Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI INTERNAL RAMP SISTEM STEEL WIRE ROPE PADA KM. DHARMA KENCANA VIII DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Mulyatno, Imam Pujo; Trimulyono, Andi; Khristyson, Samuel Febriary
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 11, No 2 (2014): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.059 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v11i2.7267

Abstract

KM. DHARMA KENCANA VIII adalah kapal tipe Ro - Ro (Passanger Ship) yang memiliki rute pelayaran Merak - Bakauheni yang mampu mengangkut penumpang dan kendaraan dalam jumlah yang relatif banyak.  Penelitian tentang kekuatan konstruksi internal ramp perlu diperhatikan dan dilakukan dimana tegangan yang diakibatkan oleh beban yang mengenainya tidak boleh melebihi batas maksimum σ ijin bahan berdasarkan rules dari klas, adapun acuan rules yang dipakai dalam penelitian ini adalah berdasarkan rules Biro Klasifikasi Indonesia. Analisa dan permodelan dalam penelitian kekuatan konstruksi internal ramp dilakukan dengan menggunakan program analisa kekuatan berbasis Metode Elemen Hingga . Analisa yang digunakan adalah analisa beban statis untuk mengetahui karakteristik dan letak tegangan terbesar pada konstruksi internal ramp berdasarkan empat variasi pembebanan.Hasil analisa menggunakan program berbasis Metode Elemen Hingga didapatkan hasil stress terbesar internal ramp terjadi dengan beban kendaraan mobil box pada kondisi loadstep midle yaitu sebesar 55,40 N/mm2 ,dimana daerah paling kritis terjadi pada node 2949 yang terletak pada penegar profil L paling kiri bagian memanjang dan penegar profil T nomor 5 bagian melintang. Tegangan ini masih dalam kondisi aman ,karena setelah dibandingan dengan σ ijin sebesar 400 N/mm2 berdasarkan rules BKI menghasilkan nilai safety factor sebesar 7,22
STUDI PERANCANGAN PROPULSI KAPAL PETI KEMAS 100 TEUS Utomo, Budi; Khristyson, Samuel Febriary
Gema Teknologi Vol 20, No 2 (2019): October 2018 - April 2019
Publisher : Vocational School Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.929 KB) | DOI: 10.14710/gt.v20i2.21633

Abstract

Transportasi laut menjadi penghubung kebutuhan dan perekonomian antar pulau di Indonesia, daya angkut dibuat seoptimal mungkin untuk dapat menyuplai kebutuhan masyarakat. Kapal yang ditinjau adalah jenis kapal barang peti kemas. Perencanaan bentuk lambung kapal dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah dari segi kegunaan kapal yang akan dibangun. Dari perhitungan hambatan dapat diketahui berapa Trust Horse Power sehingga dapat digunakan untuk menghitung efisiensi propulsi kapal. Kapal harus memiliki propulsi untuk melawan seluruh hambatan yang mungkin terjadi pada lambung kapal. Dari hasil analisis kapal barang peti kemas dengan kapasitas 100 teus memiliki daya mesin sebesar 1530 HP dengan sistem penggerak ganda dengan peletakan kamar mesin berada di belakang kapal. Tipe baling-baling yang di rencanakan adalah fixed pitch propeller B - 4. 40  , dengan bahan material bronze . Ukuran pitch daun baling-baling 1650 mm dengan diameter baling-baling sebesar 1850 mm.
Metode kerja pengujian bending hasil pengelasan pipa dengan metode SMAW elektroda E7018 standar ASTM D790 Khristyson, Samuel Febriary; Cahyo, Indro Dwi
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v19i1.605

Abstract

Bending testing is one way of testing welding results or materials which are included in destructive testing. Selection of decisions in determining the choice of the sequence of process methods can indicate the level of accuracy and effectiveness of an activity. The purpose of this study was to find out the criteria for work methods for testing the results of welding on pipes with a hydraulic press in the Welding and Ship Construction Education and Research Laboratory, Industrial Technology Department, Vocational School, Diponegoro University, Semarang. An alternative method with a rational approach to find out the criteria for each function of the testing process is presented in this study. The highest alternative value, 80%, is in the first preference where the second alternative method is used as a reference with 2 practitioners and an average usage time of 75 minutes. So that the selection of function parameters as seen from the aspects of function, economy, and time used can be adjusted to the usefulness of the work equipment in the laboratory.
Analisis Pengaruh Pengguanan Alat Bantu Bending pada Proses Bending High Density Polietiline (HDPE) Sheet untuk Lambung Kapal Ikan dengan Metode Heat Treatment Khristyson, Samuel Febriary; Ridwan, Mohammad; Yusim, Adi Kurniawan
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 15, No 2 (2024): JURNAL SIMETRIS VOLUME 15 NO 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v15i2.11897

