Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 76 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI DISTRIBUSI PRODUK MUFFIN CUP CAKE PADA PERUSAHAAN SURYA CAKE DI GIANYAR TAHUN 2013 Ni Wayan Eka Rahmayuni Septiarini .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alokasi produk muffin cup cake dan biaya distribusi pada Perusahaan Surya Cake. (2) alokasi produk dan biaya distribusi jika menerapkan linear programming pada Perusahaan Surya Cake, serta (3) dampak terhadap harga jual produk jika menerapkan linear programming. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan metode wawancara yang dianalisis dengan linear programming metode distribusi tipe modified distribution method (MODI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) alokasi distribusi produk hanya berdasarkan pada waktu pemesanan produk oleh pelanggan, dengan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode Januari-Juni sebesar Rp 20.766.165 dan periode Juli-Desember sebesar Rp 26.473.810, (2) alokasi produk pada perusahaan Surya Cake tahun 2013 setelah menerapkan linear programming berdampak pada perubahan alokasi produk yang mengakibatkan biaya distribusi yang dikeluarkan perusahaan lebih sedikit pada periode Januari-Juni biaya distribusi yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp19.625.875,00 dan periode Juli-Desember sebesar Rp 25.374.890,00, dan (3) dampak terhadap harga jual produk jika menerapkan linear programming dapat dilihat dari penurunan biaya total yang dikeluarkan oleh perusahaan. Harga jual produk sebelum menerapkan linear programming pada periode Januari-Juni Rp900,00/biji sedangkan periode Juli-Desember Rp 1.000,00/biji. Setelah menerapkan linear programming harga jual produk periode Januari-Juni Rp729,66/biji sedangkan periode Juli-Desember Rp747,58/biji Berdasarkan hasil tersebut perusahaan perlu melakukan perbaikan dari jumlah alokasi distribusi produk, biaya distribusi serta harga jual produk.Kata Kunci : alokasi produk, linear programming, optimalisasi distribusi The aims of this study were to know (1) the product allocation of muffin cup cake and disrtibution cost of Surya Cake Company, (2) product allocation and distribution cost if linear programming was implemented in Surya Cake company, as well as (3) the effect of linear programming on selling price of product. This study was descriptive quantitative research. Data on this study were collected through documentation and interview which were analyzed by using linear programming with distribution method type modified distribution method (MODI). The result of this study showed that (1) distribution of product allocation was only based on product ordering time done by customer with distribution cost Rp 20.766.165 on period of January-June and Rp 26.473.810 on period of July-December, (2) the implementation of linear programming gave effect on product allocation changes and it gave impact to the distribution cost in 2013, in which the distribution cost decreased into Rp19.625.875,00 on periode of January-June and Rp 25.374.890,00 on periode of July December, (3) the effect on selling price when linear programming was implemented could be seen on the decrease of overall cost spent by the company. Before implementing linear programming selling prices of the product were Rp 900,00/item on period of January-June and Rp 1.000,00/item on period of July-December. After implementing the linear programming, the selling price decreased into Rp 729,66/item on period of January-June and Rp747,58/item on period of July-December. Based on that result, the company need to do remedial or correction in terms of total allocation of product distribution, distribution cost, and selling price of product.keyword : product allocation, linear programming, optimal distribution
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN BALI MANDARA (JKBM) DI KECAMATAN KLUNGKUNG, KABUPATEN KLUNGKUNG TAHUN 2013 Ni Komang Yusika Trisna Dewi .; Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Efektivitas pelaksanaan program jaminan kesehatan bali mandara (JKBM) di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung Tahun 2013, (2) hamabatan–hambatan yang dihadapi dalam menjalankan program JKBM di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung Tahun 2013. