Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 76 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LINGKUNGAN TOKO (STORE ENVIRONMENT) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA MINIMARKET SRINADI DI SEMARAPURA TAHUN 2014 I Putu Wisman .; Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) store planning, marchendising dan visual communication secara parsial terhadap keputusan pembelian konsumen pada Minimarket Srinadi di Semarapura Tahun 2014, dan (2) lingkungan toko (store environment) secara simultan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Minimarket Srinadi di Semarapura Tahun 2014. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Subjek penelitian ini adalah konsumen Mini Market Srinadi sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah lingkungan toko dan keputusan pembelian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan analisis regresi berganda dengan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) secara parsial store planning, marchendising dan visual communication berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Minimarket Srinadi di Semarapura Tahun 2014, dan (2) secara simultan lingkungan toko (store environment) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Minimarket Srinadi di Semarapura Tahun 2014, hal tersebut ditunjukan dari nilai Fhitung = 45,714 > Ftabel = 2,47 atau p-value = 0.000 < α = 0,05. Kata Kunci : keputusan pembelian, lingkungan toko, store environment This study aimed to determine the effect of (1) store planning, marchendising and visual communication partially on consumer purchasing decisions on Srinadi Minimarket Semarapura in 2014, and (2) the environment of store (store environment) simultaneously on consumer purchasing decisions on Srinadi Minimarket Semarapura in 2014. This study was a quantitative descriptive research with respondents as many as 100 people. The subjects of this study were consumers of Srinadi Minimarket whereas the object of this study was the environment of store and purchasing decisions. Data collection method used was a questionnaire, which is then analyzed by multiple regression analysis with SPSS 16.0 for Windows. The results showed that (1) store planning, marchendising and visual communication significantly influence consumer purchasing decisions on Srinadi Minimarket Semarapura in 2014 partially, and (2) the environment of store (store environment) had a significant effect on consumer purchasing decisions on Srinadi Minimarket Semarapura simultanously in 2014, it is shown on the value of F = 45.714> F table = 2.47 or p-value = 0.000
ANALISIS PERATURAN DAN MEKANISME PRODUK KREDIT PADA PEGADAIAN KONVENSIONAL DAN SYARIAH TAHUN 2015 Hadiana .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peraturan dan mekanisme produk kredit pada pegadaian konvensional, (2) peraturan dan mekanisme produk kredit pada pegadaian syariah, dan (3) perbedaan pelaksanaan peraturan dan mekanisme produk kredit pada pegadaian konvensional dan syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif k. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) peraturan produk kredit KCA, KREASI, KRASIDA dan Mulia pada pegadaian konvensional memiliki perbedaan antara produk kredit satu dengan yang lainnya. Namun mekanisme antara produk kredit KCA dan KRASIDA memiliki kesamaan. (2) peraturan dan mekanisme produk pembiayaan Rahn, Arrum, Amanah dan Mulia pada pegadaian syariah memiliki perbedaan antara produk pembiayaan satu dan yang lain dikarenakan dari masing-masing produk pembiayaan syariah memiliki jenis dan tujuan yang berbeda. (3) perbedaan peraturan dan mekanisme dalam produk kredit yaitu (a) KCA dan Rahn terletak pada istilah formulir, perhitungan ijaroh/sewa modal, perjanjian/akad dan lembaga penerima kelebihan hasil lelang. Namun dalam mekanismenya tidak terdapat perbedaan. (b) KREASI dan Arrum terletak pada penetapan uang pinjaman, perhitungan ijaroh/sewa modal, perjanjian/akad dan lembaga penerima kelebihan hasil lelang. Namun dalam mekanismenya tidak terdapat perbedaan. (c) KRASIDA dan Amanah antara peraturan dan mekanisme terdapat perbedaan secara keseluruhan.Kata Kunci : Peraturan, Mekanisme, Produk Kredit The purposes of this