E Haodudin Nurkifli
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Syntax Jurnal Informatika

MODIFIKASI TABEL CIPHER PADA ALGORITMA PLAYFAIR E Haodudin Nurkifli
SYNTAX Jurnal Informatika Vol 3 No 01: syntax
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.449 KB) | DOI: 10.35706/syji.v3i01.322

Abstract

Playfair Cipher merupakan metoda enkripsi klasik yang sangat sulit untuk dikriptanalisis secara manual. Meskipun demikian Playfair dapat dipecahkan dengan menggunakan informasi frekuensi kemunculan bigram. Komponen yang penting pada algoritma playfair  adalah tabel cipher yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi tabel bawaan yang diperkenalkan oleh playfair adalah tabel yang berbentuk matrik berukuran (5x5) yang berisi huruf kapital dari A- Z dengan menghilangkan J. Tabel bawaan yang ada pada playfair cipher tidak dapat mengenkripsi Plainteks yang berisi huruf kecil (a-z), angka (0-9) dan simbol-simbol. Kelemahan yang lain pada playfair adalah terjadinya ambigu pada hasil dekripsi karena pada persiapan enkripsi, playfair cipher memiliki mekanisme mengganti J dengan I. Modifikasi tabel playfair chiper yang dapat digunakan untuk melakukan enkripsi huruf kapital, huruf kecil, angka dan simbol. Penggunaan tabel 12 x 12 yang sangat acak memiliki Confusion yang bagus sehingga membuat hubungan statistik antara plainteks, cipherteks, dan kunci menjadi sangat rumit.
ANALISIS CRYPTANALYS EXHAUSTIVE SEARCH DAN STATISTICAL ATTACK PADA ALGORITMA PLAYFAIR CIPHER E Haodudin Nurkifli; Deden Wahidin
SYNTAX Jurnal Informatika Vol 4 No 2: Syntax
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.621 KB) | DOI: 10.35706/syji.v4i2.338

Abstract

Kriptologi merupakan ilmu yang menekuni dua bidang yaitu kriptografi dan kriptanalisis. Kriptografi merupakan seni untuk mengacak sebuah pesan dengan teorema tertentu sehingga pesan tidak bisa dimengerti maknanya atau disebut dengan cipherteks. Kriptanalisis merupakan seni untuk memecahkan cipherteks tanpa mengetahui kunci yang digunakan. Ada banyak algoritma dalam kriptografi ataupun kriptanalisis Kajian penelitian ini memecahkan cipherteks yang dihasilkan oleh algoritma playfair dengan exhaustive key search dan statistical attack. Mekanisme pemecahan dengan exhaustive dilakukan dengan cara cryptanalis mengetahui algoritma yang digunakan dan mencoba pemecahan dengan segala kemungkinan kunci. Statistical attack memecahkan dengan cara mencari nilai frekuensi kemungkinan kata yang digunakan.
Rancang Bangun Aplikasi Media Pembelajaran Huruf Hijayah Visual 3d Dengan Metode Marker Based Tracking (Studi Kasus: TPA AL-Barkah Rapia) Irfan Maulana Zidmy; E. Haodudin Nurkifli; Aries Suharso
SYNTAX Jurnal Informatika Vol 6 No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/syji.v6i2.3363

Abstract

Proses belajar membaca Al-Qur’an terdapat kaidah-kaidah dalam pengucapan huruf hijaiyah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengucapan huruf hijaiyah yaitu lafal yang hampir sama. Masalah lain yang dihadapi oleh anak ketika membaca buku iqro’, mereka cepat merasa bosan dan menjadi malas untuk belajar karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik perhatian anak. Oleh karena itu untuk menangani masalah tersebut, salah satunya dengan membuat sebuah media tambahan pembelajaran huruf hijaiyah. Penelitian ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dengan tahapan konsep, perancangan, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian dan distribusi. Hasil penelitian ini dapat membantu sarana pembelajaran dan menambah pemahaman, hal tersebut terlihat aplikasi ini dinilai baik dengan persentase sebesar 51% dan juga berdasarkan hasil tabel penilaian skor yang didapat setelah dilakukan perhitungan kuesioner dengan nilai 1275, angka tersebut termasuk dalam kategori interval 1200(baik) - 1600(sangat baik). Tetapi angka tersebut lebih mendekati interval “baik”.