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, kuisioner dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efektivitas pelaksanaan program JKBM di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung Tahun 2013 diukur dengan menggunakan tiga indikator yaitu indikator input, indikator proses, dan indikator output berada pada kriteria efektif dengan skor 6.582 (81,9%). Dilihat dari masing-masing indikator diperoleh hasil sebagai berikut, yakni indikator input dengan skor sebesar 4.964 (82,7%) tergolong dalam kriteria efektif, indikator proses dengan skor sebesar 1598 (79,1%) tergolong dalam kriteria efektif, dan indikator output dengan skor sebesar 20 (100%) tergolong kriteria sangat efektif. (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam menjalankan program JKBM di Kecamatan Klungkung Tahun 2013 adalah kurangnya pemahaman masyarakat saat melakukan rujukan ke Rumah Sakit dan kurang validnya kepesertaan JKBM. Kata Kunci : Efektivitas, JKBM, indikator input, proses, output This research is focusing on the finding of (1) the effectiveness of implementation Bali Mandara’s Health Guarante (JKBM) program in Klungkung subdistric of Klungkung Regency in 2013, (2) the obstacles face by the government in conducting the program in Klungkung subdistric of Klungkung Regency in 2013. The data is gathered by using some techniques such as : interview, questionnaire, and documentation, which is analyzed then by using descriptive quantitative analysis. The result of the research shows that (1) the effectiveness of JKBM program implementation is measured by three indicators such as input indicator, process indicator, and output indictor which stand on score 6.582 (81.9%). According to each indicator, it can be drawn the result as follows: input indicator got 4.964 score (82.7%) and categorized as effective criteria, process indicator got 1.598 score (79.1%) and categorized as effective criteria, and output indicator got 20 score (100%) and categorized as very effective criteria. Obstacles faced in implementing the JKBM program in Klungkung district is the less understanding of the society in processing JKBM to hospital, and less validity of the memberships of JKBM keyword : Effectiveness, JKBM, input indicator, process, output
STUDI KOMPARATIF MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS ANTARA MOVING CLASS DENGAN KELAS MENETAP DI SMP N 1 KERAMBITAN DAN SMP N 2 TABANAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Komang Nova Arysandhi .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang menggunakan penataan lingkungan belajar moving class, (2) motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang menggunakan penataan lingkungan belajar kelas menetap, dan (3) perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS antara siswa yang menggunakan penataan lingkungan belajar moving class dengan penataan lingkungan belajar kelas menetap di SMP N 1 Kerambitan dan SMP N 2 Tabanan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Independent-Sample t-test yang diolah dengan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang menggunakan penataan lingkungan belajar moving class sebesar 78,99 tergolong kategori tinggi, (2) rata-rata motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang menggunakan penataan lingkungan belajar kelas menetap sebesar 63,38 tergolong cukup tinggi, dan (3) ada perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPS antara siswa yang menggunakan penataan lingkungan belajar moving class dengan penataan lingkungan belajar kelas menetap di SMP N 1 Kerambitan dan SMP N 2 Tabanan tahun ajaran 2013/2014, dengan perolehan thitung > ttabel (27,527>1,967).Kata Kunci : kelas menetap, motivasi belajar siswa, moving class. This study was intended to investigate (1) students’ motivation in learning IPS using moving class management, (2) students’ motivation in leaning IPS using settled class management, and (3) the significance different of students’ motivation in learning IPS using moving class and settled class management at junior high school “SMP N 1 Kerambitan” and at junior high school “SMP N 2 Tabanan” in academic year 2013/2014. The study used quantitative approach with comparative method. The data were collected by using documentation and questionnaire. The method analysis which was used was independent-sample t-test analysis which was analyzed by using SPSS 16.0 for windows program. The result of the study showed that (1) the average score of students’ motivation in learning IPS using moving class management was 78.99 which belongs to high category, (2) the average score of students’ motivation in learning IPS using settled class management was 63.38 which belongs to sufficient category, and (3) there were significance different of students’ motivation in learning IPS using moving class and settled class management at SMP N 1 Kerambitan and SMP N 2 Tabanan in academic year 2013/2014, with (27.527>1.967).keyword : settled class, students’ motivation in learning, moving class.