research are to know (1) the rules and mechanism of product credit in conventional pawn shop, (2) the rules and mechanism of product cost in sharia pawn shop, and (3) the difference implementation of rules and mechanism for product credit in conventional and sharia pawn shop. The present research was descriptive . Data was collected by interview and documentation which was analyzed by descriptive analysis technique with qualitative approach. The research result showed that (1) the rules of credit products KCA, KREASI, KRASIDA and Mulia in conventional pawn shop is different from among one credit product to the other, but mechanism between credit product KCA and KRASIDA are similar. (2) the rules and mechanism cost product Rahn, Arrum, Amanah and Mulia in sharia pawn shop are different from because each sharia cost product has its own types and purpose. (3) the difference of rules and mechanisms in credit products are (a) KCA and Rahn lie on the form terms, ijaroh calculation/fund lending, greementt/aqad and the foundation who accept. The differences of rules and mechanisms in credit products are (a) KCA and Rahn lie on the form terms of the ijaroh calculation/fund lending, agreement/akad and the institution who accept the remainder of auction. However, there is no difference in the mechanism. (b) the difference between KREASI and Arrum lie on the decision for money lending, calculation of ijaroh/fund lending, agreement/akad and the institution who accept the remainder of auction, however, there is no difference in the implementation. (c) There are total differences between the rules and mechanism of KRASIDA dan Amanah. keyword : Rules, Mechanism, Credit Products
KEPUASAN PENGGUNA E-BANKING OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SEBAGAI NASABAH PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO), TBK KANTOR CABANG SINGARAJA Ni Putu Rita Arini Indiawati .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) layanan e-Banking yang sering digunakan, (2) kendala yang sering dialami, (3) kepuasan pengguna e-Banking oleh nasabah BNI, dan (4) layanan e-Banking yang harus ditingkatkan oleh PT. Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Singaraja. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 200 orang. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha angkatan tahun 2012 dan 2013 yang menggunakan e-Banking, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kepuasan nasabah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) layanan e-Banking yang sering digunakan oleh nasabah adalah penarikan tunai, (2) kendala yang sering dialami oleh nasabah dalam melakukan transaksi e-Banking adalah tidak mendapatkan print out laporan/resi, (3) kepuasan pengguna e-Banking berada pada kategori puas dengan skor 25.309 yang berada pada rentang skor 21.171-26.880, dan (4) layanan e-Banking yang harus ditingkatkan oleh PT. Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Singaraja adalah penarikan tunai.Kata Kunci : kepuasan nasabah, e-Banking This research aimed to determine (1) e-Banking services which often used, (2) the constraints that are often experienced, (3) the satisfaction of users of e-Banking by BNI customers, and (4) e-Banking services which should be improved by PT. Bank Negara Indonesia Branch Office Singaraja. This research was a quantitative descriptive research with respondents as many as 200 people. The subjects of this study were students of Ganesha University of Education in 2012 and 2013 which use of e-Banking, whereas the object of this research is customer satisfaction. Data collection method used was a questionnaire, which was analyzed by descriptive analysis technique with quantitative approach. The results showed that (1) e-Banking services are frequently used by customer was cash withdrawals, (2) problems often experienced in e-Banking transactions by customer was not getting a print out reports / receipts, (3) the satisfaction of users of e-Banking were at category satisfied with the score 25,309 which is in the range 21171-26880 scores, and (4) e-Banking services should be improved by PT. Bank Negara Indonesia Branch Office Singaraja was the cash withdrawal.keyword : costumer satisfaction, e-Banking
