Lia Mulyati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KELULUSAN UJI KOMPETENSI RETAKER NERS DI STIKES KUNINGAN Lia Mulyati
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kelulusan uji kompetensi Ners belum sesuai harapan, saat ini tingkat kelulusan rata-rata 47.1%. Kelulusan ujikompetensi pada retaker lebih memprihatinkan. Data tersebut menunjukan setiap tahunnya jumlah retaker semakin bertambah dan menjadi permasalahan institusi. Oleh karena itu penanganan retaker menjadi sesuatu hal serius, yang harus segera di tangani secara terprogram dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan blended learning terhadap kelulusan uji kompetensi Ners. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah retaker STIKes Kuningan yang mengikuti uji kompetensi Ners periode Juli 2019. Metode mengumpulan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 29 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dan dianalisis dengan menggunakan Chy-Square. Hasil penelitian didapatkan nilai p 0.000 untuk pengaruh aktivitas retaker dengan kelulusan uji kompetensi dan nilai p 0.261 untuk pengaruh frekuensi mengikuti uji kompetensi dengan kelulusan uji kompetensi. Persepsi peserta terhadap pembelajaran blended learning peningkatan kemampuan paling dirasakan pada pemahaman materi-materi keperawatan dengan rata-rata 3.27, menarik dan bermanfaat dengan rerata 3.17. dan peran tutor yang paling dirasakan adalah bimbingan dan feedback dengan rerata 3.10 serta keterbatasan yang paling dirasakan adalah konektivitas internet Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara aktivitas mengikuti pembelajaran blended learning dengan kelulusan uji kompetensi, sementara frekuensi mengikuti uji kompetensi tidak memiliki pengaruh terhadap kelulusan uji kompetensi. Saran; peningkatan motivasi internal dan self-regulated learning merupakan factor esensial dalam pembelajaran blended learning sehingga tutor diharapkan memiliki kemampuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
Pendidikan Inklusi di Lembaga PAUD: Pengaruhnya Terhadap Sosialisasi dan Pengembangan Karakter Anak Usia Dini di TKIT Ibu Harapan Lia mulyati; Shalihatus Sa'adah; Suci kurnia fitri; Mufaro'ah Mufaro'ah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2024): November : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/paud.v1i4.50

Abstract

This research aims to analyze the influence of inclusive education at Early Childhood Education (PAUD) institutions on the socialization abilities and character development of early childhood at TKIT IBU HARAPAN. Inclusive education allows children with special needs to learn together with other children in the same environment, so that social interaction and character formation can develop in an inclusive atmosphere. This research uses a qualitative approach, with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. Through observations, researchers recorded interactions between children in inclusive classes, especially seeing how children with special needs behaved and were accepted in the group. In-depth interviews were conducted with teachers, teaching staff, and parents to gain perspectives on the influence of inclusive education on children's socialization and character, as well as the challenges and successes they experienced. Documentation includes daily activity records, progress reports, and evaluation of the school's inclusion program to understand the overall changes that have occurred. The research results show that inclusive education has a significant positive impact on early childhood socialization abilities, including increasing the ability to share, cooperate and empathize with peers. Children learn to appreciate differences and develop empathy by helping friends in need. Inclusive education has also been proven to support the development of children's character, especially in the aspects of independence, honesty and self-confidence.