PENGARUH SUASANA TOKO (STORE ATMOSPHERE) TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA TOSERBA NUSA PERMAI DI KECAMATAN NUSA PENIDA TAHUN 2014 Ni Luh Julianti .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) exterior, general interior, store layout, dan interior display secara parsial terhadap minat beli konsumen pada Toserba Nusa Permai di Kecamatan Nusa Penida Tahun 2014, dan (2) suasana toko secara simultan terhadap minat beli konsumen pada Toserba Nusa Permai di Kecamatan Nusa Penida Tahun 2014. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Subjek penelitian ini adalah konsumen Toserba Nusa Permai sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah suasana toko dan minat beli konsumen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan analisis regresi berganda dengan SPSS 16.0 for windows yang meliputi uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) secar parsial exterior, general interior, store layout, dan interior display berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen pada Toserba Nusa Permai di Kecamatan Nusa Penida Tahun 2014, dan (2) secara simultan suasana toko berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen pada Toserba Nusa Permai di Kecamatan Nusa Penida Tahun 2014, hal tersebut ditunjukan dari nilai Fhitung = 39,766 > Ftabel = 2,47 atau p-value = 0.000 < α = 0,05.Kata Kunci : minat beli konsumen, suasana toko This research aimed at identifying the effect of (1) exterior, general interior, store layout, and interior display as partial toward interest consumer buy postgraduate Toserba Nusa Permai at Nusa Penida District in 2014, and (2) store atmosphere toward simulate toward interest consumer buy postgraduate Toserba Nusa Permai at Nusa Penida District in 2014. This research was a descriptive quantitative research with 100 person respondent. The subject of this research the consumer of Toserba Nusa Permai and the store atmosphere interest consumer buy. The method of data collection was questionnaire and was analyzed by fold regression analyzed SPSS 16.0 for windows that inclue t and F test. The result of this research showed that (1) according to partial exterior, general interior, store layout, and interior display has significant influence toward interest of consumer buy at Toserba Nusa Permai in Nusa Penida District in 2014, and (2) in a manner of simulate the store atmosphere has significant influence toward interest of consumer buy at Toserba Nusa Permai District in 2014. It can be seen from the value of Faccount = 39,766 > Ftable = 2,47 or p-value 0,000 < α = 0,05keyword : interest consumer buy, store atmosphere
ANALISIS PERHITUNGAN PERSEDIAAN DENGAN METODE MATERIALS REQUIREMENT PLANNING PADA HOUSEKEEPING DEPARTMENT DI RAMADA BINTANG BALI RESORT TAHUN 2011-2013 Ni Putu Yuni Asmaradani .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perhitungan persediaan pada housekeeping department tahun 2011-2013,(2) perhitungan persediaan dengan metode MRP pada housekeeping department tahun 2011-2013, dan (3) implikasi penerapan metode MRP terhadap biaya pemesanan dan biaya penyimpanan tahun 2011-2013. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Perhitungan persediaan pada housekeeping department berdasarkan jumlah barang yang dibeli, dipakai, hilang, tersisa,rusak yang dicatat pada form (2) penerapan metode MRP pada housekeeping department dengan proses perhitungan persediaan yaitu membuat Master Production Schedules, seperti master production schedules beverage expenses inventory tahun 2011 sebanyak 58.428 unit, tahun 2012 sebanyak 37.868 unit, dan tahun 2013 sebanyak 48.196 unit serta master production schedules room aminities inventory tahun 2011 sebanyak 47.158 unit, tahun 2012 sebanyak 23.937 unit dan tahun 2013 sebanyak 35.913 unit , menentukan kebutuhan bersih, menentukan jumlah pesanan (ukuran lot) dengan menggunakan metode LFL, EOQ dan PPB, menentukan Bill Of Materials dari beverage expenses inventory dan room aminities inventory yang semua komponen merupakan level utama dan kebutuhan kotor setiap komponen serta jadwal pemesanan, (3) implikasi metode MRP pada housekeeping department dapat membantu excecutive housekeeper dalam menentukan jadwal pemesanan persediaan sehingga meminimalkan persediaan yang tersisa, rusak, dan hilang. Kata Kunci : perhitungan persediaan, housekeeping department, metode materials requirement planning The research aimed to (1) detect the calculation of supply in housekeeping department on year 2011-2013, (2) the calculation of supply with MRP method in housekeeping department on year 2011-2013, and (3) the implication in integration of MRP method toward ordering cost and carrying cost on year 2011-2013. This research is kind of descriptive quantitative form. The data is collected by using documentation method which is continued and analyzed by using description analysis with quantitative approach. (1)The