FAKTOR YANG MENDORONG MASYARAKAT MEMBELI EMAS DI KOTA SINGARAJA Amalia Rizkiyati .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor yang mendorong masyarakat membeli emas di kota Singaraja, dan (2) faktor yang dominan yang mendorong masyarakat membeli emas di Kota Singaraja. Penelitian ini menggunakan populasi tak terhingga dengan teknik pengambilan sampel insidental sebanyak 100 responden dengan metode survei. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan dianalisis dengan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mendorong masyarakat membeli emas di kota Singaraja adalah harga emas dengan nilai varian 53,424%, harga barang lain yang terkait dengan nilai varian 14,514%, pendapatan konsumen dengan nilai varian 8,678%, selera dengan nilai varian 7,111%, jumlah penduduk dengan nilai varian 6,312%, ramalan harga dengan nilai varian 4,303%, distribusi pendapatan dengan nilai varian 3,002%, dan usaha-usaha penjual dengan nilai varian 2,655%. Faktor yang paling dominan mendorong masyarakat membeli emas di kota Singaraja adalah faktor harga emas dengan nilai varimax rotation 53,424%.Kata Kunci : emas, faktor membeli emas This research is aimed to know (1) factors that propelling the people to buy gold in Singaraja, and (2) dominan factor that propelling the people to buy gold in Singaraja. This research used uninfinite population with accidental sampling technique wich is as many 100 respondent by survey method. This research is descriptive quantitative by factor analysis. The result showed: (1) factors that propelling the people to buy gold in Singaraja were gold price with variance value 53,424%, other stuff price wich is related with variance value 14,514%, consumer income with variance value 8,678%, taste with variance value 7,111%, population with variance value 6,312%, expectation price with variance value 4,303%, the income distribution with variance value 3,002%, seller effort with variance value 2,655% and (2) dominan factor that propelling the people to buy gold in Singaraja with varimax rotation value was 53,424%.keyword : factors to buy gold, gold
PENGARUH MODAL PRODUKSI DAN UPAH TENAGA KERJA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA WAHYU ARTHA HANDICRAFT INDUSTRI KERAJINAN BOKOR DESA MENYALI TAHUN 2014 Kd Sapta Pramudita .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) modal produksi terhadap penyerapan tenaga kerja pada Wahyu Artha Handicraft Industri Kerajinan Bokor Desa Menyali Tahun 2014, (2) upah tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja pada Wahyu Artha Handicraft Industri Kerajinan Bokor Desa Menyali Tahun 2014, dan (3) modal produksi dan upah tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja pada Wahyu Artha Handicraft Industri Kerajinan Bokor Desa Menyali Tahun 2014. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kausal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) modal produksi berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada Wahyu Artha Handicraft Industri Kerajinan Bokor Desa Menyali Tahun 2014, (2) upah tenaga kerja berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada Wahyu Artha Handicraft Industri Kerajinan Bokor Desa Menyali Tahun 2014, dan (3) modal produksi dan upah tenaga kerja berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada Wahyu Artha Handicraft Industri Kerajinan Bokor Desa Menyali Tahun 2014. Hal tersebut ditunjukan dari nilai fhitung 14,966>Ftabel 4,26 dan p-value
Efektivitas Pelaksanaan Quality Control Pada Bagian Produksi PT Indohamafish di Pengambengan Ayunita Kusuma Wardani .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan quality control pada bagian produksi PT Indohamafish, dan (2) efektivitas pelaksanaan quality control pada bagian produksi PT Indohamafish ditinjau dari penerapan prinsip Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Penelitian ini dilaksanakan pada PT Indohamafish, Desa Pengambengan, Negara-Bali. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, kuisioner dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan quality control pada bagian produksi PT Indohamafish dengan menggunakan sistem HACCP didasarkan pada tujuh prinsip, yaitu: (a) melakukan suatu analisis bahaya, (b) mengidentifikasi titik pengendalian kritis (CCP),(c) menetapkan critical limit, (d) melakukan pemantauan, (e) melakukan tindakan perbaikan, (f) melakukan verifikasi penerapan program HACCP secara berkala, dan (g) mendokumentasikan dan mengendalikan hasil pemantauan terhadap penerapan program HACCP. (2) Efektivitas pelaksanaan quality control pada bagian produksi PT Indohamafish ditinjau dari penerapan prinsip Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) secara keseluruhan berada pada kategori sangat efektif dengan presentase 85%.Kata Kunci : efektivitas, pelaksanaan quality control, dan produksi This research aims to determine (1) the implementation of quality control in the production of PT INDOHAMAFISH, and (2) the effectiveness of the implementation of quality control in the production of PT INDOHAMAFISH in terms of the application of the principles of Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). The research was conducted at PT INDOHAMAFISH, Pengambengan, Negara - Bali. Data were collected by interviews, questionnaires and documentation, and then analyzed with descriptive analysis. The results showed that (1) the implementation of quality control in the production of PT INDOHAMAFISH by using the HACCP system is based on seven principles, namely: (a) conduct a hazard analysis,(b) identify the critical control point (CCP), (c) set a critical limit, (d) monitoring ,(e) take remedial action, (f) verify the implementation of HACCP programs on a regular basis, and (g) documenting and control the results of monitoring the implementation of the HACCP program. (2) The effectiveness of the implementation of quality control in the production of PT INDOHAMAFISH terms of the application of the principles of Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) as a whole are in the category of very effective with a percentage of 85%.keyword : effectiveness, implementation of quality control, and production
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN METODE EVA STUDI PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013 Ni Made Tatsani Widi Arini .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) nilai NOPAT pada perusahaan telekomunikasi yang telah tercatat di BEI tahun 2013, (2) nilai biaya modal pada perusahaan telekomunikasi yang telah tercatat di BEI tahun 2013, dan (3) kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi yang telah tercatat di BEI tahun 2013 ditinjau dengan metode EVA. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan dianalisis dengan analisis EVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) nilai NOPAT PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. adalah Rp 20.987.000.000.000, PT Indosat Tbk. sebesar Rp 841.838.000.000, PT Smartfren Tbk. sebesar Rp -1.784.682.909.136, PT XL Axiata Tbk. sebesar Rp 1.301.438.000.000, PT Bakrie Telecom sebesar Rp 27.320.180.033. (2) Biaya modal untuk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. sebesar Rp 10.284.848.546.016, PT Indosat Tbk. sebesar Rp 3.273.701.158.489, PT Smartfren Tbk. sebesar Rp 790.441.706.857, PT XL Axiata sebesar Tbk. Rp 1.670.800.564.235, dan biaya modal PT Bakrie Telecom sebesar Rp 196.585.006.260. (3) Hasil analisis EVA menunjukkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. memililki nilai EVA>0, hal ini berarti kinerja keuangan perusahaan telah mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Sedangkan PT Smartfren Tbk. PT Indosat Tbk., PT XL Axiata Tbk. and PT Bakrie Telecom Tbk. memiliki nilai EVA 0, this indicates that the financial performance of the company has been able to create added value for the company. Meanwhile, PT Smartfren , PT Indosat, PT XL Axiata and PT Bakrie Telecom have a value of EVA
