstract

Sosiologi sastra menggabungkan pengetahuan rupa dan keadaan yang diciptakan penyair melalui situasi historis yang menjadi dasarnya. Penelitian ini menguraikan perselisihan yang terdapat Drama Mangir. Dan pelajari tentang sejarah kerajaan Indonesia selama beberapa ratus tahun terakhir. Metode yang dipakai ialah deskriptif kualitatif. Penelitian ini memakai kajian sosiologi sastra. Pengumpulan data penelitian dengan terkait konteks. Hasil penelitian ditunjukkan sebagai berikut. Pertama, Wanabaya jatuh cinta pada Adisaroh, namun tidak disetujui oleh Baru Klinting dan para Wedana. Kedua, Adisaroh membuka nama aslinya sebagai Putri Pambayun (Putri Kerajaan Mataram), Wanabaya marah kepada Putri Pambayun, dan Panembahan Senapati mengundang Wanabaya ke Mataram. Ketiga, Wanabaya, Baru Klinting, dan Wedana Patalan dibunuh di Keraton Mataram. Putri Pambayun meminta ayahnya (Panembahan Senapati) untuk mati bersama Wanabaya. Panembahan Senapati mengusir Putri Pambayun dan membawa mayat Wanabaya dari Mataram.