Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Strategi Wisata Observatorium UAD Saat Pandemi Covid-19 Arfiani Nur Khusna; Yudhiakto Pramudya; Ulinnuha Yudiansa Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.976 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.175

Abstract

Observatorium UAD merupakan salah satu destinasi wisata edukasi yang berlokasi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan dikelola oleh Pusat Studi Astronomi (Pastron) UAD. Observatorium UAD merupakan tempat untuk melakukan pengamatan dan penelitian tentang tata surya oleh civitas akademika, sesuai dengan perkembangannya kemudian dibuka untuk umum menjadi wisata edukasi. Saat pemerintah menerapkan peraturan pembatasan mobilitas masyarakat sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, Observatorium UAD terkena imbasnya dengan penutupan akses layanan kunjungan. Pengelolaan strategi wisata sepatutnya mendapat dukungan dari berbagai pihak karena wisata dapat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Permintaan masyarakat yang cukup tinggi agar observatorium UAD tetap dapat hadir memberikan layanan dan wawasan tentang astronomi sehingga dibutuhkan langkah strategis di saat pandemi Covid-19, dengan berbagai kegiatan wisata virtual, yaitu live webinar melalui zoom atau google meet yang terekam di youtube melalui zoom atau google meet yang terekam di youtube dan mengoptimalkan media sosial yaitu instagram dan twitter. Tujuan kegiatan wisata virtual untuk tetap menghadirkan layanan observatorium di kalangan masyarakat dan mampu memberikan pengalaman kepada wisatawan. Peningkatan keikutsertaan masyarakat dalam wisata virtual sangat antusias, dilihat dari daftar peserta mencapai 300 orang dan peningkatan subcribe youtube dari 43 subcriber menjadi 133 subcriber, kepuasan peserta juga terukur dalam kuisioner dengan tingkat kepuasan mengikuti webinar sebesar 90%.