ANALISIS METODE FIXED ORDER INTERVAL (FOI) DALAM MEMESAN BAHAN BAKU MAKANAN DI RESTAURANT BEBEK TEPI SAWAH KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2014 Ni Luh Yuliani .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) perhitungan pemesanan bahan baku makanan pada Restaurant Bebek Tepi Sawah, (2) perhitungan pemesanan bahan baku makanan menggunakan metode Fixed Order Interval (FOI) pada Restaurant Bebek Tepi Sawah, dan (3) dampak perhitungan metode Fixed Order Interval (FOI) terhadap laba/rugi pada Restaurant Bebek Tepi Sawah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Fixed Order Interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jumlah pembelian pada bulan September sebesar 5.172 ekor dan jumlah pemakaian sebesar 4.672 ekor sehingga terjadi kelebihan pada bahan baku sebesar 800 ekor, (2) dalam perhitungan pemesanan bahan baku makanan dengan menggunakan metode FOI apabila persediaan telah mencapai 86 ekor, maka harus diadakan pemesanan kembali sebesar 622 ekor untuk memperoleh hasil yang optimal, dan (3) dampak dari diterapkan metode FOI terhadap laba rugi perusahaan mengalami peningkatan sebesar Rp. 44.000.000,00.Kata Kunci : fixed order interval, bahan baku makanan This research aims to determine, (1) the calculation in ordering raw materials food at Bebek Tepi Sawah restaurant, (2) the calculation in ordering raw materials food using Fixed Order Interval (FOI) method at Bebek Tepi Sawah restaurant, and (3) the impact of calculation Fixed Order Interval (FOI) method toward the profit/loss at Bebek Tepi Sawah restaurant.This research is a kind of descriptive quantitative research. Data collection methods used in this research were documentation method and interview method. And data analysis technique used was the Fixed Order Interval. The results showed that (1) the amount of purchase in September at about 5172 heads and the amount of usage at about 4672 heads which made, there were still raw materials food up to 800 heads, (2) the calculation of the raw ordering material food by using FOI if the supply has reached 86 heads, then it should be reordered another 622 heads to obtain the optimal result, and (3) the impact of FOI method applied to the company's income increased by Rp. 44,000,000.00keyword : fixed order interval, raw materials food
ANALISIS METODE FIXED ORDER INTERVAL (FOI) DALAM MEMESAN BAHAN BAKU MAKANAN DI RESTAURANT BEBEK TEPI SAWAH KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2014 Ni Luh Yuliani .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) perhitungan pemesanan bahan baku makanan pada Restaurant Bebek Tepi Sawah, (2) perhitungan pemesanan bahan baku makanan menggunakan metode Fixed Order Interval (FOI) pada Restaurant Bebek Tepi Sawah, dan (3) dampak perhitungan metode Fixed Order Interval (FOI) terhadap laba/rugi pada Restaurant Bebek Tepi Sawah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Fixed Order Interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jumlah pembelian pada bulan September sebesar 5.172 ekor dan jumlah pemakaian sebesar 4.672 ekor sehingga terjadi kelebihan pada bahan baku sebesar 800 ekor, (2) dalam perhitungan pemesanan bahan baku makanan dengan menggunakan metode FOI apabila persediaan telah mencapai 86 ekor, maka harus diadakan pemesanan kembali sebesar 622 ekor untuk memperoleh hasil yang optimal, dan (3) dampak dari diterapkan metode FOI terhadap laba rugi perusahaan mengalami peningkatan sebesar Rp. 44.000.000,00.Kata Kunci : fixed order interval, bahan baku makanan This research aims to determine, (1) the calculation in ordering raw materials food at Bebek Tepi Sawah restaurant, (2) the calculation in ordering raw materials food using Fixed Order Interval (FOI) method at Bebek Tepi Sawah restaurant, and (3) the impact of calculation Fixed Order Interval (FOI) method toward the profit/loss at Bebek Tepi Sawah restaurant.This research is a kind of descriptive quantitative research. Data collection methods used in this research were documentation method and interview method. And data analysis technique used was the Fixed Order Interval. The results showed that (1) the amount of purchase in September at about 5172 heads and the amount of usage at about 4672 heads which made, there were still raw materials food up to 800 heads, (2) the calculation of the raw ordering material food by using FOI if the supply has reached 86 heads, then it should be reordered another 622 heads to obtain the optimal result, and (3) the impact of FOI method applied to the company's income increased by Rp. 44,000,000.00keyword : fixed order interval, raw materials food