result shows that the calculation of supply on housekeeping department is based on goods which is brought, used, lost, left, broke and then recorded on the form (2)The integration of MRP method on housekeeping department with calculation process is make master production schedules such as master production schedules of beverage expenses inventory on 2011 in quantity 58.428 units, on 2012 in quantity 37.868, and on 2013 in quantity 48.196 units and also master production schedules room aminities inventory on 2011 in quantity 47.158 units, on 2012 in quantity 23.937 units and 2013 in quantity 35.913 unit determine netto needs, determine quantity order (lot measurement) by using LFL, PPB, and EOQ method, determine Bill Of Materials form beverage expenses inventory and room aminities inventory which all components are main level and need of bruto in every component and also order schedules, (3) the implication of MRP method can help the excecutive housekeeper in order to determine the order schedules of supply with the result to minimize the goods supply which left, broken and lost. keyword : the calculation of supply, housekeeping department, materials requirement planning
ANALISIS PERBANDINGAN PEROLEHAN LABA BERTANI TEMBAKAU DENGAN BERTANI SAYUR DI DESA PEMARON, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG TAHUN 2013 I Gusti Ayu Artayani .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbandingan biaya produksi bertani tembakau dan bertani sayur (2) perbandingan pendapatan bertani tembakau dan bertani sayur, dan (3) perbandingan perolehan laba atau rugi bertani tembakau dan bertani sayur di Desa Pemaron. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah petani tembakau dan petani sayur di Desa Pemaron tahun 2013. Objek penelitian ini adalah biaya produksi, pendapatan, dan laba atau rugi bertani tembakau dengan bertani sayur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Dianalisis dengan analisis deskriftif kuantitatif dengan menghitung perbandingan biaya produksi, pendapatan, dan laba atau rugi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perbandingan biaya produksi bertani tembakau dan bertani sayur di Desa Pemaron tahun 2013 sebesar Rp 37.638.000,00. Hal ini dapat dilihat dari biaya produksi bertani tembakau sebesar Rp 46.447.000,00 per hektar, sedangkan biaya produksi bertani sayur sebesar Rp 8.809.000,00 per hektar. (2) Perbandingan Pendapatan bertani tembakau dan bertani sayur di Desa Pemaron tahun 2013 sebesar Rp 35.000.000,00. Hal ini dapat dilihat dari pendapatan bertani tembakau Rp 53.000.000,00 per hektar, sedangkan pendapatan bertani sayur Rp 18.000.000,00 per hektar. (3) Perbandingan Laba bertani tembakau dan bertani sayur di Desa Pemaron tahun 2013 sebesar Rp 2.658.000,00. Hal ini dapat dilihat dari laba bertani tembakau Rp 6.533.000,00 per hektar, sedangkan laba bertani sayur Rp 9.191.000,00 per hektar.Kata Kunci : Biaya produksi, pendapatan, dan perolehan laba. The aims of this research are (1) to know the comparison of cost production between tobacco farmer and vegetables farmer (2) comparison of income acquisition between tobacco farmer and vegetables farmer and (3) comparison of profit or loss acquisition between tobacco farmer and vegetables farmer at Pemaron village. This research is a descriptive quantitative research. The subjects on this research were the tobacco farmers and vegetables farmers at Pemaron village, in the year 2013. The objects of this research were : cost production, income acquisition and profit or loss acquisition between tobacco farmers and vegetables farmers. The methods that were being used to collect the data were : documentation method and interview method. The analiyzd will be descriptive quantitative analyzed by counting the comparison of cost production, income acquisition and profit or loss acquisition. The results of the reaserch showed that (1) the comparison of cost production between tobacco farmer and vegetables farmer at Pemaron village, in the year 2013 was Rp 37.638.000,00. This can seen from the cost production of tobacco farmer was Rp 46.447.000,00 per hectare while the cost production of vegetables farmers was Rp 8.809.000,00 per hectare. (2) comparison income acquisition between tobacco farmer and vegetables farmer at Pemaron village in the year 2013 was Rp 35.000.000,00. This can be seen from the income acquisition of tobacco farmer was Rp 53.000.000,00 per hectare while the income acquisition of vegetables farmer was Rp 18.000.000,00 per hectare. (3) comparison of profit acquisition between tobacco farmer an vegetables farmer at Pemaron village in the year 2013 was Rp 2.658.000,00. This can be seen from the profit acquisition of tobacco farmer was Rp 6.533.000,00 per hectare while the profit acqisition of vegetables farmer was Rp 9.191.000,00 per hectare. keyword : cost production, income acquisition, and profit acquisition.