Abstract

Pengunaan kayu secara berlebihan juga kurang tepat jika dilakukan secara terus menerus untuk kelestarian alam. Begitupun biaya perawatan lambung kapal kayu nelayan memiliki biaya yang relatif tinggi sehingga terkadang membuat nelayan terbeban untuk melakukan perawatan. Material alternatif sebagai struktur konstruksi kapal, salah satunya adalah bahan plastik High Density Polyethylene (HDPE) yang memiliki sifat material viskoplastic. Suatu alat bantu digunakan untuk mempermudah proses pengerjaan sehingga mengurangi adanya resiko kecelakaan kerja akibat kondisi lingkungan dan kesulitan pada teknik pengolahan bahan material HDPE. Modifikasi penggunaan alat bantu diharapkan dapat membantu memberikan kontribusi terhadap penggunaan alat praktik untuk kegiatan praktikum dan penelitian di lingkungan laboratorium. Tujuan penelitian ini mengetahui tingkat pengaruh penggunaan  alat bantu untuk proses penekukan plat HDPE dengan cara heat treatment. Metode pada penelitian ini dengan metode observasi dan eksperimen dengan melihat problem yang terdapat di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan proses penekukan plat dengan menggunakan alat bantu dan cara heat treatmen dapat meningkatkan area bending sebesar 83 %. Perlakukan panas dengan  pendinginan sesaat dapat membuat material cepat mengalami bentuk bending yang memiliki alur bending sesuai dengan yang diinginkan. Alat bantu bending ini termasuk dalam teknologi tepat guna pengembangan alat praktik untuk kegiatan penelitian dan praktikum pada laboratorium pendidikan dan penelitian.
ANALISA JOINT ERECTION KONSTRUKSI BAJA BLOCK B05 & B07 KAPAL PATROLI POLISI 63 METER DENGAN MOBILE CRANE 72.000 TON Khristyson, Samuel Febriary; Leksono, Suryo Hadi
Jurnal Proyek Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): March
Publisher : Civil Infrastructure Engineering and Architectural Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1589.453 KB) | DOI: 10.14710/potensi.2020.7042

Abstract

The construction of modern vessels is already different from traditional ships, modern vessels are usually constructed by block methods where the ship is constructed from the pieces and starts from the centre piece. The construction with this method was used on the police patrol ship 63m . The process of unification of the block was done after the block was finished through the assembly process and also passed several parameters, the parameters that must be achieved and implemented before the process of the joint erection is the identification of the material, scantling Check, welding check, dimension check, readiness of the crane, building berth, number of boat blocks, and Indetification Risk. In the implementation of the block construction unification process using the help of the crane and the Trailer to move the blocks from the jig table to the building birth. The selection of the crane itself is based on the block load, being for the number of eye plates when the joint erection depends on the number and capacity of the crane used. And in this case the load of each eye plate is 35.26 kN and maximum stress 376,30 Mpa  in block B05 and then 23, 51 kN in and maximum stress  313,30 Mpa in  block B07. After the joint erection is still needed to be checked, the things to be checked are dimensional check, plate and member flatness, member straightness, Visual weld inspection, and non-destructive test according to WPS.
Analisis Perhitungan Daya Main Engine Container Ship 100 teus Jarak Pelayaran 556 Nautical mill Yusim, Adi Kurniawan; Khristyson, Samuel Febriary
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.3798

Abstract

Dalam menunjang performa kapal ketika beroparsi maka diperlukan suatu sistem propulsi yang tepat. Kapal memiliki karateristik dimana tahanan yang ditimbulkan akan menghasilkan gesekan yang menahan proses lajunya kapal di permukaan air laut. Perlunya perbandingan dan pembuktian adanya korelasi antara perhitungan tahanan total dengan melibatkan tahanan gesek terhadap air, udara dalam suatu perencanaan kapal terhadap perencanaan sistem propulsi dari kapal. Tujuan penelitian melakukan analisa terhadap perhitungan hambatan total, daya serta spesifikasi mesin induk kapal kontainer 100 teus   jarak pelayaran 556 nautical mill. Pendekatan perhitungan hambatan total kapal dapat disajikan dengan menggunakan metode Guldamer-Harvard. Hasil Analisa menunjukan untuk tahanan total 62,31 KN mendapatkan spesifikasi mesin model 12 cylinder diesel engine dengan 1656 Hp / 1900 rpm , percobaan sea trial pada kapal kontainer 100 Teus didapatkan kelajuan kapal 11,2 Knot untuk beban mesin 100 %.