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA HOTEL AMANKILA RESORT, DESA MANGGIS, KARANGASEM Ni Nengah Mudiartini .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kinerja keuangan Hotel Amankila pada tahun 2014, (2) kinerja keuangan Hotel Amankila sebagai dasar pengambilan keputusan investasi yang diukur berdasarkan rasio efisiensi pada tahun 2014, dan (3) kinerja keuangan Hotel Amankila sebagai dasar pengambilan keputusan investasi yang diukur berdasarkan rasio efektifitas pada tahun 2014. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara. Jenis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dianalisis dengan analisis rasio efisiensi dan rasio efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kinerja keuangan Hotel Amankila Resort dari tahun 2011 sampai dengan 2014 mengalami peningkatan. (2) Rasio efisiensi pada tahun 2011 sebesar 80,58%, tahun 2012 yaitu sebesar 73,54%, tahun 2013 sebesar 81,28% dan tahun 2014 rasio efisiensi sebesar 76,53%. (3) Rasio efektifitas pada tahun 2011 mencapai 104,19%, pada tahun 2012 dan 2013 mengalami penurunan efektifitas dari 102,41% menjadi 100,87%, dan tahun 2014 kembali mengalami peningkatan sebesar 105,47% Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Keputusan Investasi This research is aimed to know (1) Amankila Hotel financial performance in 2014, (2) Amankila Hotel financial performance as a basis of investment decision making which measured by efficiency ratio in 2014, and (3) Amankila Hotel financial performance as a basis of investment decision making which measured by the effectiveness ratio in 2014. Data collection methods which is used in this research are documentation and interview. This type of research used descriptive quantitative analysis which is analyzed by efficiency ratio and effectiveness ration analysis. The result of this research showed that; (1) Amankila Resort Hotel financial performance from 2011 until 2014 was increasing. (2) Efficiency ratio in 2011 was 80,58%, in 2012 was 73,54%, in 2013 was 81,28% and in 2014 efficiency ratio was 76,53%. (3) Effectiveness ratio In 2011 reached 104,19%, in 2012 and 2013 was decreasing from 102,41% to 100,87% and in 2014 was increasing in the amount of 105,47%.keyword : financial performance, investment decision
Co-Authors A A I Eka Permana Dewi . Amalia Rizkiyati . Anjuman Zukhri Ayunita Kusuma Wardani . Dewa Ayu Dewiasih . Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd . Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. . Drs. I Made Nuridja, M.Pd. . Drs. Made Artana, M.Pd . Faridhotul Masruroh . Firas Septian . Gusti Ayu Yuni Antari . Hadiana . I Gst Ayu Widi Astuti . I Gusti Ayu Artayani . I Gusti Putu Eka Narotama . I Komang Hendra Sudiadnyana . I Nengah Suharse Rigantara . I Nyoman Bagus Tri Permana Putra . I Nyoman Sujana I Putu Gargita Wisnawa . I Putu Wisman . I Wayan Artawan . I Wayan Sumertana . Ida Ayu Komang Widiarini . Ida Ayu Pradnya Maha Dewi . Kadek Budi Ariyono . Kadek Suyadnya . Kd Sapta Pramudita . Ketut Angga Prasetya . Komang Nia Purnamasari . Komang Nova Arysandhi . Komang Novia Purnama Dewi . Komang Septia Cahya N. . Luh Ria Rakhmadianty . Lulup Endah Tripalupi Made Krisna Adi Putra . Maulida Oktaviana . Monica Tria Cahyani . Naswan Suharsono Ni Kadek Murniasih . Ni Ketut Sudiantari . Ni Km Ike Yasa Dewi . Ni Komang Ayu Lidyawati . Ni Komang Tri Utari Dewi . Ni Komang Yusika Trisna Dewi . Ni Luh Diani . Ni Luh Gede Tami Asri Giri . Ni Luh Julianti . Ni Luh Pt Yuliantari . Ni Luh Putu Lilik Nuriani . Ni Luh Resi Meilifa Abdi Putri . Ni Luh Wayan Desi Handayani . Ni Luh Yuliani . Ni Made Purdanti . Ni Made Tatsani Widi Arini . Ni Made Vitri Udhiyani . Ni Nengah Mudiartini . Ni Nyoman Wulan Swidiana Sari w . Ni Putu Firs Sayuni . Ni Putu Prastya Dewi . Ni Putu Rita Arini Indiawati . Ni Putu Sastrawati . Ni Putu Yuni Asmaradani . Ni Wayan Ayu Santi . Ni Wayan Eka Rahmayuni Septiarini . Ni Wayan Praptika Suwandi . Nym Bidayatul . Nyoman Tri Wardani . Putu Ayu Liana Dewi . Putu Crisdandi . Putu Desta Sativana . Putu Lina Mariani . Putu Mindri Sri Agustini . Putu Ngurah Arya Darma Sugiartha . Putu Permana Artha . Putu Rubyana Charoline Ningrum . Putu Sugiasih . Putu Teti Insani Tanaya . Ratmini Ni Made . Wayan Cipta Yeni Ardianti .