PENGARUH PENDAPATAN DAN BIAYA TERHADAP NET INCOME PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DESA PAKRAMAN BATUMULAPAN DI KECAMATAN NUSA PENIDA Ni Komang Tri Utari Dewi .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pendapatan terhadap net income, (2) pengaruh biaya terhadap net income, dan (3) pengaruh pendapatan dan biaya terhadap net income pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Batumulapan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal dengan menggunakan format eksplanasi. Subjek dalam penelitian ini adalah adalah pengelola LPD Desa Pakraman Batumulapan dan objek penelitiannya adalah laporan keuangan tahunan dari tahun 2004-2013. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pendapatan menunjukan nilai thitung 11,030 > ttabel 1,8946. Hal ini menujukan bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap net income pada LPD Desa Pakraman Batumulapan, (2) biaya menunjukan nilai thitung 3,277 > ttabel 1,8946. Hal ini menunjukan bahwa biaya berpengaruh signifikan terhadap net income pada LPD Desa Pakraman Batumulapan, dan (3) pendapatan dan biaya secara simultan berpengaruh signifikan terhadap net income pada LPD Desa Pakraman Batumulapan. Hal ini ditunjukan dengan nilai thitung 505,719 > Ftabel 4,74.Kata Kunci : pendapatan, biaya dan net income This research aims to know (1) the impact of income to the net income, (2) the impact of the cost to the net income, and (3) the impact of income and cost to the net income in the Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pekraman Batumulapan.The type of this research is a causal that use explanation format. The subject in this research is the official of LPD Desa Pekraman Batumulapan and the object of this research is the yearly financial report period 2004-2013. Data was collected by using documentation method and interview then analyzed by using double linier regression analysis with SPSS version 16.0 for windows. The result of this research showed that (1) the income showed value taccount 11,030 > ttable 1,8946 1,8946. This indicate that interest income had significant impact over net income in the LPD Desa Pekraman Batumulapan, (2) the cost showed value taccount 3,277 > ttable 1,8946. This indicate that the cost interest have a significant impact over net income in LPD Desa Pakraman Batumulapan, and (3) interest income and cost of loan interest simultaneously had a significant impact over net income in LPD Desa Pekraman Batumulapan. This is showed by value taccount 505,719 > Ftable 4,74.keyword : income, cost, and net income
ANALISIS PERSEDIAAN KAS PADA KOPERASI KUAT (KELOMPOK USAHA AGRIBISNIS TERPADU) SUBAK GUAMA, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN Ni Luh Putu Lilik Nuriani .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat perputaran kas dan (2) Persediaan minimum kas pada Koperasi KUAT Subak Guama. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Koperasi KUAT Subak Guama dan objek dalam penelitian ini adalah adalah persediaan minimal kas yang tepat. Data dikumpulkan dengan metode wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat perputaran kas pada tahun 2009 sebesar 23,81611 kali, tahun 2010 sebesar 6,2148 kali, tahun 2011 sebesar 53,60421 kali, tahun 2012 sebesar 52,94071 kali, dan tahun 2013 sebesar 33,17553 kali. Sehingga rata-rata tingkat perputaran kas dalam satu tahun adalah 33,17553 kali atau 34 kali berarti penggunaan kas cukup efisien dan (2) Persediaan minimum kas yang harus disediakan oleh koperasi pada tahun 2009 sebesar Rp. 5.352.840,00, tahun 2010 sebesar Rp. 59.296.518,00, tahun 2011 sebesar Rp. 8.267.085,00, tahun 2012 sebesar Rp. 10.504.235,00, tahun 2013 sebesar Rp. 17.238.580,00. Rata-rata persediaan minimum kas dalam satu tahun adalah Rp. 20.131.852,00. Kata Kunci : tingkat perputaran, persediaan kas dan koperasi This research aim to knows (1) the rate of turnover cash and (2) the minimum supply of cash at “Koperasi KUAT Subak Guama”. This research includes a quantitative descriptive study. The subjects of this research is “Koperasi KUAT Subak Guama” and the objects of this research is the accurate minimum supply of cash. Data were collected with unstructured interviews method and documentation, then analyzed by quantitative analysis. The results showed that (1) the rate of turnover cash in 2009 amounted to 23,81611 times; in 2010 amounted to 6,2148 times; in 2011 amounted to 53,60421 times; in 2012 amounted to 52,94071 times; and in 2013 amounted to 33,17553 times. So that, the average rate of turnover cash in one year amounted 33,17553 times or 34 times means employing cash is enough effective and (2) minimum supply of cash should be provided by “koperasi” in 2009 amounted Rp. 5.352.840,00; in 2010 amounted to Rp. 59.296.518,00; in 2011 amounted to Rp. 8.267.085; in 2012 amounted to Rp. 10.504.235,00; and in 2013 amounted to Rp. 17.238.580,00. The average minimum supply of cash in one year amounted Rp. 20.131.852,00. keyword : The rate of turnover, Supply of Cash and Koperasi
PENGARUH PENGEMBANGAN PROFESI, IKLIM SEKOLAH, DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI 1 ABIANSEMAL TAHUN 2013 Ni Komang Ayu Lidyawati .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh secara parsial antara pengembangan profesi, iklim sekolah, dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru (2) pengaruh secara simultan antara pengembangan profesi, iklim sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas. Subjek penelitian ini adalah guru di SMA Negeri 1 Abiansemal sebanyak 75 orang. Data yang dikumpulkan dengan dokumentasi dan kuesioner kemudian data dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengembangan profesi berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung = 2,442 > ttabel = 1,666 atau p-value 0,017 < α = 0,05. (2) iklim sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan thitung = 5,630 > ttabel = 1,666 atau p-value = 0,000 < α = 0,05. (3) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan thitung = 2,833 > ttabel = 1,666 atau p-value = 0,006 < α = 0,05. (4) pengembangan profesi, iklim sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruah terhadap kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan fhitung = 84,160 > ftabel = 2,50 atau p-value = 0,000 < α = 0,05. Kata Kunci : Kata kunci: pengembangan profesi, iklim sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru This study aims to determine (1) the influence by the partial between professional development, school’s climate, and headmaster’s leadership on teachers’ performance (2) the influence by the simultaneous between professional development, school’s climate and headmater’s leadership on teachers’ performance. This is a causalitas research. The subjects of this research were teachers’ in Senior High School of Abiansemal as many as 75 people. The data was collected by documentation and questionnaire after that it analyzed by using multiple regression analysis. The results showed that (1) professional develoment has influence on teachers’ performance. It was showed by by the value of tvalue = 2,442 > ttable = 1,666 or p-value 0,017 < α = 0,05. (2) school’s climate has influence on teachers’ performance. It was showed by tvalue = 5,630 > ttable = 1,666 or p-value = 0,000 < α = 0,05. (3) headmaster’s leadership influence on teachers’ performance. It was showed by tvalue = 2,833 > ttable = 1,666 or p-value = 0,006 < α = 0,05. (4) professional development, school’s climate and headmaster’s leadership influence on teachers’ performance. It was showed by fvalue = 84,160 > ftable = 2,50 or p-value = 0,000 < α = 0,05. keyword : Keywards: professional development, school’s climate, headmaster’s leadership, teachers’ performance
PERLAKUAN AKUN BARANG DAGANGAN TERHADAP PENCATATAN DAN PENILAIAN PERSEDIAAN PADA UD EX HISUR TAHUN 2013 Nym Bidayatul .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pencatatan dan penilaian persediaan pada UD Ex Hisur tahun 2013, (2) pencatatan dan penilaian persediaan sesuai dengan PSAK No.14 tentang persediaan tahun 2013, serta (3) dampak dari pencatatan dan penilaian persediaan yang sesuai dengan PSAK No.14 tentang persediaan terhadap laporan laba rugi dan perhitungan pajak tahun 2013. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah UD Ex Hisur, objek penelitian yaitu perlakuan akuntansi persediaan serta penyajiannya dalam laporan laba rugi pada UD Ex Hisur. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) UD Ex Hisur melakukan pencatatan dengan sistem periodik atau sistem fisik dan penilaiannya tidak disesuaikan dengan harga pasar yang berlaku saat itu tetapi tetap menggunakan harga perolehan pembelian barang dagangan tersebut, sehingga diperoleh persediaan akhir sebesar Rp 420.721.200,00. (2) Sesuai dengan PSAK No. 14 penilaian persediaan barang dagangan dilakukan dengan metode harga terendah antara harga perolehan dengan harga pasar, sehingga diperoleh persediaan akhir sebesar Rp 414.088.000,00. (3) Dampak dari diterapkannya perlakuan akuntansi persediaan barang dagangan sesuai dengan PSAK No 14 terhadap laporan laba rugi dan perhitungan pajak tahun 2013 pada UD Ex Hisur adalah terjadinya penurunan laba yang diperoleh oleh perusahaan UD Ex Hisur sebesar Rp 11.276.440,00 dan penurunan pajak sebesar Rp 1.989.960,00.Kata Kunci : persediaan barang dagangan, laporan laba rugi, pajak. This study aims to determine ( 1 ) the recording and valuation of inventory at UD Ex Hisur in 2013 , ( 2 ) record keeping and inventory valuation in accordance with IAS 14 on inventory in 2013 , and ( 3 ) the impact of recording and valuation of inventory in accordance with IAS 14 on the inventory of the income statement and tax calculation in 2013. This study used a descriptive quantitative research design . The subjects were UD Ex Hisur , namely research object inventory accounting treatment and presentation in the income statement at UD Ex Hisur . Data were collected by interview and documentation methods. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. The results showed that ( 1 ) UD Ex Hisur shall record the periodic system or a physical system and the judgment has not adjusted to the prevailing market price at that time , but still using the acquisition purchase price of the merchandise , in order to obtain the final inventory of Rp 420,721,200.00 . ( 2 ) In accordance with SFAS No. 14 ratings merchandise inventory was conducted using the lowest price between the acquisition cost and the market price , in order to obtain the final inventory of Rp 414,088,000.00 . ( 3 ) The impact of the implementation of the accounting treatment for inventories of merchandise in accordance with SFAS No. 14 to the decline in income and tax reduction UD Ex Hisur is where the profit earned by the company decreased by Rp. 11,276,440.00 and decrease tax of Rp. 1.989.960.00.keyword : merchandise inventory, income statements, tax.
Co-Authors A A I Eka Permana Dewi . Amalia Rizkiyati . Anjuman Zukhri Ayunita Kusuma Wardani . Dewa Ayu Dewiasih . Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd . Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. . Drs. I Made Nuridja, M.Pd. . Drs. Made Artana, M.Pd . Faridhotul Masruroh . Firas Septian . Gusti Ayu Yuni Antari . Hadiana . I Gst Ayu Widi Astuti . I Gusti Ayu Artayani . I Gusti Putu Eka Narotama . I Komang Hendra Sudiadnyana . I Nengah Suharse Rigantara . I Nyoman Bagus Tri Permana Putra . I Nyoman Sujana I Putu Gargita Wisnawa . I Putu Wisman . I Wayan Artawan . I Wayan Sumertana . Ida Ayu Komang Widiarini . Ida Ayu Pradnya Maha Dewi . Kadek Budi Ariyono . Kadek Suyadnya . Kd Sapta Pramudita . Ketut Angga Prasetya . Komang Nia Purnamasari . Komang Nova Arysandhi . Komang Novia Purnama Dewi . Komang Septia Cahya N. . Luh Ria Rakhmadianty . Lulup Endah Tripalupi Made Krisna Adi Putra . Maulida Oktaviana . Monica Tria Cahyani . Naswan Suharsono Ni Kadek Murniasih . Ni Ketut Sudiantari . Ni Km Ike Yasa Dewi . Ni Komang Ayu Lidyawati . Ni Komang Tri Utari Dewi . Ni Komang Yusika Trisna Dewi . Ni Luh Diani . Ni Luh Gede Tami Asri Giri . Ni Luh Julianti . Ni Luh Pt Yuliantari . Ni Luh Putu Lilik Nuriani . Ni Luh Resi Meilifa Abdi Putri . Ni Luh Wayan Desi Handayani . Ni Luh Yuliani . Ni Made Purdanti . Ni Made Tatsani Widi Arini . Ni Made Vitri Udhiyani . Ni Nengah Mudiartini . Ni Nyoman Wulan Swidiana Sari w . Ni Putu Firs Sayuni . Ni Putu Prastya Dewi . Ni Putu Rita Arini Indiawati . Ni Putu Sastrawati . Ni Putu Yuni Asmaradani . Ni Wayan Ayu Santi . Ni Wayan Eka Rahmayuni Septiarini . Ni Wayan Praptika Suwandi . Nym Bidayatul . Nyoman Tri Wardani . Putu Ayu Liana Dewi . Putu Crisdandi . Putu Desta Sativana . Putu Lina Mariani . Putu Mindri Sri Agustini . Putu Ngurah Arya Darma Sugiartha . Putu Permana Artha . Putu Rubyana Charoline Ningrum . Putu Sugiasih . Putu Teti Insani Tanaya . Ratmini Ni Made . Wayan Cipta Yeni Ardianti .